QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 122 [QS. 11:122]

وَ انۡتَظِرُوۡا ۚ اِنَّا مُنۡتَظِرُوۡنَ
Waantazhiruu innaa muntazhiruun(a);

Dan tunggulah (akibat perbuatanmu), sesungguhnya kamipun menunggu (pula)”.
―QS. 11:122
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat ▪ Kebutuhan tumbuhan akan air
11:122, 11 122, 11-122, Hud 122, Hud 122, Hud 122

Tafsir surah Hud (11) ayat 122

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Hud (11) : 122. Oleh Kementrian Agama RI

Dan katakan juga kepada mereka hai Muhammad: “Tunggulah apa yang akan terjadi pada kamu sesuai dengan yang telah kamu angan-angankan yaitu terhentinya tugas kami karena kami mati atau sebab lainnya sebagaimana yang telah dijelaskan Allah dalam firman-Nya:

Bahkan mereka mengatakan: “Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.”
(Q.S. At Tur: 30)

Kami pun menunggu sampai azab menimpamu baik dari Allah atau pun dari kaum mukminin sebagaimana yang telah berlaku pada umat-umat sebelumnya, sedangkan kami telah dijamin akan mendapat kemenangan dan agama Allah tetap tinggi dan mulia sedang kepercayaan orang-orang kafir tetap rendah dan hina.
Ayat-ayat ini serupa dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kelak kamu akan mengetahui siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.
Sesungguhnya orang-orang yang lalim itu tidak akan mendapat keberuntungan.

(Q.S. Al-An’am [6]: 135)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tunggulah apa yang kalian nantikan dari kami, kami pun juga menunggu janji Allah kepada kami berupa kesuksesan misi dakwah dan kemenangan atas musuh.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(“Dan tunggulah) akibat perbuatan kalian (sesungguhnya kami pun menunggu pula.”) hal tersebut.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

121-122.
Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang kafir yang mengingkari keesaan Allah :
Berbuatlah semampu kalian di jalan kalian untuk merintangi dakwah dan mencelakai rasul dan orang-orang yang menyambut dakwahnya.
Maka kami pun akan berbuat di tempat dan jalan kami dengan bersikap teguh diatas agama kami dan melaksanakan perintah Allah.
Maka tunggulah akhir kesudahan urusan kami, dan Kami pun menunggu akhir kesudahan masalah kalian.
Ayat ini menyatakan penegasan dan ancaman bagi mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan tunggulah (akibat perbuatan kalian), sesungguhnya kami pun menunggu (pula).”

Dengan kata lain seperti apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
dalam ayat lainnya, yaitu:

Kelak kalian akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.
Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan mendapat keberuntungan.
(Q.S. Al-An’am [6]: 135)

Allah menunaikan kepada Rasul-Nya janji yang telah diutarakan-Nya, dan Allah mendukungnya serta menjadikan kalimah-Nya tinggi dan menjadikan kalimah orang-orang yang kafir rendah dan hina.
Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.


Informasi Surah Hud (هود)
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.
Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud ‘alaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh ‘alaihis salam, Shaleh ‘alaihis salam, Ibrahim ‘alaihis salam, Luth ‘alaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam.
dan Musa ‘alaihis salam

Keimanan:

adanya ‘Arsy Allah
kejadian alam dalam 6 pase
adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan
tidak boleh berlaku sombong
tidak boleh mendo’a atau mengha­rapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

Kisah Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Huud a.s. dan kaumnya
kisah Shaleh a.s. dan kaumnya
kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya
kisah Syuaib a.s. dan kaumnya
kisah Luth a.s. dan kaumnya
kisah Musa a.s, dan kaumnya.

Lain-lain:

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi
air sumber segala ke­hidupan
sembahyang itu memperkuat iman
sunnah Allah yang berhubungan de­ngan kebinasaan suatu kaum.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Hud (11) ayat 122 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Hud (11) ayat 122 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Hud (11) ayat 122 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Hud - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 123 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 11:122
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 dalam al-Qur'an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
4.8
Ratingmu: 4.4 (20 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta