QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 13 [QS. 11:13]

اَمۡ یَقُوۡلُوۡنَ افۡتَرٰىہُ ؕ قُلۡ فَاۡتُوۡا بِعَشۡرِ سُوَرٍ مِّثۡلِہٖ مُفۡتَرَیٰتٍ وَّ ادۡعُوۡا مَنِ اسۡتَطَعۡتُمۡ مِّنۡ دُوۡنِ اللّٰہِ اِنۡ کُنۡتُمۡ صٰدِقِیۡنَ
Am yaquuluunaaftaraahu qul fa’tuu bi’asyri suwarin mitslihi muftarayaatin waad’uu maniistatha’tum min duunilllahi in kuntum shaadiqiin(a);

Bahkan mereka mengatakan:
“Muhammad telah membuat-buat Al Quran itu”,
Katakanlah:
“(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar”.
―QS. 11:13
Topik ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala
11:13, 11 13, 11-13, Hud 13, Hud 13, Hud 13

Tafsir surah Hud (11) ayat 13

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Orang-orang kafir Mekah menuduh bahwa Muhammad itu telah mengada-adakan Alquran.
Mereka menuduh bahwa Alquran itu bukan wahyu dari Allah akan tetapi semata-mata bikinan Muhammad belaka.

Nabi Muhammad diperintahkan untuk menantang orang-orang kafir Quraisy itu, termasuk pula orang-orang yang meragukan bahwa Alquran itu sebagai Firman Allah.
Tantangan itu bahwa apabila mereka meragukan Alquran itu dan menganggap bahwa Alquran itu hanya bikinan Muhammad saja, bukan wahyu Allah, maka mereka diminta membuat sepuluh surat yang sama dengan Alquran yang isinya mencakup hukum-hukum (syariat) kemasyarakatan, hikmah-hikmah, nasihat-nasihat, berita-berita yang gaib tentang umat-umat yang terdahulu dan berita-berita yang gaib tentang peristiwa yang akan datang, dengan susunan kata-kata yang sangat indah dan halus sukar ditiru oleh siapa pun, karena ketinggian bahasanya yang mempunyai pengaruh yang sangat mendalam kepada jiwa tiap-tiap orang yang membaca dan mendengarnya.
Sesudah itu dijelaskan bahwa mereka telah mengenal Muhammad.
Beliau telah bergaul berpuluh-puluh tahun di tengah-tengah mereka, dan mereka tidak pernah menemukan beliau berdusta atau menyalahi janji sehingga mendapat gelar Al-Amin, maka sifat Muhammad yang sudah terkenal kejujurannya sebelum diangkat menjadi nabi, tidak wajarlah apabila beliau tiba-tiba berubah menjadi penipu atau pendusta seperti mereka menuduh beliau mengada-adakan Alquran, dan mengatakannya dari Allah.

Seorang sastrawan bagaimana pun pandainya dan mahirnya membuat suatu karangan, tentu dapat saja ditiru atau diimbangi oleh sastrawan yang lain, tetapi orang musyrikin tidak mampu menciptakan surat-surat yang sama dengan Alquran itu, padahal mereka sebagai pemimpin Quraisy adalah termasuk pujangga-pujangga, ahli bahasa dan sastrawan-sastrawan ulung, karena hasil karya kesusastraan mereka dalam bentuk syair sering dipamerkan bahkan dipertandingkan dalam gelanggang musabaqah keindahan bahasa di pasar Ukaz, Zul Majaz, Zul Majannah dan lain-lainnya.
Dan jika mereka secara sendiri-sendiri ternyata tidak mampu mengemukakan surat-surat yang sama seperti Alquran maka mereka dipersilakan mengundang orang-orang yang sanggup membantu mereka jika mereka memang orang-orang yang benar.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya dalam Al Quran terdapat bukti yang menegaskan kebenaranmu.
Jika mereka berkata, “Sesungguhnya kamulah yang menyusunnya, atau kamu telah mengada-adakan kebohongan kepada Allah,” maka katakanlah kepada mereka, “Jika Al Quran merupakan hasil karya manusia, tentu manusia mampu membuat yang serupa dengan Al Quran.
Dan karena kalian adalah para pujangga dan ahli sastera, cobalah membuat sepuluh surat yang sebanding dengan Al Quran.
Mintalah bantuan jin dan manusia yang dapat menolong kalian, jika anggapan bahwa Al Quran adalah ucapan manusia itu benar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Bahkan) akan tetapi apakah (mereka mengatakan, “Muhammad telah membuat-buatnya”) yakni Alquran itu (Katakanlah, “Kalau demikian, maka datangkanlah sepuluh surah-surah semisal dengannya) dalam masalah kefasihan bahasa dan ketinggian paramasastranya (yang dibuat-buat) karena sesungguhnya kalian sama denganku adalah orang-orang Arab yang fasih dalam berbahasa.

Allah subhanahu wa ta’ala menantang mereka untuk pertama kalinya supaya mereka mendatangkan sepuluh surah, kemudian pada tantangan yang berikutnya cukup hanya dengan satu surah saja (dan panggillah orang-orang yang kalian sanggup memanggilnya selain Allah) selain dari Allah (jika kalian memang orang-orang yang benar.”) di dalam tuduhan kalian yang menyatakan, bahwa Alquran itu hanyalah buat-buatan belaka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bahkan apakah orang-orang musrik Makkah itu mengatakan :
Sesungguhnya Muhammad telah membuat-buat al-Qur’an ini.
Katakanlah kepada mereka :
Apabila sangkaan kalian itu benar, maka datangkalah sepuluh surat buatan yang menyerupai al-Qur’an.
Panggillah seluruh makhluk Allah yang kalian anggap mampu untuk membantu kalian mendatangkan (membuat) sepuluh surat itu, apabila yang kalian katakan itu memang benar.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.


Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Hud (11) ayat 13 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Hud (11) ayat 13 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Hud (11) ayat 13 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 123 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 11:13
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
4.7
Ratingmu: 4.7 (9 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim