QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 66 [QS. 11:66]

فَلَمَّا جَآءَ اَمۡرُنَا نَجَّیۡنَا صٰلِحًا وَّ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا مَعَہٗ بِرَحۡمَۃٍ مِّنَّا وَ مِنۡ خِزۡیِ یَوۡمِئِذٍ ؕ اِنَّ رَبَّکَ ہُوَ الۡقَوِیُّ الۡعَزِیۡزُ
Falammaa jaa-a amrunaa najjainaa shaalihan waal-ladziina aamanuu ma’ahu birahmatin minnaa wamin khizyi yaumi-idzin inna rabbaka huwal qawii-yul ‘aziiz(u);

Maka tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Shaleh beserta orang-orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami dan dari kehinaan di hari itu.
Sesungguhnya Tuhanmu Dia-Lah yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
―QS. 11:66
Topik ▪ Iman ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala ▪ Zat klorofil (hijau daun) pada tumbuhan
11:66, 11 66, 11-66, Hud 66, Hud 66, Hud 66

Tafsir surah Hud (11) ayat 66

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 66. Oleh Kementrian Agama RI

Tatkala datang malapetaka yang diancamkan Allah kepada kaum Samud sebagai siksaan dan balasan atas kedurhakaan mereka, Allah subhanahu wa ta’ala menyelamatkan Nabi Saleh a.s.
dan orang-orang yang beriman bersamanya dengan karunia dan rahmat-Nya dari azab dan siksaan itu dari kehinaan yang menimpa kaum Samud, pada hari tersebut mereka yang durhaka dimusnahkan semuanya dan terputuslah dari rahmat Allah.
Mereka mendapat nama buruk dalam sejarah manusia yang tentu saja akan dianggap sebagai lembaran hitam yang menodai kemurnian dan ketinggian martabat manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Sungguh amat berat siksaan yang ditimpakan Allah kepada mereka, tetapi tindakan itu adalah adil dan sesuai dengan dosa dan kesalahan yang mereka lakukan.
Allahlah yang berhak melakukannya dan Dialah yang dapat melaksanakannya karena Dia adalah Maha Perkasa dan Maha Kuasa.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ketika datang siksaan itu, Kami selamatkan Shalih dan para pengikutnya yang beriman dari kehancuran dengan rahmat khusus dari Kami.
Kami selamatkan mereka dari kenistaan saat kaum Tsamud Kami hancurkan.
Sesungguhnya Tuhanmu, wahai Muhammad, Mahakuat lagi Mahaperkasa.
Maka yakinlah akan kekuatan, kejayaan, bantuan dan pertolongan-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka tatkala datang perintah Kami) yang memerintahkan supaya mereka dibinasakan (Kami selamatkan Saleh beserta orang-orang yang beriman bersama dia) jumlah mereka ada empat ribu orang (dengan rahmat dari Kami dan) Kami selamatkan pula mereka (dari kehinaan di hari itu) kalau dibaca yaumi-idzin dianggap sebagai isim yang mu`rab dan kalau dibaca yaumaidzin dianggap sebagai isim yang mabni karena diidhafatkan kepada isim yang mabni pula, demikianlah menurut pendapat kebanyakan ahli nahwu.

(Sesungguhnya Rabbmu Dialah Yang Maha Kuasa lagi Maha Perkasa) Maha Menang.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Maka ketika datang ketentuan kami, yaitu dengan membinasakan kaum Tsamud, Kami selamatkan Shalih bersama orang-orang beriman yang bersamanya dari adzab dengan rahmat Kami.
Dan Kami juga menyelamatkan mereka dari kehinaan pada hari itu.
Sesungguhnya Rabbmu (wahai Rasul) Mahakuat lagi Mahaperkasa.
Di antara kekuatan dan keperkasaan-Nya itu Dia berkuasa untuk membinasakan umat-umat yang durhaka dan menyelamatkan para rasul serta pengikut-pengikut mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kisah ini telah disebutkan di dalam tafsir surat Al-A’raf dengan penjelasan yang terinci sehingga tidak perlu lagi untuk diulangi di sini, dan hanya kepada Allah-lah kami memohon taufik.


Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Hud (11) ayat 66 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Hud (11) ayat 66 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Hud (11) ayat 66 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 123 & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah11
Nama SurahHud
Arabهود
ArtiNabi Hud
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu52
JuzJuz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku'0
Jumlah ayat123
Jumlah kata1948
Jumlah huruf7820
Surah sebelumnyaSurah Yunus
Surah selanjutnyaSurah Yusuf
4.6
Ratingmu: 5 (1 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/11-66







Pembahasan ▪ hud ayat 66

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta