Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Nuh (Nabi Nuh) – surah 71 ayat 28 [QS. 71:28]

رَبِّ اغۡفِرۡ لِیۡ وَ لِوَالِدَیَّ وَ لِمَنۡ دَخَلَ بَیۡتِیَ مُؤۡمِنًا وَّ لِلۡمُؤۡمِنِیۡنَ وَ الۡمُؤۡمِنٰتِ ؕ وَ لَا تَزِدِ الظّٰلِمِیۡنَ اِلَّا تَبَارًا
Rabbiighfir lii waliwaalidai-ya waliman dakhala baitiya mu’minan walilmu’miniina wal mu’minaati walaa tazidizh-zhaalimiina ilaa tabaaran;
Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.
Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran.”
―QS. Nuh [71]: 28

Daftar isi

My Lord, forgive me and my parents and whoever enters my house a believer and the believing men and believing women.
And do not increase the wrongdoers except in destruction."
― Chapter 71. Surah Nuh [verse 28]

رَّبِّ ya Tuhanku

My Lord!
ٱغْفِرْ ampunilah

Forgive
لِى aku

me
وَلِوَٰلِدَىَّ dan bagi kedua orang tuaku

and my parents,
وَلِمَن dan bagi orang

and whoever
دَخَلَ ia masuk

enters
بَيْتِىَ rumahku

my house –
مُؤْمِنًا dengan beriman

a believer
وَلِلْمُؤْمِنِينَ dan bagi orang-orang laki-laki yang beriman

and the believing men
وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ dan orang-orang perempuan yang beriman

and the believing women.
وَلَا dan jangan

And (do) not
تَزِدِ Engkau tambahkan

increase
ٱلظَّٰلِمِينَ orang-orang yang zalim

the wrongdoers
إِلَّا kecuali

except
تَبَارًۢا kebinasaan

(in) destruction."

Tafsir Quran

Surah Nuh
71:28

Tafsir QS. Nuh (71) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah Nuh berdoa kepada Allah agar membinasakan orang-orang kafir, beliau berdoa untuk keselamatan diri dan kedua orang tuanya serta seluruh orang-orang yang beriman.



Pada akhir ayat, Nuh memohon lagi kepada Allah agar menambah kesesatan orang-orang kafir, sehingga mereka akhirnya akan merasakan azab yang tidak terkirakan di hari Kiamat.

Tafsir QS. Nuh (71) : 28. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu-bapakku yang menyebabkan aku hidup, orang yang masuk ke rumahku dalam keadaan beriman dan semua orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan.
Dan janganlah Engkau tambahkan kepada orang-orang kafir itu kecuali kebinasaan. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Setelah merasa rputus asa kepada kaumnya, Nuh alaihissalam berkata, , “Wahai Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang yang kafir kepada-Mu itu hidup dan berkeliaran di muka bumi.
Sesungguhnya, jika Engkau biarkan mereka tinggal, mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu yang beriman dari jalan kebenaran.


Dan tidak akan datang dari keturunan mereka kecuali keturunan yang menyimpang dari kebenaran, mengingkari-Mu, serta durhaka kepada-Mu.
Wahai Tuhan, ampunilah aku, orang tuaku, orang yang masuk ke rumahku dalam keadaan beriman, dan semua orang yang beriman, baik laki-laki ataupun perempuan.


Janganlah Engkau tambahkan orang-orang zalim itu melainkan kebinasaan dan kerugian di dunia dan akhirat."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Ya Rabbku! Ampunilah aku, ibu bapakku) kedua orang tua Nabi Nuh termasuk orang-orang yang beriman


(orang yang masuk ke dalam rumahku) atau mesjidku


(dengan beriman, dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan) hingga hari kiamat nanti


(dan janganlah Engkau tambahkan kepada orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.") Atau kehancuran, akhirnya mereka benar-benar dibinasakan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu.
(QS. Nuh [71]: 27)

Yakni sesungguhnya jika Engkau membiarkan seseorang dari mereka tetap hidup, niscaya dia akan menyesatkan hamba-hamba-Mu yang Engkau ciptakan sesudah mereka.

dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.
(QS. Nuh [71]: 27)

Yaitu durhaka dalam sepak terjangnya lagi kafir hatinya.
Demikian itu dikatakan oleh Nuh ‘alaihis salam atas dasar pengalamannya dengan mereka dan dia tinggal bersama mereka dalam kurun waktu yang cukup lama, yaitu sembilan ratus lima puluh tahun.
Kemudian Nabi Nuh ‘alaihis salam menutup doanya dengan memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala:

Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman.
(QS. Nuh [71]: 28)

Menurut Ad-Dahhak, yang dimaksud dengan rumahku ialah masjidku.
Akan tetapi, tidak mengapa jika ayat ditakwilkan sesuai dengan makna lahiriahnya.
Yaitu bahwa dia mendoakan bagi setiap orang yang masuk ke dalam rumahnya dalam keadaan beriman.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Haiwah, telah menceritakan kepada kami Salim ibnu Gailan, bahwa Al-Walid ibnu Qais At-Tajibi pernah menceritakan kepadanya bahwa ia pernah mendengar Abu Sa’id Al-Khudri atau dari Abul Haisam, dari Abu Sa’id, bahwa Abu Sa’id pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
Janganlah kamu berteman kecuali dengan orang mukmin, dan janganlah makan makananmu kecuali orang yang bertakwa.

Imam Abu Daud dan, Imam Turmuzi meriwayatkan hadis ini melalui Abdullah ibnul Mubarak, dari Haiwah ibnu Syuraih dengan sanad yang sama.
Kemudian Imam Turmuzi mengatakan bahwa sesungguhnya kami mengenal hadis ini hanya melalui jalur ini saja.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.
(QS. Nuh [71]: 28)

Ini merupakan doa untuk segenap orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, yang hal ini mencakup orang yang masih hidup dari kalangan mereka dan juga orang yang sudah mati.
Karena itulah maka disunatkan membaca doa seperti ini karena mengikut kepada jejak Nabi Nuh ‘alaihis salam dan mengamalkan apa yang disebutkan di dalam asar-asar dan doa-doa yang terkenal lagi dianjurkan oleh syariat.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.
(QS. Nuh [71]: 28)

As-Saddi mengatakan bahwa makna tabaran ialah kebinasaan.
Sedangkan menurut Mujahid, artinya kerugian, yakni di dunia dan akhirat.

Unsur Pokok Surah Nuh (نوح)

Surat ini terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Nahl.

Dinamakan dengan surat "Nuh" karena surat ini seluruhnya menjelaskan dakwah dan do’a Nabi Nuh ‘alaihis salam

Keimanan:

▪ Ajakan Nabi Nuh `alaihis salam kepada kaumnya untuk beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala serta bertobat kepada-Nya.
▪ Perintah memperhatikan kejadian alam semesta.
▪ Dan kejadian manusia yang merupakan manifestasi kebesaran Allah.
▪ Siksaan Allah di dunia dan akhirat bagi kaum Nuh yang tetap kafir.
▪ Do’a Nabi Nuh `alaihis salam.

Ayat-ayat dalam Surah Nuh (28 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia



QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Nuh ayat 28 - Gambar 1 Surah Nuh ayat 28 - Gambar 2
Statistik QS. 71:28
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Nuh.

Surah Nuh (bahasa Arab:نوح, “Nuh”) adalah surah ke-71 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan dengan surat Nuh karena surat ini seluruhnya menjelaskan ajakan, pengaduan dan doa Nabi Nuh terhadap kaumnya.

Nomor Surah 71
Nama Surah Nuh
Arab نوح
Arti Nabi Nuh
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 71
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 28
Jumlah kata 227
Jumlah huruf 965
Surah sebelumnya Surah Al-Ma’arij
Surah selanjutnya Surah Al-Jinn
Sending
User Review
4.8 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

71:28, 71 28, 71-28, Surah Nuh 28, Tafsir surat Nuh 28, Quran Nuh 28, Surah Nuh ayat 28

Video Surah

71:28


Load More

Kandungan Surah Nuh

۞ QS. 71:1 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 71:3 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 71:4 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 71:5 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 71:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keinginan untuk berbuat maksiat

۞ QS. 71:10 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun)

۞ QS. 71:18 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 71:21 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:23 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:24 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:25 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 71:26 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 71:28 Ar Rabb (Tuhan)

Ayat Pilihan

Orang-orang yang beriman & beramal sholeh,
kebahagiaanlah untuk mereka & tempat kembali (surga) yang baik.
QS. Ar-Ra’d [13]: 29

Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu,
jika kamu orang-orang yang baik,
maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat.
QS. Al-Isra’ [17]: 25

Dialah Allah,
Yang Maha Esa.

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Dia tiada beranak & tidak pula diperanakkan,

dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.

QS. Al-Ikhlas [112]: 1-4

Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.
QS. Al-Qasas [28]: 24

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang ...

Correct! Wrong!

+

Array

Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..

Correct! Wrong!

Arti fana adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #1
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #1 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #1 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kamus Istilah Islam

Abu Lahab

Siapa itu Abu Lahab? Abu Lahab bin ‘Abdul Muttalib adalah paman Nabi Muhammad yang terkenal akan kebenciannya terhadap ajaran Islam. Namanya disebut dalam Al-Qur’an Surah Al-Lahab yang merupakan pengutukkan atasnya sebagai salah satu musuh Islam. Nama lengkapnya adalah Abdul al-Uzza bin ‘Abdul Muttalib dan panggilannya Abu Lahab (bapak dari … • Abu Lahab ibn ‘Abd al-Muttalib, Abu Lahab bin ‘Abdul Muttalib

Tauhid Uluhiyah

Apa itu Tauhid Uluhiyah? Uluhiyah Allah adalah mengesakan segala bentuk peribadatan bagi Allah, seperti berdo’a, meminta, tawakal, takut, berharap, menyembelih, bernadzar, cinta, dan selainnya dari jenis-jenis ibadah yang telah diajarkan Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Memperuntukkan satu jenis ibadah kepada selain Allah termasuk perbuatan dzalim yang be … • Tauhid Uluhiyyah, Uluhiyah, uluhiyyah

Dzul Jalaali Wal Ikraam

Apa itu Dzul Jalaali Wal Ikraam? Allah itu Dzul Jalali wal Ikhram ◀ Artinya adalah Allah itu yang memiliki segala kebesaran dan kemuliaan. Kebesaran Allah dan kemuliaan-Nya sungguh besar dan tidak terbatas serta tak ada yang mampu melebihi-Nya. Apabila seseorang bisa mnegendalikan hawa nafsunya, maka Allah akan memberikan kerajaan di dalam hatinya sehingga dia bisa memimpin … • Dzul-Jalaali-Wal-Ikraam, Dzul Jalali Wal Ikram