Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 34 [QS. 14:34]

وَ اٰتٰىکُمۡ مِّنۡ کُلِّ مَا سَاَلۡتُمُوۡہُ ؕ وَ اِنۡ تَعُدُّوۡا نِعۡمَتَ اللّٰہِ لَا تُحۡصُوۡہَا ؕ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَظَلُوۡمٌ کَفَّارٌ
Waaataakum min kulli maa saaltumuuhu wa-in ta’udduu ni’matallahi laa tuhshuuhaa inna-insaana lazhaluumun kaffaarun;
Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya.
Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.
Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).
―QS. Ibrahim [14]: 34

Daftar isi

And He gave you from all you asked of Him.
And if you should count the favor of Allah, you could not enumerate them.
Indeed, mankind is (generally) most unjust and ungrateful.
― Chapter 14. Surah Ibrahim [verse 34]

وَءَاتَىٰكُم dan Dia memberikan kepadamu

And He gave you
مِّن dari

of
كُلِّ segala

all
مَا apa

what
سَأَلْتُمُوهُ kamu mohonkan kepadaNya

you asked of Him.
وَإِن dan jika

And if
تَعُدُّوا۟ kamu menghitung

you count
نِعْمَتَ nikmat

(the) Favor of Allah *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهِ Allah

(the) Favor of Allah *[meaning includes next or prev. word]
لَا tidak (dapat)

not
تُحْصُوهَآ menghitungnya

you will (be able to) count them.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱلْإِنسَٰنَ manusia

the mankind
لَظَلُومٌ sungguh sangat zalim

(is) surely unjust
كَفَّارٌ sangat ingkar

(and) ungrateful.

Tafsir Quran

Surah Ibrahim
14:34

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Sebagai nikmat Allah juga ialah Dia telah menyediakan bagi manusia segala yang diperlukannya, baik diminta atau tidak, karena Allah telah menciptakan langit dan bumi ini untuk manusia.
Dia menyediakan bagi manusia segala sesuatu yang ada, sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan kapan dikehendaki.

Kadang-kadang manusia sendiri tidak mengetahui apa yang menjadi keperluan pokoknya, dimana tanpa keperluan itu, ia tidak akan hidup atau dapat mencapai cita-citanya.
Keperluan seperti itu tetap dianugerahkan Allah kepadanya sekalipun tanpa diminta.

Ada pula bentuk keperluan manusia yang lain yang tidak mungkin didapat kecuali dengan berusaha dan berdoa, karena itu diperlukan usaha manusia untuk memperolehnya.

Sangat banyak nikmat Allah ﷻ yang telah dilimpahkan-Nya kepada manusia, sehingga jika ada yang ingin menghitungnya tentu tidak akan sanggup.

Oleh karena itu, hendaknya setiap manusia mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah ﷻ dengan jalan menaati segala perintah-Nya dan tidak melakukan hal-hal yang menjadi larangan-Nya.
Mensyukuri nikmat Allah yang wajib dilakukan oleh manusia itu bukanlah sesuatu yang diperlukan oleh Allah ﷻ Allah Mahakaya, tidak memerlukan sesuatupun dari manusia, tetapi kebanyakan manusia sangat zalim dan mengingkari nikmat yang telah diberikan kepadanya.

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 34. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dialah satu-satunya yang menyediakan kebutuhan hidup kalian, baik yang kalian minta maupun yang kalian tidak minta.
Maka dari itu, apabila kalian menghitung nikmat Allah yang pernah diberikan kepada kalian, kalian tentu tidak akan dapat mengetahui semua jenisnya, apalagi satu per satunya.


Maka orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah benar-benar telah berbuat zalim dan ingkar.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dia memberi kalian dari semua permintaan kalian.
Jika kalian menghitung nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada kalian, niscaya kalian tidak sanggup menghitungnya, dan tidak mampu menunaikan rasa syukurnya, karena sedemikian banyaknya dan beraneka ragamnya.


Sesungguhnya manusia itu benar-benar banyak berbuat zalim kepada dirinya sendiri, lagi banyak mengingkari nikmat-nikmat Rabb-nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Dia telah memberikan kepada kalian dari segala apa yang kalian mohonkan kepada-Nya) sesuai dengan keperluan kalian


(Dan jika kalian menghitung nikmat Allah) pemberian nikmat-Nya kepada kalian


(tidaklah dapat kalian menghitungnya) kalian tidak akan mampu menghitung-hitungnya.


(Sesungguhnya manusia itu) yang dimaksud adalah orang kafir


(sangat lalim dan sangat ingkar) artinya banyak berbuat aniaya terhadap dirinya dengan cara melakukan maksiat dan banyak ingkar terhadap nikmat Rabbnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dan Dia telah memberikan kepada kalian (keperluan kalian) dari segala apa yang kalian mohonkan kepada-Nya.

Dengan kata lain, Allah menyediakan bagi kalian segala sesuatu yang kalian perlukan dalam semua keadaan sesuai dengan apa yang kalian mohonkan kepada-Nya.

Sebagian ulama Salaf mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah dari semua yang kalian mohonkan kepada-Nya dan yang tidak kalian mohonkan kepada-Nya.
Sebagian ulama membacanya dengan bacaan yang artinya
"Dan Dia telah memberikan kepada kalian keperluan kalian dari segala apa yang kalian mohonkan kepada-Nya dan yang tidak kalian mohonkan kepada-Nya".

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kalian menghinggakannya.
(QS. Ibrahim [14]: 34)

Allah subhanahu wa ta’ala, menceritakan sisi ketidakmampuan hamba-hamba-Nya untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka, terlebih lagi untuk menunaikan syukurnya.
Talq ibnu Habib telah mengatakan bahwa sesungguhnya hak Allah itu jauh lebih berat daripada apa yang dikerjakan oleh hamba-hamba-Nya sebagai rasa syukurnya.
Dan sesungguhnya nikmat-nikmat Allah itu jauh lebih banyak daripada apa yang dihitung-hitung oleh hamba-hamba-Nya, tetapi mereka melakukan tobatnya di pagi hari, dan di sore hari mereka bertobat pula.


Di dalam kitab Sahih Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah mengucapkan doa berikut:

Ya Allah, bagi Engkaulah segala puji yang tidak pernah tercukupkan, tidak pernah terpisahkan, dan tidak pernah tertinggalkan, wahai Tuhan kami.

Di dalam kitab asar disebutkan bahwa Daud ‘alaihis salam pernah berkata,
"Wahai Tuhanku, bagaimana aku dapat bersyukur kepada Engkau, sedangkan syukurku kepada-Mu termasuk nikmat dari-Mu pula yang Engkau berikan kepadaku?"
Maka Allah menjawab melalui firman-Nya,
"Sekarang engkau, hai Daud, telah bersyukur kepada-Ku, karena kamu telah mengakui akan kelalaianmu dalam menunaikan rasa syukurmu kepada-Ku atas nikmat-nikmat-Ku yang Kuberikan kepadamu."

Imam Syafii rahimahullah mengatakan,
"Segalapuji bagi Allah, yang salah satu dari nikmat-Nya tidak dapat disyukuri kecuali berkat adanya nikmat baru yang mendorong seseorang untuk bersyukur kepada-Nya."

Kata Pilihan Dalam Surah Ibrahim (14) Ayat 34

DZHALUUM
ظَلُوم

Lafaz dzhaluum adalah bentuk sighah mubalaghah dari lafaz dzhaalimartinya orang yang zalim.
makna zalim ialah melakukan sesuatu yang tidak semestinya dilakukan, baik dengan cara mengurangkan atau melebihkan, melakukannya tidak pada waktunya atau tidak pada tempatnya.
Dengan itu, zalim juga berarti melanggar kebenaran atau melakukan dosa.

Kata terbitan dari kata dzhaluum dalam bentuk isim fa’il dengan berbagai bentuknya banyak diulang di dalam Al Qur’an yaitu:
Dzhaliim diulang lima kali;
Dzhaalimah diulang empat kali;
Dzhaalimiin, Dzhaalimuun, Dzhaalimiy secara keseluruhan diulang 126 kali.
Dzhaluum diulang sebanyak lima kali;

Lafaz dzhaluum diulang dua kali saja di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Ibrahim (14), ayat 34;
• Al Ahzab (33), ayat 72.

Kedua lafaz dzhaluum) itu dikaitkan Al Qur’an dengan sifat manusia.
Surah Ibrahim (14), ayat 34 menegaskan Allah memberi berbagai nikmat dan anugerah kepada manusia.
Sekiranya nikmat Allah itu dihitung, pasti manusia tidak mampu menghitung bilang annya.
Sesungguhnya manusia suka berlaku zalim dan kufur.

Imam Asy Syaukani menerangkan manusia suka melakukan kezaliman yaitu lupa diri dan tidak mensyukuri nikmat Allah.
Zahir ayat itu menunjukkan semua manusia mempunyai sifat seperti itu tetapi Imam Az Zajjaj mengatakan yang dimaknakan adalah orang kafir.

Surah Al Ahzab (33), ayat 72 menegaskan Allah kemukakan tanggungjawab, perintah dan larangan kepada langit dan bumi serta gunung-gunung untuk memikulnya, tetapi mereka enggan memikulnya dan bimbang tidak dapat menyempurnakannya.
Namun, manusia menerima amanah itu.
Padahal tabiat kebanyakan manusia adalah suka melakukan kezaliman dan suka membuat perkara yang tidak patut dikerjakan

إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

Dengan terpikulnya amanah oleh manusia, orang yang patuh dan taat kepada perintah Allah mendapat pahala, sedangkan yang membuat maksiat pasti mendapat siksa.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:359-360

Unsur Pokok Surah Ibrahim (إبراهيم)

Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat "IBRAHIM", karena surat ini mengandung do’a Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu pada ayat 35 sampai dengan 41.
Do’a ini isinya antara lain:
Permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.

Do’a Nabi Ibrahim ‘alaihis salam ini telah diperkenankan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do’a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah Subhanahu wa ta’ala sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail ‘alaihis salam, di dataran tanah Mekah yang tandus.

Keimanan:

▪ Alquran adalah pembimbing manusia ke jalan Allah.
▪ Segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah.
▪ Keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya.
▪ Nabi-nabi membawa mukjizat atas izin Allah semata-mata.
▪ Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru.
▪ Ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

▪ Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

▪ Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri.
▪ Perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil.
▪ Kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah.
▪ Macam-macam nikmat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuri-Nya.

Audio Murottal

QS. Ibrahim (14) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia



QS. Ibrahim (14) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ibrahim ayat 34 - Gambar 1 Surah Ibrahim ayat 34 - Gambar 2 Surah Ibrahim ayat 34 - Gambar 3
Statistik QS. 14:34
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Ibrahim.

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, “Nabi Ibrahim”) adalah surah ke-14 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah 14
Nama Surah Ibrahim
Arab إبراهيم
Arti Nabi Ibrahim
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 72
Juz Juz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 833
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Ar-Ra’d
Surah selanjutnya Surah Al-Hijr
Sending
User Review
4.9 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

14:34, 14 34, 14-34, Surah Ibrahim 34, Tafsir surat Ibrahim 34, Quran Ibrahim 34, Surah Ibrahim ayat 34

Video Surah

14:34


Load More

Kandungan Surah Ibrahim

۞ QS. 14:1 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi •

۞ QS. 14:2 • Segala sesuatu milik Allah • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 14:3 • Azab orang kafir

۞ QS. 14:4 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 14:6 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 14:7 • Ar Rabb (Tuhan) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 14:8 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 14:9 • Keluasan ilmu Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 14:10 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia •

۞ QS. 14:11 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 14:12 • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 14:13 • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 14:14 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kekuatan umat Islam di dunia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 14:15 • Azab orang kafir

۞ QS. 14:16 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Mereka yang kekal dalam neraka • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 14:17 • Keabadian neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 14:18 • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 14:19 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 14:20 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 14:21 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 14:22 • Allah menepati janji • Sifat iblis dan pembantunya • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 14:23 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 14:25 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 14:27 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Allah memperkokoh orang mukmin • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 14:28 • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 14:29 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 14:30 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Siksa orang kafir

۞ QS. 14:31 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 14:33 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 14:35 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 14:36 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 14:37 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 14:38 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 14:39 • Kekuasaan Allah • Sifat Sama’ (mendengar) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) •

۞ QS. 14:40 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 14:41 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 14:42 • Keluasan ilmu Allah • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 14:43 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 14:44 • Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 14:45 • Azab orang kafir

۞ QS. 14:47 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Allah menepati janji • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 14:48 • Al Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa) • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 14:49 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir •

۞ QS. 14:50 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir •

۞ QS. 14:51 • Pahala iman • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 14:52 • Tauhid Uluhiyyah • Al Wahid (Maha Esa)

Ayat Pilihan

Wahai jiwa yang tenang dengan kebenaran. Kembalilah kepada keridaan Tuhanmu dengan rasa puas terhadap nikmat yang telah dikaruniakan kepadamu, dan puas pula dengan perbuatan yang telah kamu lakukan. Masuklah ke dalam golongan hamba-Ku yang saleh.
QS. Al-Fajr [89]: 27-29

Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian,
sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri,
padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)?
Maka tidaklah kamu berpikir?
QS. Al-Baqarah [2]: 44

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
QS. Qaf [50]: 18

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia,
menyuruh kepada yang ma’ruf,
dan mencegah dari yang munkar.
QS. Ali ‘Imran [3]: 110

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Correct! Wrong!

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa 'Alaihissalam?

Correct! Wrong!

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama?

Correct! Wrong!

+

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
1. Cerdas.
2. inginan yang kuat.
3. Sabar.
4. Bekal
5. Petunjuk guru.
6. Waktu yang lama.

Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.'
--QS. At Taubah [9] : 122

Pendidikan Agama Islam #28
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #28 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #28 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus Istilah Islam

Abu Bakar Ash-Shiddiq

Siapa itu Abu Bakar Ash-Shiddiq? Abdullah bin Abu Quhafah atau yang lebih dikenal dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq , adalah salah satu pemeluk Islam awal, salah satu sahabat utama Nabi, dan khalifah pertama sepeninggal Nabi Muhammad mangkat. Melalui putrinya, ‘Aisyah, Abu Bakar merupakan ayah mertua … • Abu Bakr As-Siddique, Abu Bakar, Abu Bakr, Abu Bakar as-Siddiq, Abu Bakrah, Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu

kiblat

Apa itu kiblat? Kiblat adalah kata Arab yang merujuk arah yang dituju saat seorang Muslim mendirikan salat. Arah kiblat adalah arah dari suatu tempat ke Ka’bah di Masjidil Haram, Mekkah dengan jarak yang terdekat. Maksud “jarak yang terdekat” disini karena bumi ini bulat, sehingga arah kiblat suatu tempat itu sebenarnya lebih dari satu. Misalnya, arah ki … •

Suriah

Di mana itu Suriah? Republik Arab Suriah , adalah negara yang terletak di Timur Tengah, dengan negara Turki di sebelah utara, Irak di Timur, Laut Tengah di barat dan Yordania di selatan. Suriah beribu kota Damaskus. Geografi Keadaan iklim. Sepanjang barat gunung pan … • Syria, Suria