QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 45 [QS. 11:45]

وَ نَادٰی نُوۡحٌ رَّبَّہٗ فَقَالَ رَبِّ اِنَّ ابۡنِیۡ مِنۡ اَہۡلِیۡ وَ اِنَّ وَعۡدَکَ الۡحَقُّ وَ اَنۡتَ اَحۡکَمُ الۡحٰکِمِیۡنَ
Wanaada nuuhun rabbahu faqaala rabbi innaabnii min ahlii wa-inna wa’dakal haqqu wa-anta ahkamul haakimiin(a);

Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata:
“Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar.
Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya”.
―QS. 11:45
Topik ▪ Kesabaran para nabi
11:45, 11 45, 11-45, Hud 45, Hud 45, Hud 45

Tafsir surah Hud (11) ayat 45

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 45. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini diterangkan bahwa Nabi Nuh ‘alaihis salam memohon kepada Tuhan agar anaknya yang bernama Kan’an atau Yam diselamatkan dari topan itu, karena anaknya itu adalah termasuk keluarganya dan Allah telah menjanjikan bahwa keluarganya akan diselamatkan dari topan, dan janji Allah adalah benar tidak berubah, dan Ia adalah Hakim Yang Paling Bijaksana dari segala hakim.
Doa Nabi Nuh ‘alaihis salam ini terjadi sebelum anaknya tenggelam, sesudah ia memanggil dan mengajaknya supaya turut masuk ke dalam bahtera itu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Hati Nuh merasa terharu dan sedih sekali melihat keadaan putranya.
Maka dengan merendah diri dan memelas, ia memohon kepada Allah, “Wahai Tuhan yang telah menciptakan dan memelihara aku, sesungguhnya putraku adalah darah dagingku, dan dia termasuk salah seorang keluargaku.
Bukankah Engkau berjanji untuk menyelamatkan keluargaku?
Sesungguhnya janji-Mu itu benar dan pasti akan terjadi.
Engkaulah hakim yang Mahaadil, karena Engkau Mahatahu dan Mahabijaksana.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan Nuh berseru kepada Rabbnya seraya berkata, “Ya Rabbku! Sesungguhnya anakku) yaitu Kan’an (termasuk keluargaku) sedangkan Engkau telah menjanjikan kepadaku akan menyelamatkan mereka (dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar) janji yang tidak akan diingkari.

(Dan Engkau adalah hakim yang seadil-adilnya.”) paling mengetahui masalah kehakiman dan paling adil.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan Nuh berseru kepada Rabb-nya sambil berkata :
Ya Rabbi, sesungguhnya Engkau telah berjanji kepadaku akan menyelamatkanku dan keluargaku dari ditenggelamkan dan dibinasakan, anakku juga termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji-Mu adalah benar, tidak ada pelanggaran, dan Engkaulah Hakim yang seadil-adilnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Sebuah permintaan yang penuh dengan rasa berserah diri dan kejujuran dari Nuh ‘alaihis salam tentang keadaan anaknya yang ditenggelamkan:

Nuh berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku.”

Maksudnya, sedangkan Engkau telah menjanjikan kepadaku keselamatan seluruh keluargaku, dan janji-Mu adalah benar, tidak akan diingkari, maka mengapa Engkau menenggelamkannya.
Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya.


Kata Pilihan Dalam Surah Hud (11) Ayat 45

AHKAM
أَحْكَم

Lafaz ini adalah ism at-tafdil (kata sifat yang menunjukkan lebih dari yang selainnya). Ia berasal dari kata hakama yang berarti menghukum, mengadili, memutuskan dan sebagainya, atau dari ahkama yang bermakna mengerjakan dengan sempurna, menguatkan dan mencegah dari kerusakan.

Lafaz ahkam disebut sebanyak dua kali dalam Al Qur’an, yaitu pada surah:
-Hud (11), ayat 45;
-At Tiin (95) ayat 8.

Menurut An Nasafi, makna lafaz ahkam dalam surah At Tiin adalah Allah akan menghukum orang kafir. Ia berasal dari al hukm (menghukum) dan al qadha’ (mengadili).

Al Khazin menafsirkan ahkamul haakimin dengan “sebaik-baik hakim yang menghukum dan mengadili antara kamu serta antara para pendusta-pendusta agama pada hari kiamat.”

Ibn Abbas menerangkan Allah sebaik­-baik hakim dan Maha Sempurna dari yang sempurna dalam menghidupkan kamu setelah mati.

At Tabari berkata,
tafsiran lafaz itu adalah Allah Maha Adil dan sebaik-baik hakim dalam memutuskan kebenaran.

Menurut Al Qurtubi, ia bermakna memutuskan kebenaran serta mengadili antara makhluknya dengan seadil-adilnya. Maka, makna ahkam dalam Al Qur’an ialah sebaik-baik hakim, pengadil, pemutus dan sebagainya.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:27

Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Hud (11) ayat 45 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Hud (11) ayat 45 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Hud (11) ayat 45 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 123 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 11:45
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
4.9
Ratingmu: 4.7 (13 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim