Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Az Zukhruf (Perhiasan) – surah 43 ayat 5 [QS. 43:5]

اَفَنَضۡرِبُ عَنۡکُمُ الذِّکۡرَ صَفۡحًا اَنۡ کُنۡتُمۡ قَوۡمًا مُّسۡرِفِیۡنَ
Afanadhribu ‘ankumudz-dzikra shafhan an kuntum qauman musrifiin(a);
Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan ayat-ayat (sebagai peringatan) Alquran kepadamu, karena kamu kaum yang melampaui batas?
―QS. Az Zukhruf [43]: 5

Then should We turn the message away, disregarding you, because you are a transgressing people?
― Chapter 43. Surah Az Zukhruf [verse 5]

أَفَنَضْرِبُ apakah maka Kami jadikan

Then should We take away
عَنكُمُ dari kalian

from you
ٱلذِّكْرَ pengajaran/Al Qur’an

the Reminder,
صَفْحًا hentikan

disregarding (you),
أَن karena

because
كُنتُمْ kalian adalah

you are
قَوْمًا kaum

a people
مُّسْرِفِينَ orang-orang yang melampaui batas

transgressing?

Tafsir

Alquran

Surah Az Zukhruf
43:5

Tafsir QS. Az Zukhruf (43) : 5. Oleh Kementrian Agama RI


Allah mencela kaum musyrik Mekah dengan mengatakan:
Apakah Kami akan berhenti memperingatkan kamu dengan Alquran karena kamu sudah begitu mendalam dalam kekafiranmu, selalu meninggalkan perintah Kami dan melakukan larangan Kami?
Tidak! Kami sekali-sekali tidak akan berbuat demikian, karena rahmat dan kasih sayang Kami kepadamu, meskipun kamu seharusnya dibinasakan, atau dibiarkan sesat sampai mati, karena perbuatanmu sudah keterlaluan dan melampaui batas.


Qatadah berkata,
"Sekiranya Alquran itu telah diangkat atau ditiadakan ketika ia ditolak orang-orang pertama dari umat terdahulu, maka pasti mereka binasa, tetapi Allah selalu memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada mereka dan Muhammad ﷺ senantiasa menyeru mereka selama duapuluh tahun lebih menurut izin dan kehendak Allah.
"

Tafsir QS. Az Zukhruf (43) : 5. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah Kami mengabaikan kalian sehingga Kami berhenti menurunkan Alquran, sebagai sikap memalingkan diri dari kalian akibat perlaku kalian yang terlalu berlebihan dalam kekafiran?
Tidak, karena ketentuan hukum Kami menuntut kalian memberikan alasan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah Kami akan berpaling dari kalian dan tidak menurunkan Alquran hanya karena kalian berpaling, tidak tunduk, dan melampaui batas dengan tidak beriman kepadanya?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka apakah Kami akan berhenti) akan menahan


(menurunkan Adz-Dzikr kepada kalian) yakni Alquran


(dengan sebenar-benarnya) maksudnya Kami benar-benar menahan Alquran dan tidak menurunkannya kepada kalian, karena itu kalian tidak lagi terkena amar makruf dan nahi mungkar, demikian itu hanya


(karena kalian adalah kaum yang melampaui batas?) kaum yang musyrik tentu tidak.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan Alquran kepadamu, karena kamu adalah kaum yang melampaui batas?
(QS. Az-Zukhruf [43]: 5)

Ulam tafsir berselisih pendapat mengenai makna ayat ini.
Menurut suatu pendapat, makna ayat ini ialah ‘apakah kamu mengira bahwa Kami memaaf kalian, karenanya Kami tidak mengazab kalian, sedangkan kalian tidak mengerjakan apa yang diperintahkan kepada kalian?’.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas r.a. Abu Saleh, Mujahid, As-Saddi, dan dipilih oleh Ibnu Jarir.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan Alquran kepadamu?
(QS. Az-Zukhruf [43]: 5)
Bahwa demi Allah, seandainya Alquran ini diangkat (dihapus) ketika ditolak oleh permulaan ayat ini, niscaya mereka akan binasa.
Tetapi berkat rahmat Allah subhanahu wa ta’ala, Dia meneruskan risalah-Nya dan mengulang-ulang penurunannya kepada mereka serta menyeru mereka selama dua puluh tahun atau lebih dari itu menurut apa yang dikehendaki-Nya.


Pendapat yang dikemukakan oleh Qatadah mengandung makna yang lembut sekali.
Yang dapat disimpulkan sebagai berikut, bahwa merupakan suatu kelembutan dan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala kepada makhluk-Nya.
Dia tidak pernah berhenti menyeru mereka kepada kebaikan dan kepada ajaran Alquranul Karim, sekalipun mereka bersifat melampaui batas lagi berpaling darinya.
Bahkan Allah tetap memerintahkan dengan melalui Alquran kepada orang yang ditakdirkan mendapat hidayah agar Alquran dijadikan sebagai petunjuk, dan agar hujah (alasan) dapat ditegakkan terhadap orang yang ditakdirkan celaka.

Unsur Pokok Surah Az Zukhruf (الزخرف)

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura.

Dinamai "Az Zukhruf" (Perhiasan) diambil dari perkataan "Az Zukhruf" yang terdapat pada ayat 35 surat ini.

Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad ﷺ adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi.
Pangkat rasul dan nabi itu harus diberikan kepada orang yang kaya.

Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Keimanan:

Alquran berasal dari Lauh Mahfuzh.
Nabi Isa `alaihis salam itu tidak lain hanyalah seorang hamba Allah.
▪ Pengakuan Nabi Isa `alaihis salam bahwa Allah-lah Tuhan yang sebenarnya.
▪ Mensifatkan bagaimana kesenangan di dalam syurga dan hebatnya penderitaan orang kafir di dalam neraka sehingga mereka ingin mati saja agar terlepas dari siksa itu.
▪ Tuhan tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Perintah Tuhan kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya menjauhi orang-orang yang tidak beriman.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam, Musa `alaihis salam dan Isa `alaihis salam sebagai perbandingan bagi Nabi dan sebagai penawar sewaktu menghadapi kesulitan dalam melakukan dakwah.

Lain-lain:

▪ Pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allah-lah Yang menciptakan langit dan bumi, tetapi mereka tetap menyembah berhala.
▪ Kepercayaan mereka bahwa malaikat adalah anak Allah dan penolakan atas kepercayaan yang salah itu.
Muhammad ﷺ sebagai rasul mendapat ejekan dan celaan-celaan dari kaumnya dan hal ini adalah biasa, karena rasulrasul yang dahulu pun demikian pula halnya.
▪ orang-orang musyrik sangat kuat berpegang kepada tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka dalam beragama, sehingga tertutup hati mereka untuk menerima kebenaran.

Audio

QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 89 + Terjemahan Indonesia

QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 89

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zukhruf ayat 5 - Gambar 1 Surah Az Zukhruf ayat 5 - Gambar 2
Statistik QS. 43:5
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zukhruf.

Surah Az-Zukhruf (Arab: الزخرف , “Perhiasan”) adalah surah ke-43 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 89 ayat.
Dinamakan Az-Zukhruf yang berarti Perhiasan karena kata Az-Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 pada surah ini.
Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Nomor Surah43
Nama SurahAz Zukhruf
Arabالزخرف
ArtiPerhiasan
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu63
JuzJuz 25
Jumlah ruku’7 ruku’
Jumlah ayat89
Jumlah kata838
Jumlah huruf3609
Surah sebelumnyaSurah Asy-Syura
Surah selanjutnyaSurah Ad-Dukhan
Sending
User Review
4.3 (11 votes)
Tags:

43:5, 43 5, 43-5, Surah Az Zukhruf 5, Tafsir surat AzZukhruf 5, Quran Az-Zukhruf 5, Surah Az Zukruf ayat 5

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 34 [QS. 69:34]

33-34. Mengapa si pendurhaka itu disiksa sedemikian hebat? Inilah yang menjadi penyebabnya. Sesungguhnya dia dahulu ketika di dunia adalah orang yang tidak beriman kepada Allah Yang Mahabesar. Dan jug … 69:34, 69 34, 69-34, Surah Al Haaqqah 34, Tafsir surat AlHaaqqah 34, Quran Al Haqqah 34, AlHaqqah 34, Al-Haqqah 34, Surah Al Haqah ayat 34

QS. An Najm (Bintang) – surah 53 ayat 34 [QS. 53:34]

34. Orang yang berpaling itu juga bersifat tercela, dan dia memberikan sedikit dari apa yang dijanjikan, lalu menahan sisanya dan tidak mau memberi lagi. … 53:34, 53 34, 53-34, Surah An Najm 34, Tafsir surat AnNajm 34, Quran An-Najm 34, Surah An Najm ayat 34

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #16

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … القرأ قرأ ن قرن الجمع Benar! Kurang tepat! Alquran adalah

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … nasib baik qadar

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan…..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. penghormatan Allah SWT musibah dari Allah SWT ujian Allah SWT

Instagram