QS. Az Zumar (Rombongan-rombongan) – surah 39 ayat 44 [QS. 39:44]

قُلۡ لِّلّٰہِ الشَّفَاعَۃُ جَمِیۡعًا ؕ لَہٗ مُلۡکُ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ ؕ ثُمَّ اِلَیۡہِ تُرۡجَعُوۡنَ
Qul lillahisy-syafaa’atu jamii’an lahu mulkus-samaawaati wal ardhi tsumma ilaihi turja’uun(a);

Katakanlah:
“Hanya kepunyaan Allah syafa’at itu semuanya.
Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi.
Kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”
―QS. 39:44
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Manusia dibangkitkan dari kubur ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala
39:44, 39 44, 39-44, Az Zumar 44, AzZumar 44, Az-Zumar 44

Tafsir surah Az Zumar (39) ayat 44

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 44. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menyuruh Nabi-Nya mengatakan bahwa hanya kepunyaan Allah semua syafaat itu.Tak seorang pun yang dapat memberikan syafaat melainkan dengan izin Allah seperti tersebut dalam firman-Nya:

Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.
(Q.S. Al-Baqarah [2]: 255)

Dan seperti firman-Nya:

dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridai (Allah)
(Q.S. Al-Anbiyaa [21]: 28)

Semua syafaat itu hanya dimiliki Allah karena Dia yang memiliki kerajaan langit dan bumi dan semua isinya termasuk berhala yang disembah orang-orang musyrik.
Oleh karena itu, sembahlah Allah saja yang mempunyai kerajaan yang sempurna, yang kekuasaan-Nya tidak terbatas.
Kemudian kepada-Nya kamu sekalian akan dikembalikan pada hari kebangkitan.
Dialah nanti yang akan menimpakan siksa yang sangat pedih kepada orang-orang musyrik.
Tidak diragukan lagi bahwa ayat ini mengandung ancaman yang pedih sekali.
Kemudian Allah menerangkan pula satu sifat yang sangat buruk dari orang-orang yang mengingkari keesaan-Nya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakan pula kepada mereka, wahai Muhammad, “Hak memberi segala macam syafaat hanya milik Allah.
Tak seorang pun dapat memperolehnya kecuali atas perkenan-Nya.
Hanya bagi-Nyalah hak pemilikan langit dan bumi.
Kemudian hanya kepada-Nya pulalah kalian akan dikembalikan, lalu Dia akan menghisab seluruh amal perbuatan kalian.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah, “Hanya kepunyaan Allahlah syafaat itu semua) maksudnya, syafaat itu khusus bagi Dia, maka tiada seorang pun yang dapat memberikannya melainkan dengan seizin Dia.

(Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi.

Kemudian kepada-Nya pulalah kalian dikembalikan.”)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah wahai Rasul kepada orang-orang musyrikin itu : Hanya milik Allah seluruh syafaat itu. Hanya milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi, dan apa yang ada di antaranya. Segala urusan adalah milik Allah semata, tidak seorang pun yang bisa memberi syafaat di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya. Dialah pemilik langit dan bumi, Dia yang mengatur apa yang ada pada keduanya. Maka semestinya syafaat itu diminta hanya kepada Allah sebagai pemiliknya dengan mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya, dan tidak diminta dari Illah-Illah yang tidak bisa mendatangkan manfaat atau mudarat. Kemudian hanya kepada Allah kalian akan berpulang setelah kematian untuk menghadapi hisab dan pembalasan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 44)

Maksudnya, Dialah Yang mengatur semuanya itu.

Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 44)

Yakni kelak di hari kiamat, lalu Dia akan memutuskan perkara di antara kalian dengan keadilan-Nya, dan memberikan balasan kepada setiap diri sesuai dengan amal perbuatannya.


Informasi Surah Az Zumar (الزمر)
Surat Az Zumar terdiri atas 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba’.

Dinamakan “Az Zumar” (Rombongan-rombongan) karena perkataan “Az Zumar” yang ter­ dapat pada ayat 71 dan 73 ini.

Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka di­ hisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing-masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.

Surat ini dinamakan juga “Al Ghuraf” (kamar-kamar) berhubung perkataan “ghuraf” yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Keimanan:

Dalil-dalil ke-Esaan dan kekuasaan Allah
malaikat-malaikat berkumpul di sekeli­ ling ‘Arsy bertasbih kepada Tuhannya
pada hari kiamat tiap-tiap orang mempu­nyai catatan amalan masing-masing.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Perintah memumikan keta’atan kepada Allah
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Lain-lain:

Tabiat orang-orang musyrik dalam keadaan senang dan susah
perumpamaan dalam al Qur’an dan faedahnya
kedahsyatan hari kiamat
air muka orang musyrik dan air muka orang mu ‘min pada hari kiamat
janji Allah mengampuni orang-orang yang bersalah bila mereka bertaubat.

Ayat-ayat dalam Surah Az Zumar (75 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Az-Zumar (39) ayat 44 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 44 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 44 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Az-Zumar - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 75 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 39:44
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zumar.

Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , "Rombongan-Rombongan") adalah surah ke-39 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat.
Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini.
Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.
Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Nomor Surah 39
Nama Surah Az Zumar
Arab الزمر
Arti Rombongan-rombongan
Nama lain al-Guraf (Kamar-Kamar), Ghuraf, Surah Al-‘Arab
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 59
Juz Juz 23 & 24
Jumlah ruku' 8 ruku'
Jumlah ayat 75
Jumlah kata 1180
Jumlah huruf 4871
Surah sebelumnya Surah Sad
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’min
4.7
Ratingmu: 4.7 (21 orang)
Sending







Pembahasan ▪ semuanya milik Allah

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim