QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 1 [QS. 14:1]

الٓرٰ ۟ کِتٰبٌ اَنۡزَلۡنٰہُ اِلَیۡکَ لِتُخۡرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمٰتِ اِلَی النُّوۡرِ ۬ۙ بِاِذۡنِ رَبِّہِمۡ اِلٰی صِرَاطِ الۡعَزِیۡزِ الۡحَمِیۡدِ ۙ
Alif laam raa kitaabun anzalnaahu ilaika litukhrijannaasa minazh-zhulumaati ilannuuri biidzni rabbihim ila shiraathil ‘aziizil hamiid(i);

Alif, laam raa.
(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
―QS. 14:1
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Keutamaan kalam Allah ▪ Syirik adalah dosa terbesar
14:1, 14 1, 14-1, Ibrahim 1, Ibrahim 1, Ibrahim 1

Tafsir surah Ibrahim (14) ayat 1

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Surah ini dimulai dengan “Alif Lam Ra”.
(Lihat tafsirnya pada jilid pertama pada judul “mafatihus suwar”.) Dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala sesudah Alif Lam Ra menjelaskan maksud dan tujuan diturunkannya Al-Quran kepada Nabi Muhammad.
Allah menurunkan Al-Quran kepada Rasulullah agar petunjuk dan peraturan-peraturan yang dibawa Al-Quran itu dapat menjadi tuntunan dan bimbingan kepada umatnya.
Dengan petunjuk itu mereka dapat dikeluarkan dari kegelapan ke cahaya yang terang-benderang, atau dari kesesatan dan kejahilan ke jalan yang benar dan mempunyai ilmu pengetahuan serta peradaban yang tinggi, sehingga mereka memperoleh rida dan kasih sayang Allah subhanahu wa ta’ala di dunia dan di akhirat.
Penegasan tentang fungsi Al-Quran ini sangat penting sekali, apalagi jika dihubungkan dengan ayat-ayat yang lalu, di mana Allah subhanahu wa ta’ala telah menyebut-kan adanya orang-orang yang mengingkari Al-Quran, baik sebagian, maupun keseluruhannya.
Selanjutnya dalam ayat ini diterangkan bahwa Rasulullah hanya dapat menjalankan tugas tersebut di atas dengan izin dan bantuan dari Allah subhanahu wa ta’ala, dengan cara memberi kemudahan dan menguatkan tekad beliau dalam menghadapi segala rintangan.
Al-Quran merupakan jalan yang dibentangkan Allah Yang Mahakuasa dan Maha Terpuji bagi Nabi Muhammad dan umatnya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Alif, Lam, Ra’.
Digunakannya beberapa huruf dengan cara seperti ini pada permulaan surat adalah untuk menggugah pendengaran dan untuk menunjukkan kemukjizatan Al Quran walaupun “hanya” tersusun dari huruf-huruf yang biasa mereka gunakan dalam berbicara.
Yang disebutkan dalam surat ini, wahai Muhammad, adalah sebagian kitab suci yang diturunkan kepadamu dari sisi Kami untuk mengeluarkan semua manusia dari gelapnya kekafiran menuju terangnya cahaya iman dan ilmu pengetahuan dengan kemudahan dari Tuhan mereka.
Cahaya itu adalah jalan Allah Yang Mahaperkasa, karena pembalasan-Nya, dan Maha Terpuji, karena pemberian nikmat-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Alif laam raa) hanya Allahlah yang mengetahui maksudnya.

Alquran ini adalah (Kitab yang Kami turunkan kepadamu) Muhammad (supaya kamu mengeluarkan manusia dari kegelapan) dari kekafiran (kepada cahaya) yaitu agama Islam.

(Dengan izin) perintah (Rabb mereka) lafal an-nuur diterangkan secara jelas pada ayat berikut ini:

(yaitu ke jalan) tuntunan (Tuhan Yang Maha Perkasa) Maha Menang (lagi Maha Terpuji.) Yang Maha Terpuji.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Aliif, laam, raa.
Penjelasan tentang penggalan huruf (huruf al-muqaththa”ah) ini telah di bahas pada awal surat al-Baqarah.
Al-Qur’an ini adalah Kitab yang Kami wahyukan kepadamu, wahai Rasul, agar kamu mengeluarkan manusia dari kesesatan kepada petunjuk dan cahaya yang terang (dengan izin Rabb mereka dan taufik-Nya kepada mereka, kepada Islam yang notabene adalah jalan Allah yang menang lagi terpuji dalam segala keadaan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Dalam pembahasan terdahulu telah disebutkan tafsir mengenai huruf-huruf terpisah yang terdapat dalam permulaan banyak surat.

…(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu.

Maksudnya, ini adalah Kitab yang Kami turunkan kepadamu, Muhammad.
Yang dimaksud ialah Al-Qur’an yang merupakan Kitab yang paling mulia, yang diturunkan Allah subhanahu wa ta’ala.
dari langit kepada rasul yang paling mulia.
Allah telah mengutusnya di bumi ini kepada semua penduduknya, baik yang berbangsa Arab maupun ‘Ajam (non-Arab).

…supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang.

Dengan kata lain, sesungguhnya Kami mengutusmu —hai Muhammad— dengan membawa Kitab (Al Qur’an) ini tiada lain untuk mengeluarkan manusia dari kesesatan menuju jalan petunjuk dan kebenaran, seperti yang diungkapkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Allah Pelindung orang-orang yang beriman, Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).
Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran).
(Q.S. Al-Baqarah [2]: 257), hingga akhir ayat.

Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al Qur’an) supaya Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan kepada cahaya.
(Q.S. Al-Hadid [57]: 9)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

…dengan izin Tuhan mereka.

Artinya, Dialah yang memberi petunjuk kepada orang yang telah ditakdirkan-Nya mendapat petunjuk melalui Rasul-Nya yang diutus untuk membawa perintah-Nya.
Rasul memberi mereka petunjuk:

…menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa.

Yakni Yang Mahaperkasa, tiada yang dapat menandingi dan tiada yang dapat mengalahkan-Nya, bahkan Dia Maha Mengalahkan semuanya.

…lagi Maha Terpuji.

Allah Maha Terpuji dalam semua perbuatan, perkataan, syariat, perintah, dan larangan-Nya, lagi Mahabenar dalam berita-Nya.


Informasi Surah Ibrahim (إبراهيم)
Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat “IBRAHIM”,
karena surat ini mengan­dung do’a Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu pada ayat 35 sampai dengan 41.
Do’a ini isinya antara lain:
permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Do’a Nabi Ibra­ him ‘alaihis salam ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do’a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah subhanahu wa ta’ala sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail ‘alaihis salam, di dataran tanah Mekah yang tandus.

Keimanan:

Al Qur’an adalah pembimbing manusia ke jalan Allah
segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah
keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya
nabi-nabi membawa mu’jizat atas izin Allah semata-mata
Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru
ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan,

Kisah:

Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri
perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil
kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah
macam-macam ni’mat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuriNya.

Ayat-ayat dalam Surah Ibrahim (52 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ibrahim (14) ayat 1 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ibrahim (14) ayat 1 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ibrahim (14) ayat 1 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Ibrahim (14) ayat 1-3 - Rossa (Bahasa Indonesia)
Q.S. Ibrahim (14) ayat 1-3 - Rossa (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ibrahim - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 52 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 14:1
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ibrahim.

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, "Nabi Ibrahim") adalah surah ke-14 dalam al-Quran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah 14
Nama Surah Ibrahim
Arab إبراهيم
Arti Nabi Ibrahim
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 72
Juz Juz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 833
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Ar-Ra’d
Surah selanjutnya Surah Al-Hijr
4.8
Ratingmu: 4.8 (8 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/14-1







Pembahasan ▪ q s 14:1

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim