Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 34 [QS. 11:34]

وَ لَا یَنۡفَعُکُمۡ نُصۡحِیۡۤ اِنۡ اَرَدۡتُّ اَنۡ اَنۡصَحَ لَکُمۡ اِنۡ کَانَ اللّٰہُ یُرِیۡدُ اَنۡ یُّغۡوِیَکُمۡ ؕ ہُوَ رَبُّکُمۡ ۟ وَ اِلَیۡہِ تُرۡجَعُوۡنَ
Walaa yanfa’ukum nushhii in aradtu an anshaha lakum in kaanallahu yuriidu an yughwiyakum huwa rabbukum wa-ilaihi turja’uun(a);

Dan tidaklah bermanfaat kepadamu nasehatku jika aku hendak memberi nasehat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu, Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”.
―QS. 11:34
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Kebenaran hari penghimpunan ▪ Allah menepati janji
11:34, 11 34, 11-34, Hud 34, Hud 34, Hud 34

Tafsir surah Hud (11) ayat 34

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan lanjutan jawaban dan penjelasan Nabi Nuh a.s.
kepada kaumnya yang membangkang itu, bahwa apa pun yang disampaikan kepada mereka yang berupa nasihat-nasihat dalam rangka mengajak kepada jalan yang benar dan memperingatkan mereka supaya terhindar dari azab Allah di dunia dan di akhirat, akan tetapi semua itu tidaklah akan ada gunanya dan manfaatnya, jika mereka masih tetap disesatkan oleh panggilan dan bujukan hawa nafsu mereka yang sudah menjadi kehendak Allah untuk menjadi sebab kebinasaan mereka di dunia ini dan azab yang abadi di akhirat.
Selanjutnya Nabi Nuh a.s.
menjelaskan kepada mereka, bahwa sesungguhnya Allah adalah Tuhan mereka yang memiliki dan mengatur sunah-Nya di dalam dunia ini sehingga segala sesuatu menurut ketentuan, ukuran dan masanya.
Dan akhirnya semua akan kembali kepada-Nya di akhirat untuk menerima balasan amalnya dengan balasan yang baik atau buruk sesuai dengan amal perbuatannya di dunia ini.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Nasihatku tidak akan berguna bagi kalian jika semata-mata karena keinginan baikku kepada kalian, sementara Allah–karena ilmu dan takdir-Nya mengetahui kebobrokan hati kalian sehingga tidak dapat menerima kebenaran–menghendaki kalian sesat.
Dialah Tuhanmu Yang Mahasuci, tempat kembali kalian di hari kiamat.
Dan Dia akan membalas apa yang telah kalian lakukan.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan tidaklah bermanfaat kepada kalian nasihatku jika aku hendak memberi nasihat kepada kalian sekiranya Allah hendak menyesatkan kalian) artinya berkehendak untuk membuat kalian sesat.
Jawab syarat tersirat dari makna yang terkandung di dalam kalimat, ‘Dan tidaklah bermanfaat kepada kalian nasihatku.’ (Dia adalah Rabb kalian dan kepada-Nyalah kalian dikembalikan”).
Selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Nasihat dan upayaku untuk mengajak kalian beriman tidaklah berguna, jika Allah hendak menyesatkan dan membinasakan kalaian.
Allahlah penguasa kalian, dan kepada-Nya-lah kalian dikembalikan di akhirat untuk dihisab dan diberi balasan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Artinya, tiada manfaatnya bagi kalian penyampaianku, peringatanku, dan nasihatku kepada kalian.

…sekiranya Allah hendak menyesatkan kalian.

Yakni jika Dia hendak menyesatkan dan membinasakan kalian.

Dia adalah Tuhan kalian, dan hanya kepada-Nyalah kalian dikembalikan.

Dia adalah yang memiliki kendali semua urusan, Dialah Yang mengatur dan Hakim Yang Mahaadil yang tidak akan lalim.
Milik-Nyalah semua makhluk dan urusan.
Dialah yang memulai penciptaan dan yang mengembalikannya.
Dia adalah Raja dunia dan akhirat.


Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Hud (11) ayat 34 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Hud (11) ayat 34 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Hud (11) ayat 34 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full 123 Ayat & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah11
Nama SurahHud
Arabهود
ArtiNabi Hud
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu52
JuzJuz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku'0
Jumlah ayat123
Jumlah kata1948
Jumlah huruf7820
Surah sebelumnyaSurah Yunus
Surah selanjutnyaSurah Yusuf
4.4
Ratingmu: 4.4 (16 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/11-34







Pembahasan ▪ al quran surat 11 ayat 34 ▪ qs 11 34

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta