QS. Luqman (Keluarga Luqman) – surah 31 ayat 31 [QS. 31:31]

اَلَمۡ تَرَ اَنَّ الۡفُلۡکَ تَجۡرِیۡ فِی الۡبَحۡرِ بِنِعۡمَتِ اللّٰہِ لِیُرِیَکُمۡ مِّنۡ اٰیٰتِہٖ ؕ اِنَّ فِیۡ ذٰلِکَ لَاٰیٰتٍ لِّکُلِّ صَبَّارٍ شَکُوۡرٍ
Alam tara annal fulka tajrii fiil bahri bini’matillahi liyuriyakum min aayaatihi inna fii dzalika li-aayaatin likulli shabbaarin syakuurin;

Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.
―QS. 31:31
Topik ▪ Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir
31:31, 31 31, 31-31, Luqman 31, Luqman 31, Lukman 31

Tafsir surah Luqman (31) ayat 31

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Luqman (31) : 31. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah memerintahkan agar manusia memperhatikan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran-Nya yang ada di bumi dengan mengatakan: “Apakah tidak engkau perhatikan, hai Muhammad, bahtera yang berlayar di lautan yang menghubungkan negeri-negeri yang berjauhan letaknya.
Dengan adanya hubungan itu, manusia suatu negeri akan mengenal manusia negeri lain, keperluan dan kebutuhan rakyat suatu negeri, sedang keperluan itu tidak ada di negerinya dapat diambil dan diangkut oleh kapal-kapal dari negeri-negeri yang lain, seperti bahan makanan, pakaian, obat-obatan, permata-permata, mesin-mesin dan sebagainya.
Dengan adanya kapal-kapal itu seakan-akan hubungan antara bangsa-bangsa dan negara-negara dewasa ini semakin dekat.

Dan semua yang diterangkan Allah itu terdapat bukti-bukti atas kekuasaan dan kebesaran Allah yang nyata bagi orang-orang yang sabar dalam menghadapi segala macam cobaan dan kesukaran, serta bagi orang-orang yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepadanya.
Tanda seorang bersyakur kepada Allah itu ialah ia menyatakan syukurnya baik dalam bentuk perkataan ataupun perbuatan di saat-saat ia menerima nikmat itu.

Berkata Asy Sya’bi: “Sabar itu adalah sebagian dari iman dan syukur itu adalah sebagian iman dari yakin adalah iman seluruhnya.
Tidakkah engkau perhatikan firman Allah yang terdapat pada akhir ayat ini dan firman Allah: “Wa fil Ardi ayatun lil muqinin” (dan pada bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang yakin) dan sabda Rasulullah ﷺ:
Artinya:

Iman itu ada dua bagian, yaitu sabar dan syukur.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Apakah kamu tidak melihat, wahai manusia, bahtera yang berlayar di laut dengan rahmat Allah dengan membawa segala yang bermanfaat bagi kalian, untuk menunjukkan kepada kalian sebagian keajaiban ciptaan-Nya dan bukti-bukti kekuasaan-Nya.
Sesungguhnya di dalam itu semua terdapat bukti-bukti bagi orang yang selalu bersabar atas bencana dan bersyukur atas segala nikmat-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya bahtera itu) kapal itu (berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepada Kamu sekalian) hai orang-orang yang diajak bicara dalam hal ini (sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda) yaitu pelajaran-pelajaran (bagi semua orang yang sangat bersabar) di dalam menahan diri dari perbuatan-perbuatan maksiat yang dilarang oleh Allah (lagi banyak bersyukur) atas nikmat-nikmat-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apakah kamu tidak melihat (wahai orang yang menyaksikan) bahwa bahtera-bahtera itu berjalan di laut dengan perintah Allah sebagai nikmat dari-Nya kepada makhluk-Nya, agar Dia memperlihatkan pelajaran-pelajaran dan hujjah-hujjah-Nya atas kalian yang bisa membuat kalian mengambil pelajaran??
Sesungguhnya berlayarnya bahtera-bahtera itu di laut merupakan bukti bagi orang-orang yang sangat sabar dalam menghadapi hal-hal yang diharamkan Allah, dan sangat sabar di atas ketaatan kepada-Nya serta sangat sabar atas takdir-Nya, pandai bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan bahwa Dia telah menundukkan laut agar bahtera dapat berlayar di permukaannya dengan seizin-Nya, yakni berkat tatanan­-Nya yang sangat halus dan ditundukkan-Nya sedemikian rupa untuk hal tersebut.
Karena sesungguhnya andaikata Allah tidak menciptakan daya energi pada laut, tentulah bahtera tidak dapat berlayar di permukaannya.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya (Q.S. Luqman [31]: 31)

Maksudnya, sebagian dari kekuasaan-Nya.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.
(Q.S. Luqman [31]: 31)

Yakni sabar dalam penderitaan dan bersyukur dalam kenikmatan.


Informasi Surah Luqman (لقمان)
Surat Luqman terdiri dari 34 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ash Shaaffaat.

Dinamai “Luqman” karena pada ayat 12 disebutkan bahwa “Luqman” telah diberi oleh Allah ni’mat dan ilmu pengetahuan, oleh sebab itu dia bersyukur kepada-Nya atas ni’mat yang diberikan itu.
Dan pada ayat 13 sampai 19 terdapat nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya.

Ini adalah sebagai isyarat dari Allah supaya setiap ibu bapak melaksanakan pula terhadap anak-anak mereka sebagai yang telah dilakukan oleh Luqman.

Keimanan:

Al Qur’an merupakan petunjuk dan rahmat yang dirasakan benar-benar oleh orang­ orang mu’min
keadaan di langit dan di bumi serta keajaiban-keajaiban yang ter­dapat pada keduanya adalah bukti-bukti atas keesaan dan kekuasaan Allah
manusia tiada akan selamat kecuali dengan taat kepada perintah-perintah Tuhan dan berbuat amal-amal yang saleh
lima hal yang ghaib yang hanya diketahui oleh Allah sendiri
ilmu Allah meliputi segala-galanya baik yang lahir maupun yang batin.

Hukum:

Kewajiban patuh dan berbakti kepada ibu dan bapa selama tidak bertentangan dengan perintah-perintah Allah
perintah supaya memperhatikan alam dan keajaib­annya untuk memperkuat keimanan dan kepercayaan akan ke-Esaan Tuhan
pe­rintah supaya selalu bertakwa dan takut akan pembalasan Tuhan pada hari kiamat di waktu seseorang tidak dapat ditolong baik oleh anak atau bapaknya sekalipun.

Kisah:

Kisah Luqman, ilmu dan hikmat yang didapatnya.

Lain-lain:

Orang-orang yang sesat dari jalan Allah dan selalu mernperolok-olokkan ayat­ ayat Allah
celaan terhadap orang-orang musyrik karena tidak menghiraukan seruan untuk memperhatikan alam dan tidak menyembah Penciptanya
menghibur hati Rasulullah ﷺ terhadap keingkaran orang-orang musyrik karena hal ini bukanlah merupakan kelalaiannya
ni’mat dan karunia Allah tidak dapat dihitung,

Ayat-ayat dalam Surah Luqman (34 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Luqman (31) ayat 31 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Luqman (31) ayat 31 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Luqman (31) ayat 31 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Luqman - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 34 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 31:31
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Luqman.

Surah Luqman (Arab: لقمان, "Luqman al-Hakim") adalah surah ke-31 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari atas 34 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah As-Saffat.
Nama Luqman diambil dari kisah tentang Luqman yang diceritakan dalam surah ini tentang bagaimana ia mendidik anaknya.

Nomor Surah31
Nama SurahLuqman
Arabلقمان
ArtiKeluarga Luqman
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu57
JuzJuz 21
Jumlah ruku'4 ruku'
Jumlah ayat34
Jumlah kata550
Jumlah huruf2171
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rum
Surah selanjutnyaSurah As-Sajdah
4.5
Ratingmu: 4.5 (21 orang)
Sending







Pembahasan ▪ apa makna yg terkandung dalam 31 ▪ Qs luqman 31

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di




Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta