Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) – surah 41 ayat 49 [QS. 41:49]

لَا یَسۡـَٔمُ الۡاِنۡسَانُ مِنۡ دُعَآءِ الۡخَیۡرِ ۫ وَ اِنۡ مَّسَّہُ الشَّرُّ فَیَـُٔوۡسٌ قَنُوۡطٌ
Laa yasamu-insaanu min du’aa-il khairi wa-in massahusy-syarru faya-uusun qanuuthun;
Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika ditimpa malapetaka, mereka berputus asa dan hilang harapannya.
―QS. Fushshilat [41]: 49

Daftar isi

Man is not weary of supplication for good (things), but if evil touches him, he is hopeless and despairing.
― Chapter 41. Surah Fushshilat [verse 49]

لَّا tidak

(Does) not
يَسْـَٔمُ jemu-jemu

get tired
ٱلْإِنسَٰنُ manusia

man
مِن dari

of
دُعَآءِ memohon

praying
ٱلْخَيْرِ kebaikan

(for) the good,
وَإِن dan jika

but if
مَّسَّهُ menimpa dia

touches him
ٱلشَّرُّ kejelekan

the evil
فَيَـُٔوسٌ maka dia jemu

then he gives up hope
قَنُوطٌ putus asa

(and) despairs.

Tafsir Quran

Surah Fushshilat
41:49

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 49. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan keinginan-keinginan manusia untuk mencapai hal-hal yang menyangkut kepentingan dirinya.
Sebagian besar manusia adalah orang-orang yang tamak, suka mencari harta dan mencari kesenangan untuk dirinya sendiri.

Mereka menginginkan harta dan kekuasaan, karena menurut mereka dengan harta dan kekuasaan itu semua cita-cita dan keinginannya akan tercapai.
Mereka ingin keturunan, karena dengan keturunan itu mereka dapat mewariskan semua harta yang mereka peroleh dan akan selalu ada orang yang mengenang jasa dan keberhasilan mereka selama hidup di dunia.

Mereka ingin memperoleh harta benda dunia sebanyak-banyaknya, karena itu mereka berlomba-lomba mencapainya, seakan-akan hidup dan kehidupan mereka dihabiskan untuk itu.

Dalam ayat ini, yang selalu diinginkan dan dicari manusia itu disebut
"khair"
(kebaikan).

Disebut
"khair"
karena yang diinginkan manusia itu adalah kebaikan yang merupakan rahmat dan karunia Allah.
Rahmat dan karunia Allah itu mereka jadikan tujuan yang harus dicapai dalam hidup dan kehidupan mereka di dunia ini, bukan sebagai alat atau jalan yang dapat mereka pergunakan untuk mencapai sesuatu yang lebih mulia dan lebih tinggi nilainya, sehingga rahmat dan karunia Allah yang semula adalah baik, mereka jadikan sumber bencana dan malapetaka karena hawa nafsu mereka yang dapat menimpa diri mereka sendiri atau orang lain.

Yang dimaksud dengan
"mencari kebaikan"
dalam ayat ini ialah menginginkan, berusaha, mencari, menuntut dan menjadikan kebaikan itu sebagai alat dan jalan mencapai tujuan hidup di dunia dan akhirat, bukan untuk mencari kebaikan agar kebaikan itu dapat dijadikan alat dan jalan mencapai tujuan yang diinginkan hawa nafsu.
Mencari kebaikan untuk memenuhi keinginan hawa nafsu dapat menimbulkan malapetaka bagi yang mencarinya.

Tetapi, jika mencari kebaikan itu tujuannya agar kebaikan itu dapat dijadikan alat dan jalan untuk mencari keridaan Allah, maka mencari kebaikan yang demikian dianjurkan oleh agama Islam.

Misalnya, seseorang berusaha mencari harta yang halal agar dengan harta itu ia dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai hamba Allah, seperti memberi nafkah keluarganya, berinfak di jalan Allah, menolong fakir miskin, dan sebagainya.

Demikian pula, orang yang ingin mencari pangkat dan kekuasaan, ia boleh mencarinya dengan maksud menegakkan keadilan, menegakkan hukum-hukum Allah, dan menolong orang-orang yang sengsara.
Usaha yang demikian adalah usaha yang terpuji dan diridai Allah.

Jadi, mencari kebaikan itu pada hakikatnya baik jika kebaikan yang diperoleh itu dijadikan alat dan jalan untuk mencari keridaan Allah.
Tetapi, mencari kebaikan itu akan merusak dirinya jika kebaikan itu digunakan untuk memenuhi hawa nafsusnya.



Sifat manusia yang lain ialah jika kebaikan yang dicarinya itu tidak diperolehnya atau mereka ditimpa suatu musibah, maka mereka menjadi putus asa, seakan-akan tidak ada harapan lagi bagi mereka, tidak ada lagi bumi tempat berpijak dan tidak ada lagi langit tempat berteduh, semua yang mereka inginkan itu seakan-akan sirna.
Dalam keadaan yang demikian, mereka menjadi berputus asa dari rahmat Allah dan berprasangka buruk terhadap Allah seakan-akan Allah tidak mempunyai sifat kasih sayang dan bukan Maha Pemberi rahmat kepada hamba-hamba-Nya.

Sifat-sifat yang diterangkan oleh ayat ini adalah sifat-sifat orang yang tidak beriman dan tidak memurnikan ketaatan dan kepatuhannya kepada Allah.
Mereka masih percaya kepada adanya kekuatan-kekuatan lain yang dapat menolong mereka selain dari kekuatan Allah.
Seakan-akan mereka tidak percaya akan adanya rahmat dan karunia-Nya dan tidak percaya adanya kehidupan yang sebenarnya yaitu kehidupan akhirat nanti.

Ada pun orang-orang yang beriman kepada Allah, adalah orang-orang yang tunduk dan patuh kepada-Nya, merasakan keagungan dan kebesaran-Nya dan merasa dirinya bergantung kepada rahmat dan karunia-Nya.
Mereka percaya akan adanya kehidupan yang hakiki yaitu kehidupan di akhirat, dan mereka percaya bahwa kehidupan dunia hanya bersifat sementara.
Karenanya mereka berusaha dan bekerja semata-mata untuk mencari keridaan-Nya.
Mereka juga percaya bahwa Allah selain menguji hamba-hamba-Nya yang beriman dan ujian itu selalu diberikan dalam bermacam-macam bentuk, ada yang berupa kesengsaraan dan penderitaan, dan ada pula yang berbentuk kesenangan dan kekayaan.
Apa pun wujud ujian dan cobaan itu, dihadapinya dengan sabar dan tawakal.
Jika mereka memperoleh kebaikan dan harta, ia bergembira dan bersyukur kepada-Nya dan jika ditimpa musibah, mereka tetap sabar dan tabah, bahkan semakin mendekatkan diri kepada-Nya.
Mereka tetap mengharapkan rahmat dan karunia Allah karena benar-benar yakin akan sifat kasih sayang Allah yang melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada setiap hamba yang beriman kepada-Nya.
Allah ﷻ berfirman:

يٰبَنِيَّ اذْهَبُوْا فَتَحَسَّسُوْا مِنْ يُّوْسُفَ وَاَخِيْهِ وَلَا تَا۟يْـَٔسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِنَّهٗ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ

Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah (berita) tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah.
Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir."
(Yusuf [12]: 87)

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 49. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Manusia tidak bosan-bosan memohon doa kepada Allah demi kebaikan dunia.
Apabila ditimpa kejelekan, ia merasa tidak ada lagi harapan untuk diterima doanya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Manusia tidak pernah jemu berdoa kepada Tuhan meminta kebaikan dunia.
Jika dia ditimpa kemiskinan dan kesulitan, dia berputus asa dari rahmat Allah, berputus harapan dengan sangkaan jelek kepada Tuhan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Manusia tidak jemu memohon kebaikan) artinya, masih tetap terus meminta kepada Rabbnya akan harta, kesehatan dan lain-lainnya


(dan jika ia ditimpa malapetaka) berupa kemiskinan dan kesengsaraan


(dia menjadi putus asa lagi putus harapan) dari rahmat Allah.
Ayat ini merupakan gambaran bagi keadaan orang-orang kafir, demikian pula gambaran dalam ayat selanjutnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan bahwa manusia itu tidak bosan-bosannya berdoa kepada Tuhannya memohon kebaikan, seperti harta benda, kesehatan tubuh, dan lain sebagainya.
Dan jika dirinya tertimpa keburukan, yakni malapetaka atau kemiskinan.

dia menjadi putus asa lagi putus harapan.
(QS. Fushshilat [41]: 49)

Yakni dalam hatinya timbul perasaan bahwa tiada harapan lagi baginya untuk memperoleh kebaikan sesudah malapetaka dan musibah yang menimpanya itu.

Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata,
"Ini adalah hakku."
(QS. Fushshilat [41]: 50)

Artinya apabila ia mendapat kebaikan dan rezeki sesudah sengsara, niscaya dia mengatakan bahwa kebaikan ini memang berhak kuterima menurut Tuhanku.

Unsur Pokok Surah Fushshilat (فصلت)

Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al mukmin.

Dinamai "Fushshilat" (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan "Fush­shilat" yang terdapat pada permulaan surat ini, yang berarti "yang dijelaskan".
Maksudnya ayat-ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukum-hukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pekerti, kisah dan sebagainya.

Dinamai juga dengan "Haa Miim As Sajdah" karena surat ini dimulai dengan "Haa Miim" dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.

Keimanan:

▪ Alquran dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya.
▪ Kejadian-kejadian langit dan bumi dan apa yang ada pada keduanya membuktikan adanya Allah.
▪ Semua yang terjadi dalam alam semesta tidak lepas dari pengetahuan Allah.

Lain-lain:

▪ Hikmah diciptakannya gunung-gunung.
▪ Anggota tubuh tiap-tiap orang menjadi saksi terhadap dirinya pada hari kiamat.
▪ Azab yang ditimpakan kepada kaum ‘Ad dan Tsamud.
▪ Permohonan orang-orang kafir agar dikembalikan ke dunia untuk mengerjakan amal-amal saleh.
▪ Berita gembira dari malaikat kepada orang-orang yang beriman.
▪ Anjuran menghadapi orang-orang kafir secara baik-baik.
▪ Ancaman terhadap orang-orang yang mengingkari ke-Esaan Allah.
▪ Sifat-sifat Alquran Al Karim.
▪ Manusia dan wataknya.

Ayat-ayat dalam Surah Fushshilat (54 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Fushshilat (41) : 1-54 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 54 + Terjemahan Indonesia



QS. Fushshilat (41) : 1-54 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 54

Gambar Kutipan Ayat

Surah Fushshilat ayat 49 - Gambar 1 Surah Fushshilat ayat 49 - Gambar 2
Statistik QS. 41:49
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Fushshilat.

Surah Fussilat (Arab: فصّلت, “Yang Dijelaskan”) adalah surah ke-41 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah yang diturunkan sesudah Surah Al-Mu’min ini dinamai Fussilat (Yang Dijelaskan) diambil dari kata Fushshilat yang terdapat pada permulaan surah ini.

Nomor Surah 41
Nama Surah Fushshilat
Arab فصلت
Arti Yang dijelaskan
Nama lain Ha Mim as-Sadjah, Mashabih
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 61
Juz Juz 24 (1-46) & juz 25 (47-54)
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 796
Jumlah huruf 3364
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’min
Surah selanjutnya Surah Asy-Syura
Sending
User Review
4.4 (28 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

41:49, 41 49, 41-49, Surah Fushshilat 49, Tafsir surat Fushshilat 49, Quran Fushilat 49, Fusilat 49, Fussilat 49, Surah Fusilat ayat 49

Video Surah

41:49


Load More

Kandungan Surah Fushshilat

۞ QS. 41:2 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 41:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:6 Tauhid Uluhiyyah • Ampunan Allah yang luas • Al Wahid (Maha Esa) • Ikhlas dalam berbuat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 41:7 Zakat rukun Islam

۞ QS. 41:8 • Pahala iman • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 41:9 Tauhid Rububiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) •

۞ QS. 41:11 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala

۞ QS. 41:12 • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 41:13 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 41:14 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:15 • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:16 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 41:17 • Azab orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 41:18 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 41:19 • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 41:20 • Manusia bersaksi atas dirinya • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 41:21 Al Khaliq (Maha Pencipta) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia bersaksi atas dirinya

۞ QS. 41:22 • Manusia bersaksi atas dirinya

۞ QS. 41:23 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 41:24 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 41:25 • Kebenaran dan hakikat takdir • Sifat iblis dan pembantunya • Pahala jin dan balasannya • Jin yang berteman dengan manusia • Azab orang kafir

۞ QS. 41:26 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 41:27 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 41:28 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:29 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Pahala jin dan balasannya • Azab orang kafir

۞ QS. 41:30 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 41:31 • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Sifat surga dan kenikmatannya • Berangan-angan di dalam surga •

۞ QS. 41:32 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 41:33 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 41:34 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 41:35 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 41:36 • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 41:37 Tauhid Uluhiyyah • Al Khaliq (Maha Pencipta)

۞ QS. 41:38 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 41:39 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 41:40 • Al Bashir (Maha Melihat) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:41 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 41:42 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Hamid (Maha Terpuji)

۞ QS. 41:43 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 41:44 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:45 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 41:46 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan tingkat amal saleh • Amal shaleh menjadi syafaat bagi pelakunya • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 41:47 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 41:48 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 41:50 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Nama-nama surga • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:51 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:52 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:53 Ar Rabb (Tuhan) • Al Syahid (Maha Menyaksikan)

۞ QS. 41:54 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muhith (Maha Mengetahui) • Mengingkari hari kebangkitan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Tuhan yang memiliki kendali seluruh makhluk itu Mahatinggi & keberkahan-Nya terus bertambah.
Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
QS. Al-Mulk [67]: 1

Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dari kejahatan malam bila telah gelap gulita,
dari kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
dari kejahatan pendengki bila ia dengki
QS. Al-Falaq [113]: 1

Dialah yang bentangkan bumi & jadikan gunung & sungai.
Dan jadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan,
Allah menutupkan malam kepada siang.
Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan
QS. Ar-Ra’d [13]: 3

Hidup ini singkat,
jadi biarkan mereka tertawa sebanyak yang mereka suka di dalamnya.
Tapi ketika kehidupan berakhir & mereka kembali ke Allah Ta’ala,
mereka akan mulai menangis selamanya tanpa akhir.
[Tafsir Ibnu Katsir] ― QS. At-Taubah [9]: 82

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah ...

Correct! Wrong!

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah ...

Correct! Wrong!

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab ...

Correct! Wrong!

+

Array

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini ... Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Correct! Wrong!

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'
--QS. Ar Ra'd [13] : 11

Pendidikan Agama Islam #21
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #21 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #21 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus Istilah Islam

jihad

Apa itu jihad? ji.had usaha dengan segala daya upaya untuk mencapai kebaikan; usaha sungguh-sungguh membela agama Islam dengan mengorbankan harta benda, jiwa, dan raga; perang suci melawan orang kafir untuk mempertahankan agama Islam … • berjihad

Yudas Iskariot

Siapa itu Yudas Iskariot? Yudas Iskariot , anak Simon Iskariot , dia juga termasuk salah seorang dari dua belas rasul yang dipilih oleh Yesus Kristus, dan dia bertugas sebagai bendahara . Yudas Iskariot adalah satu dari tiga murid yang dikenal di kalangan orang Kristen maup … • Yahuda, Yudas, Judas, Judas Iscariot, Yahuda Iskhanuti

Nuh `alaihis salam

Siapa itu Nuh `alaihis salam? Nuh adalah seorang rasul yang diceritakan dalam Taurat, Alkitab, dan Al-Qur’an. Nuh diangkat menjadi nabi sekitar tahun 3650 SM. Diperkirakan ia tinggal di wilayah Selatan Irak modern. Namanya disebutkan sebanyak 58 kali dalam 48 ayat dalam 9 buku Alkitab Terjemahan Baru, dan 43 … • Nuh