Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ibrahim

Ibrahim (Nabi Ibrahim) surah 14 ayat 34


وَ اٰتٰىکُمۡ مِّنۡ کُلِّ مَا سَاَلۡتُمُوۡہُ ؕ وَ اِنۡ تَعُدُّوۡا نِعۡمَتَ اللّٰہِ لَا تُحۡصُوۡہَا ؕ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَظَلُوۡمٌ کَفَّارٌ
Waaataakum min kulli maa saaltumuuhu wa-in ta’udduu ni’matallahi laa tuhshuuhaa inna-insaana lazhaluumun kaffaarun;

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya.
Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya.
Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).
―QS. 14:34
Topik ▪ Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat
14:34, 14 34, 14-34, Ibrahim 34, Ibrahim 34, Ibrahim 34
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Sebagai nikmat Allah juga ialah Dia telah menyediakan bagi manusia segala yang diperlukannya, baik dimintanya kepada Allah atau tidak dimintanya karena Allah telah menciptakan langit dan bumi ini untuk manusia.
Dia menundukkan bagi manusia segala sesuatu yang ada sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan kapan ia kehendaki.
Kadang-kadang manusia sendiri tidak mengetahui apa yang menjadi keperluan pokoknya, tanpa keperluan itu ia tidak akan hidup, atau dapat mencapai cita-citanya.
Keperluan seperti itu tetap dianugerahkan Allah kepadanya sekali pun tanpa dimintanya.
Ada pula bentuk keperluan manusia yang lain yang tidak mungkin didapat kecuali dengan berusaha dan berdoa, karena itu diperlukan usaha manusia untuk memperolehnya.

Amatlah banyak nikmat Allah subhanahu wa ta'ala yang telah dilimpahkan-Nya kepada manusia, jika ada yang ingin menghitungnya tentu tidak akan sanggup menghitungnya.
Karena itu hendaknya setiap manusia mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah subhanahu wa ta'ala dengan jalan menaati segala perintah-Nya dan tidak melakukan hal-hal yang menjadi larangan-Nya.
Mensyukuri nikmat Allah yang wajib dilakukan oleh manusia itu bukanlah sesuatu yang diperlukan oleh Allah subhanahu wa ta'ala Allah Maha Kaya, tidak memerlukan sesuatu pun dari manusia, tetapi kebanyakan manusia sangat zalim dan mengingkari nikmat yang telah diberikan kepadanya.

Ibrahim (14) ayat 34 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ibrahim (14) ayat 34 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ibrahim (14) ayat 34 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dialah satu-satunya yang menyediakan kebutuhan hidup kalian, baik yang kalian minta maupun yang kalian tidak minta.
Maka dari itu, apabila kalian menghitung nikmat Allah yang pernah diberikan kepada kalian, kalian tentu tidak akan dapat mengetahui semua jenisnya, apalagi satu per satunya.
Maka orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah benar-benar telah berbuat zalim dan ingkar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan Dia telah memberikan kepada kalian dari segala apa yang kalian mohonkan kepada-Nya) sesuai dengan keperluan kalian (Dan jika kalian menghitung nikmat Allah) pemberian nikmat-Nya kepada kalian (tidaklah dapat kalian menghitungnya) kalian tidak akan mampu menghitung-hitungnya.
(Sesungguhnya manusia itu) yang dimaksud adalah orang kafir (sangat lalim dan sangat ingkar) artinya banyak berbuat aniaya terhadap dirinya dengan cara melakukan maksiat dan banyak ingkar terhadap nikmat Rabbnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dia memberi kalian dari semua permintaan kalian.
Jika kalian menghitung nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada kalian, niscaya kalian tidak sanggup menghitungnya, dan tidak mampu menunaikan rasa syukurnya, karena sedemikian banyaknya dan beraneka ragamnya.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar banyak berbuat zhalim kepada dirinya sendiri, lagi banyak mengingkari nikmat-nikmat Rabbnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Dan Dia telah memberikan kepada kalian (keperluan kalian) dari segala apa yang kalian mohonkan kepada-Nya.

Dengan kata lain, Allah menyediakan bagi kalian segala sesuatu yang kalian perlukan dalam semua keadaan sesuai dengan apa yang kalian mohonkan kepada-Nya.

Sebagian ulama Salaf mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah dari semua yang kalian mohonkan kepada-Nya dan yang tidak kalian mohonkan kepada-Nya.
Sebagian ulama membacanya dengan bacaan yang artinya "Dan Dia telah memberikan kepada kalian keperluan kalian dari segala apa yang kalian mohonkan kepada-Nya dan yang tidak kalian mohonkan kepada-Nya".

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kalian menghinggakannya.
(Ibrahim:34)

Allah subhanahu wa ta'ala.
menceritakan sisi ketidakmampuan hamba-hamba-Nya untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka, terlebih lagi untuk menunaikan syukurnya.
Talq ibnu Habib telah mengata­kan bahwa sesungguhnya hak Allah itu jauh lebih berat daripada apa yang dikerjakan oleh hamba-hamba-Nya sebagai rasa syukurnya.
Dan sesungguhnya nikmat-nikmat Allah itu jauh lebih banyak daripada apa yang dihitung-hitung oleh hamba-hamba-Nya, tetapi mereka melakukan tobatnya di pagi hari, dan di sore hari mereka bertobat pula.

Di dalam kitab Sahih Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah mengucap­kan doa berikut:

Ya Allah, bagi Engkaulah segala puji yang tidak pernah tercukupkan, tidak pernah terpisahkan, dan tidak pernah tertinggalkan, wahai Tuhan kami.

Di dalam kitab asar disebutkan bahwa Daud 'alaihis salam pernah berkata, "Wahai Tuhanku, bagaimana aku dapat bersyukur kepada Engkau, sedangkan syukurku kepada-Mu termasuk nikmat dari-Mu pula yang Engkau berikan kepadaku?"
Maka Allah menjawab melalui firman-Nya, "Sekarang engkau, hai Daud, telah bersyukur kepada-Ku, karena kamu telah mengakui akan kelalaianmu dalam menunaikan rasa syukurmu kepada-Ku atas nikmat-nikmat-Ku yang Kuberikan kepadamu."

Imam Syafii rahimahullah mengatakan, "Segalapuji bagi Allah, yang salah satu dari nikmat-Nya tidak dapat disyukuri kecuali berkat adanya nikmat baru yang mendorong seseorang untuk bersyukur kepada-Nya."

Kata Pilihan Dalam Surah Ibrahim (14) Ayat 34

DZHALUUM
ظَلُوم

Lafaz dzhaluum adalah bentuk sighah mubalaghah dari lafaz dzhaalimartinya orang yang zalim. makna zalim ialah melakukan sesuatu yang tidak semestinya dilakukan, baik dengan cara mengurangkan atau melebihkan, melakukannya tidak pada waktunya atau tidak pada tempatnya. Dengan itu, zalim juga berarti melanggar kebenaran atau melakukan dosa.

Kata terbitan dari kata dzhaluum dalam bentuk isim fa'il dengan berbagai bentuknya banyak diulang di dalam Al Qur'an yaitu:
Dzhaliim diulang lima kali;
Dzhaalimah diulang empat kali;
Dzhaalimiin, Dzhaalimuun, Dzhaalimiy secara keseluruhan diulang 126 kali.
Dzhaluum diulang sebanyak lima kali;

Lafaz dzhaluum diulang dua kali saja di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah:
-Ibrahim (14), ayat 34;
-Al Ahzab (33), ayat 72.

Kedua lafaz dzhaluum) itu dikaitkan Al Qur'an dengan sifat manusia. Surah Ibrahim (14), ayat 34 menegaskan Allah memberi berbagai nikmat dan anugerah kepada manusia. Sekiranya nikmat Allah itu dihitung, pasti manusia tidak mampu menghitung bilang­ annya. Sesungguhnya manusia suka berlaku zalim dan kufur.

Imam Asy Syaukani menerangkan manusia suka melakukan kezaliman yaitu lupa diri dan tidak mensyukuri nikmat Allah. Zahir ayat itu menunjukkan semua manusia mempunyai sifat seperti itu tetapi Imam Az Zajjaj mengatakan yang dimaknakan adalah orang kafir.

Surah Al Ahzab (33), ayat 72 menegaskan Allah kemukakan tanggungjawab, perintah dan larangan kepada langit dan bumi serta gunung-gunung untuk memikulnya, tetapi mereka enggan memikulnya dan bimbang tidak dapat menyempurnakannya. Namun, manusia menerima amanah itu. Padahal tabiat kebanyakan manusia adalah suka melakukan kezaliman dan suka membuat perkara yang tidak patut dikerjakan

إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

Dengan terpikulnya amanah oleh manusia, orang yang patuh dan taat kepada perintah Allah mendapat pahala, sedangkan yang membuat maksiat pasti mendapat siksa.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:359-360

Informasi Surah Ibrahim (إبراهيم)
Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat "IBRAHIM",
karena surat ini mengan­dung do'a Nabi Ibrahim 'alaihis salam yaitu pada ayat 35 sampai dengan 41.
Do'a ini isinya antara lain:
permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Do'a Nabi Ibra­ him 'alaihis salam ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do'a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah subhanahu wa ta'ala sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail 'alaihis salam, di dataran tanah Mekah yang tandus.

Keimanan:

Al Qur'an adalah pembimbing manusia ke jalan Allah
segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah
keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya
nabi-nabi membawa mu'jizat atas izin Allah semata-mata
Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru
ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan,

Kisah:

Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri
perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil
kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah
macam-macam ni'mat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuriNya.


Gambar Kutipan Surah Ibrahim Ayat 34 *beta

Surah Ibrahim Ayat 34



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ibrahim

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, "Nabi Ibrahim") adalah surah ke-14 dalam al-Quran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah 14
Nama Surah Ibrahim
Arab إبراهيم
Arti Nabi Ibrahim
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 72
Juz Juz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 833
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Ar-Ra’d
Surah selanjutnya Surah Al-Hijr
4.5
Rating Pembaca: 4.9 (13 votes)
Sending







✔ ibrahim ayat 34 tafsir, sifat manusia yang disebutkan dalam surat ibrahim ayat 34 adalah

Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku