QS. Faathir (Pencipta) – surah 35 ayat 26 [QS. 35:26]

ثُمَّ اَخَذۡتُ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا فَکَیۡفَ کَانَ نَکِیۡرِ
Tsumma akhadztul-ladziina kafaruu fakaifa kaana nakiir(i);

Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir, maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku.
―QS. 35:26
Topik ▪ Kisah-kisah ▪ Hikmah dari kisah umat-umat terdahulu ▪ Keutamaan kalam Allah
35:26, 35 26, 35-26, Faathir 26, Faathir 26, AlFathir 26, Al-Fathir 26, Fatir 26

Tafsir surah Faathir (35) ayat 26

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Faathir (35) : 26. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa setelah mereka mengingkari kedatangan Rasul dan mendustakan agama yang dibawanya, Allah mengazab orang-orang kafir itu dengan azab yang pedih.
Alangkah hebatnya kemurkaan Allah kepada mereka, apabila mereka tetap dalam keadaan membangkang, tetap mengingkari kerasulan Muhammad dan agama yang dibawanya.
Dan mereka itu akan mengalami seperti apa yang telah dialami umat dahulu.
Demikian Sunatullah tetap berlaku dan tidak akan berubah.
Sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sebagai Sunah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum (mu), dan kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan pada Sunah Allah.
(Q.S. Al-Ahzab [33]: 62)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Lalu Aku perlakukan orang-orang kafir itu dengan perlakuan yang keras.
Maka lihatlah, bagaimana kerasnya penolakan-Ku atas perbuatan mereka dan kemurkaan-Ku kepada mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir) disebabkan kedustaan mereka (maka -lihatlah- bagaimana hebatnya akibat kemurkaan-Ku) keingkaran-Ku terhadap mereka, yaitu hukuman dan kebinasaan yang menimpa mereka, hal itu benar-benar pada tempatnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Kemudian Aku menimpakan berbagai macam adzab kepada orang-orang kafir.
Maka perhatikanlah bagaimana pengingkaran-Ku terhadap perbuatan mereka dan turunnya hukuman-Ku atas mereka??

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir.
(Q.S. Faathir [35]: 26)

Yakni sekalipun demikian mereka tetap mendustakan rasul-rasulnya terhadap apa yang disampaikan oleh mereka.
Karena itu, Aku azab mereka sebagai pembalasan dari-Ku.

maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku.
(Q.S. Faathir [35]: 26)

Maka engkau akan melihat bagaimanakah kemurkaan-Ku terhadap mereka yang sangat hebat lagi keras.


Informasi Surah Faathir (فاطر)
Surat Faathir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan se­ sudah surat Al Furqaan dan merupakan surat akhir dari urutan surat-surat dalam Al-Qur’an yang dimulai dengan “Alhamdulillah”.

Dinamakan “Faathir” (pencipta) ada hubungannya dengan perkataan “Faathir” yang ter­dapat pada ayat pertama pada surat ini.

Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, Pencipta malai­kat-malaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah sebagai bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Surat ini dinamai juga dengan “surat Malaikat” karena pada ayat pertama disebutkan bahwa Allah telah menjadikan malaikat-malaikat sebagai utusan-Nya yang mempunyai beberapa sayap.

Keimanan:

Bukti-bukti kekuasaan Allah dan ni’mat-ni’mat yang telah dianugerahkan-Nya
Allah menciptakan para malaikat menurut bentuk yang dikehendaki-Nya
bukti­ bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Kesenangan hidup di dunia adalah sementara
menguatkan hati Rasulullah ﷺ dalam menyeru orang-orang kafir dengan mengingatkannya kepada Rasul-rasul yang terdahulu dan orang-orang yang mendustakannya
seruan kepada manusia supaya mengerjakan amalan yang baik dan meninggalkan pekerjaan yang buruk supaya jangan mengikuti langkah syaitan
tiap-tiap orang memikul dosanya sendiri
manusia adalah khalifah Allah di muka bumi
gambaran akibat-akibat yang dite­rima oleh orang mu’min dan orang-orang kafir
tingkatan orang-orang mu’min.

Ayat-ayat dalam Surah Faathir (45 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Faathir (35) ayat 26 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Faathir (35) ayat 26 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Faathir (35) ayat 26 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Faathir - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 45 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 35:26
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Faathir.

Surah Fatir (bahasa Arab: فاطر) adalah surah ke-35 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Fathir artinya Pencipta diambil dari ayat pertama surah ini.
Fathir menerangkan bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, manusia, dan makhluk lainnya.
Surah Fatir dinamakan surat Al-Mala'ikah (Malaikat) karena pada ayat pertama Allah menerangkan bahwa Allah mengutus beberapa malaikat yang memiliki sayap.

Nomor Surah 35
Nama Surah Faathir
Arab فاطر
Arti Pencipta
Nama lain Al-Mala'ikah (Malaikat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 43
Juz Juz 22
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 45
Jumlah kata 780
Jumlah huruf 3227
Surah sebelumnya Surah Saba’
Surah selanjutnya Surah Ya Sin
4.5
Ratingmu: 4.7 (11 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim