Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Az Zumar (Rombongan-rombongan) – surah 39 ayat 9 [QS. 39:9]

اَمَّنۡ ہُوَ قَانِتٌ اٰنَآءَ الَّیۡلِ سَاجِدًا وَّ قَآئِمًا یَّحۡذَرُ الۡاٰخِرَۃَ وَ یَرۡجُوۡا رَحۡمَۃَ رَبِّہٖ ؕ قُلۡ ہَلۡ یَسۡتَوِی الَّذِیۡنَ یَعۡلَمُوۡنَ وَ الَّذِیۡنَ لَا یَعۡلَمُوۡنَ ؕ اِنَّمَا یَتَذَکَّرُ اُولُوا الۡاَلۡبَابِ
Amman huwa qaanitun aanaa-allaili saajidan waqaa-iman yahdzaru-aakhirata wayarjuu rahmata rabbihi qul hal yastawiil-ladziina ya’lamuuna waal-ladziina laa ya’lamuuna innamaa yatadzakkaru uuluul albaab(i);
(Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya?
Katakanlah,
“Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”
Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.
―QS. Az Zumar [39]: 9

Daftar isi

Is one who is devoutly obedient during periods of the night, prostrating and standing (in prayer), fearing the Hereafter and hoping for the mercy of his Lord, (like one who does not)?
Say,
"Are those who know equal to those who do not know?"
Only they will remember (who are) people of understanding.
― Chapter 39. Surah Az Zumar [verse 9]

أَمَّنْ apakah orang yang
Is (one) who
هُوَ dia
[he]
قَٰنِتٌ taat/beribadat
(is) devoutly obedient –
ءَانَآءَ di waktu
(during) hours
ٱلَّيْلِ malam
(of) the night,
سَاجِدًا bersujud
prostrating
وَقَآئِمًا dan berdiri
and standing,
يَحْذَرُ ia takut
fearing
ٱلْءَاخِرَةَ akhirat
the Hereafter
وَيَرْجُوا۟ dan dia mengharapkan
and hoping
رَحْمَةَ rahmat
(for the) Mercy
رَبِّهِۦ Tuhannya
(of) his Lord?
قُلْ katakanlah
Say,
هَلْ apakah
"Are
يَسْتَوِى sama
equal
ٱلَّذِينَ orang-orang yang
those who
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui
know
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang
and those who
لَا tidak
(do) not
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui
know?"
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah
Only
يَتَذَكَّرُ mengambil pelajaran
will take heed
أُو۟لُوا۟ orang-orang yang mempunyai
those of understanding. *[meaning includes next or prev. word]
ٱلْأَلْبَٰبِ akal/pikiran
those of understanding. *[meaning includes next or prev. word]

Tafsir Al-Quran

Surah Az Zumar
39:9

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 9. Oleh Kementrian Agama RI


Kemudian Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya agar menanyakan kepada orang-orang kafir Mekah, apakah mereka lebih beruntung daripada orang yang beribadah di waktu malam dengan sujud dan berdiri dengan sangat khusyuk.
Dalam melaksanakan ibadah itu, timbullah dalam hatinya rasa takut kepada azab Allah di akhirat, dan memancarlah harapannya akan rahmat Allah.


Perintah yang sama diberikan Allah kepada Rasul-Nya agar menanyakan kepada mereka apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui.
Yang dimaksud dengan orang-orang yang mengetahui ialah orang-orang yang mengetahui pahala yang akan diterimanya, karena amal perbuatannya yang baik, dan siksa yang akan diterimanya apabila ia melakukan maksiat.

Sedangkan orang-orang yang tidak mengetahui ialah orang-orang yang sama sekali tidak mengetahui hal itu, karena mereka tidak mempunyai harapan sedikit pun akan mendapat pahala dari perbuatan baiknya, dan tidak menduga sama sekali akan mendapat hukuman dari amal buruknya.


Di akhir ayat, Allah menyatakan bahwa hanya orang-orang yang berakal yang dapat mengambil pelajaran.

Pelajaran tersebut baik dari pengalaman hidupnya atau dari tanda-tanda kebesaran Allah yang terdapat di langit dan di bumi serta isinya, juga yang terdapat pada dirinya atau teladan dari kisah umat yang lalu.

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah orang yang menghabiskan waktunya di tengah malam untuk bersujud dan salat dengan penuh khusyuk kepada Allah, takut akhirat dan mengharap rahmat dan kasih sayang-Nya, itu sama dengan orang yang berdoa kepada-Nya saat tertimpa musibah lalu melupakan-Nya saat mendapat kemenangan?
Katakan kepada mereka,
"Apakah sama orang-orang yang mengetahui hak-hak Allah lalu mengesakan-Nya dengan orang-orang yang tidak mengetahui-Nya, karena menganggap remeh perintah untuk mengamati tanda- tanda kekuasaan-Nya?
Hanya orang yang berakal sehat saja yang dapat mengambil pelajaran."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah orang kafir yang menikmati kekufurannya ini lebih baik, ataukah seseorang yang beribadah kepada Rabb-nya dan taat kepada-Nya, menghabiskan malamnya dalam shalat dan sujud kepada Allah, takut kepada azab akhirat dan berharap rahmat Rabb-Nya?
Katakanlah wahai Rasul:
Apakah sama orang-orang yang mengetahui Rabb mereka dan agama mereka yang haq dengan orang-orang yang tidak mengetahui apa pun tentang hal itu?
Tidak sama.
Hanya orang-orang yang berakal lurus yang mengetahui perbedaannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah orang) dibaca Amman, dan dapat dibaca Aman


(yang beribadah) yang berdiri melakukan amal ketaatan, yakni salat


(di waktu-waktu malam) di saat-saat malam hari


(dengan sujud dan berdiri) dalam salat


(sedangkan ia takut kepada hari akhirat) yakni takut akan azab pada hari itu


(dan mengharapkan rahmat) yakni surga


(Rabbnya) apakah dia sama dengan orang yang durhaka karena melakukan kekafiran atau perbuatan-perbuatan dosa lainnya.
Menurut qiraat yang lain lafal Amman dibaca Am Man secara terpisah, dengan demikian berarti lafal Am bermakna Bal atau Hamzah Istifham


(Katakanlah,
"Adakah sama orang-orang yong mengetahui dengan orang-orang yong tidak mengetahui?") tentu saja tidak, perihalnya sama dengan perbedaan antara orang yang jahil.


(Sesungguhnya orang yang dapat menerima pelajaran) artinya, man menerima nasihat


(hanyalah orang-orang yang berakal) yakni orang-orang yang mempunyai pikiran.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman bahwa apakah orang yang mempunyai sifat demikian sama dengan orang yang mempersekutukan Allah dan menjadikan bagi-Nya tandingan-tandingan?
Jawabannya tentu tidak sama di sisi Allah.
Seperti yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Mereka itu tidak sama:
di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka mambaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedangkan mereka juga bersujud (salat).
(Ali Imran,:
113)

Dan dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:

(Apakah kamu, hai orang musyrik, yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri.
(QS. Az-Zumar [39]: 9)

Yakni dalam keadaan sujud dan berdirinya mereka berqunut.
Karena itulah ada sebagian ulama yang berdalilkan ayat ini mengatakan bahwa qunut ialah khusyuk dalam salat bukanlah doa yang dibacakan dalam keadaan berdiri semata, yang pendapat ini diikuti oleh ulama lainnya.


As-Sauri telah meriwayatkan dari Firas, dari Asy-Sya’bi, dari Masruq, dari Ibnu Mas’ud r.a. yang mengatakan bahwa al-qanit artinya orang yang selalu taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya.

Ibnu Abbas r.a, Al-Hasan, As-Saddi, dan Ibnu Zaid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ana-al lail ialah tengah malam, yakni waktu-waktu tengah malam.


As-Sauri telah meriwayatkan dari Mansur yang mengatakan, bahwa telah sampai kepadanya bahwa makna yang dimaksud ialah waktu malam yang terletak antara Magrib dan
Al-Hasan dan Qatadah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ana-al lail ialah permulaan, pertengahan, dan akhirnya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sedangkan ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya.
(QS. Az-Zumar [39]: 9)

Yaitu dalam ibadahnya ia takut dan berharap kepada Allah.
Dan merupakan suatu keharusan dalam ibadah terpenuhinya hal ini, juga hendaknya perasaan takut kepada Allah mendominasi sebagian besar dari masa hidupnya.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
sedangkan ia takut kepada (azab) hari akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya.
(QS. Az-Zumar [39]: 9)

Dan apabila sedang menjelang ajal, hendaklah rasa harap lebih menguasai diri yang bersangkutan, seperti yang dikatakan oleh Imam Abdu ibnu Humaid di dalam kitab musnadnya.
Ia mengatakan:


telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Abdul Hamid, telah menceritakan kepada kami Ja’far ibnu Sulaiman, telah menceritakan kepada kami Sabit, dari Anas r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ menjenguk seorang lelaki yang sedang menjelang ajalnya, lalu beliau bertanya,
"Bagaimanakah perasaanmu sekarang?"
lelaki itu menjawab,
"Aku berharap dan aku takut (kepada azab Allah)."
Maka Rasulullah ﷺ bersabda:
Tidaklah terhimpun perasaan ini pada kalbu seseorang hamba dalam keadaan seperti ini, melainkan Allah subhanahu wa ta’ala memberikan kepadanya apa yang diharapkannya dan mengamankannya dari apa yang ditakutinya.

Imam Turmuzi dan Imam Nasai di dalam kitab Al-Yaum wal Lailah telah meriwayatkan hadis ini, serta Imam Ibnu Majah;
semuanya melalui hadis Sayyar ibnu Hatim, dari Ja’far ibnu Sulaiman dengan sanad yang sama.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini garib.
Sebagian dari mereka meriwayatkannya melalui Sabit, dari Anas, dari Nabi ﷺ secara mursal.

Ibnu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Umar ibnu Abu Syaibah, dari Ubaidah An-Numairi, telah menceritakan kepada kami Abu Khalaf ibnu’Abdullah ibnu Isa Al-Kharraz, telah menceritakan kepada kami Yahya Al-Bakka, bahwa ia pernah mendengar Ibnu Umar r.a. membaca ayat berikut, yaitu firman-Nya:
(Apakah kamu, hai orang musyrik, yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedangkan ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya?
(QS. Az-Zumar [39]: 9)
Lalu ia berkata bahwa dialah Usman ibnu Affan r.a.

Dan sesungguhnya Ibnu Umar r.a. mengatakan demikian karena ia melihat Amirul Mu-minin Usman r.a. banyak mengerjakan salat di malam hari, juga banyak membaca Alquran, bahkan sering ia membaca Alquran dalam satu rakaat, seperti yang telah diriwayatkan oleh Abu Ubaidah dari Ibnu Umar r.a.

Imam Ahmad mengatakan bahwa Ar-Rabi’ ibnu Nafi’ pernah berkirim surat kepadanya yang isinya menyebutkan, telah menceritakan kepada kami Al-Haisam ibnu Humaid, dari Yazid ibnu Waqid, dari Sulaiman ibnu Musa, dari Kasir ibnu Murrah, dari Tamim Ad-Da’ri r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Barang siapa yang membaca seratus ayat dalam semalam, maka dicatatkan baginya pahala qunut semalam suntuk.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Nasai di dalam kitab Al-Yaum wal Lailah-nya dari Ibrahim ibnu Ya’qub, dari Abdullah ibnu Yusuf dan Ar-Rabi’ ibnu Nafi’, keduanya dari Al-Haisam ibnu Humaid dengan sanad yang sama.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Katakanlah, ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?"
(QS. Az-Zumar [39]: 9)

Maksudnya, apakah orang yang demikian sama dengan orang yang sebelumnya yang menjadikan tandingan-tandingan bagi Allah untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah?
(Jawabannya tentu saja tidak sama).

Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.
(QS. Az-Zumar [39]: 9)

Yakni sesungguhnya yang mengetahui perbedaan antara golongan ini dan golongan yang sebelumnya hanyalah orang yang mempunyai akal;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Az Zumar (39) Ayat 9

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu ‘Umar bahwa yang dimaksud dengan, amman huwa qaanit… ([apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung] ataukah orang yang beribadah…) dalam ayat ini (az-Zumar: 9) ialah ucapan ‘Utsman bin ‘Affan (yang selalu bangun malam sujud kepada Allah subhanahu wa ta’ala)

Menurut riwayat Ibnu Sa’d dari al-Kalbi, dari Abu Shalih, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas, orang yang dimaksud dalam ayat 9 adalah ‘Ammar bin Yasir.

Menurut riwayat Juwaibir yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas, orang-orang yang dimaksud dalam ayat ini adalah Ibnu Mas’ud, ‘Ammar bin Yasir, dan Salim, maulaa Abu Hudzaifah.
Menurut riwayat Juwaibir yang bersumber dari ‘Ikrimah, orang yang dimaksud dalam ayat 9 ini adalah ‘Ammar bin Yasir.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Az Zumar (الزمر)

Surat Az Zumar terdiri atas 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba‘.

Dinamakan "Az Zumar" (Rombongan-rombongan) karena perkataan "Az Zumar" yang terdapat pada ayat 71 dan 73 ini.

Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan, satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing-masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.

Surat ini dinamakan juga "Al Ghuraf" (kamar-kamar) berhubung perkataan "ghuraf" yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Keimanan:

Dalildalil ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
Malaikatmalaikat berkumpul di sekeliling ‘Arsy bertasbih kepada Tuhannya.
▪ Pada hari kiamat tiap-tiap orang mempunyai catatan amalan masing-masing.

Kisah:

▪ Perintah memurnikan keta’atan kepada Allah.
▪ Larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Lain-lain:

Tabiat orang-orang musyrik dalam keadaan senang dan susah.
▪ Perumpamaan dalam Alquran dan faedahnya.
▪ Kedahsyatan hari kiamat.
▪ Air muka orang musyrik dan air muka orang mukmin pada hari kiamat.
▪ Janji Allah mengampuni orang-orang yang bersalah bila mereka bertaubat.

Audio Murottal

QS. Az-Zumar (39) : 1-75 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 75 + Terjemahan Indonesia
QS. Az-Zumar (39) : 1-75 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 75

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zumar ayat 9 - Gambar 1 Surah Az Zumar ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 39:9
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zumar.

Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , “Rombongan-Rombongan”) adalah surah ke-39 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat.
Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini.
Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.
Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Nomor Surah 39
Nama Surah Az Zumar
Arab الزمر
Arti Rombongan-rombongan
Nama lain al-Guraf (Kamar-Kamar), Ghuraf, Surah Al-‘Arab
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 59
Juz Juz 23 & 24
Jumlah ruku’ 8 ruku’
Jumlah ayat 75
Jumlah kata 1180
Jumlah huruf 4871
Surah sebelumnya Surah Sad
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’min
Sending
User Review
4.4 (14 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
39:9, 39 9, 39-9, Surah Az Zumar 9, Tafsir surat AzZumar 9, Quran Az-Zumar 9, Surah Az Zumar ayat 9
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 39:9

More Videos

Kandungan Surah Az Zumar

۞ QS. 39:1 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 39:2 • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:3 • Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Allah menggerakkan hati manusia • Wali Allah dan wali syetan • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:4 • Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Qahhar (Maha Pemaksa)

۞ QS. 39:5 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun)

۞ QS. 39:6 • Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 39:7 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 39:8 • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 39:9 • Memohon hanya kepada Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 39:10 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 39:11 • Islam agama para nabi • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:12 • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 39:13 • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:14 • Islam agama para nabi • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:15 • Siksa orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:16 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kewajiban hamba pada Allah • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 39:17 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 39:18 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:19 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 39:20 • Pahala iman • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 39:21 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 39:22 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 39:23 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:24 • Azab orang kafir • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 39:25 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:26 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:28 • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 39:29 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 39:30 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 39:31 • Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 39:32 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:33 • Pahala iman

۞ QS. 39:34 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 39:35 • Pahala iman • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 39:36 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:37 • Siksaan Allah sangat pedih • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 39:38 • Mendustai Allah • Sifat Iradah (berkeinginan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 39:39 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:40 • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:41 • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 39:42 • Pencabutan ruh saat tidur • Cara pencabutan ruh • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir •

۞ QS. 39:43 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 39:44 • Syafaat hak Allah semata • Segala sesuatu milik Allah • Manusia dibangkitkan dari kubur • Syafaat hanya milik Allah semata •

۞ QS. 39:45 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:46 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 39:47 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir •

۞ QS. 39:48 • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 39:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:50 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:51 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 39:52 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 39:53 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 39:54 • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Azab orang kafir • Bersegera dalam melakukan kebaikan • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:55 • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh •

۞ QS. 39:56 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 39:57 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:58 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 39:59 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:60 • Derajat para pemeluk agama • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 39:61 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 39:62 • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 39:63 • Segala sesuatu milik Allah • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:64 • Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 39:65 • Perbuatan orang kafir sia-sia • Siksa orang kafir • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 39:66 • Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 39:67 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Kekuasaan Allah • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 39:68 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 39:69 • Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi •

۞ QS. 39:70 • Keluasan ilmu Allah • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 39:71 • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Penjaga neraka

۞ QS. 39:72 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir •

۞ QS. 39:73 • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Pintu-pintu surga • Memasuki surga •

۞ QS. 39:74 • Pahala iman • Allah menepati janji • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 39:75 • Tauhid Rububiyyah • Arsy • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Keadilan Allah dalam menghakimi

Ayat Pilihan

Jadikan sabar & salat sebagai penolongmu.
Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat,
kecuali bagi orang yang khusyu’,
(yaitu) orang yang meyakini,
bahwa mereka akan menemui Tuhannya,
dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
QS. Al-Baqarah [2]: 45-46

Di antara tanda kekuasaanNya, diperlihatkan padamu kilat untuk (timbulkan) ketakutan & harapan, Dia turunkan hujan, lalu hidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya.
Sungguh yang demikian itu terdapat tanda bagi kaum yang mempergunakan akal
QS. Ar-Rum [30]: 24

Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
Ketahuilah,
sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
QS. Al-‘Alaq [96]: 14-16

Yaa siin,
Demi Alquran yang penuh hikmah,
Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,
(yang berada) di atas jalan yang lurus.
QS. Ya Sin [36]: 1-4

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu ...

Correct! Wrong!

Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Kekhalifahan Rasyidin adalah kekhalifahan yang berdiri setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, atau tahun 11 H. Kekhalifahan ini terdiri atas empat khalifah pertama dalam sejarah Islam, yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin.

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu ...

Correct! Wrong!

+

Array

Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna ...

Correct! Wrong!

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan.

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #20
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #20 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #20 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kamus Istilah Islam

duha

Apa itu duha? du.ha waktu menjelang tengah hari (kurang lebih pukul 10.00); kira-kira pukul 10.00 ia melakukan salat duha ۞ Variasi nama: dhuha … • dhuha

garebek

Apa itu garebek? ga.re.bek perayaan besar yang bertalian dengan hari raya Islam (tiga kali dalam setahun, yaitu garebek Maulud pada tanggal 12 Rabiulawal), garebek Puasa pada tanggal 1 Syawal, garebe...

Bani Al-Harits

Siapa itu Bani Al-Harits? Bani Al-Harits bin Fihr (بنو الحارث بن فهر‎) adalah suatu klan atau cabang keluarga dari suku Quraisy. Nama klan ini berasal dari nama Al-Harits bin Fihr bin ...