QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 29 [QS. 14:29]

جَہَنَّمَ ۚ یَصۡلَوۡنَہَا ؕ وَ بِئۡسَ الۡقَرَارُ
Jahannama yashlaunahaa wabi-asal qaraar(u);

yaitu neraka jahannam, mereka masuk kedalamnya, dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.
―QS. 14:29
Topik ▪ Neraka ▪ Nama-nama neraka ▪ Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan
14:29, 14 29, 14-29, Ibrahim 29, Ibrahim 29, Ibrahim 29

Tafsir surah Ibrahim (14) ayat 29

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 29. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini disampaikan dalam bentuk pertanyaan.
Tapi pertanyaan itu bukan maksudnya untuk dijawab melainkan hanyalah sebagai peringatan bagi kaum Muslimin agar mereka jangan sekali-kali berbuat dan bertindak seperti yang dilakukan oleh orang kafir itu.
Hendaklah mereka selalu taat, tunduk dan patuh kepada perintah-perintah Allah, menghentikan semua larangan-Nya.
Jika mereka ingkar kepada Allah, maka mereka pasti akan ditimpa azab di dunia dan di akhirat seperti yang ditimpakan kepada orang kafir.

Menurut Ibnu Abbas yang dimaksud dengan “orang-orang yang telah menukar nikmat Allah” dalam ayat ini ialah orang-orang kafir Mekah.
Mereka telah dianugerahi bermacam-macam nikmat yang tidak diberikan Allah kepada bangsa lain.
Negeri Arab telah dijadikan sebagai tanah haram yakni tanah yang dihormati, tanah yang terjamin keamanannya, tempat berdirinya Kakbah yang dikunjungi manusia dari segala penjuru dunia setiap tahun.
Allah subhanahu wa ta’ala telah mendatangkan air, makanan dan buah-buahan ke tanah yang tandus itu.
Nikmat yang lebih besar lagi ialah diangkatnya Muhammad dari bangsa mereka sendiri sebagai Nabi dan Rasul penutup yang membawa agama Allah yang menjadi petunjuk dan pegangan hidup bagi seluruh manusia.

Semua nikmat yang telah dilimpahkan itu mereka ingkari.
Bahkan mereka menyiksa Nabi Muhammad ﷺ.
dan kaum Muslimin, menghambat tersiarnya agama Islam.
Karena itu Allah subhanahu wa ta’ala menimpakan azab dan siksa kepada mereka berupa musim kemarau yang kering dan lama, sehingga mereka banyak yang mati kelaparan.
Menurut riwayat ada di antara mereka yang sampai memakan tulang karena tidak ada lagi makanan yang akan dimakan.

Menurut riwayat Ali bin Abu Talib r.a.
bahwa yang dimaksud dengan orang yang telah menukar nikmat Allah itu ialah Bani Umayah dan Bani Mugirah.
Bani Umayah masih bersenang-senang dalam kehidupannya, menunggu datangnya azab Allah pada waktu yang telah ditentukan-Nya.
Sekali pun ada riwayat-riwayat tersebut, namun ayat ini mencakup dan ditujukan kepada seluruh manusia yang mengingkari risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ.
sebagai Nabi dan Rasul terakhir.

Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa mereka adalah orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dan telah menempatkan kaum mereka yang jadi pengikut-pengikut mereka di tempat yang penuh kesengsaraan, yaitu neraka Jahanam yang menyala-nyala, yang bahan bakarnya adalah batu dan manusia.

Dari ayat ini dipahami bahwa Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan manusia agar selalu mensyukuri nikmat-Nya dengan mengikuti perintah-perintah-Nya dan menghentikan larangan-larangan-Nya.
Seluruh manusia dan makhluk sangat tergantung kepada nikmat itu, baik nikmat dalam bentuk lahir maupun nikmat dalam bentuk batin atau yang tidak nampak.

Related Images:

We cannot display this gallery

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Yaitu neraka Jahanam, tempat tinggal paling buruk, yang mereka rasakan panasnya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yaitu neraka Jahanam) lafal Jahanam merupakan athaf bayan (mereka masuk ke dalamnya) dijebloskan ke dalamnya (dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman) tempat yang paling buruk ialah Jahanam itu.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Yaitu Jahanam, mereka masuk di dalamnya dan mereka merasakan panasnya.
Seburuk-buruk tempat tinggal adalah tempat tinggal mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.


Informasi Surah Ibrahim (إبراهيم)
Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat “IBRAHIM”,
karena surat ini mengan­dung do’a Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu pada ayat 35 sampai dengan 41.
Do’a ini isinya antara lain:
permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Do’a Nabi Ibra­ him ‘alaihis salam ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do’a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah subhanahu wa ta’ala sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail ‘alaihis salam, di dataran tanah Mekah yang tandus.

Keimanan:

Al Qur’an adalah pembimbing manusia ke jalan Allah
segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah
keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya
nabi-nabi membawa mu’jizat atas izin Allah semata-mata
Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru
ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan,

Kisah:

Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri
perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil
kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah
macam-macam ni’mat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuriNya.

Ayat-ayat dalam Surah Ibrahim (52 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ibrahim (14) ayat 29 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ibrahim (14) ayat 29 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ibrahim (14) ayat 29 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ibrahim - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 52 & Terjemahan


Gambar

We cannot display this gallery



Statistik Q.S. 14:29
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ibrahim.

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, "Nabi Ibrahim") adalah surah ke-14 dalam al-Quran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah14
Nama SurahIbrahim
Arabإبراهيم
ArtiNabi Ibrahim
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu72
JuzJuz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat52
Jumlah kata833
Jumlah huruf3541
Surah sebelumnyaSurah Ar-Ra’d
Surah selanjutnyaSurah Al-Hijr
4.6
Ratingmu: 4.4 (8 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/14-29







Pembahasan ▪ Apa arti dari surah ibrohim ayat 29

Video

Panggil Video Lainnya

We cannot display this gallery
RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta