Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ath Thuur (Bukit) – surah 52 ayat 29 [QS. 52:29]

فَذَکِّرۡ فَمَاۤ اَنۡتَ بِنِعۡمَتِ رَبِّکَ بِکَاہِنٍ وَّ لَا مَجۡنُوۡنٍ
Fadzakkir famaa anta bini’mati rabbika bikaahinin walaa majnuunin;
Maka peringatkanlah, karena dengan nikmat Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila.
―QS. Ath Thuur [52]: 29

So remind (O Muhammad), for you are not, by the favor of your Lord, a soothsayer or a madman.
― Chapter 52. Surah Ath Thuur [verse 29]

فَذَكِّرْ maka berilah peringatan

Therefore remind,
فَمَآ maka tidaklah

for not
أَنتَ kamu

you
بِنِعْمَتِ dengan nikmat

(are) by (the) grace
رَبِّكَ Tuhanmu

(of) your Lord
بِكَاهِنٍ dengan dukun/tukang tenung

a soothsayer,
وَلَا dan tidak

and not
مَجْنُونٍ seorang gila

a madman.

Tafsir

Alquran

Surah Ath Thuur
52:29

Tafsir QS. Ath Thuur (52) : 29. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat 29 Allah ﷻ memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk tetap memberikan peringatan kepada kaumnya, dengan mengajarkan kepada mereka ayat-ayat Allah tanpa menghiraukan perbuatan-perbuatan mereka yang tidak mengandung kebenaran.
Allah menegaskan bahwa hamba-Nya yang bernama Muhammad ﷺ bukanlah tukang tenung dan bukan orang gila.

Adapun orang-orang kafir menuduh Nabi Muhammad ﷺ sebagai tukang tenung karena beliau banyak memberikan berita-berita gaib tentang masa lalu.
Umat-umat yang diperjuangkan nabi-nabi sebelumnya juga memberikan berita hal-hal yang akan datang seperti hari Kiamat, hari kebangkitan dan hari pengadilan (yaumulhisab) dan tentang surga serta neraka.

Berita-berita gaib ini merupakan sebuah kebenaran yang diterima dari Allah.
Jadi jelaslah bahwa Nabi bukan tukang tenung yang menyampaikan hal-hal yang tidak benar.

Orang kafir juga menuduh Rasulullah sebagai orang gila karena beliau menyatakan dan mengajarkan bahwa Tuhan itu hanya satu, sedangkan mereka menganggap Tuhan mereka yang berjumlah empat saja banyak persoalan dunia yang tidak selesai.
Jika Tuhan hanya satu maka dunia tidak terpelihara lagi, kata mereka.

Beberapa orientalis Barat menyatakan Nabi punya penyakit epilepsi (ayan) seperti ketika beliau menerima wahyu tiba-tiba diam dan tidak menghiraukan keadaan sekeliling seperti orang terjangkit penyakit ayan.
Tetapi pada ayat 29 ini Allah menegaskan bahwa Muhammad ﷺ tidaklah gila sebagimana dituduhkan orang-orang kafir.

Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diangkat jadi rasul, memiliki akal yang sehat, cita-cita yang tinggi, akhlak dan perilaku yang mulia.
Sedangkan pada ayat 30 orang-orang kafir masih menuduh Nabi sebagai penyair karena ayat-ayat Alquran sangat indah bahasanya, susunan kalimat dan pilihan katanya sangat luar biasa.

Para penyair biasa memiliki kemampuan bahasa yang indah dan biasa menyusun kalimat dan memilih kata-katanya tidak seperti manusia biasa.
Menurut mereka para penyair sering menemui kematian karena kecelakaan.
Oleh karena itu mereka selalu menunggu-nunggu kecelakaan yang akan menimpa Muhammad ﷺ.
Pada ayat ini Allah ﷻ menegaskan bahwa Nabi bukanlah penyair.
Bahasa yang indah, susunan kalimat dan pilihan bahasa yang luar biasa pada ayat-ayat Alquran karena ayat-ayat itu merupakan firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan Allah akan selalu melindungi Nabi-Nya.
Firman Allah:


يٰٓاَيُّهَا الرَّسُوْلُ بَلِّغْ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ وَاِنْ لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسٰلَتَهٗ وَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْكٰفِرِيْنَ

Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu.
Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya.
Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia.
Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.
(al-Ma’idah [5]: 67)

Tafsir QS. Ath Thuur (52) : 29. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Maka tetaplah kamu memberi peringatan, dan–dengan nikmat kenabian dan kepandaian itu–kamu bukanlah seorang penyihir yang memberi kabar tentang hal-hal yang gaib tanpa ilmu, dan juga kamu bukan seorang gila yang mengatakan apa yang tidak kamu maksudkan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, tetaplah beri peringatan dengan Alquran ini kaum yang kamu diutus kepada mereka.
Tidaklah kamu dengan kenikmatan kenabian dan kuatnya akal pikiran yang diberikan Allah, termasuk seorang peramal yang mengabarkan gaib tanpa ilmu, tidak juga seorang gila yang tidak paham apa yang dikatakan sebagaimana tuduhan mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka tetaplah memberi peringatan) tetaplah kamu memberi peringatan kepada orang-orang musyrik dan jangan sekali-kali kamu mundur dalam hal ini hanya karena mereka mengatakanmu sebagai seorang penenung lagi gila


(dan kamu disebabkan nikmat Rabbmu bukanlah) karena limpahan nikmat-Nya kepadamu


(seorang tukang tenung) menjadi Khabar dari Maa


(dan bukan pula seorang gila") lafal ayat ini di’athafkan kepada lafal Kaahinin.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, memerintahkan kepada Rasul-Nya agar menyampaikan risalah-Nya kepada semua hamba-Nya dan memberikan peringatan kepada mereka melalui apa yang diturunkan oleh Allah kepadanya.
Kemudian Allah menafikan tuduhan-tuduhan yang dilancarkan terhadapnya oleh orang-orang pendusta lagi pendurhaka.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila.
(QS. Ath-Thuur [52]: 29)

Yakni berkat karunia Allah, engkau bukanlah seorang tukang tenung, tidak seperti yang dikatakan oleh orang-orang bodoh dari kalangan orang-orang kafir Quraisy.
Tukang tenung ialah orang yang biasa kedatangan jin (kesurupan), lalu mengucapkan kalimat-kalimat yang dicuri-curi dengar olehnya dari langit.

dan bukan pula seorang gila.
(QS. Ath-Thuur [52]: 29)

Yang dimaksud dengan ‘gila’ di sini ialah orang yang berperi laku membabi buta karena terkena sentuhan setan atau kesurupan setan.

Unsur Pokok Surah Ath Thuur (الطور)

Surat Ath Thuur terdiri atas 49 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat As Sajdah.

Dinamai "Ath Thuur" (Bukit) diambil dari perkataan "Ath Thuur" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan "bukit" di sini ialah bukit Thursina yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musaalaihis salam menerima wahyu dari Tuhannya.

Keimanan:

▪ Keadaan orang-orang kafir di dalam neraka dan keadaan orang-orang beriman di dalam syurga.
▪ Bukti kekuasaan dan ke-Esaan Allah.
▪ Setiap orang bertanggungjawab terhadap perbuatannya masing-masing, sekalipun demikian bapak dan anak akan dikumpulkan Allah dalam syurga apabila kedua-duanya sama-sama beriman.

Hukum:

▪ Kewajiban untuk tetap berdakwah dan anjuran melakukan zikir dan tasbih pada waktu siang dan malam.

Lain-lain:

▪ Orang-orang zalim pasti mendapat siksaan Allah di dunia dan akhirat.
▪ Allah tetap akan menjaga dan melindungi Nabi Muhammad ﷺ

Audio

QS. Ath-Thuur (52) : 1-49 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 49 + Terjemahan Indonesia

QS. Ath-Thuur (52) : 1-49 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 49

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ath Thuur ayat 29 - Gambar 1 Surah Ath Thuur ayat 29 - Gambar 2
Statistik QS. 52:29
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Ath Thuur.

Surah At-Tur (bahasa Arab:الطور) adalah surah ke-52 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 49 ayat.
Dinamakan at-Tur yang berarti Bukit diambil dari kata At-Tur yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan bukit disini ialah bukit Sinai yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa menerima Taurat dari Allah.

Nomor Surah52
Nama SurahAth Thuur
Arabالطور
ArtiBukit
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu76
JuzJuz 27
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat49
Jumlah kata313
Jumlah huruf1324
Surah sebelumnyaSurah Az-Zariyat
Surah selanjutnyaSurah An-Najm
Sending
User Review
4.5 (11 votes)
Tags:

52:29, 52 29, 52-29, Surah Ath Thuur 29, Tafsir surat AthThuur 29, Quran Ath Thur 29, At Thur 29, At-Tur 29, Surah At Thur ayat 29

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Hijr (Gunung Al Hijr) – surah 15 ayat 55 [QS. 15:55]

Mereka menjawab untuk meyakinkan Ibrahim, “Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar. Apa yang kami sampaikan kepadamu adalah hal yang benar adanya, dan itu akan menjadi suatu kenyataan ba … 15:55, 15 55, 15-55, Surah Al Hijr 55, Tafsir surat AlHijr 55, Quran Al-Hijr 55, Surah Al Hijr ayat 55

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 14 [QS. 8:14]

Demikianlah hukuman dunia yang ditimpakan atasmu, wahai para pembangkang, maka rasakanlah hukuman itu. Sesungguhnya bagi orangorang kafir ada lagi selain siksa duniawi tersebut berupa azab neraka. … 8:14, 8 14, 8-14, Surah Al Anfaal 14, Tafsir surat AlAnfaal 14, Quran Al Anfal 14, AlAnfal 14, Al-Anfal 14, Surah Al Anfal ayat 14

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Al Falaq artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke ...

Benar! Kurang tepat!

Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَ مِنۡ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

'dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'
--QS. Al Falaq [113] : 5

+

Array

Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui ...

Benar! Kurang tepat!

Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #23
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #23 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #23 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #12

Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Hafsah Zainab Sofia Saudah Aisyah Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #11

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah

Pendidikan Agama Islam #1

Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang .. Maha Pemberi Rizki Maha

Instagram