Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 107 [QS. 11:107]

خٰلِدِیۡنَ فِیۡہَا مَا دَامَتِ السَّمٰوٰتُ وَ الۡاَرۡضُ اِلَّا مَا شَآءَ رَبُّکَ ؕ اِنَّ رَبَّکَ فَعَّالٌ لِّمَا یُرِیۡدُ
Khaalidiina fiihaa maa daamatis-samaawaatu wal ardhu ilaa maa syaa-a rabbuka inna rabbaka fa’aaalun limaa yuriid(u);
mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain).
Sungguh, Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.
―QS. Hud [11]: 107

Daftar isi

(They will be) abiding therein as long as the heavens and the earth endure, except what your Lord should will.
Indeed, your Lord is an effecter of what He intends.
― Chapter 11. Surah Hud [verse 107]

خَٰلِدِينَ mereka kekal

(Will be) abiding
فِيهَا didalamnya

therein
مَا apa

as long as remain *[meaning includes next or prev. word]
دَامَتِ selama

as long as remain *[meaning includes next or prev. word]
ٱلسَّمَٰوَٰتُ langit(jamak)

the heavens
وَٱلْأَرْضُ dan bumi

and the earth,
إِلَّا kecuali

except
مَا apa

what your Lord wills. *[meaning includes next or prev. word]
شَآءَ menghendaki

what your Lord wills. *[meaning includes next or prev. word]
رَبُّكَ Tuhanmu

what your Lord wills. *[meaning includes next or prev. word]
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
رَبَّكَ Tuhanmu

your Lord
فَعَّالٌ Maha Pembuat

(is) All-Accomplisher
لِّمَا terhadap apa

of what
يُرِيدُ Dia kehendaki

He intends.

Tafsir

Alquran

Surah Hud
11:107

Tafsir QS. Hud (11) : 107. Oleh Kementrian Agama RI


Mereka akan kekal di dalam neraka, selama-lamanya kecuali kalau Allah ﷻ menghendaki yang lain, karena Dia Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.
Apa saja yang dikehendaki-Nya akan terwujud dan apa yang tidak dikehendaki-Nya tidak akan ada.

Tafsir QS. Hud (11) : 107. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka kekal selama-lamanya di neraka, selama ada langit dan bumi.
Mereka tidak akan keluar kecuali pada waktu yang dikehendaki Allah untuk diberi siksa yang lain.



Sesungguhnya Tuhanmu, wahai Nabi, Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki, tidak ada seorang pun yang dapat menghalangi-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


106-107.
Adapun orang-orang yang celaka di dunia karena rusaknya akidah dan jeleknya perbuatannya, maka tempatnya di neraka.


Mereka mengerang mengeluarkan suara pernapasan dengan dada dengan tersengal-sengal karena pedihnya siksaan yang mereka terima.
Itulah suara yang paling buruk dan hina.


Mereka tinggal di dalam neraka selamanya sepanjang keberadaan langit dan bumi.
Siksa yang mereka terima tidak pernah berhenti dan tidak akan pernah habis, bahkan mereka kekal selamanya.


Kecuali yang dikehendaki oleh Rabb-mu, yaitu mengeluarkan pelaku maksiat dari kalangan ahli Tauhid setelah sekian waktu tinggal di dalam neraka.
Sesungguhnya Rabb-mu (wahai Rasul) Mahakuasa melakukan apa yang dikehendaki-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi) artinya selama keberadaan langit dan bumi di alam dunia


(kecuali) melainkan


(jika Rabbmu menghendaki yang lain) yaitu perpanjangan waktu yang melebihi umur langit dan bumi.
Makna yang dimaksud adalah tidak terbatas, mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.


(Sesungguhnya Rabbmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


…mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi.

Imam Abu Ja’far ibnu Jarir mengatakan, termasuk kebiasaan orang-orang Arab bila hendak menggambarkan sesuatu hal yang kekal dan abadi adalah menyebutkan bahwa ini kekal selama ada langit dan bumi.
Mereka pun mengatakan bahwa dia kekal selama siang dan malam silih berganti.
Hal yang sama dikatakan,
"Selama anak-anak Samir masih begadang,"
dan
"Selama unta masih menggerak-gerakkan ekornya,"
semuanya itu menunjukkan pengertian kekal.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala, ber-khitab kepada mereka dengan ungkapan yang telah mereka kenal di antara sesamanya.
Untuk itu, Dia berfirman:

…mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi.

Menurut kami, dapat pula ditakwilkan bahwa makna yang dimaksud dengan ungkapan selama ada langit dan bumi adalah jenisnya, karena di alam akhirat pasti ada langit dan bumi, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit.
(QS. Ibrahim [14]: 48)

Karena itulah Al-Hasan Al-Basri mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:


…selama ada langit dan bumi.
Menurutnya adalah langit yang selain dari langit sekarang ini, dan bumi yang selain dari bumi sekarang ini, yakni selama masih ada langit dan bumi tersebut.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah diriwayatkan dari Sufyan ibnu Husain, dari Al-Hakam, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:
selama ada langit dan bumi.
(QS. Hud [11]: 107)
Bahwa setiap surga mempunyai langit dan buminya sendiri.

Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan,
"Selama bumi berfungsi sebagai bumi, dan langit berfungsi sebagai langit."

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain).
Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.


Ayat ini semakna dengan firman-Nya:

Neraka itulah tempat diam kalian, sedangkan kalian kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain).
Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.
(QS. Al-An’am [6]: 128)

Ulama tafsir berbeda pendapat tentang makna yang dimaksud dari istisna ini.
Banyak pendapat yang mereka kemukakan diriwayatkan oleh Syekh Abul Faraj ibnul Juzi di dalam kitabnya Zadul Maisir, juga oleh ulama tafsir lainnya.
Kemudian dinukil oleh banyak ulama, antara lain oleh Imam Abu Ja’far ibnu Jarir rahimahullah di dalam kitabnya.


Ibnu Jarir memilih pendapat yang dinukil dari Khalid ibnu Ma’dan, Ad-Dahhak, Qatadah, dan Ibnu Sinan.
Ibnu Abu Hatim meriwayatkannya melalui Ibnu Abbas, juga Al-Hasan, bahwa istisna dalam ayat ini kembali kepada orang-orang yang durhaka dari kalangan ahli tauhid, lalu mereka dikeluarkan oleh Allah dari neraka berkat permohonan syafaat dari para pemberi syafaat—dari kalangan para malaikat, para nabi, dan orang-orang mukmin— hingga mereka memberikan syafaatnya kepada orang-orang yang berdosa besar (dari kalangan ahli tauhid).
Kemudian datanglah rahmat Tuhan Yang Maha Penyayang di antara para penyayang, lalu dikeluarkanlah dari neraka orang-orang (ahli tauhid) yang tidak pernah mengamalkan suatu kebaikan pun, tetapi di suatu hari ia pernah mengucapkan,*
"Tidak ada Tuhan selain Allah."
Seperti yang telah disebutkan oleh hadishadis sahih dari Rasulullah ﷺ yang mengandung keterangan tersebut, diriwayatkan melalui hadis Anas, Jabir, Abu Sa’id, Abu Hurairah, serta para sahabat lainnya.

Setelah itu tidak ada lagi seorang pun di dalam neraka kecuali orang-orang yang wajib menjadi penghuni tetap untuk selama-lamanya dan tidak ada jalan lain baginya untuk selamat dari neraka.
Demikianlah menurut pendapat kebanyakan ulama terdahulu dan ulama sekarang sehubungan dengan tafsir ayat ini.

Sehubungan dengan tafsirnya telah diriwayatkan banyak asar dari Amirul Mu’minin Umar ibnul Khattab, Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Abu Hurairah, Abdullah ibnu Amr, Jabir, Abu Sa’ id dari kalangan para sahabat, sedangkan dari kalangan para tabi’in ialah Abu Mijlaz, Asy-Sya’bi, dan yang lainnya.


Telah diriwayatkan pula pendapat-pendapat yang garib dari Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam, Ishaq ibnu Rahawaih, serta lain-lainnya dari kalangan para imam.
Di dalam kitab Mu’jamul Kabir ImamTabrani telah disebutkan sebuah hadis garib melalui Abu Umamah Sada ibnu Ajlan Al-Bahili, tetapi predikatnya daif, hadis dimaksud berkaitan dengan tafsir ayat ini.

Qatadah mengatakan bahwa Allah lebih mengetahui apa yang dikecualikan-Nya.

As-Saddi mengatakan bahwa ayat ini di-mansukh oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala, yang mengatakan:

mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
(QS. An-Nisa’ [4]: 169)

Unsur Pokok Surah Hud (هود)

Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus.

Surat ini dinamai surat Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hudalaihis salam dan kaumnya, dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuhalaihis salam, Shalehalaihis salam, Ibrahimalaihis salam, Luthalaihis salam, Syu’aib ‘alaihis salam, dan Musaalaihis salam

Keimanan:

▪ Adanya ‘Arsy Allah.
▪ Kejadian alam dalam 6 pase.
▪ Adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.

Hukum:

▪ Agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan.
▪ Tidak boleh berlaku sombong.
▪ Tidak boleh mendoa atau mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.

Kisah:

▪ Kisah Nuh `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Huud `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Shaleh `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Syuaib `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Luth `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Musa `alaihis salam dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi.
▪ Air sumber segala kehidupan.
Sembahyang itu memperkuat iman.
Sunnah Allah yang berhubungan dengan kebinasaan suatu kaum.

Audio

QS. Hud (11) : 1-123 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 123 + Terjemahan Indonesia



QS. Hud (11) : 1-123 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 123

Gambar Kutipan Ayat

Surah Hud ayat 107 - Gambar 1 Surah Hud ayat 107 - Gambar 2
Statistik QS. 11:107
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Hud.

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, “Nabi Hud”) adalah surah ke-11 dalam Alquran dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus.
Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah.
terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu’aib, dan Musa.

Nomor Surah 11
Nama Surah Hud
Arab هود
Arti Nabi Hud
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 52
Juz Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)

Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 123
Jumlah kata 1948
Jumlah huruf 7820
Surah sebelumnya Surah Yunus
Surah selanjutnya Surah Yusuf
Sending
User Review
4.5 (29 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

11:107, 11 107, 11-107, Surah Hud 107, Tafsir surat Hud 107, Quran Hud 107, Surah Hud ayat 107

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Hud

۞ QS. 11:1 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 11:2 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 11:3 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdirIslam menghapus dosa masa lalu • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:4 Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 11:5 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 11:6 • Keluasan ilmu Allah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 11:7 Arsy • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 11:8 • Segala sesuatu ada takdirnya • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 11:11 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 11:12 Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 11:13 • Mendustai Allah

۞ QS. 11:14 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 11:15 Riyaa’ dalam berbuat baik • Perbuatan dan niat

۞ QS. 11:16 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Perbuatan orang kafir sia-sia • Riyaa’ dalam berbuat baik • Perbuatan dan niat • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 11:17 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Islam agama fitrah • Azab orang kafir

۞ QS. 11:18 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:19 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:20 • Al Wali (Maha Pelindung) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:21 • Mendustai Allah • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 11:22 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:23 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 11:24 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 11:26 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:27 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:28 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:29 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 11:30 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 11:31 • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 11:33 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 11:34 Tauhid RububiyyahSifat Iradah (berkeinginan) • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 11:35 • Mendustai Allah • Rasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 11:36 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:37 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:38 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:39 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:41 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Minta tolong kepada Allah • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 11:43 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:44 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:45 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:46 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 11:47 Ar Rabb (Tuhan) • Memohon ampun

۞ QS. 11:48 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:49 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib

۞ QS. 11:50 Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 11:51 • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 11:52 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:54 • Bebas dari kekafiran dan orang-orang kafirRasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik

۞ QS. 11:56 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:57 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hafiz (Maha Penjaga) • Penghinaan orang kafir terhadap Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 11:58 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 11:59 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:60 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:61 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Al Qarib (Maha Dekat) • Al Mujib (Maha Pengabul doa) • Islam agama para nabi

۞ QS. 11:62 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:63 Ar Rabb (Tuhan) • An-Nashir (Maha Penolong)

۞ QS. 11:65 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:66 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat) •

۞ QS. 11:67 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:68 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 11:69 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 11:70 • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 11:72 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 11:73 • Kekuasaan Allah • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Majid (Maha Bagus) • Doa malaikat untuk umat muslim

۞ QS. 11:76 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:77 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 11:79 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:81 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir

۞ QS. 11:82 • Kekuasaan Allah • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 11:83 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 11:84 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 11:87 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:88 Ar Rabb (Tuhan) • Taufiq dari Allah

۞ QS. 11:89 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:90 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Wadud (Maha Kasih sayang) •

۞ QS. 11:91 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:92 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muhith (Maha Mengetahui) • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 11:93 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:94 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Azab orang kafir

۞ QS. 11:97 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 11:98 • Setiap umat mengikuti apa yang telah mereka sembah • Azab orang kafir

۞ QS. 11:99 • Azab orang kafir

۞ QS. 11:101 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 11:102 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:103 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 11:104 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 11:105 • Derajat para pemeluk agama • Sifat hari penghitungan • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 11:106 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 11:107 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 11:108 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 11:109 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:110 Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 11:111 Ar Rabb (Tuhan) • Al Khabir (Maha Waspada) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 11:112 • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 11:113 • Al Wali (Maha Pelindung) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:114 • Amal shaleh sebagai pelebur dosa-dosa kecil

۞ QS. 11:115 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 11:116 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:117 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 11:118 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 11:119 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Pahala jin dan balasannya

۞ QS. 11:121 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:122 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 11:123 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan •

Ayat Pilihan

Musa berkata
“Mohonlah pertolongan kepada Allah & bersabarlah, sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah,
dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya.
Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa
QS. Al-A’raf [7]: 128

Bila memegang kekuasaan, mereka tak mengusahakan perbaikan. Bahkan mereka menggunakannya untuk merusak & menghancurkan tanam-tanaman & binatang ternak. Allah tidak menyukai orang-orang seperti ini, karena Dia tidak menyukai kerusakan
QS. Al-Baqarah [2]: 205

Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu,
maka berjalanlah di segala penjurunya & makanlah sebagian dari rezeki-Nya.
Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.
QS. Al-Mulk [67]: 15

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
'Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.'
--QS. At Taubah [9] : 122

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama?

Benar! Kurang tepat!

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa 'Alaihissalam?

Benar! Kurang tepat!

+

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu?

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
1. Cerdas.
2. inginan yang kuat.
3. Sabar.
4. Bekal
5. Petunjuk guru.
6. Waktu yang lama.

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #28
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #28 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #28 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus

keislaman

Apa itu keislaman? ke.is.lam.an segala sesuatu yang bertalian dengan agama Islam … •

Asy-Syaukani

Siapa itu Asy-Syaukani? Muhammad Asy-Syaukani (1759–1834 M) adalah seorang ulama besar, Qadhi (hakim), ahli fikih, dan mujaddid (pembaharu/reformis) dari Yaman. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin A...

amal ibadah

Apa itu amal ibadah? perbuatan yang merupakan pengabdian kepada Allah, seperti salat dan zakat … •