QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 90 [QS. 11:90]

وَ اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّکُمۡ ثُمَّ تُوۡبُوۡۤا اِلَیۡہِ ؕ اِنَّ رَبِّیۡ رَحِیۡمٌ وَّدُوۡدٌ
Waastaghfiruu rabbakum tsumma tuubuu ilaihi inna rabbii rahiimun waduudun;

Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya.
Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.
―QS. 11:90
Topik ▪ Taubat ▪ Keutamaan taubat ▪ Semua ilmu kembali kepada Allah
11:90, 11 90, 11-90, Hud 90, Hud 90, Hud 90

Tafsir surah Hud (11) ayat 90

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 90. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini diterangkan bahwa Nabi Syuaib ‘alaihis salam menyuruh kaumnya supaya memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan beriman kepada-Nya sebagaimana mestinya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan menyembah berhala-berhala dan patung-patung, dan tidak mengurangi takaran, timbangan dan lain-lain perbuatan yang sifatnya mengambil hak orang lain dengan jalan yang tidak halal.
Kemudian ia menyuruh mereka supaya tobat, yakni kembali kepada jalan yang benar dengan menaati Allah dan larangan-Nya sebagaimana yang disampaikannya kepada mereka, karena sesungguhnya Allah Maha Penyayang dan Pengasih terhadap hamba-Nya yang sudah bertobat dan kembali kepada jalan yang benar dengan memberikan ampunan dan membebaskan dari azab dunia dan akhirat.

Perintah minta ampun dan tobat secara bergandengan seperti pada ayat ini, banyak pula terdapat dalam ayat-ayat lain yang maksudnya hampir sama.
Tetapi kalau perlu perintah istigfar itu ditujukan kepada orang-orang yang masih kafir, maka maksudnya bukan sekadar minta ampun tetapi supaya beriman kepada Allah sebagaimana mestinya.
Adapun tobat ialah menyesali kesalahan yang diperbuat dan kembali kepada jalan yang benar.
Kesalahan yang dimaksud ialah kesalahan-kesalahan yang dilakukan sesudah beriman, sebab kesalahan-kesalahan yang diperbuat di dalam kekafiran bisa hapus sendiri dengan beriman, yakni masuk Islam.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mohonlah kepada Allah agar Dia mengampuni segala dosa kalian.
Kemudian bertobatlah kepada Allah dengan rasa menyesal dan memohon ampunan setiap kali berbuat dosa.
Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pencinta, dan selalu mengampuni dan menyukai hamba-hamba-Nya yang bertobat.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan mohonlah ampun kepada Rabb kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya.

Sesungguhnya Rabbku Maha Penyayang) terhadap orang-orang yang beriman (lagi Maha Pengasih.”) sangat mencintai orang-orang yang beriman.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mohonlah ampun kepada Rabb kalian atas dosa-dosa kalian, kemudian kembalilah menaati-Nya dan teruslah seperti itu.
Sesungguhnya Rabbku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih bagi orang yang bertaubat dan kembali kepada-Nya.
Dia akan merahmati dan menerima taubatnya.
Dalam ayat ini terdapat penetapan sifat rahmat dan mawaddah (pengasih) bagi Allah sesuai dengan yang layak dengan-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan mohonlah ampun kepada Tuhan kalian.

dari dosa-dosa kalian yang terdahulu.

kemudian bertobatlah kepada-Nya.

dari semua perbuatan buruk di masa mendatang.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.

kepada orang yang bertobat kepada-Nya.


Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Hud (11) ayat 90 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Hud (11) ayat 90 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Hud (11) ayat 90 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 123 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 11:90
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
4.6
Ratingmu: 4.4 (16 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim