Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ibrahim

Ibrahim (Nabi Ibrahim) surah 14 ayat 5


وَ لَقَدۡ اَرۡسَلۡنَا مُوۡسٰی بِاٰیٰتِنَاۤ اَنۡ اَخۡرِجۡ قَوۡمَکَ مِنَ الظُّلُمٰتِ اِلَی النُّوۡرِ ۬ۙ وَ ذَکِّرۡہُمۡ بِاَیّٰىمِ اللّٰہِ ؕ اِنَّ فِیۡ ذٰلِکَ لَاٰیٰتٍ لِّکُلِّ صَبَّارٍ شَکُوۡرٍ
Walaqad arsalnaa muusa biaayaatinaa an akhrij qaumaka minazh-zhulumaati ilannuuri wadzakkirhum biai-yaamillahi inna fii dzalika li-aayaatin likulli shabbaarin syakuurin;

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya):
“Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah”.
Sesunguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
―QS. 14:5
Topik ▪ Kisah-kisah ▪ Hikmah dari kisah umat-umat terdahulu ▪ Mensucikan Allah dari segala sekutu
14:5, 14 5, 14-5, Ibrahim 5, Ibrahim 5, Ibrahim 5
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 5. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menunjukkan bahwa Rasul-rasul yang telah diutusnya kepada manusia adalah mempunyai tugas yang sama, yaitu menyampaikan ayat-ayat-Nya untuk membimbing manusia ke jalan yang benar, mengeluarkan mereka dari kegelapan yang disebabkan kejahilan, kekafiran dan kemaksiatan kepada cahaya yang terang-benderang karena iman, hidayah dan ilmu pengetahuan serta akhlak yang mulia.
Allah menceritakan dalam ayat ini, bahwa Nabi Musa a.s.
pun telah diutus untuk menyampaikan tugas tersebut, yaitu menyampaikan ayat-ayat-Nya, kemudian diperintahkan-Nya kepada Musa: "Keluarkanlah umatmu dari gelap-gulita kepada cahaya yang terang-benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah."

Yang dimaksud dengan "hari-hari Allah" ialah peristiwa penting yang telah dialami oleh umat manusia terdahulu, serta nikmat Allah yang telah mereka peroleh, atau kemurkaan dan siksa Allah yang telah menimpa diri mereka.

Pada akhir ayat ini Allah menegaskan bahwa "hari-hari Allah" tersebut banyak mengandung tanda-tanda kekuasaan-Nya.
Akan tetapi tanda-tanda tersebut hanya dapat dipahami benar-benar oleh setiap orang yang penyabar dan banyak bersyukur.

Ibrahim (14) ayat 5 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ibrahim (14) ayat 5 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ibrahim (14) ayat 5 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan diperkuat oleh sejumlah mukjizat.
Kami katakan kepadanya, "Keluarkan kaummu (Bani Israil), dari gelapnya kekafiran dan kebodohan menuju terangnya cahaya keimanan dan ilmu pengetahuan! Ingatkan mereka akan kejadian dan bencana yang ditimpakan oleh Allah kepada bangsa-bangsa sebelum mereka! Dalam peringatan itu terdapat bukti-bukti kuat tentang keesaan Allah yang bisa mengajak kepada keimanan orang-orang yang selalu tabah menghadapi cobaan dan selalu bersyukur atas segala nikmat.
Itulah sifat orang Mukmin.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami) yang berjumlah sembilan ayat lalu Kami firmankan kepadanya ("Keluarkanlah kaummu) yaitu kaum Bani Israel (dari gelap-gulita) dari kekafiran (kepada cahaya yang terang-benderang) yaitu keimanan (dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah.") yakni nikmat-nikmat-Nya.
(Sesungguhnya pada yang demikian itu) yakni di dalam peringatan itu (terdapat tanda-tanda bagi setiap orang penyabar) di dalam mengerjakan ketaatan (dan banyak bersyukur) terhadap semua nikmat-nikmat-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sungguh Kami telah mengutus Musa kepada Bani Israil dan Kami meneguhkannya dengan mukjizat-mukjizat yang menunjukkan kebenarannya.
Kami perintahkan kepadanya agar menyeru mereka kepada keimanan, agar mengeluarkan mereka dari kesesatan kepada petunjuk, dan mengingatkan mereka akan nikmat-nikmat Allah dan hukuman-hukuman-Nya pada hari-hari-Nya.
Sesungguhnya pada peringatan dengannya terdapat tanda-tanda bagi setiap orang yang sangat bersabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah, menjauhi larangan-larangan-Nya, dan terhadap segala ketentuan-Nya, banyak bersyukur lagi melaksanakan hak-hak Allah, yang bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya.
Allah menyebutkan dua golongan ini secara khusus, karena merekalah orang-orang yang mau mengambil pelajaran dari ayat-ayat Allah dan tidak melalaikannya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah menyebutkan dalam firman-Nya, "Sebagaimana Kami mengutus­mu, hai Muhammad, dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an agar kamu mengeluarkan semua manusia dari gelap gulita menuju terang benderang melalui semanmu kepada mereka.
Begitu pula Kami telah mengutus Musa kepada Bani Israil dengan membawa ayat-ayat Kami."

Mujahid mengatakan bahwa semua ayat itu berjumlah sembilan buah.

...Keluarkanlah kaummu.

Artinya, Kami perintahkan kepada Musa melalui firman Kami kepadanya:

Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang.

Yakni serulah mereka kepada kebaikan agar mereka dapat keluar dari kebodohan dan kesesatan yang selama itu mengungkung mereka dalam kegelapannya, menuju kepada cahaya petunjuk dan keimanan.

...dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah.

Maksudnya, ingatkanlah mereka kepada pertolongan-pertolongan Allah dan nikmat-nikmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada mereka, yaitu Allah telah membebaskan mereka dari cengkeraman Fir'aun, perbudakan, kezaliman, dan angkara murkanya, dan Allah telah menyelamatkan mereka dari musuh mereka, telah membelah laut buat mereka, memberikan naungan awan kepada mereka, menurunkan Manna dan Salwa kepada mereka, serta nikmat-nikmat lainnya.

Demikianlah menurut cerita Mujahid, Qatadah, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang.

Hal yang sama telah disebutkan di dalam sebuah hadis marfu' yang diriwayatkan oleh Abdullah ibnu Imam Ahmad ibnu Hambal di dalam kitab Musnad ayahnya.
Di dalam kitab Musnad itu disebutkan bahwa:

telah menceritakan kepadaku Yahya ibnu Abdullah maula Bani Hasyim, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Aban Al-Ju'fi, dari Abu Ishaq, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas, dari Ubay ibnu Ka'b, dari Nabi ﷺ sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

...dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah.
Bahwa yang dimaksud dengan hari-hari Allah ialah nikmat-nikmat Allah.

Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim meriwayatkannya melalui hadis Muhammad ibnu Aban dengan sanad yang sama.
Hadis ini diriwayatkan pula oleh anaknya (yaitu Abdullah ibnu Ubay ibnu Ka'b) secara mauquf, dan riwayat inilah yang lebih mendekati kepada kebenaran.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.

Yakni sesungguhnya dalam apa yang telah Kami perbuat kepada kekasih-kekasih Kami —kaum Bani Israil— ketika Kami selamatkan mereka dari cengkeraman Fir'aun dan dari siksaan yang menghinakan yang menindas mereka benar-benar terdapat pelajaran bagi setiap orang yang penyabar dalam menghadapi kesengsaraan, lagi bersyukur dalam keadaan-keadaan makmur.

Qatadah mengatakan, "Sebaik-baik hamba ialah orang yang apabila mendapat cobaan, bersabar, dan apabila diberi nikmat, bersyukur."

Di dalam hadis sahih disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Sesungguhnya perkara orang mukmin mengagumkan seluruhnya, tidak sekali-kali Allah memutuskan ketetapan baginya, melainkan hal itu baik baginya.
Jika tertimpa musibah, ia bersabar, dan sabar itu adalah baik baginya.
Apabila mendapat kegembiraan, ia bersyukur, dan bersyukur itu adalah baik baginya.

Informasi Surah Ibrahim (إبراهيم)
Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat "IBRAHIM",
karena surat ini mengan­dung do'a Nabi Ibrahim 'alaihis salam yaitu pada ayat 35 sampai dengan 41.
Do'a ini isinya antara lain:
permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Do'a Nabi Ibra­ him 'alaihis salam ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do'a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah subhanahu wa ta'ala sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail 'alaihis salam, di dataran tanah Mekah yang tandus.

Keimanan:

Al Qur'an adalah pembimbing manusia ke jalan Allah
segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah
keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya
nabi-nabi membawa mu'jizat atas izin Allah semata-mata
Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru
ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan,

Kisah:

Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri
perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil
kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah
macam-macam ni'mat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuriNya.

QS 14 Ibrahim (4-7) - Indonesian - Khalishah Isyana
QS 14 Ibrahim (4-7) - Arabic - Khalishah Isyana


Gambar Kutipan Surah Ibrahim Ayat 5 *beta

Surah Ibrahim Ayat 5



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ibrahim

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, "Nabi Ibrahim") adalah surah ke-14 dalam al-Quran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah 14
Nama Surah Ibrahim
Arab إبراهيم
Arti Nabi Ibrahim
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 72
Juz Juz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 833
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Ar-Ra’d
Surah selanjutnya Surah Al-Hijr
4.6
Rating Pembaca: 4.4 (12 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku