Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Hud

Hud (Nabi Hud) surah 11 ayat 91


قَالُوۡا یٰشُعَیۡبُ مَا نَفۡقَہُ کَثِیۡرًا مِّمَّا تَقُوۡلُ وَ اِنَّا لَنَرٰىکَ فِیۡنَا ضَعِیۡفًا ۚ وَ لَوۡ لَا رَہۡطُکَ لَرَجَمۡنٰکَ ۫ وَ مَاۤ اَنۡتَ عَلَیۡنَا بِعَزِیۡزٍ
Qaaluuu yaa syu’aibu maa nafqahu katsiiran mimmaa taquulu wa-innaa lanaraaka fiinaa dha’iifan walaulaa rahthuka larajamnaaka wamaa anta ‘alainaa bi’aziizin;

Mereka berkata:
“Hai Syu’aib, kami tidak banyak mengerti tentang apa yang kamu katakan itu dan sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu seorang yang lemah di antara kami, kalau tidaklah karena keluargamu tentulah kami telah merajam kamu, sedang kamupun bukanlah seorang yang berwibawa di sisi kami”.
―QS. 11:91
Topik ▪ Cara bertaubat
11:91, 11 91, 11-91, Hud 91, Hud 91, Hud 91
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 91. Oleh Kementrian Agama RI

Sesudah penduduk Madyan (kaum Syuaib a.s.) merasa muak dan jengkel terhadap Nabi Syuaib a.s.
karena semua alasan yang mereka kemukakan untuk menolak seruannya agar mereka meninggalkan sembahan-sembahan yang menyesatkan dan beriman kepada Allah serta mengamalkan ajaran-ajaran-Nya, mereka akhirnya berkata: "Hai Syuaib, kami tidak dapat memahami apa yang engkau kemukakan kepada kami mengenai tuhan-tuhan, sembahan kami dan peraturan-peraturan yang mengekang kebebasan kami untuk bertindak dan mengendalikan harta kekayaan kami, begitu pula tentang azab yang akan menimpa kami jika kami tidak mengikuti kemauanmu.
Seakan-akan engkaulah yang menetapkan segala sesuatu dan di tangan engkaulah kebahagiaan dan kecelakaan kami, padahal semua itu adalah semata-mata utusan Tuhan.
Kami melihat dan meyakini bahwa engkau adalah seorang lemah yang tak berdaya, tidak mungkin akan dapat membawa manfaat atau mudarat kepada kami, dan bila kami ingin hendak membinasakan engkau, engkau tidak akan membela diri.
Kalau tidaklah pandangan dan rasa kasihan terhadap keluarga dan karib kerabatmu, tentulah kami sudah melemparimu dengan batu sampai mati.

Engkau sendiri tidak ada harapan dan tidak ada harganya bagi kami karena engkau bukanlah seorang yang gagah berani dan perkasa yang dapat mempertahankan diri dari serangan orang lain.
Hanya semata-mata karena kasihan kepada keluarga dan karib kerabatmulah, kami belum membunuhmu disebabkan mereka masih tetap berada di pihak kami dalam golongan kami dan tidak mau meninggalkan agama kami dan agama nenek moyang kami.

Hud (11) ayat 91 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Hud (11) ayat 91 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Hud (11) ayat 91 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka berkata, "Wahai Syu'aib, kami tidak mengerti kebanyakan dari apa yang kamu katakan.
Kami tegaskan kepadamu bahwa dalam pandangan kami, keberadaanmu di tengah-tengah kami sangat lemah, tidak memiliki kesanggupan untuk membela diri dan meyakinkan, jika kami berkehendak menyakitimu.
Kalau bukan karena kami ingin mengambil hati keluargamu yang seagama dengan kami, tentu kami sudah membunuhmu dengan cara rajam.
Kamu bukanlah seseorang yang berwibawa sehingga kami harus memuliakan serta melindungimu dari perajaman.
Sikap kami terhadap keluargamu itulah yang membuat kami tidak membunuhmu."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka berkata) dengan nada yang menunjukkan kurang perhatian mereka terhadap perkataan Nabi Syuaib ("Hai Syuaib! Kami tidak mengerti) kurang memahami (banyak tentang apa yang kamu katakan itu dan sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu seorang yang lemah di antara kami) maksudnya orang yang rendah (kalau tidaklah karena keluargamu) familimu (tentulah kami telah merajam kamu) dengan batu (sedangkan kamu pun bukanlah seorang yang berwibawa di sisi kami.") bukan orang-orang tidak pantas untuk dihukum rajam, dan sesungguhnya hanya keluargamu sajalah orang-orang yang berwibawa itu.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka berkata :
Hai Syuaib, kami tidak paham banyak apa yang kamu katakan.
Sesungguhnya kami melihat bahwa kamu hanyalah orang lemah, bukan termasuk para pembesar maupun pemimpin di tengah-tengah kami.
Kalau bukan karena keluargamu melindungimu, tentulah kami sudah membunuhmu dengan dirajam (dilempari batu), karena keluarganya termasuk golongan yang seagama dengan mereka.
Engkau tidaklah mempunyai kedudukan dan kehormatan pada diri kami.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Mereka mengatakan:

Hai Syu’aib, kami tidak banyak mengerti.

Maksudnya, kami tidak banyak memahami perkataanmu itu.

...dan sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu seorang yang lemah.

Sa' id ibnu Jubair dan As-Sauri mengatakan, Nabi Syu'aib adalah seorang yang tuna netra.
As-Sauri mengatakan bahwa Nabi Syu'aib dijuluki sebagai juru bicara para nabi.

As-Saddi mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:

Dan sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu seorang yang lemah di antara kami.
Bahwa yang dimaksud ‘lemah’ ialah karena dia sendirian.

Abu Rauq mengatakan bahwa mereka bermaksud bahwa dia adalah orang yang hina, karena kaum kerabatnya tidak memeluk agamanya.

...kalau tidaklah karena keluargamu, tentulah kami telah merajam kamu.

Yang dimaksud dengan rahtun ialah kaum, yakni 'seandainya tidaklah karena kaummu yang kami hormati, niscaya kami akan merajam kamu'.
Menurut suatu pendapat dengan batu, sedangkan menurut pendapat yang lainnya mengatakan dengan caci maki.

...sedangkan kamu pun bukanlah seorang yang berwibawa di sisi kami.

Artinya, kamu bukanlah orang yang berwibawa di kalangan kami.

Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud 'alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh 'alaihis salam, Shaleh 'alaihis salam, Ibrahim 'alaihis salam, Luth 'alaihis salam, Syu'aib 'alaihis salam.
dan Musa 'alaihis salam

Keimanan:

adanya 'Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo'a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.


Gambar Kutipan Surah Hud Ayat 91 *beta

Surah Hud Ayat 91



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Hud

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
4.7
Rating Pembaca: 4.5 (27 votes)
Sending







✔ tafsir surat hud ayat 91

Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku