Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Nuh (Nabi Nuh) – surah 71 ayat 24 [QS. 71:24]

وَ قَدۡ اَضَلُّوۡا کَثِیۡرًا ۬ۚ وَ لَا تَزِدِ الظّٰلِمِیۡنَ اِلَّا ضَلٰلًا
Waqad adhalluu katsiiran walaa tazidizh-zhaalimiina ilaa dhalaalan;
Dan sungguh, mereka telah menyesatkan banyak orang;
dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.

―QS. Nuh [71]: 24

And already they have misled many.
And, (my Lord), do not increase the wrongdoers except in error."
― Chapter 71. Surah Nuh [verse 24]

وَقَدْ dan sesungguhnya

And indeed,
أَضَلُّوا۟ mereka telah menyesatkan

they have led astray
كَثِيرًا kebanyakan

many.
وَلَا dan jangan

And not
تَزِدِ Engkau tambahkan

increase
ٱلظَّٰلِمِينَ orang-orang yang zalim

the wrongdoers
إِلَّا kecuali

except
ضَلَٰلًا kesesatan

(in) error."

Tafsir

Alquran

Surah Nuh
71:24

Tafsir QS. Nuh (71) : 24. Oleh Kementrian Agama RI


Para pembesar dan pemimpin umat Nabi Nuh telah menyesatkan masyarakatnya dari jalan Allah dan mempengaruhi mereka dengan berbagai macam tipu muslihat, sehingga mereka mengikutinya.
Dengan demikian, orang-orang yang datang sesudah mereka kemudian mengikuti jejak mereka, sampai kepada orang-orang Arab Jahiliah.


Doa Nabi Ibrahim berikut mengindikasikan bahwa penyembahan berhala itu terus berlangsung sampai ke zamannya.
Oleh karena itulah, ia berdoa kepada Allah agar anak cucunya terhindar dari meyembah berhala tersebut.

Firman Allah:

وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهِيْمُ رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ اٰمِنًا وَّاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ اَنْ نَّعْبُدَ الْاَصْنَامَ .
رَبِّ اِنَّهُنَّ اَضْلَلْنَ كَثِيْرًا مِّنَ النَّاسِ فَمَنْ تَبِعَنِيْ فَاِنَّهٗ مِنِّيْ وَمَنْ عَصَانِيْ فَاِنَّكَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa,
"Ya Tuhan, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala.

Ya Tuhan, berhalaberhala itu telah menyesatkan banyak dari manusia.
Barang siapa mengikutiku, maka orang itu termasuk golonganku, dan barang siapa mendurhakaiku, maka Engkau Maha Pengampun, Maha Penyayang.
"
(Ibrahim [14]: 35-36)


Pada akhir ayat ini, Nuh berdoa agar Allah menambah kesesatan kaumnya itu.
Hal itu ia lakukan karena mereka sudah zalim, yaitu ingkar dan semakin ingkar ketika dinasihati.

Doa itu dimohonkan Nabi Nuh setelah melihat bahwa kaumnya tidak mungkin lagi dinasihati dengan cara apa pun.

Tafsir QS. Nuh (71) : 24. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kepada orang-orang lemah itu mereka mengatakan, ‘Jangan kalian tinggalkan menyembah tuhan- tuhan kalian.
Dan jangan tinggalkan Wadd, Suwa’, Yaghuts, Ya’uq dan Nasr’. "
Sembahan itu adalah patung- patung yang dipahat dalam bentuk binatang yang bermacam-macam.
Orang-orang yang diikuti itu sungguh telah menyesatkan banyak orang.


Kekafiran dan kekukuhan orang-orang yang zalim itu hanya menambah mereka jauh dari kebenaran.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Nuh berkata,
"Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendurhakai dan mendustakanku.
Orang-orang yang lemah di antara mereka telah mengikuti para pemimpin mereka yang sesat.


Harta dan anak-anak mereka hanya menambah kesesatan mereka di dunia, dan siksa pedih di akhirat.
Para pemimpin sesat dan para pengikutnya yang lemah itu melakukan tipu daya yang amat besar."
Mereka berkata,
"Janganlah kalian sekali-kali meninggalkan penyembahan tuhan-tuhan kalian dengan beralih kepada penyembahan Allah semata.
Jangan pula sekali-kali kalian meninggalkan penyembahan Wadd, Suwa’, Yaghuts, Ya’uq dan Nasr."
Ini adalah nama-nama berhala mereka yang biasa disembah selain dari Allah.
Ini adalah nama-nama orang-orang saleh dari kalangan mereka.


Ketika mereka telah meninggal, setan membisiki kaumnya untuk membuat patung dan rupa mereka dengan harapan kaumnya semakin taat setiap kali melihat patung-patung itu.
Ketika kaum itu sudah berlalu, datanglah generasi penerusnya, lalu setan membisikkan kembali bahwa para pendahulu mereka telah menyembah patung-patung itu.


Nuh berkata,
"Wahai Tuhanku, tidaklah bertambah pada mereka yang menzalimi diri mereka dengan kekafiran dan kedurhakaan kecuali kesesatan yang jauh dari kebenaran."
Karena dosa-dosa, kekufuran, dan kedurhakaan mereka yang terus-menerus, mereka pun ditenggelamkan oleh badai topan.


Setelah ditenggelamkan, mereka kemudian dimasukkan ke neraka dengan api yang melahap dan membakar.
Maka mereka tidak mendapat seorang pun yang mampu menolong dan menghindarkan mereka dari azab kecuali Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya mereka telah menyesatkan) dengan nama-nama tersebut


(kebanyakan manusia) karena mereka telah memerintahkan manusia untuk menyembahnya


(dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang lalim itu selain kesesatan) ayat ini diathafkan kepada lafal qad adhalluu, yakni merupakan doa Nabi Nuh setelah Allah mewahyukan kepadanya, bahwasanya sekali-kali tidak ada orang yang mau beriman di antara kaummu, melainkan orang-orang yang telah beriman saja.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia).
(QS. Nuh [71]: 24)

Yakni berhalaberhala yang dijadikan sembahan oleh mereka itu telah menyesatkan banyak manusia, dan penyembahan terhadap berhalaberhala itu masih tetap berlangsung sampai zaman kita sekarang ini, baik di kalangan bangsa Arab, non-Arab, maupun bangsa Bahi Adam lainnya.
Al-Khalil dalam doanya mengatakan:

Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah) negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhalaberhala, Ya Tuhanku, sesungguhnya berhalaberhala itu telah menyesatkan kebanyakan dari manusia.
(QS. Ibrahim [14]: 35-36)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.
(QS. Nuh [71]: 24)

Ini merupakan doa Nuh terhadap kaumnya karena ia melihat pembangkangan mereka, kekafiran, dan keingkaran mereka yang sangat parah.
Sebagaimana doa Musa terhadap Fir’aun dan pemimpin-pemimpin kaumnya, yang disitir oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka;
maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih.
(QS. Yunus [10]: 88)

Allah subhanahu wa ta’ala telah memperkenankan doa masing-masing nabi terhadap kaumnya.
Dan Allah menenggelamkan kaum Nuh disebabkan kedustaan mereka kepada apa yang disampaikan oleh Nuh kepada mereka.

Unsur Pokok Surah Nuh (نوح)

Surat ini terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Nahl.

Dinamakan dengan surat "Nuh" karena surat ini seluruhnya menjelaskan dakwah dan do’a Nabi Nuhalaihis salam

Keimanan:

▪ Ajakan Nabi Nuh `alaihis salam kepada kaumnya untuk beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala serta bertobat kepada-Nya.
▪ Perintah memperhatikan kejadian alam semesta.
▪ Dan kejadian manusia yang merupakan manifestasi kebesaran Allah.
▪ Siksaan Allah di dunia dan akhirat bagi kaum Nuh yang tetap kafir.
▪ Do’a Nabi Nuh `alaihis salam.

Audio

QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia

QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Nuh ayat 24 - Gambar 1 Surah Nuh ayat 24 - Gambar 2
Statistik QS. 71:24
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Nuh.

Surah Nuh (bahasa Arab:نوح, “Nuh”) adalah surah ke-71 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan dengan surat Nuh karena surat ini seluruhnya menjelaskan ajakan, pengaduan dan doa Nabi Nuh terhadap kaumnya.

Nomor Surah71
Nama SurahNuh
Arabنوح
ArtiNabi Nuh
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu71
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat28
Jumlah kata227
Jumlah huruf965
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma’arij
Surah selanjutnyaSurah Al-Jinn
Sending
User Review
4.4 (28 votes)
Tags:

71:24, 71 24, 71-24, Surah Nuh 24, Tafsir surat Nuh 24, Quran Nuh 24, Surah Nuh ayat 24

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 39 [QS. 69:39]

38-40. Semua yang diuraikan pada ayat-ayat di atas belum terlihat oleh manusia, maka kelompok ayat ini menegaskan tentang kebenaran informasi al-Qur’an dengan bersumpah menyebut wujud yang terlihat m … 69:39, 69 39, 69-39, Surah Al Haaqqah 39, Tafsir surat AlHaaqqah 39, Quran Al Haqqah 39, AlHaqqah 39, Al-Haqqah 39, Surah Al Haqah ayat 39

QS. Quraisy (Suku Quraisy) – surah 106 ayat 1 [QS. 106:1]

Surah Quraisy ini mengandung pedoman yang singkat tetapi padat dalam bidang ekonomi. Jika pedoman itu diikuti dengan seksama, maka dapat membawa kemakmuran bagi perorangan, masyarakat dan negara serta … 106:1, 106 1, 106-1, Surah Quraisy 1, Tafsir surat Quraisy 1, Quran Al Quraisy 1, Surah Quraish ayat 1

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

قُمْ فَأَنْذِرْ

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #15

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًاDalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu At Tanzil Al

Pendidikan Agama Islam #21

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … asbabun nuzul Isra Mi’raj alumul hadist ulumul qur’an asbabul wurud Benar! Kurang tepat! Pesan

Instagram