QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 67 [QS. 11:67]

وَ اَخَذَ الَّذِیۡنَ ظَلَمُوا الصَّیۡحَۃُ فَاَصۡبَحُوۡا فِیۡ دِیَارِہِمۡ جٰثِمِیۡنَ
Wa-akhadzal-ladziina zhalamuush-shaihatu fa-ashbahuu fii diyaarihim jaatsimiin(a);

Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya,
―QS. 11:67
Topik ▪ Zat klorofil (hijau daun) pada tumbuhan
11:67, 11 67, 11-67, Hud 67, Hud 67, Hud 67

Tafsir surah Hud (11) ayat 67

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 67. Oleh Kementrian Agama RI

Kaum Samud dibinasakan Allah dengan suara keras yang mengguntur, mengguncangkan hati setiap pendengarnya dan menimbulkan gempa yang amat dahsyat sehingga orang yang berdosa dan durhaka itu jatuh tersungkur tidak sadarkan diri lalu ditelan oleh bumi yang telah rengkah dan pecah belah dan tidak seorang pun di antara mereka yang dapat menyelamatkan diri dari malapetaka itu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Satu suara keras yang disertai goncangan dan petir menimpa mereka karena mereka menzalimi diri dengan kekafiran dan permusuhan.
Kemudian mereka binasa, mati bergelimpangan di tempat tinggal mereka dengan wajah tertelungkup, tanpa gerak sedikit pun.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan satu suara yang keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang lalim itu lalu mereka mati bergelimpangan di tempat tinggal mereka) dalam keadaan bersimpuh pada lutut mereka padahal mereka telah mati semuanya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan suara gutur yang sangat keras menimpa penduduk Tsamud yang zhalim.
Maka mereka mati di rumah-rumah mereka sendiri dengan cepat dan jatuh bergelimpangan di atas wajah mereka tanpa gerakan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kisah ini telah disebutkan di dalam tafsir surat Al-A’raf dengan penjelasan yang terinci sehingga tidak perlu lagi untuk diulangi di sini, dan hanya kepada Allah-lah kami memohon taufik.


Kata Pilihan Dalam Surah Hud (11) Ayat 67

JAATSIM
جَٰثِمِين

Kata kerja (jatsima-yajtsumu) berarti diam di suatu tempat, terikat di tanah dan tidak bergerak. Orang yang diam di suatu tempat dan tidak bergerak disebut jaatsim dan bentuk jamaknya adalah jaatsimuun atau jaatsimiin

Lafaz ini di dalam Al Qur’an hanya di­ sebut dalam bentuk jamaknya yaitu jaatsimiin. Ia diulang lima kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
-Al A’raaf (7), ayat 78, 91;
-Hud (11), ayat 67, 94;
-Al Ankaabut (29), ayat 37.

Dalam kesemua ayat itu, lafaz jaatsimiin berada dalam rangkaian kalimat yang berbentuk

فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

atau

فَأَصْبَحُوا۟ فِى دِيَٰرِهِمْ جَٰثِمِي

yang maksudnya ialah, “Dan jadilah mereka mayat-mayat yang ber­gelimpangan, diam dan tidak bergerak di tempat tinggal mereka” Keadaan seperti itu dialami oleh kaum-kaum yang mendustakan para nabi setelah mereka ditimpa bencana yang dahsyat. Kaum yang digambarkan di dalam Al Qur’an mengalami keadaan itu ada­lah kaum Madyan dan kaum Tsamud.

Kaum Madyan adalah kaum yang me­nentang dakwah Nabi Syu’aib yang me­nyembah Allah, memenuhi hak orang lain dengan menetapkan takaran dan timbangan secara tepat, tidak membuat kerusakan di muka bumi, tidak merampas harta orang lain secara batil dan sebagainya. Oleh karena mereka durhaka dan menentang Nabi Syu’aib, akhirnya Allah menimpakan azab kepada mereka berupa gempa bumi yang hebat sehingga mereka menjadi mayat-mayat yang bergelimpangan, diam dan tidak bergerak di tempat tinggal mereka. Inilah yang diceritakan dalam surah Al A’raaf (7), ayat 91; surah Hud (11), ayat 94 dan surah Al Ankaabut (29), ayat 37.

Kaum kedua yang mengalami keadaan yang sama adalah kaum Tsamud. Mereka ada­lah kaum yang menentang ajakan Nabi Salih menyembah Allah. Malah ketika Nabi Salih melarang mereka menyembelih unta yang me­rupakan mukjizatnya mereka melanggarnya dan berani menyembelih unta itu dan akhir­ nya Allah mengazab mereka dengan mengirim suara yang penuh dengan guntur seperti guruh. Akhirnya, mereka menjadi mayat-mayat yang bergelimpangan, diam dan tidak bergerak di tempat tinggal mereka. Inilah yang dikisahkan dalam surah Al A’raaf (7), ayat 78 dan surah Hud (11), ayat 67.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:148-149

Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Hud (11) ayat 67 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Hud (11) ayat 67 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Hud (11) ayat 67 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 123 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 11:67
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
4.7
Ratingmu: 4.5 (21 orang)
Sending







Pembahasan ▪ qs hud 67

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta