Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 17 [QS. 14:17]

یَّتَجَرَّعُہٗ وَ لَا یَکَادُ یُسِیۡغُہٗ وَ یَاۡتِیۡہِ الۡمَوۡتُ مِنۡ کُلِّ مَکَانٍ وَّ مَا ہُوَ بِمَیِّتٍ ؕ وَ مِنۡ وَّرَآئِہٖ عَذَابٌ غَلِیۡظٌ
Yatajarra’uhu walaa yakaadu yusiighuhu waya’tiihil mautu min kulli makaanin wamaa huwa bimai-yitin wamin waraa-ihi ‘adzaabun ghaliizhun;
diteguk-teguknya (air nanah itu) dan dia hampir tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati;
dan di hadapannya (masih ada) azab yang berat.
―QS. Ibrahim [14]: 17

He will gulp it but will hardly (be able to) swallow it.
And death will come to him from everywhere, but he is not to die.
And before him is a massive punishment.
― Chapter 14. Surah Ibrahim [verse 17]

يَتَجَرَّعُهُۥ dia menghirupnya

He will sip it
وَلَا dan tidak

but not
يَكَادُ hampir

he will be near
يُسِيغُهُۥ dia menelannya

(to) swallowing it.
وَيَأْتِيهِ dan datang kepadanya

And will come to him
ٱلْمَوْتُ maut/kematian

the death
مِن dari

from
كُلِّ segenap

every
مَكَانٍ tempat/penjuru

side,
وَمَا dan tidaklah

but not
هُوَ dia

he
بِمَيِّتٍ dengan yang mati

will die.
وَمِن dan dari

And ahead of him *[meaning includes next or prev. word]
وَرَآئِهِۦ belakangnya

And ahead of him *[meaning includes next or prev. word]
عَذَابٌ azab

(is) a punishment
غَلِيظٌ keras/berat

harsh.

Tafsir

Alquran

Surah Ibrahim
14:17

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah ﷻ menggambarkan betapa berat siksaan yang akan diterima atau diderita umat yang zalim di akhirat kelak, yaitu siksaan dengan api neraka yang amat panas, mereka diberi minum yang kotor seperti nanah, dan mereka minum air kotor itu, akan tetapi amat sukar bagi mereka untuk meneguknya.
Di samping itu, bahaya maut senantiasa mengancam mereka dari segala penjuru, tetapi kematian mereka ditangguhkan Allah, agar mereka merasakan kepedihan azab yang akan ditimpakan kepada mereka.

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ia meminumnya dengan susah payah.
Seolah-olah ia meneguknya seteguk demi seteguk, tapi tidak juga bisa menelannya, karena wujudnya yang sangat kotor dan menjijikkan.


Penghuni neraka itu disiksa dengan siksaan teramat berat yang semestinya membuat ia mati dan bebas dari penderitaan.
Tetapi kenyataannya ia tetap hidup untuk menerima siksa yang lebih dahsyat.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang yang sombong ini mencoba menelan nanah, darah dan selainnya yang keluar dari ahli neraka itu berkali-kali, tapi ia tidak bisa menelannya;
karena jijik, panas dan pahitnya.
Dan azab yang keras datang kepadanya dari segala jenisnya dan dari semua anggota tubuhnya.


Ia tidak akan mati sehingga terbebas darinya, dan setelah azab ini, ia mendapatkan lainnya yang menyakitkan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Diminumnya air nanah itu) diteguknya air nanah itu seteguk demi seteguk karena rasanya teramat pahit


(dan hampir dia tidak dapat menelannya) ia merasa amat jijik mengingat baunya yang sangat busuk dan rupanya yang sangat menjijikkan


(dan datanglah bahaya maut kepadanya) hal-hal yang menyebabkan kematian, berupa berbagai macam azab


(dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati dan di hadapannya) sesudah mengalami azab tersebut


(masih ada siksaan yang berat) siksaan yang keras lagi terus-menerus.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…diminumnya air nanah itu.

Yakni diminumkan kepadanya dengan paksa.
Bila ia tidak mau mereguknya, maka malaikat memukulnya dengan gada besi, seperti yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, dalam firman-Nya:

Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…dan hampir dia tidak bisa menelannya.

Artinya, dia menolaknya karena rasa, bau, dan warnanya yang sangat buruk, serta panas atau dinginnya yang tak tertahankan.

dan datanglah (bahaya) kematian kepadanya dari segenap penjuru.

Yaitu terasa sangat sakit semua tubuh dan anggota badannya karena siksaan itu.


Menurut Amr ibnu Maimun ibnu Mahran, makna yang dimaksud ialah bahaya maut terasakan oleh semua tulang, urat, dan syarafnya (karena sangat kerasnya siksaan).

Ikrimah mengatakan bahwa kepedihan siksaan terasa sampai ke ujung-ujung rambutnya.

Ibrahim At-Taimi mengatakan, rasa sakit siksaan terasa oleh seluruh tubuh hingga ujung-ujung rambut yang tumbuh di seluruh tubuhnya.

Ibnu Jarir mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

…dan datanglah (bahaya) kematian kepadanya dari segenap penjuru.
akni dari arah depan dan belakangnya.
Menurut riwayat lain, dari arah kanan dan kirinya, dari bagian atas dan bawahnya serta seluruh tubuhnya.

Ad-Dahhak telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

…dan datanglah (bahaya) kematian kepadanya dari segenap penjuru.
Maksudnya, berbagai macam siksaan yang ditimpakan oleh Allah kepada ahli neraka di hari kiamat kelak di dalam neraka Jahannam.
Tiada suatu macam siksaan pun melainkan mendatangkan maut, seandainya ada maut saat itu, tetapi ia tidak dapat mati, karena Allah subhanahu wa ta’ala, telah berfirman dalam ayat yang lain:

Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya.
(QS. Faathir [35]: 36)

Pengertian yang dikatakan oleh Ibnu Abbas ialah bahwa tiada suatu macam siksaan pun dari berbagai macam siksaan itu melainkan bila ditimpakan kepada seorang ahli neraka pastilah ia binasa, seandainya dia dapat binasa (mati).
Akan tetapi, ia tidak dapat mati agar ia tetap kekal dalam keabadian azab dan pembalasan-Nya.
Karena itulah dalam ayat berikut ini disebutkan oleh firman-Nya:

…dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…dan di hadapannya masih ada azab yang berat.

Maksudnya, sesudah itu dia masih harus mengalami azab lain yang sangat keras, yakni siksaan yang sangat menyakitkan, sangat sulit, dan sangat keras lebih daripada siksaan yang sebelumnya, lebih mengerikan dan lebih pahit.
Di antaranya ialah seperti yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, tentang pohon zaqqum yang ada di neraka, yaitu:

Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim, mayangnya seperti kepala setan-setan.
Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buahzaqqum itu.
Kemudian sesudah makan buah pohon itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.
Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim.
(QS. As-Saffat [37]: 64-68)

Allah subhanahu wa ta’ala, menceritakan bahwa penghuni neraka adakalanya disiksa dengan disuruh memakan buah zaqqum, adakalanya disuruh meminum minuman yang panas, adakalanya pula dimasukkan ke dalam neraka Jahim.
Semoga Allah melindungi kita dari siksaan-siksaan tersebut.
Itulah siksa neraka yang disebutkan oleh firman-Nya:

Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa.
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya.
(QS. Ar-Rahman [55]: 43-44)

Sesungguhnya pohon zaqqum itu makanan orang yang banyak berdosa.
(Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat panas.
Peganglah dia, kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka.
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang sangat panas.
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.
Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu selalu kalian meragu-ragukannya.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 43-50)

Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?
Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas mendidih, dan dalam naungan asap yang hitam.
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
(QS. Al-Waaqi’ah:
41-44)

Beginilah (keadaan mereka).
Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk, (yaitu) neraka Jahannam, yang mereka masuk ke dalamnya, maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat tinggal.
Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin.
Dan azab yang lain yang serupa itu berbagai macam.
(QS. Masih banyak lagi ayat lainnya yang menunjukkan keanekaragaman azab yang ditimpakan kepada ahli neraka yang tiada mengetahui jenis, macam, dan bentuknya melainkan hanya Allah subhanahu wa ta’ala, sebagai pembalasan yang setimpal dengan amal perbuatan masing-masing.

dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba-(Nya).
(QS. Fushshilat [41]: 46)

Unsur Pokok Surah Ibrahim (إبراهيم)

Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat "IBRAHIM", karena surat ini mengandung do’a Nabi Ibrahimshalat, dijauhkan dari menyembah berhalaberhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.

Do’a Nabi IbrahimSubhanahu Wa Ta`ala sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do’a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah Subhanahu wa ta’ala sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail ‘Mekah yang tandus.

Keimanan:

Alquran adalah pembimbing manusia ke jalan Allah.
▪ Segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah.
▪ Keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya.
▪ Nabi-nabi membawa mukjizat atas izin Allah semata-mata.
▪ Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru.
▪ Ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

▪ Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

▪ Sebabnya rasulrasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri.
▪ Perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil.
▪ Kejadian langit dan bumi mengandung hikmahhikmah.
▪ Macam-macam nikmat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuri-Nya.

Audio

QS. Ibrahim (14) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia

QS. Ibrahim (14) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ibrahim ayat 17 - Gambar 1 Surah Ibrahim ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 14:17
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Ibrahim.

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, “Nabi Ibrahim”) adalah surah ke-14 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah14
Nama SurahIbrahim
Arabإبراهيم
ArtiNabi Ibrahim
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu72
JuzJuz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat52
Jumlah kata833
Jumlah huruf3541
Surah sebelumnyaSurah Ar-Ra’d
Surah selanjutnyaSurah Al-Hijr
Sending
User Review
4.8 (10 votes)
Tags:

14:17, 14 17, 14-17, Surah Ibrahim 17, Tafsir surat Ibrahim 17, Quran Ibrahim 17, Surah Ibrahim ayat 17

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 18 [QS. 3:18]

Setelah Allah memberi pujian kepada kaum mukmin, ayat ini menegaskan bahwa dalil-dalil yang bisa menguatkan keimanan sudah begitu jelas. Allah menyatakan, yakni menjelaskan kepada seluruh makhluk bahw … 3:18, 3 18, 3-18, Surah Ali Imran 18, Tafsir surat AliImran 18, Quran Al Imran 18, Surah Ali Imran ayat 18

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 82 [QS. 26:82]

82. Dan Yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat,” hari di mana aku harus mempertanggungkanjawabkan atas semua amalku. … 26:82, 26 82, 26-82, Surah Asy Syu’araa 82, Tafsir surat AsySyuaraa 82, Quran Asy Syuara 82, Asy Syu’ara 82, Asy-Syu’ara 82, Surah Asy Syuara ayat 82

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Ad-Duha (الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya 'waktu matahari sepenggalahan naik'.

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Alquran Surah Ad-Dhuha Ayat 6:
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ

Arti:
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah ...

Benar! Kurang tepat!

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
'dan demi malam apabila telah sunyi,'
--QS. As-Duha [93] : 2

Pendidikan Agama Islam #17
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #17 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #17 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #11

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah

Pendidikan Agama Islam #2

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Al ‘Aziz Al Jamii’ Al Akhir Al Azhar Al ‘Azim Benar!

Pendidikan Agama Islam #7

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … khuluqiyah i’tiqadiyah jinayah fiqih amaliyah Benar! Kurang tepat!

Instagram