QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 89 [QS. 11:89]

وَ یٰقَوۡمِ لَا یَجۡرِمَنَّکُمۡ شِقَاقِیۡۤ اَنۡ یُّصِیۡبَکُمۡ مِّثۡلُ مَاۤ اَصَابَ قَوۡمَ نُوۡحٍ اَوۡ قَوۡمَ ہُوۡدٍ اَوۡ قَوۡمَ صٰلِحٍ ؕ وَ مَا قَوۡمُ لُوۡطٍ مِّنۡکُمۡ بِبَعِیۡدٍ
Wayaa qaumi laa yajrimannakum syiqaaqii an yushiibakum mitslu maa ashaaba qauma nuuhin au qauma huudin au qauma shaalihin wamaa qaumu luuthin minkum biba’iidin;

Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kamu) menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak (pula) jauh (tempatnya) dari kamu.
―QS. 11:89
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat ▪ Pengukuhan kenabian dengan mukjizat
11:89, 11 89, 11-89, Hud 89, Hud 89, Hud 89

Tafsir surah Hud (11) ayat 89

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 89. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini diterangkan bahwa Nabi Syuaib ‘alaihis salam menjelaskan kepada kaumnya nasihat-nasihat dan peringatan dengan mengatakan: “Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku dengan kamu, karena kamu masih tetap mempertahankan menyembah berhala-berhala dan patung-patung dan menganiaya hak orang lain dengan mengurangi takaran, timbangan dan lain-lain sebagainya mendorong dan menyebabkan kamu menjadi orang-orang yang jahat sehingga kamu ditimpa oleh azab topan yang membinasakan kamu di dunia ini sebagaimana azab topan yang menenggelamkan kaum Nuh, atau azab angin keras yang memusnahkan kaum Hud atau azab suara keras mengguntur yang mematikan kaum Saleh bergelimpangan.”

Kalau peristiwa-peristiwa azab yang menimpa kaum-kaum itu yang disebabkan pembangkangan mereka terhadap Allah dan Rasul-rasul-Nya yang diutus-Nya kepada mereka masing-masing, tidak dapat menjadi contoh pengajaran dan perbandingan bagimu, karena sudah agak jauh masanya atau tempatnya dari kamu, maka perhatikanlah tentang azab hujan batu yang membakar dan memusnahkan kaum Lut.
Peristiwa ini tidaklah jauh masa dan tempatnya dari kamu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai kaumku, jangan sampai perselisihan yang terjadi antara aku dan kalian membuat kalian keras kepala dan terus dalam kekufuran yang menyebabkan kalian tertimpa azab seperti yang ditimpakan atas kaum Nuh, atau kaum Hud, atau kaum Shalih.
Masa, tempat dan kehancuran kaum Luth, juga tidak jauh dari kalian.
Maka petiklah pelajaran dari itu semua agar kalian tidak ditimpa azab seperti mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(“Hai kaumku! Janganlah membuat kalian jahat) menyebabkan kalian melakukannya (adanya pertentangan dengan aku) pertentangan antara aku dan kalian.

Lafal syiqaaqii menjadi fa’il atau subjek daripada fi’il yajrimannakum, dan lafal qaum yang terkandung di dalamnya berkedudukan menjadi maf’ul awwal atau objek pertama, sedangkan maf’ul yang kedua ialah (hingga kalian ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Saleh) ditimpa azab yang sama (sedangkan kaum Luth tidaklah) artinya tempat tinggal kaum Luth atau waktu mereka dibinasakan (jauh dari kalian) maka ambillah hal itu sebagai pelajaran buat kalian.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Hai kaumku, janganlah permusuhanku, kemarahanku dan perbedaan agama yang aku tentang dan lawan karena kalian kufur terhadap Allah menyebabkan kalian ditimpa adzab sebagaimana yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shalih, yaitu dengan dibinasakan.
Juga adzab yang menimpa kaum Luth, padahal kaum Luth itu tidak jauh tempat dan masanya dari kalian.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Nabi Syu’aib berkata kepada kaumnya:

Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kalian) menyebabkan kalian menjadi jahat.

Maksudnya, janganlah sikap antipati dan kebencianku kepada kalian sampai menyebabkan kalian makin berlanjut dalam mengerjakan kekufuran dan kerusakan yang biasa kalian lakukan itu, akibatnya kalian akan tertimpa azab seperti yang telah menimpa kaum Nuh, kaum Hud, kaum Saleh, dan kaum Lut.

Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kalian) menyebabkan kalian menjadi jahat.
(Q.S. Hud [11]: 89) Yakni hendaknya janganlah sikap berbedaku (dengan kalian) mendorong kalian.

Menurut As-Saddi, makna yang dimaksudkan yaitu ‘pertentangan antara aku dengan kalian mendorong kalian untuk berkelanjutan dalam kesesatan dan kekufuran, akibatnya kalian akan tertimpa azab seperti azab yang telah menimpa mereka.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Auf Al-Himsi, telah menceritakan kepada kami Abul Mugirah Abdul Quddus ibnul Hajyaj, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Uyaynah, telah menceritakan kepadaku Abdul Malik ibnu Abu Sulaiman, dari Ibnu Abu Laila Al-Kindi yang mengatakan, “Ketika aku sedang bersama tuanku seraya memegang tali kendali unta kendaraannya, saat itu orang-orang sedang mengepung rumah Usman ibnu Affan.
Maka Usman ibnu Affan muncul dari rumahnya menghadapi kami, lalu membacakan firman-Nya: ‘Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kalian) menyebabkan kalian menjadi jahat hingga kalian ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Saleh.’ (Q.S. Hud [11]: 89).” Hai kaumku, janganlah kalian membunuhku.
Sesungguhnya jika kalian membunuhku, maka kalian akan seperti ini.
Demikianlah ucapannya seraya menyatukan jari jemari tangannya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

…sedangkan kaum Lut tidak (pula) jauh (tempatnya) dari kalian.

Menurut suatu pendapat, makna yang dimaksud ialah zamannya.

Qatadah mengatakan, makna yang dimaksud ialah ‘sesungguhnya kaum Lut telah binasa kemarin.

Menurut pendapat lainnya lagi, yang dimaksud dengan tidak jauh adalah tempatnya.

Kedua pengertian di atas masing-masing dapat dijadikan sebagai takwilnya.


Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Hud (11) ayat 89 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Hud (11) ayat 89 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Hud (11) ayat 89 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 123 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 11:89
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
4.5
Ratingmu: 4.3 (15 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta