Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ath Thuur (Bukit) – surah 52 ayat 30 [QS. 52:30]

اَمۡ یَقُوۡلُوۡنَ شَاعِرٌ نَّتَرَبَّصُ بِہٖ رَیۡبَ الۡمَنُوۡنِ
Am yaquuluuna syaa’irun natarabbashu bihi raibal manuun(i);
Bahkan mereka berkata,
“Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.”

―QS. Ath Thuur [52]: 30

Or do they say (of you),
"A poet for whom we await a misfortune of time?"
― Chapter 52. Surah Ath Thuur [verse 30]

أَمْ ataukah/apakah

Or
يَقُولُونَ mereka mengatakan

(do) they say,
شَاعِرٌ seorang penyair

"A poet,
نَّتَرَبَّصُ kita tunggu-tunggu

we wait
بِهِۦ dengannya

for him
رَيْبَ ragu-ragu

a misfortune of time." *[meaning includes next or prev. word]
ٱلْمَنُونِ zaman/masa

a misfortune of time." *[meaning includes next or prev. word]

Tafsir

Alquran

Surah Ath Thuur
52:30

Tafsir QS. Ath Thuur (52) : 30. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat 29 Allah ﷻ memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk tetap memberikan peringatan kepada kaumnya, dengan mengajarkan kepada mereka ayat-ayat Allah tanpa menghiraukan perbuatan-perbuatan mereka yang tidak mengandung kebenaran.
Allah menegaskan bahwa hamba-Nya yang bernama Muhammad ﷺ bukanlah tukang tenung dan bukan orang gila.

Adapun orang-orang kafir menuduh Nabi Muhammad ﷺ sebagai tukang tenung karena beliau banyak memberikan berita-berita gaib tentang masa lalu.
Umat-umat yang diperjuangkan nabi-nabi sebelumnya juga memberikan berita hal-hal yang akan datang seperti hari Kiamat, hari kebangkitan dan hari pengadilan (yaumulhisab) dan tentang surga serta neraka.

Berita-berita gaib ini merupakan sebuah kebenaran yang diterima dari Allah.
Jadi jelaslah bahwa Nabi bukan tukang tenung yang menyampaikan hal-hal yang tidak benar.

Orang kafir juga menuduh Rasulullah sebagai orang gila karena beliau menyatakan dan mengajarkan bahwa Tuhan itu hanya satu, sedangkan mereka menganggap Tuhan mereka yang berjumlah empat saja banyak persoalan dunia yang tidak selesai.
Jika Tuhan hanya satu maka dunia tidak terpelihara lagi, kata mereka.

Beberapa orientalis Barat menyatakan Nabi punya penyakit epilepsi (ayan) seperti ketika beliau menerima wahyu tiba-tiba diam dan tidak menghiraukan keadaan sekeliling seperti orang terjangkit penyakit ayan.
Tetapi pada ayat 29 ini Allah menegaskan bahwa Muhammad ﷺ tidaklah gila sebagimana dituduhkan orang-orang kafir.

Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diangkat jadi rasul, memiliki akal yang sehat, cita-cita yang tinggi, akhlak dan perilaku yang mulia.
Sedangkan pada ayat 30 orang-orang kafir masih menuduh Nabi sebagai penyair karena ayat-ayat Alquran sangat indah bahasanya, susunan kalimat dan pilihan katanya sangat luar biasa.

Para penyair biasa memiliki kemampuan bahasa yang indah dan biasa menyusun kalimat dan memilih kata-katanya tidak seperti manusia biasa.
Menurut mereka para penyair sering menemui kematian karena kecelakaan.
Oleh karena itu mereka selalu menunggu-nunggu kecelakaan yang akan menimpa Muhammad ﷺ.
Pada ayat ini Allah ﷻ menegaskan bahwa Nabi bukanlah penyair.
Bahasa yang indah, susunan kalimat dan pilihan bahasa yang luar biasa pada ayat-ayat Alquran karena ayat-ayat itu merupakan firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan Allah akan selalu melindungi Nabi-Nya.
Firman Allah:


يٰٓاَيُّهَا الرَّسُوْلُ بَلِّغْ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ وَاِنْ لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسٰلَتَهٗ وَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْكٰفِرِيْنَ

Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu.
Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya.
Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia.
Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.
(al-Ma’idah [5]: 67)

Tafsir QS. Ath Thuur (52) : 30. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Bahkan apakah mereka mengatakan,
"Ia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kematiannya."
Katakanlah kepada mereka, sebagai ancaman,
"Tunggulah, sesungguhnya aku pun termasuk orang-orang yang menunggu kesudahan diriku dan diri kalian. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, bahkan orang-orang musyrik itu berkata kepadamu,
"Muhammad adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kematian menimpanya."
Katakanlah kepada mereka, “Tunggulah kematianku karena sesungguhnya aku ada bersama kalian menunggu azab menimpa kalian.


Kalian akan benar-benar melihat untuk siapakah akibat buruk akan menimpa."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Bahkan) lebih dari itu


(mereka mengatakan,)
"Dia


(adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya") malapetaka menimpanya lalu ia binasa sebagaimana nasib yang dialami oleh para penyair lainnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala mengingkari tuduhan yang dilancarkan oleh orang-orang Quraisy terhadap diri Rasul ﷺ:

Bahkan mereka mengatakan,
"Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya."
(QS. Ath-Thuur [52]: 30)

Yaitu malapetaka yang membawa kepada kematiannya.
Mereka mengatakan,
"Kita tunggu dia dan tetap bersikap sabar terhadapnya hingga maut datang menjemputnya, maka kita akan terbebas dari ulahnya dan juga dari urusannya."

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Ath Thuur (52) Ayat 30

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa kaum Quraisy berkumpul di Darun Nadwah memperbincangkan Nabi Muhammad ﷺ Berkatalah seorang di antara mereka: “Masukkan saja dia (Muhammad) dengan terikat hingga mati, sebagaimana yang dialami oleh ahli syair terdahulu, Zuhair dan an-Nabighah, karena dia itu sama saja dengan mereka.” Ayat ini (ath-Thuur: 30) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Ath Thuur (الطور)

Surat Ath Thuur terdiri atas 49 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat As Sajdah.

Dinamai "Ath Thuur" (Bukit) diambil dari perkataan "Ath Thuur" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan "bukit" di sini ialah bukit Thursina yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musaalaihis salam menerima wahyu dari Tuhannya.

Keimanan:

▪ Keadaan orang-orang kafir di dalam neraka dan keadaan orang-orang beriman di dalam syurga.
▪ Bukti kekuasaan dan ke-Esaan Allah.
▪ Setiap orang bertanggungjawab terhadap perbuatannya masing-masing, sekalipun demikian bapak dan anak akan dikumpulkan Allah dalam syurga apabila kedua-duanya sama-sama beriman.

Hukum:

▪ Kewajiban untuk tetap berdakwah dan anjuran melakukan zikir dan tasbih pada waktu siang dan malam.

Lain-lain:

▪ Orang-orang zalim pasti mendapat siksaan Allah di dunia dan akhirat.
▪ Allah tetap akan menjaga dan melindungi Nabi Muhammad ﷺ

Audio

QS. Ath-Thuur (52) : 1-49 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 49 + Terjemahan Indonesia

QS. Ath-Thuur (52) : 1-49 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 49

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ath Thuur ayat 30 - Gambar 1 Surah Ath Thuur ayat 30 - Gambar 2
Statistik QS. 52:30
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Ath Thuur.

Surah At-Tur (bahasa Arab:الطور) adalah surah ke-52 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 49 ayat.
Dinamakan at-Tur yang berarti Bukit diambil dari kata At-Tur yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan bukit disini ialah bukit Sinai yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa menerima Taurat dari Allah.

Nomor Surah52
Nama SurahAth Thuur
Arabالطور
ArtiBukit
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu76
JuzJuz 27
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat49
Jumlah kata313
Jumlah huruf1324
Surah sebelumnyaSurah Az-Zariyat
Surah selanjutnyaSurah An-Najm
Sending
User Review
4.6 (12 votes)
Tags:

52:30, 52 30, 52-30, Surah Ath Thuur 30, Tafsir surat AthThuur 30, Quran Ath Thur 30, At Thur 30, At-Tur 30, Surah At Thur ayat 30

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ar Ra’d (Guruh (petir)) – surah 13 ayat 3 [QS. 13:3]

Usai berbicara tentang matahari dan bulan, Allah melalui ayat ini menjelaskan perihal bumi dan isinya. Dan Dia Yang Maha Pencipta adalah Tuhan yang juga menghamparkan bumi untuk tempat kamu berdiam, d … 13:3, 13 3, 13-3, Surah Ar Ra’d 3, Tafsir surat ArRad 3, Quran Ar Rad 3, Ar-Ra’d 3, Surah Ar Rad ayat 3

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 72 [QS. 4:72]

Dan sesungguhnya ingatlah, wahai orang-orang beriman, di antara kamu pasti ada orang yang sangat enggan dan sangat berat hati bila diajak ke medan pertempuran. Lalu jika kamu ditimpa musibah, yakni ka … 4:72, 4 72, 4-72, Surah An Nisaa’ 72, Tafsir surat AnNisaa 72, Quran AnNisa 72, An-Nisa’ 72, Surah An Nisa ayat 72

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: المجتهد) atau fakih (الفقيه) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Arti hadits maudhu' adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #30

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًاArti dari kalimat di atas adalah … Kebodohan mendekatkan pada kemiskinan Kefakiran mendekatkan kepada kekufuran Kekafiran

Pendidikan Agama Islam #17

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙDalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah … dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu

Pendidikan Agama Islam #13

Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Cuka dan labu Kurma muda yang masih basah Daging Unta Ayam

Instagram