Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 17 [QS. 11:17]

اَفَمَنۡ کَانَ عَلٰی بَیِّنَۃٍ مِّنۡ رَّبِّہٖ وَ یَتۡلُوۡہُ شَاہِدٌ مِّنۡہُ وَ مِنۡ قَبۡلِہٖ کِتٰبُ مُوۡسٰۤی اِمَامًا وَّ رَحۡمَۃً ؕ اُولٰٓئِکَ یُؤۡمِنُوۡنَ بِہٖ ؕ وَ مَنۡ یَّکۡفُرۡ بِہٖ مِنَ الۡاَحۡزَابِ فَالنَّارُ مَوۡعِدُہٗ ۚ فَلَا تَکُ فِیۡ مِرۡیَۃٍ مِّنۡہُ ٭ اِنَّہُ الۡحَقُّ مِنۡ رَّبِّکَ وَ لٰکِنَّ اَکۡثَرَ النَّاسِ لَا یُؤۡمِنُوۡنَ
Afaman kaana ‘ala bai-yinatin min rabbihi wayatluuhu syaahidun minhu wamin qablihi kitaabu muusa imaaman warahmatan uula-ika yu’minuuna bihi waman yakfur bihi minal ahzaabi fannaaru mau’iduhu falaa taku fii miryatin minhu innahul haqqu min rabbika walakinna aktsarannaasi laa yu’minuun(a);
Maka apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang yang sudah mempunyai bukti yang nyata (Alquran) dari Tuhannya, dan diikuti oleh saksi dari-Nya dan sebelumnya sudah ada pula Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat?
Mereka beriman kepadanya (Alquran).
Barangsiapa mengingkarinya (Alquran) di antara kelompok-kelompok (orang Quraisy), maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah engkau ragu terhadap Alquran.
Sungguh, Alquran itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
―QS. Hud [11]: 17

Daftar isi

So is one who (stands) upon a clear evidence from his Lord (like the aforementioned)?
And a witness from Him follows it, and before it was the Scripture of Moses to lead and as mercy.
Those (believers in the former revelations) believe in the Qur’an.
But whoever disbelieves in it from the (various) factions – the Fire is his promised destination.
So be not in doubt about it.
Indeed, it is the truth from your Lord, but most of the people do not believe.
― Chapter 11. Surah Hud [verse 17]

أَفَمَن apakah orang

Then is he who
كَانَ adalah

is
عَلَىٰ atas

on
بَيِّنَةٍ bukti nyata

a clear proof
مِّن dari

from
رَّبِّهِۦ Tuhannya

his Lord,
وَيَتْلُوهُ dan membacakannya

and recites it,
شَاهِدٌ seorang saksi

a witness
مِّنْهُ daripada-Nya

from Him,
وَمِن dan dari

and before it *[meaning includes next or prev. word]
قَبْلِهِۦ sebelumnya

and before it *[meaning includes next or prev. word]
كِتَٰبُ Kitab

(was) a Book
مُوسَىٰٓ Musa

(of) Musa
إِمَامًا pedoman

(as) a guide
وَرَحْمَةً dan rahmat

and (as) mercy?
أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

Those
يُؤْمِنُونَ mereka beriman

believe
بِهِۦ dengannya

in it.
وَمَن dan barang siapa

But whoever
يَكْفُرْ kafir

disbelieves
بِهِۦ dengannya

in it
مِنَ dari/diantara

among
ٱلْأَحْزَابِ golongan

the sects,
فَٱلنَّارُ maka neraka

then the Fire
مَوْعِدُهُۥ diancamkannya

(will be) his promised (meeting) place.
فَلَا maka janganlah

So (do) not
تَكُ kamu

be
فِى dalam

in
مِرْيَةٍ keraguan

doubt
مِّنْهُ daripadanya

about it.

Tafsir

Alquran

Surah Hud
11:17

Tafsir QS. Hud (11) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Kemudian Allah menjelaskan bahwa nasib orang-orang kafir yang tersesat itu tidak sama dengan orang-orang yang berada di bawah cahaya yang terang-benderang yang datang dari Allah dan dibimbing pula oleh petunjuk-petunjuk-Nya yang membuktikan kebenaran agamanya yaitu Al-Quran.
Kebenaran itu juga didukung oleh bukti-bukti yang lain yang datang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat yang diturunkan kepada Musa sebagai landasan iman yang menjadi rahmat bagi orang yang mempercayainya di kalangan Bani Israil.

Orang-orang yang mempunyai sifat yang demikian utamanya itu tentu tidak sama dengan orang-orang yang hanya mengejar kehidupan dunia yang fana, dan tidak sama pula dengan orang yang mengutamakan kehidupan kerohanian saja untuk mencapai kebahagiaan di akhirat.


Barang siapa memperhatikan beberapa segi keutamaan yang tersebut dalam ayat ini, mereka itulah orang-orang yang beriman, yang menghimpun antara dalildalil yang nyata dan dalildalil yang diambil dari kitab lain.

Mereka meyakini bahwa Al-Quran itu bukan buatan Muhammad akan tetapi semata-mata wahyu dan firman Allah.


Karena itu jangan sampai ada yang meragukan kebenaran Al-Quran itu.

Al-Quran tidak mengandung kebatilan, baik ayat-ayatnya yang pertama turun, hingga yang terakhir.
Dia adalah firman Allah Yang Mahabijaksana dan Maha Terpuji.

Tetapi amat disayangkan bahwa kebanyakan manusia tidak beriman kepadanya.
Adapun orang-orang musyrik tidak mau beriman disebabkan oleh kesombongan para pemuka-pemukanya dan karena taklid buta dari pengikut-pengikutnya terhadap ajaran nenek moyang mereka yang sesat.

Demikian pula ahli kitab, karena suka mengubah agama nabi-nabinya dan mengadakan berbagai macam bidah dalam agama.

Tafsir QS. Hud (11) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah orang yang menjalani kehidupan dengan petunjuk Tuhan, dan mencari kebenaran secara ikhlas dengan didukung saksi kebenaran dari Allah yang ada pada zamannya, berupa Alquran, dan yang ada sebelumnya berupa, kitab suci Musa, yang Allah turunkan sebagai pedoman dan wujud kasih sayang, sederajat dengan orang yang berjalan dalam kesesatan dan kebutaan, yang tidak memikirkan selain kesenangan dan perhiasan dunia?
Mereka yang disebut pertama adalah orang-orang yang hatinya dicerahkan oleh Allah.
Mereka adalah orang-orang yang mengimani Nabi dan kitab yang diturunkan kepadanya.


Adapun yang disebut kedua, mereka adalah orang-orang yang menolak dan menentang kebenaran, dan neraka adalah tempatnya di hari kiamat.
Maka janganlah kamu, wahai Nabi, menyangsikan kebenaran Alquran yang Allah turunkan ini, satu kitab suci yang tidak mengandung kesalahan sedikit pun.


Kendati pun demikian, kebanyakan manusia lebih mengikuti hawa nafsu mereka yang menyesatkan sehingga mereka tidak mengimani apa yang mesti mereka imani.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah orang yang mempunyai hujjah dan bukti nyata dari Rabb-nya atas apa yang diimaninya, dan menyeru kepadanya dengan wahyu yang diturunkan Allah, yang didalamnya terdapat bukti ini, kemudian mengemukakan bukti lain yang memperkuatnya, yaitu Jibril atau Muhammad, lalu diperkuat oleh bukti yang ketiga dan sebelum Alquran yaitu Taurat (kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa sebagai penuntun dan rahmat bagi orang yang mempercayainya).
Maka, apakah dia itu sama seperti orang yang hanya mengharapkan kehidupan duniawi yang fana dengan segala kesenangannya?
Mereka itulah orang-orang yang membenarkan Alquran dan menjalankan hukum-hukumnya.


Barangsiapa yang kufur terhadap Alquran, yaitu mereka yang berkumpul menentang Rasulullah, maka balasannya adalah neraka.
Dia pasti akan memasukinya.


Janganlah engkau (wahai Rasul) ragu-ragu terhadap urusan Alquran dan bahwa Alquran diturunkan dari sisi Allah, setelah engkau melihat berbagai dalil dan bukti itu.
Dan ketahuilah, bahwa agama inilah yang benar dari Rabb-mu, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mempercayainya dan tidak menjalankan apa yang diperintahkan kepada mereka.


Ini adalah pengarahan yang bersifat umum kepada umat Nabi Muhammad

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah orang yang mempunyai bukti) penjelasan


(dari Rabbnya) yaitu Nabi ﷺ atau orang-orang mukmin yang dimaksud dengan bukti adalah Alquran


(dan diikuti pula) dipanuti


(oleh saksi) baginya yang membenarkannya


(dari-Nya) yaitu dari Allah, yang dimaksud adalah malaikat Jibril


(dan sebelumnya) sebelum Alquran


(telah ada kitab Musa) yaitu kitab Taurat yang menyaksikan kebenaran Alquran pula


(yang menjadi pedoman dan rahmat?) menjadi kata keterangan dari Alquran.
Apakah keadaannya sama dengan orang-orang yang tidak demikian keadaannya?
Tentu saja tidak


(mereka itu) yakni orang-orang yang mempunyai bukti


(beriman kepadanya) kepada Alquran, maka bagi mereka surga.


(Dan barang siapa di antara golongan yang bersekutu ingkar kepada Alquran) semua orang-orang kafir


(maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah kamu ragu-ragu) menaruh syak


(kepadanya) kepada Alquran


(Sesungguhnya Alquran itu benar-benar dari Rabbmu tetapi kebanyakan manusia) penduduk Mekah


(tidak beriman).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala, menceritakan perihal orang-orang mukmin yang berada pada fitrah Allah yang telah difitrahkan-Nya kepada semua hamba-Nya, yaitu pengakuan yang menyatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah.
Disebutkan oleh Allah melalui firman-Nya:

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam), (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia me­nurut fitrah itu.
(QS. Ar-Rum [30]: 30), hingga akhir ayat.

Di dalam hadis Sahihain disebutkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Setiap anak dilahirkan atas fitrah, maka hanya kedua orang tuanyalah yang menjadikannya seorang Yahudi atau seorang Nasrani atau seorang Majusi.
Sama halnya dengan ternak unta betina yang melahirkan unta dalam keadaan utuh, apakah kalian melihat adanya kecacatan pada telinganya?

Di dalam kitab Sahih Muslim disebutkan melalui Iyad ibnu Hammad, dari Rasulullah ﷺ yang telah bersabda:

Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman,
"Sesungguhnya Aku telah menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan hanif lalu datanglah setan kepada mereka sehingga setan menyesatkan mereka dari agamanya.
Dan setan mengharamkan atas mereka apa yang telah Aku halalkan kepada mereka.
Dan setan memerintahkan kepada mereka agar mempersekutukan Aku dengan apa yang Aku tidak menurunkan keterangan tentangnya."

Di dalam kitab Musnad dan kitab Sunan disebutkan seperti berikut:

Setiap anak dilahirkan dalam keadaan memeluk agama (Islam) ini, sehingga lisannya dapat berbicara mengungkapkan keinginannya.

Tetapi orang mukmin tetap dalam keadaan fitrah ini.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

..dan diikuti pula oleh seorang saksi dari Allah

Maksudnya, yang disampaikan oleh saksi dari sisi Allah, yaitu apa yang diwahyukan oleh Allah kepada para nabi, berupa syariatsyariat yang suci sempurna, diagungkan, dan diakhiri dengan syariat Nabi Muhammad ﷺ

Karena itulah Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Abul Aliyah, Ad-Dahhak, Ibrahim An-Nakha’i, As-Saddi, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya berikut ini :

…dan diikuti pula oleh seorang saksi dari Allah
Menurut mereka, yang dimaksud adalah Malaikat Jibrilalaihis salam

Diriwayatkan pula dari Ali r.a., Al-Hasan, dan Qatadah, bahwa yang dimaksud ialah Nabi Muhammad ﷺ Kedua pendapat tersebut berdekatan maknanya, karena Jibrilalaihis salam dan Muhammad ﷺ masing-masing telah menyampaikan risalah Allah subhanahu wa ta’ala, Malaikat Jibril menyampaikan kepada Nabi Muhammad, dan Nabi Muhammad menyampaikan kepada umat.

Menurut pendapat lain, makna yang dimaksud adalah Ali r.a. Tetapi pendapat ini lemah dan tidak diketahui sumbernya, pendapat yang pertama dan yang kedualah yang benar.

Seorang mukmin dengan bekal fitrah yang ada pada dirinya dapat menyaksikan kebenaran syariat secara global, dan secara rinci tersimpulkan dari syariat itu sendiri.
Kemudian fitrahnya membenarkan dan mengimaninya.
Karena itulah Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman:

Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al Qur’an) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh saksi dari Allah.

Yakni Alquran yang disampaikan oleh Jibril kepada Nabi ﷺ, kemudian Nabi Muhammad ﷺ menyampaikannya kepada umatnya.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman:

…dan sebelum Alquran itu telah ada kitab Musa.
Artinya, sebelum Alquran telah ada kitab Musa, yaitu Taurat.

…yang menjadi pedoman dan rahmat.

Allah menurunkannya kepada umat tersebut sebagai pedoman dan panutan yang mereka ikuti serta sebagai rahmat dari Allah buat mereka.
Maka barang siapa yang beriman kepadanya (Taurat) dengan sebenarnya, niscaya hal itu akan membimbingnya untuk beriman kepada Alquran.
Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:

Mereka itu beriman kepada Alquran.

Kemudian Allah berfirman mengancam orang yang mendustakan Alquran atau sesuatu dari Alquran, yaitu:

Dan barang siapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Alquran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya.

Maksudnya, barang siapa dari kalangan penduduk bumi yang kafir kepada Alquran, baik dari kalangan orang-orang musyrik, orang-orang kafir, orang-orang ahli kitab, dan lain-lainnya dari kalangan keturunan anak Adam dengan berbagai warna kulit, bentuk, dan bangsanya yang telah sampai kepadanya Alquran, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

supaya dengan Alquran itu aku memberi peringatan kepada kalian dan kepada orang-orang yang sampai Alquran (kepadanya).
(QS. Al-An’am [6]: 19)

Katakanlah
"Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian semua."
(QS. Al- A’raf:
158)

Dan barang siapa di atara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Alquran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya.

Di dalam kitab Sahih Muslim disebutkan melalui hadis Syu’bah, dari Abu Bisyr, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Abu Musa Al-Asy’ari r.a., bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan­nya, tiada seorang pun dari kalangan umat ini yang mendengar tentang aku, baik dia orang Yahudi ataupun orang Nasrani, lalu ia tidak beriman kepadaku, melainkan pasti masuk neraka.

Abu Ayyub As-Sukhtiyani telah meriwayatkan dari Sa’id ibnu Jubair yang mengatakan bahwa tidak sekali-kali ia mendengar suatu hadis dari Nabi ﷺ menurut apa adanya melainkan ia menjumpai yang sesuai dengannya atau yang membenarkannya di dalam Alquran.
Telah sampai pula kepadanya bahwa Nabi ﷺ pernah bersabda:

Tiada seorang pun dari kalangan umat ini yang mendengar aku, baik dia orang Yahudi ataupun orang Nasrani, lalu ia tidak beriman kepadaku melainkan masuk neraka.

Kemudian ia berkata kepada dirinya sendiri, manakah hal yang membenarkannya dari Kitabullah?
Karena jarang sekali ia mendengar sesuatu hadis dari Rasulullah, melainkan ia menjumpai hal yang membenarkannya di dalam Alquran.
Akhirnya ia menjumpainya pada ayat berikut:

Dan barang siapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Alquran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya.

Yakni dari kalangan pemeluk semua agama.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu terhadap Alquran itu.
Sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar dari Tuhanmu.
, hingga akhir ayat.

Artinya, Alquran itu benar-benar dari Allah, tiada keraguan dan tiada kebimbangan di dalamnya.
Seperti yang disebutkan pula di dalam firman-Nya:

Alif Lam Mim.
Turunnya Alquran yang tidak ada keraguan padanya (adalah) dari Tuhan semesta alam.
(QS. As-Sajdah [32]: 1-2)

Alif Lam Mim.
Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya.
(QS. Al-Baqarah [2]: 1-2)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.

Ayat tersebut sama halnya dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya.
(QS. Yusuf [12]: 103)

Dan Jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah (QS. Al-An’am [6]: 116)

Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman.
(QS. Saba‘ [34]: 20)

Kata Pilihan Dalam Surah Hud (11) Ayat 17

AHZAB
أَحْزَاب

Lafaz ini adalah kata nama.
Al ahzab adalah nama untuk salah satu surah di dalam Al Qur’an.
Kata ini juga tergolong dalam lafaz jamak di mana lafaz mufradnya adalah hizb yang bermakna berpihak-pihak atau berpuak-puak.

Kata ini disebut sebanyak 11 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah :
• Ar Ra’d (13), ayat 36
Maryam (19), ayat 37
Hud (11), ayat 17
Al Ahzab (33), ayat 20 dan 22
• Al Mu’minuun (23), ayat 5 dan 30
Shad (38), ayat 11 dan 13
Az Zukhruf (43), ayat 65

Fakhr Ad Din Ar Razi menjelaskan, menurut Hasan dan Qatadah, al ahzab dalam ayat 36 surah Ar Ra’d bermakna golongan golongan Yahudi, Nasrani dan orang kafir.
Kata ini juga dinisbahkan kepada nama satu peperangan yang dilakukan oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Nabi Muhammad pada bulan Syawal tahun ke- 5 Hijrah.
Pada tahun ini, kaum muslimin melawan tentara Ahzab (golongan-golongan yang bersekutu dan jumlah mereka mencapai 10 000 orang) yang menyerbu kota Madinah.
Tentara Islam dalam usaha mempertahankan kota Madinah di bawah pimpinan Nabi Muhammad membuat parit-parit yang dalam dan lebar di sebelah utara kota Madinah.
Oleh karena itu, peperangan ini juga disebut sebagai Perang Khandak (parit).

Bahagian kota yang lain dijaga dengan ketat sehingga serangan tentara Ahzab dapat digagalkan.
Lebih 20 hari kota Madinah dikepung tentara sehingga kaum Muslimin kekurangan bahan makanan dan pada saat itu, golongan Yahudi mengkhianati tentara Islam.
Dalam suasana gawat itu, Allah menurunkan hujan lebat dengan angin yang kencang dan memporak porandakan tentara Ahzab.
Mereka kembali tanpa membawa hasil apa-apa dalam Perang Ahzab ini.
Enam orang gugur sebagai syuhada, antaranya Sa’ad bin Mu’adz.
Apabila peperangan tamat, dua tokoh Quraisy memeluk Islam yaitu Amru bin Al Ash dan Khalid bin Al Walid.
Peperangan ini adalah peperangan terakhir antara kaum Muslimin dengan kafir Quraisy.
Ahzab adalah golongan yang menentang hukum Allah dengan terang-terangan Kesimpulan yang dapat dibuat bagi lafaz al Ahzab ini adalah puak-puak atau golongan-golongan yang mengingkari perintah Allah.
Lebih khusus lagi, golongan al Ahzab ini menentang kaum Muslimin dalam Perang Khandak atau Perang Ahzab.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:35-36

Unsur Pokok Surah Hud (هود)

Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.

Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hudalaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuhalaihis salam, Shalehalaihis salam, Ibrahimalaihis salam, Luthalaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam, dan Musaalaihis salam

Keimanan:

▪ Adanya ‘Arsy Allah.
▪ Kejadian alam dalam 6 pase.
▪ Adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

▪ Agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan.
▪ Tidak boleh berlaku sombong.
▪ Tidak boleh mendoa atau mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

▪ Kisah Nuh `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Huud `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Shaleh `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Syuaib `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Luth `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Musa `alaihis salam dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi.
▪ Air sumber segala kehidupan.
Sembahyang itu memperkuat iman.
Sunnah Allah yang berhubungan dengan kebinasaan suatu kaum.

Audio

QS. Hud (11) : 1-123 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 123 + Terjemahan Indonesia

QS. Hud (11) : 1-123 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 123

Gambar Kutipan Ayat

Surah Hud ayat 17 - Gambar 1 Surah Hud ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 11:17
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, “Nabi Hud”) adalah surah ke-11 dalam Alquran dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu’aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
Sending
User Review
4.3 (13 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

11:17, 11 17, 11-17, Surah Hud 17, Tafsir surat Hud 17, Quran Hud 17, Surah Hud ayat 17

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Hud

۞ QS. 11:1 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 11:2 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 11:3 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdirIslam menghapus dosa masa lalu • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:4 Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 11:5 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 11:6 • Keluasan ilmu Allah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 11:7 Arsy • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 11:8 • Segala sesuatu ada takdirnya • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 11:11 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 11:12 Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 11:13 • Mendustai Allah

۞ QS. 11:14 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 11:15 Riyaa’ dalam berbuat baik • Perbuatan dan niat

۞ QS. 11:16 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Perbuatan orang kafir sia-sia • Riyaa’ dalam berbuat baik • Perbuatan dan niat • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 11:17 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Islam agama fitrah • Azab orang kafir

۞ QS. 11:18 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:19 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:20 • Al Wali (Maha Pelindung) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:21 • Mendustai Allah • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 11:22 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:23 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 11:24 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 11:26 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:27 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:28 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:29 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 11:30 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 11:31 • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 11:33 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 11:34 Tauhid RububiyyahSifat Iradah (berkeinginan) • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 11:35 • Mendustai Allah • Rasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 11:36 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:37 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:38 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:39 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:41 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Minta tolong kepada Allah • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 11:43 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:44 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:45 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:46 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 11:47 Ar Rabb (Tuhan) • Memohon ampun

۞ QS. 11:48 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:49 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib

۞ QS. 11:50 Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 11:51 • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 11:52 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:54 • Bebas dari kekafiran dan orang-orang kafirRasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik

۞ QS. 11:56 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:57 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hafiz (Maha Penjaga) • Penghinaan orang kafir terhadap Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 11:58 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 11:59 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:60 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:61 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Al Qarib (Maha Dekat) • Al Mujib (Maha Pengabul doa) • Islam agama para nabi

۞ QS. 11:62 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:63 Ar Rabb (Tuhan) • An-Nashir (Maha Penolong)

۞ QS. 11:65 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:66 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat) •

۞ QS. 11:67 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:68 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 11:69 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 11:70 • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 11:72 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 11:73 • Kekuasaan Allah • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Majid (Maha Bagus) • Doa malaikat untuk umat muslim

۞ QS. 11:76 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:77 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 11:79 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:81 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir

۞ QS. 11:82 • Kekuasaan Allah • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 11:83 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 11:84 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 11:87 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:88 Ar Rabb (Tuhan) • Taufiq dari Allah

۞ QS. 11:89 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:90 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Wadud (Maha Kasih sayang) •

۞ QS. 11:91 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:92 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muhith (Maha Mengetahui) • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 11:93 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:94 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Azab orang kafir

۞ QS. 11:97 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:98 • Setiap umat mengikuti apa yang telah mereka sembah • Azab orang kafir

۞ QS. 11:99 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:101 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 11:102 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:103 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 11:104 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 11:105 • Derajat para pemeluk agama • Sifat hari penghitungan • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 11:106 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 11:107 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 11:108 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 11:109 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:110 Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 11:111 Ar Rabb (Tuhan) • Al Khabir (Maha Waspada) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 11:112 • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 11:113 • Al Wali (Maha Pelindung) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:114 • Amal shaleh sebagai pelebur dosa-dosa kecil

۞ QS. 11:115 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 11:116 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:117 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:118 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:119 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Pahala jin dan balasannya

۞ QS. 11:121 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:122 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:123 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan •

Ayat Pilihan

Yakinlah bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah.
Mohonlah ampunan atas dosamu & dosa orang-orang Mukmin,
laki-laki & perempuan.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tempat pergi & tempat tinggalmu.

QS. Muhammad [47]: 19

Dan barang siapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu.
Hanya kepada Kami-lah mereka kembali,
lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
QS. Luqman [31]: 23

Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang beriman, ketika ia berkata:
“Ya Rabbku, bangunkan untukku sebuah rumah di sisiMu dalam firdaus, dan selamatkan aku dari Firaun & perbuatannya, dan selamatkan aku dari kaum yang zhalim
QS. At-Tahrim [66]: 11

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

+

Array

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus

hakiki

Apa itu hakiki? ha.ki.ki benar; sebenarnya; sesungguhnya; orang yang melaksanakan ajaran Islam secara sempurna akan mencapai kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat … •

Fathul Bari

Apa itu Fathul Bari? Fathul Bari (Arab: فتح الباري‎) atau lengkapnya berjudul “Fath Al-Bari bi Syarh Shahih Al-Bukhari” adalah Kitab yang sangat penting kedudukannya pada kalang...

perang sabil

Apa itu perang sabil? perang yang bertujuan membela agama Islam; perang di jalan Allah … •