QS. At Taubah (Pengampunan) – surah 9 ayat 89 [QS. 9:89]

اَعَدَّ اللّٰہُ لَہُمۡ جَنّٰتٍ تَجۡرِیۡ مِنۡ تَحۡتِہَا الۡاَنۡہٰرُ خٰلِدِیۡنَ فِیۡہَا ؕ ذٰلِکَ الۡفَوۡزُ الۡعَظِیۡمُ
A’addallahu lahum jannaatin tajrii min tahtihaal anhaaru khaalidiina fiihaa dzalikal fauzul ‘azhiim(u);

Allah telah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya.
Itulah kemenangan yang besar.
―QS. 9:89
Topik ▪ Surga ▪ Keabadian surga ▪ Sikap manusia terhadap kitab samawi
9:89, 9 89, 9-89, At Taubah 89, AtTaubah 89, At-Taubah 89

Tafsir surah At Taubah (9) ayat 89

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. At Taubah (9) : 89. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menerangkan perbedaan yang sangat jauh antara sifat-sifat Rasul dan orang-orang yang beriman di satu pihak dengan sifat dan tingkah laku orang-orang munafik di pihak lain.
Rasul dan orang-orang mukmin senang dan gembira berjihad dan berperang dengan harta dan dirinya untuk membela dan meninggikan kalimat Allah, untuk menyiarkan agama-Nya di permukaan bumi ini.
Mereka lebih mencintai Allah daripada mencintai harta kekayaan dan diri mereka.
Keyakinan mereka kalau hidup hendaknya hidup mulia dan terhormat dan kalau mati hendaknya mati syahid di medan perang.
Di dalam hati orang-orang mukmin tidak akan ditemui sifat malas, enggan akan berperang dan bakhil memberikan harta kekayaan dalam berjihad fisablillah.

Mereka percaya bahwa berjihad fisabilillah itu akan mendatangkan kebaikan yang banyak kepada mereka dan umat Islam.
Kebaikan-kebaikan yang banyak itu adalah berupa kemenangan, tingginya kalimat Allah, tegaknya keadilan dan kebenaran di samping mendapatkan harta rampasan, dan luasnya kekuasaan Islam di permukaan bumi.
Juga mereka percaya, bahwa mereka akan mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
Di dunia menjadi orang yang mulia dan terhormat, sedang di akhirat mendapat balasan surga Jannatunna’im yang penuh dengan kesenangan dan kenikmatan yang abadi.
Di dalamnya mengalir sungai-sungai yang menyejukkan.
Kesenangan dan kebahagiaan yang berlimpah-limpah itu diberikan Allah kepada orang-orang mukmin.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Disediakan bagi mereka kenikmatan abadi di dalam surga-surga yang dialiri bermacam-macam sungai.
Itu semua merupakan keberuntungan dan keberhasilan yang amat besar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Allah telah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya.

Itulah kemenangan yang besar).

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Pada Hari Kiamat kelak, Allah telah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai dari bawah istana-istana dan pohon-pohonnya.
Mereka akan tinggal di dalamnya selamanya.
Itulah keberuntungan yang besar.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Setelah menyebutkan dosa orang-orang munafik dan menjelaskan pujian-Nya kepada orang-orang mukmin serta menyebutkan tempat kembali orang-orang yang beriman kelak di hari kemudian, maka Allah subhanahu wa ta’ala.
berfirman:

Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berjihad., hingga akhir ayat berikutnya.

Hal ini menerangkan tentang keadaan orang-orang mukmin dan tempat kembali mereka di alam akhirat.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan.

Yaitu di hari kemudian nanti, di surga Firdaus dan kedudukan-kedudukan yang tinggi.


Informasi Surah At Taubah (التوبة‎‎)
Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat tennasuk golongan surat-surat Madaniyyah.
Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti Pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini.

Dinamakan juga dengan “Baraah” yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya peryataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.
Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat surat ini.

Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang total dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh ‘Ali r.a.
pada musim haji tahun itu juga.
Selain daripada pernyataan pembatalan perjanjian damai dengan kaum musyrikin itu, maka surat ini mengandung pula pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Allah selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beriman
pembalasan atas amal­ amalan manusia hanya dari Allah
segala sesuatu menurut sunnatullah
perlin­dungan Allah bagi orang-orang yang beriman
kedudukan Nabi Muhammad ﷺ di sisi Allah.

Hukum:

Kewajiban menafkahkan harta
macam-macam harta dalam agama serta peng­gunaannya
jizyah
perjanjian dan perdamaian
kewajiban umat Islam terhadap Nabinya
sebab-sebab orang Islam melakukan perang total
beberapa dasar politik kenegaraan dan peperangan dalam Islam.

Kisah:

Nabi Muhammad s.aw. dengan Abu Bakar r.a. di suatu gua di bukit Tsur ketika hijrah
perang Hunain (perang Authas atau perang Hawazin)
perang Tabuk.

Lain-lain:

Sifat-sifat orang yang beriman dan tingkatan-tingkatan mereka.

Audio

Qari Internasional

Q.S. At-Taubah (9) ayat 89 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. At-Taubah (9) ayat 89 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. At-Taubah (9) ayat 89 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. At-Taubah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 129 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 9:89
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah At Taubah.

Surah At-Taubah (Arab: التوبة , at-Tawbah, "Pengampunan"‎) adalah surah ke-9 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat.
Dinamakan At-Taubah yang berarti "Pengampunan" karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.
Dinamakan juga dengan Bara'ah yang berarti berlepas diri.Berlepas diri disini maksudnya adalah pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.

Berbeda dengan surah-surah yang lain maka pada permulaan surat ini tidak terdapat ucapan basmalah, karena surah ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernapaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surah ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad S.A.W kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib pada musim haji tahun itu juga.

Nomor Surah9
Nama SurahAt Taubah
Arabالتوبة‎‎
ArtiPengampunan
Nama lainAl-Bara'ah (Berlepas Diri),
Al-Mukshziyah (Melepaskan),
Al-Fadikhah (Menyingkap),
Al-Muqasyqisyah (Melepaskan)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu113
JuzJuz 10 (ayat 1-93), juz 11 (ayat 94-129)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat129
Jumlah kata2506
Jumlah huruf11116
Surah sebelumnyaSurah Al-Anfal
Surah selanjutnyaSurah Yunus
4.7
Ratingmu: 4.5 (15 orang)
Sending







Pembahasan ▪ al maidah ayat 89 terjemahan

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  


:|

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta