Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Az Zukhruf (Perhiasan) – surah 43 ayat 11 [QS. 43:11]

وَ الَّذِیۡ نَزَّلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءًۢ بِقَدَرٍ ۚ فَاَنۡشَرۡنَا بِہٖ بَلۡدَۃً مَّیۡتًا ۚ کَذٰلِکَ تُخۡرَجُوۡنَ
Waal-ladzii nazzala minassamaa-i maa-an biqadarin fa-ansyarnaa bihi baldatan maitan kadzalika tukhrajuun(a);
Dan yang menurunkan air dari langit menurut ukuran (yang diperlukan) lalu dengan air itu Kami hidupkan negeri yang mati (tandus).
Seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).
―QS. Az Zukhruf [43]: 11

Daftar isi

And who sends down rain from the sky in measured amounts, and We revive thereby a dead land – thus will you be brought forth –
― Chapter 43. Surah Az Zukhruf [verse 11]

وَٱلَّذِى dan yang

And the One Who
نَزَّلَ menurunkan

sends down
مِنَ dari

from
ٱلسَّمَآءِ langit

the sky
مَآءًۢ air

water
بِقَدَرٍ menurut ukuran

in (due) measure,
فَأَنشَرْنَا lalu Kami hidupkan

then We revive
بِهِۦ dengannya

with it
بَلْدَةً negeri

a land
مَّيْتًا mati

dead,
كَذَٰلِكَ seperti demikian

thus
تُخْرَجُونَ kamu dikeluarkan

you will be brought forth,

Tafsir Quran

Surah Az Zukhruf
43:11

Tafsir QS. Az-Zukhruf (43) : 11. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menurunkan hujan dari langit sesuai dengan keperluan untuk menghidup-suburkan tanam-tanaman dan tumbuh-tumbuhan.
Dia menurunkan hujan tidak lebih dari yang diperlukan sehingga tidak melimpah ruah melampaui batas dan akhirnya menjadi bencana, seperti halnya air bah yang merusak dan membinasakan, dan tidak pula terlalu sedikit sehingga tidak mencukupi kebutuhan untuk kesuburan tanam-tanaman dan tumbuh-tumbuhan yang menyebabkan kering dan layu, dan mengakibatkan timbulnya bencana kelaparan yang menimpa makhluk Allah di mana-mana.

Dengan turunnya hujan dari langit sesuai dengan kadar yang diperlukan, maka hidup dan makmurlah negeri yang telah mati yang tidak lagi ditumbuhi tanam-tanaman dan pohon-pohonan.
Sebagaimana Allah kuasa menghidupkan negeri yang telah mati, begitu pula Dia kuasa menghidupkan dan mengeluarkan orang-orang mati itu dari kubur dalam keadaan hidup, sebagaimana firman Allah:

Dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering).
(Ar-Rum [30]: 24)

Dan firman-Nya:

Maka Kami arahkan awan itu ke suatu negeri yang mati (tandus) lalu dengan hujan itu Kami hidupkan bumi setelah mati (kering).
Seperti itulah kebangkitan itu.
(Faathir [35]: 9)

Apa yang dikemukakan oleh ayat ini dibuktikan oleh ilmu pengetahuan yang ditemukan manusia saat ini.
Diperkirakan dalam waktu satu detik, sebanyak 16 juta ton air menguap dari bumi.

Menggunakan angka ini, maka diperhitungkan akan adanya 513 triliun ton air yang menguap dari bumi dalam setahun.
Angka ini ternyata sama dengan perhitungan mengenai jumlah air hujan yang turun dalam setahun.

Dengan demikian, air melakukan sirkulasi yang seimbang secara terus-menerus.
Kehidupan di bumi sangat bergantung pada keberlanjutan siklus air yang demikian ini.

Walaupun banyak teknologi mencoba mengintervensi siklus alami ini, seperti membuat hujan buatan, pada kenyataannya siklus air tidak dapat dibuat secara artifisial.

Proporsi air hujan tidak hanya penting dalam bentuk jumlahnya, tetapi juga kecepatan turunnya butir air hujan [menurut ukuran yang diperlukan].
Kecepatan butir air hujan tidak melebihi kecepatan standar, tidak peduli berapa ukuran butir air hujan itu.
Umumnya butiran air hujan mempunyai diameter 4,5 mm.
Kecepatannya sekitar 8 meter per detik.
Pada ukuran yang lebih kecil, tentunya kecepatannya lebih rendah.
Pada ukuran butiran yang lebih besar dari 4,5 mm, tidak berarti kecepatannya makin tinggi.
Kecepatannya tetap, yaitu sekitar 8 meter per detik.
Hal ini disebabkan karena bentuk butiran yang cair itu akan berinteraksi dengan udara dan angin sehingga bentuk butir air itu berubah sedemikian rupa yang mengakibatkan kecepatan jatuhnya menurun dan tidak melebihi kecepatan standar.



Menghidupkan negeri yang mati dengan air (hujan) dari langit telah difirmankan pada Surah Fushshilat [41]: 39, bahwasanya dengan diturunkan hujan di daerah yang tandus maka daerah tersebut akan (bisa, dengan kehendak Allah) ditumbuhi pepohonan.
Pada ayat ini ditekankan bahwa air dari langit diturunkan menurut kadar tertentu.
Kebangkitan manusia setelah alam kubur sering diibaratkan dengan menghidupkan tanah yang tandus dengan air hujan.
Perumpamaan ini dapat kita bandingkan dengan tumbuhnya biji-bijian atau spora liar yang terbawa tiupan angin dan terserak di atas tanah yang kering.
Apabila tanah yang kering ini mendapat siraman hujan dengan jumlah yang cukup [menurut ukuran yang diperlukan], maka biji-biji tersebut akan tumbuh menjadi kecambah-kecambah dan kemudian menjadi tumbuhan.
Apabila curah hujan sangat banyak maka biji-bijian atau spora yang menjadi bakal benih tumbuh-tumbuhan akan hanyut terbawa aliran air.
Seandainya aliran air tidak sampai menghanyutkan, tetapi bila kadar kelembaban air dalam tanah terlalu berlebih maka biji-bijian tidak akan tumbuh menjadi kecambah, malahan akan membusuk.
Semuanya menurut ukuran.

Tafsir QS. Az Zukhruf (43) : 11. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Yaitu Tuhan yang yang menurunkan air hujan dari langit sesuai dengan kadar yang dibutuhkan.
Dengan air itu, Kami kemudian menghidupkan negeri yang kering kerontang tak bertanaman.


Dengan cara menghidupkan seperti itulah kalian akan dihidupkan kembali dari dalam kubur untuk menerima pembalasan.
Apakah kalian masih juga mengingkari?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dia-lah yang menurunkan hujan dari langit menurut kadarnya, tidak melebihi batas hingga menenggelamkan, dan tidak pula sedikit hingga tidak mencukupi kebutuhan.
Sehingga air itu mencukupi untuk kehidupan kalian dan hewan ternak kalian.


Dengan air itu pula Kami menghidupkan negeri yang kering dari tumbuh-tumbuhan sebagaimana Kami mengeluarkan dengan air yang Kami turunkan dari langit ini negeri yang mati.
Wahai sekalian manusia, kalian benar-benar akan keluar dari kubur setelah hancur.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar) yang diperlukan oleh kalian, dan Dia tidak menurunkannya dalam bentuk hujan yang sangat besar yang disertai dengan angin topan


(lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah) sebagaimana cara menghidupkan itulah


(kalian akan dikeluarkan) dari dalam kubur kalian lalu kalian menjadi hidup kembali.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 11)

yang diperlukan buat tanam-tanamanmu, pohon-pohon berbuahmu, dan untuk minummu dan minum ternakmu.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 11)

Yakni bumi yang mati.
Maka ketika hujan diturunkan padanya, menjadi suburlah tanahnya dan menumbuhkan berbagai macam tetumbuhan yang subur.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala melalui penghidupan tanah yang mati ini mengingatkan akan penghidupan jasad yang telah mati kelak di hari kiamat saat semuanya dikembalikan kepada-Nya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).
(QS. Az-Zukhruf [43]: 11)

Unsur Pokok Surah Az Zukhruf (الزخرف)

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura.

Dinamai "Az Zukhruf" (Perhiasan) diambil dari perkataan "Az Zukhruf" yang terdapat pada ayat 35 surat ini.

Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad ﷺ adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi.
Pangkat rasul dan nabi itu harus diberikan kepada orang yang kaya.

Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Keimanan:

Alquran berasal dari Lauh Mahfuzh.
Nabi Isa `alaihis salam itu tidak lain hanyalah seorang hamba Allah.
▪ Pengakuan Nabi Isa `alaihis salam bahwa Allah-lah Tuhan yang sebenarnya.
▪ Mensifatkan bagaimana kesenangan di dalam syurga dan hebatnya penderitaan orang kafir di dalam neraka sehingga mereka ingin mati saja agar terlepas dari siksa itu.
▪ Tuhan tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Perintah Tuhan kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya menjauhi orang-orang yang tidak beriman.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam, Musa `alaihis salam dan Isa `alaihis salam sebagai perbandingan bagi Nabi dan sebagai penawar sewaktu menghadapi kesulitan dalam melakukan dakwah.

Lain-lain:

▪ Pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allah-lah Yang menciptakan langit dan bumi, tetapi mereka tetap menyembah berhala.
▪ Kepercayaan mereka bahwa malaikat adalah anak Allah dan penolakan atas kepercayaan yang salah itu.
Muhammad ﷺ sebagai rasul mendapat ejekan dan celaan-celaan dari kaumnya dan hal ini adalah biasa, karena rasulrasul yang dahulu pun demikian pula halnya.
▪ orang-orang musyrik sangat kuat berpegang kepada tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka dalam beragama, sehingga tertutup hati mereka untuk menerima kebenaran.

Audio Murottal

QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 89 + Terjemahan Indonesia



QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 89

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zukhruf ayat 11 - Gambar 1 Surah Az Zukhruf ayat 11 - Gambar 2
Statistik QS. 43:11
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zukhruf.

Surah Az-Zukhruf (Arab: الزخرف , “Perhiasan”) adalah surah ke-43 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 89 ayat.
Dinamakan Az-Zukhruf yang berarti Perhiasan karena kata Az-Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 pada surah ini.
Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Nomor Surah 43
Nama Surah Az Zukhruf
Arab الزخرف
Arti Perhiasan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 63
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 7 ruku’
Jumlah ayat 89
Jumlah kata 838
Jumlah huruf 3609
Surah sebelumnya Surah Asy-Syura
Surah selanjutnya Surah Ad-Dukhan
Sending
User Review
4.9 (27 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

43:11, 43 11, 43-11, Surah Az Zukhruf 11, Tafsir surat AzZukhruf 11, Quran Az-Zukhruf 11, Surah Az Zukruf ayat 11

Video Surah

43:11


More Videos

Kandungan Surah Az Zukhruf

۞ QS. 43:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 43:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:8 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:10 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:11 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Segala sesuatu ada takdirnya •

۞ QS. 43:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:13 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:14 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:15 • Mendustai Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:16 • Mendustai Allah

۞ QS. 43:17 • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:19 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Tugas-tugas malaikat • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:20 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:23 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:24 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:25 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:27 • Islam agama para nabi • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 43:29 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:30 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:32 Ar Rabb (Tuhan) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 43:33 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Al Rahman (Maha Pengasih) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:34 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:35 • Pahala iman • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 43:36 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat iblis dan pembantunya • Jin yang berteman dengan manusia • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 43:37 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 43:38 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Jin yang berteman dengan manusia

۞ QS. 43:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:41 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:42 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Al Muqtadir (Maha Kuasa) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:44 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:45 Tauhid Uluhiyyah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Islam agama para nabi

۞ QS. 43:46 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:48 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:55 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:56 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:60 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 43:61 • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Turunnya nabi Isa sebelum kiamat

۞ QS. 43:62 • Nama-nama neraka • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 43:64 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 43:65 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:66 • Nama-nama hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:67 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 43:68 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:69 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:70 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman

۞ QS. 43:71 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:72 • Pahala iman • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 43:73 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:74 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:75 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 43:76 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 43:77 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian neraka • Penjaga neraka • Percakapan ahli neraka •

۞ QS. 43:78 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:79 • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:80 • Keluasan ilmu Allah • Tugas-tugas malaikat • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 43:81 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:82 Tauhid Rububiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:83 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:84 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 43:85 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Nama-nama hari kiamat • Waktu kiamat tidak diketahui • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:86 • Mereka yang memperoleh syafaat • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 43:87 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:88 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:89 • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya,
dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu & tempat penyimpanannya.
Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).
QS. Hud [11]: 6

Dan kepunyaan Allah-lah timur & barat,
maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Baqarah [2]: 115

Pengetahuan tentang kiamat adalah pada sisi Tuhanku,
tak seorangpun dapat jelaskan waktu kedatangannya selain Dia.
Kiamat itu amat berat (huru haranya) yang di langit & di bumi.
Kiamat tak datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba
QS. Al-A’raf [7]: 187

Dan taatlah kepada Allah & Rasul-Nya & janganlah kamu berbantah-bantahan,
yang menyebabkan kamu menjadi gentar & hilang kekuatanmu & bersabarlah.
Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
QS. Al-Anfal [8]: 46

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Arti al-Kaafirun adalah ...

Correct! Wrong!

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan.....kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

Arti dari lafal

لَكُمْ دِينُكُمْ

yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kafirun [109] ayat 6.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

'Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'

+

Array

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu sebagai ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
اَلَمۡ یَجِدۡکَ یَتِیۡمًا فَاٰوٰی

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
--QS. Adh Dhuhaaa [93] : 6

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah..... Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #18
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #18 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #18 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Kamus Istilah Islam

Ratu Balqis

Siapa itu Ratu Balqis? Ratu Balqis juga dikenali sebagai Ratu dari Saba’ atau Ratu dari Sheba adalah seorang ratu yang memerintah kerajaan kuno Saba’ yang disebut dalam Injil Ibrani, Perj...

Ayub `alaihis salam

Siapa itu Ayub `alaihis salam? Ayyub adalah seorang nabi yang ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan Kaum Amoria di Haran, Syam. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1500 SM dan Namanya disebut...

Zulkifli `alaihis salam

Siapa itu Zulkifli `alaihis salam? Nabi Zulkifli adalah salah satu nabi dan Rasul dalam ajaran agama Islam yang diutus kepada kaum Amoria di kota Damaskus. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1460 S...