Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

At Taubah

At Taubah (Pengampunan) surah 9 ayat 94


یَعۡتَذِرُوۡنَ اِلَیۡکُمۡ اِذَا رَجَعۡتُمۡ اِلَیۡہِمۡ ؕ قُلۡ لَّا تَعۡتَذِرُوۡا لَنۡ نُّؤۡمِنَ لَکُمۡ قَدۡ نَبَّاَنَا اللّٰہُ مِنۡ اَخۡبَارِکُمۡ ؕ وَ سَیَرَی اللّٰہُ عَمَلَکُمۡ وَ رَسُوۡلُہٗ ثُمَّ تُرَدُّوۡنَ اِلٰی عٰلِمِ الۡغَیۡبِ وَ الشَّہَادَۃِ فَیُنَبِّئُکُمۡ بِمَا کُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ
Ya’tadziruuna ilaikum idzaa raja’tum ilaihim qul laa ta’tadziruu lan nu’mina lakum qad nabbaanaallahu min akhbaarikum wasayarallahu ‘amalakum warasuuluhu tsumma turadduuna ila ‘aalimil ghaibi wasy-syahaadati fayunabbi-ukum bimaa kuntum ta’maluun(a);

Mereka (orang-orang munafik) mengemukakan ‘uzurnya kepadamu, apabila kamu telah kembali kepada mereka (dari medan perang).
Katakanlah:
“Janganlah kamu mengemukakan ‘uzur, kami tidak percaya lagi kepadamu, (karena) sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami beritamu yang sebenarnya.
Dan Allah serta Rasul-Nya akan melihat pekerjaanmu, kemudian kamu dikembalikan kepada Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
―QS. 9:94
Topik ▪ Energi angin
9:94, 9 94, 9-94, At Taubah 94, AtTaubah 94, At-Taubah 94
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. At Taubah (9) : 94. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menyebutkan hal-hal yang akan terjadi bila Nabi dan kaum Muslimin telah kembali dari peperangan Tabuk, yaitu bahwa orang-orang munafik yang tidak ikut dalam peperangan itu tanpa uzur pasti akan datang menemui Rasulullah ﷺ dan kaum Muslimin meminta maaf atas ketidakhadiran mereka di medan perang.
Maka Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
agar beliau mengatakan kepada orang-orang munafik itu bahwa mereka tidak perlu meminta maaf, karena Rasulullah ﷺ dan kaum Muslimin tidak akan mempercayai alasan-alasan palsu yang mereka kemukakan, sebab Allah subhanahu wa ta'ala telah memberitahukan kepada Rasul-Nya dan kaum Muslimin semua hal-ihwal dan sifat-sifat jelek kaum munafik itu, Allah dan Rasul-Nya hanya memperhatikan sikap dan tingkah laku mereka selanjutnya, apakah mereka benar-benar sudah insaf dan meninggalkan kekufuran mereka serta kembali kepada iman dan taat kepada Allah, ataukah mereka akan tetap dalam kekufuran itu.
Kemudian mereka akan dikembalikan kepada Yang Maha Mengetahui semua hal-hal yang gaib dan yang nyata, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka akibat dari perbuatan-perbuatan yang telah mereka lakukan.

Dengan perkataan lain, tak ada gunanya lagi bagi mereka mengemukakan bermacam-macam alasan atas ketidakhadiran mereka di medan perang, sebab semua rahasia yang tersimpan dalam hati mereka sudah cukup diketahui oleh Rasulullah ﷺ dan kaum Muslimin melalui wahyu Allah.
Selanjutnya terserahlah kepada mereka sendiri.
Jika benar-benar mereka telah menyadari kesalahan, lalu bertobat dan memohon ampun kepada Allah, maka Allah akan menerima tobat mereka, maka Rasulullah pun akan memberi maaf (memaafkan mereka).

At Taubah (9) ayat 94 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy At Taubah (9) ayat 94 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi At Taubah (9) ayat 94 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang enggan dan meremehkan jihad itu akan mengajukan alasan kepada kalian, wahai orang-orang Mukmin yang berjihad, apabila kalian telah kembali dari medan jihad dan berjumpa dengan mereka.
Maka katakanlah kepada mereka, hai Rasulullah, "Janganlah kalian membuat alasan.
Kami sungguh tidak akan mempercayai kalian, karena Allah telah menyingkap hakikat diri kalian dan mewahyukan kepada Nabi-Nya mengenai kebohongan-kebohongan kalian itu.
Allah dan Rasul-Nya akan mengetahui apa yang akan kalian lakukan setelah itu.
Kalian akan dikembalikan, setelah kehidupan dunia ini, kepada Allah yang mengetahui alam gaib dan alam nyata, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang telah kalian lakukan dan memberi ganjaran sesuai dengan yang berhak kalian terima."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka mengemukakan uzurnya kepada kalian) untuk tidak pergi berperang (apabila kalian telah kembali kepada mereka) dari medan perang (Katakanlah) kepada mereka ("Janganlah kalian mengemukakan uzur, kami tidak percaya lagi kepada kalian) kami sudah tidak mempercayai lagi kalian (karena sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami di antara berita-berita rahasia kalian) Allah telah memberitahukan kepada kami tentang hal-ihwal kalian.
(Dan Allah serta Rasul-Nya akan melihat pekerjaan kalian kemudian kalian dikembalikan) melalui dibangkitkan dari dalam kubur (kepada Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata) yakni Allah (lalu Dia memberitahu kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan.") maka Dia membalasnya kepada kalian.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Orang-orang yang tidak mau berjihad memerangi orang-orang musyrik itu mengemukakan uzur kepada kalian (orang-orang mukmin) dengan berbohong ketika kalian kembali dari Perang Tabuk.
Katakan kepada mereka (wahai Rasul) :
Janganlah kalian mengemukakan uzur, karena kami tidak lagi mempercayai apa yang kalian katakan.
Sesungguhnya, Allah telah memberitahukan kepada kami apa yang sebenarnya kalian lakukan yang membuktikan di sisi kami kedustaan kalian.
Allah dan Rasul-Nya akan melihat perbuatan kalian jika kalian bertaubat dari kemunafikan kalian atau tetap di dalamnya.
Perbuatan kalian akan di tampakkan kepada orang-orang di dunia.
Setelah mati, kalian akan dikembalikan kepada Dzat yang tidak tersembunyi apa pun (yang lahir maupun batin) dari-Nya.
Dia akan memberitahukan seluruh perbuatan kalian dan akan memberikan balasan atas apa yang telah kalian kerjakan di dunia.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Alah subhanahu wa ta'ala.
menceritakan perihal orang-orang munafik, bahwa mereka apabila kalian kembali ke Madinah (dari medan perang), maka mereka mengemukakan alasan (uzur)nya.

Katakanlah, "Janganlah kalian mengemukakan uzur, kami tidak percaya lagi kepada kalian.

Yakni kami tidak akan percaya kepada alasan kalian.

...karena sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami tentang rahasia-rahasia kalian.

Maksudnya, Allah subhanahu wa ta'ala.
telah memberitahukan kepada kami hal ikhwal kalian.

Dan Allah serta Rasul-Nya akan melihat pekerjaan kalian.

Amal perbuatan kalian akan dilihat oleh orang-orang di dunia ini.

...kemudian kalian dikembalikan kepada Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan."

Kelak Allah akan memberitakan kepada kalian tentang semua amal perbuatan kalian, yang baik dan yang buruknya, lalu Dia akan memberikan balasannya kepada kalian.

Kemudian Allah memberitahukan perihal mereka, bahwa mereka akan bersumpah kepada kalian seraya mengemukakan alasannya agar kalian berpaling dari mereka dan tidak menegur mereka.
Maka berpalinglah kalian dari mereka sebagai penghinaan terhadap mereka.

Hadits Shahih Yang Berhubungan Dengan Surah At Taubah (9) ayat 94
Telah menceritakan kepadaku Muhammad Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abu Syu'aib Telah menceritakan kepada kami Musa bin A'yan Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Rasyid bahwa Az Zuhri Telah menceritakan kepadanya dia berkata,
Telah menceritakan kepadaku Abdur Rahman bin 'Abdullah bin Ka'ab bin Malik dari Bapaknya dia berkata,
saya mendengar ayahku Telah mengabarkan kepadaku Ka'ab bin Malik -ia adalah salah satu dari tiga orang yang diterima taubatnya- bahwa dia tidak pernah tertinggal dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam peperangan yang beliau ikuti selain dua peperangan yaitu perang Usrah dan perang Badar. Dia berkata,
Maka aku pun berusaha untuk mengungkapkan kejujuranku kepada Rasulullah ﷺ diwaktu dhuha. Karena sudah menjadi tradisi beliau apabila datang dari suatu perjalanan beliau selalu shalat dluha. Beliau selalu ke masjid terlebih dahulu kemudian shalat dua raka'at. Beliau melarangku dan kedua sahabatku untuk berbicara. Padahal beliau tidak melarang orang yang tertinggal selainku. Hingga orang-orang pun menjauhi untuk berbicara kepada kami. Hal itu terjadi begitu lama. Dan tidaklah yang membuatku cemas kecuali rasa takutku apabila aku mati sedangkan Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak mau menshalatiku. Atau Nabi shallallahu alaihi wasallam yang meninggal dunia, hingga aku termasuk orang yang buruk keadaannya, tidak seorang pun yang mau berbicara denganku, dan tidak mau menshalati serta mengucapkan salam kepadaku. Kemudian Allah menurunkan ayat kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam pada sepertiga malam terakhir yang memberitakan taubat kami. Pada waktu itu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berada di sisi Ummu Salamah. Ummu Salamah adalah orang yang senantiasa menyebut kebaikan-kebaikan urusanku dan membelaku. Lalu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
"Ya Ummu Salamah, Ka'ab telah diterima taubatnya." Ummu Salamah berkata,
Apakah aku harus mengutus seseorang kepadanya untuk memberikan kabar gembira? Beliau bersabda:
Jangan, nanti orang-orang akan memukuli kamu dan menahan kamu dari tidur di malam hari. Hingga tatkala Rasulullah shallallahu alaihi wasallam shalat Subuh beliau mengumumkan bahwa Allah telah menerima taubat kami. Dan beliau apabila sedang memberi kabar gembira, wajah beliau kelihatan bersinar seperti bersinarnya sebagian bulan. Dan kamilah yang dimaksudkan ayat, tiga orang yang menyelisihi perintah, yang kemudian diterima alasannya dari orang-orang yang meminta izin untuk tidak berperang. Yaitu ketika Allah menurunkan penerimaan taubat kami. Padahal dulu tatkala disebutkan orang-orang yang mendustakan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, yaitu orang-orang yang tidak ikut berperang dan beralasan dengan alasan yang batil. Mereka dikatakan sebagai sejelek-jelek manusia. Allah Ta'ala berfirman: Mereka (orang-orang munafik) mengemukakan uzurnya kepadamu, apabila kamu telah kembali kepada mereka (dari medan perang). Katakanlah: Janganlah kamu mengemukakan 'uzur, kami tidak percaya lagi kepadamu, (karena) sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami beritamu yang sebenarnya. Dan Allah serta Rasul-Nya akan melihat pekerjaanmu…. (At Taubah: 94).

Shahih Bukhari, Kitab Tafsir Al Qur'an - Nomor Hadits: 4309

Informasi Surah At Taubah (التوبة‎‎)
Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat tennasuk golongan surat-surat Madaniyyah.
Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti Pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini.

Dinamakan juga dengan "Baraah" yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya peryataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.
Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat surat ini.

Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang total dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh 'Ali r.a.
pada musim haji tahun itu juga.
Selain daripada pernyataan pembatalan perjanjian damai dengan kaum musyrikin itu, maka surat ini mengandung pula pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Allah selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beriman
pembalasan atas amal­ amalan manusia hanya dari Allah
segala sesuatu menurut sunnatullah
perlin­dungan Allah bagi orang-orang yang beriman
kedudukan Nabi Muhammad ﷺ di sisi Allah.

Hukum:

Kewajiban menafkahkan harta
macam-macam harta dalam agama serta peng­gunaannya
jizyah
perjanjian dan perdamaian
kewajiban umat Islam terhadap Nabinya
sebab-sebab orang Islam melakukan perang total
beberapa dasar politik kenegaraan dan peperangan dalam Islam.

Kisah:

Nabi Muhammad s.aw. dengan Abu Bakar r.a. di suatu gua di bukit Tsur ketika hijrah
perang Hunain (perang Authas atau perang Hawazin)
perang Tabuk.

Lain-lain:

Sifat-sifat orang yang beriman dan tingkatan-tingkatan mereka.


Gambar Kutipan Surah At Taubah Ayat 94 *beta

Surah At Taubah Ayat 94



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah At Taubah

Surah At-Taubah (Arab: التوبة , at-Tawbah, "Pengampunan"‎) adalah surah ke-9 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat.
Dinamakan At-Taubah yang berarti "Pengampunan" karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.
Dinamakan juga dengan Bara'ah yang berarti berlepas diri.Berlepas diri disini maksudnya adalah pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.

Berbeda dengan surah-surah yang lain maka pada permulaan surat ini tidak terdapat ucapan basmalah, karena surah ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernapaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surah ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad S.A.W kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib pada musim haji tahun itu juga.

Nomor Surah 9
Nama Surah At Taubah
Arab التوبة‎‎
Arti Pengampunan
Nama lain Al-Bara'ah (Berlepas Diri),
Al-Mukshziyah (Melepaskan),
Al-Fadikhah (Menyingkap),
Al-Muqasyqisyah (Melepaskan)
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 113
Juz Juz 10 (ayat 1-93), juz 11 (ayat 94-129)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 129
Jumlah kata 2506
Jumlah huruf 11116
Surah sebelumnya Surah Al-Anfal
Surah selanjutnya Surah Yunus
4.6
Rating Pembaca: 4.2 (20 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku