QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 47 [QS. 14:47]

فَلَا تَحۡسَبَنَّ اللّٰہَ مُخۡلِفَ وَعۡدِہٖ رُسُلَہٗ ؕ اِنَّ اللّٰہَ عَزِیۡزٌ ذُو انۡتِقَامٍ
Falaa tahsabannallaha mukhlifa wa’dihi rusulahu innallaha ‘aziizun dzuuuntiqaamin;

Karena itu janganlah sekali-kali kamu mengira Allah akan menyalahi janji-Nya kepada rasul-raaul-Nya, sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai pembalasan.
―QS. 14:47
Topik ▪ Iman ▪ Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
14:47, 14 47, 14-47, Ibrahim 47, Ibrahim 47, Ibrahim 47

Tafsir surah Ibrahim (14) ayat 47

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 47. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala sekali-kali tidak akan memungkiri janji-Nya sekali pun betapa besarnya rencana jahat orang-orang kafir itu, janganlah dikira bahwa Allah akan menyalahi janji yang telah dibuat-Nya dengan para Rasul.
Janji itu ialah Allah pasti menolong Rasul-rasul-Nya dan orang-orang yang beriman besertanya, sehingga mereka memperoleh kemenangan.
Demikian pula Allah tidak akan menyalahi tafsirnya di waktu menafsirkan ayat ini, bahwa yang dimaksud dengan Allah dalam ayat ini ialah janji Allah mengazab orang-orang kafir di akhirat nanti sebagaimana tersebut di dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala yang terdahulu:

Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.
(Q.S. Ibrahim [14]: 42)

Pada akhir ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menegaskan bahwa Dia Maha Perkasa dan Maha Keras siksa-Nya, tidak seorang pun yang sanggup menghindarkan diri dari tuntutan-Nya.
Dia pasti membalas dan menyiksa orang-orang yang menghalang-halangi Rasul-rasul-Nya.
Waktu pembalasan dan penimpaan azab itu dinyatakan Allah pada ayat berikut:

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Janganlah engkau mengira, wahai Rasulullah, bahwa Allah subhanahu wa ta’ala tidak menepati janji kemenangan yang pernah diberikan kepada rasul-rasul-Nya.
Dia Mahaperkasa, tidak ada yang mampu menghalangi kehendak- Nya, dan sangat keras pembalasan-Nya terhadap orang yang kafir dan mendurhakai rasul-rasul-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Karena itu janganlah sekali-kali kalian mengira Allah akan menyalahi janji-Nya kepada rasul-rasul-Nya) yaitu akan memberikan pertolongan kepadanya.

(Sesungguhnya Allah Maha Perkasa) Maha Menang, tiada sesuatu pun yang dapat menghalang-halangi-Nya (lagi mempunyai pembalasan) terhadap orang-orang yang mendurhakai-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Karena itu, janganlah kamu mengira, wahai Rasul, bahwa Allah akan menyalahi janji-Nya kepada Rasul-rasul-Nya berupa kemenangan dan dibinasakannya orang-orang yang mendustakan mereka.
Sesungguhnya Allah Mahaperkasa, tiada suatu pun yang dapat menghalangi-Nya, lagi membalas musuh-musuh-Nya dengan pembalasan yang paling keras.
Meskipun pembicaraab ini khusus kepada Nabi, tapi ini ditujukan kepada umat seluruhnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
mengikrarkan janji-Nya dengan ungkapan yang kukuh melalui firman-Nya:

Karena itu, janganlah sekali-kali kamu mengira Allah akan menyalahi janji-Nya kepada rasul-rasul-Nya.

Maksudnya, Allah akan menolong mereka dalam kehidupan di dunia dan pada hari semua saksi di tegakkan.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala.
menyebutkan bahwa Dia Mahaperkasa, tiada sesuatu pun yang dapat menghalang-halangi kehendak-Nya, dan Dia tidak terkalahkan, serta mempunyai pembalasan terhadap orang-orang yang kafir dan ingkar kepada-Nya.

Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
(Ath Thuur: 11)

Karena itulah dalam firman selanjutnya di sebutkan:

(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit.


Informasi Surah Ibrahim (إبراهيم)
Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat “IBRAHIM”,
karena surat ini mengan­dung do’a Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu pada ayat 35 sampai dengan 41.
Do’a ini isinya antara lain:
permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Do’a Nabi Ibra­ him ‘alaihis salam ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do’a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah subhanahu wa ta’ala sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail ‘alaihis salam, di dataran tanah Mekah yang tandus.

Keimanan:

Al Qur’an adalah pembimbing manusia ke jalan Allah
segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah
keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya
nabi-nabi membawa mu’jizat atas izin Allah semata-mata
Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru
ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan,

Kisah:

Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri
perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil
kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah
macam-macam ni’mat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuriNya.

Ayat-ayat dalam Surah Ibrahim (52 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ibrahim (14) ayat 47 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ibrahim (14) ayat 47 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ibrahim (14) ayat 47 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ibrahim - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 52 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 14:47
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ibrahim.

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, "Nabi Ibrahim") adalah surah ke-14 dalam al-Quran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah 14
Nama Surah Ibrahim
Arab إبراهيم
Arti Nabi Ibrahim
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 72
Juz Juz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 833
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Ar-Ra’d
Surah selanjutnya Surah Al-Hijr
4.6
Ratingmu: 4.6 (12 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta