Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. At Taubah (Pengampunan) – surah 9 ayat 46 [QS. 9:46]

وَ لَوۡ اَرَادُوا الۡخُرُوۡجَ لَاَعَدُّوۡا لَہٗ عُدَّۃً وَّ لٰکِنۡ کَرِہَ اللّٰہُ انۡۢبِعَاثَہُمۡ فَثَبَّطَہُمۡ وَ قِیۡلَ اقۡعُدُوۡا مَعَ الۡقٰعِدِیۡنَ
Walau araaduul khuruuja a’adduu lahu ‘uddatan walakin karihallahuunbi’aatsahum fatsabbathahum waqiilaaq’uduu ma’al qaa’idiin(a);
Dan jika mereka mau berangkat, niscaya mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Dia melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan (kepada mereka),
“Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.”
―QS. At Taubah [9]: 46

And if they had intended to go forth, they would have prepared for it (some) preparation.
But Allah disliked their being sent, so He kept them back, and they were told,
"Remain (behind) with those who remain."
― Chapter 9. Surah At Taubah [verse 46]

وَلَوْ dan kalau

And if
أَرَادُوا۟ mereka hendak

they had wished
ٱلْخُرُوجَ keluar/berangkat

(to) go forth,
لَأَعَدُّوا۟ tentu mereka menyiapkan

surely they (would) have prepared
لَهُۥ baginya

for it
عُدَّةً persiapan

(some) preparation.
وَلَٰكِن akan tetapi

But
كَرِهَ tidak menyukai

disliked
ٱللَّهُ Allah

Allah
ٱنۢبِعَاثَهُمْ keberangkatan mereka

their being sent,
فَثَبَّطَهُمْ maka/karena itu Dia menahan mereka

so He made them lag behind
وَقِيلَ dan dikatakan

and it was said,
ٱقْعُدُوا۟ duduklah/tinggallah kamu

"Sit
مَعَ bersama

with
ٱلْقَٰعِدِينَ orang-orang yang tinggal/duduk

those who sit."

Tafsir

Alquran

Surah At Taubah
9:46

Tafsir QS. At Taubah (9) : 46. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bukti kepalsuan sumpah mereka dan kebohongan ucapan mereka, yaitu tidak terdapatnya tanda-tanda bahwa mereka akan ikut berperang.
Kalau benar mereka mau berangkat ke medan perang tentunya mereka menyiapkan peralatan yang diperlukan seperti bekal, kendaraan, senjata, dan sebagainya.


Tidak berangkatnya orang-orang munafik ke medan perang merupakan keuntungan bagi kaum Muslimin, karena kalau mereka ikut bersama ke medan perang, mereka tentu akan mengadu domba antara kaum Muslimin dan mengacaukan barisan.
Itulah sebabnya Allah menjadikan niat mereka lemah, khawatir, dan ragu-ragu di dalam hatinya, menyebabkan mereka merasa enggan dan tidak mau berangkat, seakan ada yang mengatakan kepada mereka dengan nada marah,
"Tinggal sajalah kamu sekalian bersama anak-anak, perempuan, orang lemah, orang sakit, dan tak usah berangkat ke medan perang.
"
Perkataan ini menyenangkan orang-orang munafik karena dianggapnya kata-kata itu sesuai dengan kehendak dan keinginannya, sekalipun kata-kata itu diucapkan dengan nada yang kurang menyenangkan.

Tafsir QS. At Taubah (9) : 46. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan andaikata niat orang-orang munafik untuk keluar berjihad bersama Rasulullah ﷺ.
itu benar, mereka pasti bersiap-siap untuk itu.


Tetapi Allah tidak menyukai kepergian mereka.
Allah mengetahui bahwa kalau mereka keluar bersama kalian, maka mereka akan berperang melawan kalian, bukan membela kalian.


Allah mencegah mereka agar tidak keluar karena hati mereka telah dipenuhi oleh kemunafikan.
Salah seorang dari mereka berkata,
"Menetaplah bersama kelompok yang berhalangan ikut serta berperang. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Jika orang-orang munafik itu mau pergi berjihad bersamamu (wahai Nabi), niscaya mereka akan mempersiapkan bekal dan kendaraan mereka, akan tetapi Allah membenci keberangkatan mereka, maka mereka merasa berat dan hilang keinginan mereka untuk berangkat meskipun mereka mampu.
Itu terjadi dengan qadha dan takdir Allah meski secara syar’i Allah perintahkan kepada mereka dengannya.


Lalu, dikatakan kepada mereka,
"Tinggallah kalian disini bersama orang-orang yang tidak ikut berjihad, yaitu bersama orang-orang sakit, orang yang lemah, para wanita dan anak-anak."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan jika mereka mau berangkat) bersamamu


(tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu) niscaya mereka akan mempersiapkan alat-alat perang dan perbekalan


(tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka) artinya Dia tidak menghendaki mereka berangkat


(maka Allah melemahkan keinginan mereka) Allah membuat mereka malas


(dan dikatakan) kepada mereka


("Tinggallah kalian bersama orang-orang yang tinggal itu.") yaitu orang-orang yang sakit, kaum wanita dan anak-anak kecil.
Artinya Allah subhanahu wa ta’ala telah menakdirkan hal tersebut.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dan jika mereka mau berangkat.

Yakni berangkat berperang bersamamu.

…tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu.

Maksudnya, niscaya mereka bersiap-siap untuk berangkat berperang.

…tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka.

Yaitu benci dan tidak suka berangkat berperang bersamamu secara takdir.

…maka Allah melemahkan keinginan mereka.

Yakni menjadikan mereka malas untuk berangkat.

Unsur Pokok Surah At Taubah (التوبة‎‎)

Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.
Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti Pengampunan.

Dinamakan juga dengan "Baraah" yang berarti berlepas diri, yang di sini maksudnya peryataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.
Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat surat ini.

Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang total dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh ‘Ali radhiyallahu ‘anhu pada musim musyrikin itu, maka surat ini mengandung pula pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

▪ Allah selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beriman.
▪ Pembalasan atas amal amalan manusia hanya dari Allah.
▪ Segala sesuatu menurut sunnatullah.
▪ Perlindungan Allah bagi orang-orang yang beriman.
▪ Kedudukan Nabi Muhammad ﷺ di sisi Allah.

Hukum:

▪ Kewajiban menafkahkan harta.
▪ Macam-macam harta dalam agama serta penggunaannya.
Jizyah.
▪ Perjanjian dan perdamaian.
▪ Kewajiban umat Islam terhadap Nabinya.
▪ Sebab-sebab orang Islam melakukan perang total.
▪ Beberapa dasar politik kenegaraan dan peperangan dalam Islam.

Kisah:

Nabi Muhammad ﷺ dengan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu di suatu gua di bukit Tsur ketika hijrah
Perang Hunain (perang Authas atau perang Hawazin)
Perang Tabuk.

Lain-lain:

▪ Sifat-sifat orang yang beriman dan tingkatan-tingkatan mereka.

Audio

QS. At-Taubah (9) : 1-129 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 129 + Terjemahan Indonesia

QS. At-Taubah (9) : 1-129 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 129

Gambar Kutipan Ayat

Surah At Taubah ayat 46 - Gambar 1 Surah At Taubah ayat 46 - Gambar 2
Statistik QS. 9:46
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah At Taubah.

Surah At-Taubah (Arab: التوبة , at-Tawbah, “Pengampunan”‎) adalah surah ke-9 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat.
Dinamakan At-Taubah yang berarti “Pengampunan” karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.
Dinamakan juga dengan Bara’ah yang berarti berlepas diri.Berlepas diri disini maksudnya adalah pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.

Berbeda dengan surah-surah yang lain maka pada permulaan surat ini tidak terdapat ucapan basmalah, karena surah ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernapaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surah ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib pada musim haji tahun itu juga.

Nomor Surah9
Nama SurahAt Taubah
Arabالتوبة‎‎
ArtiPengampunan
Nama lainAl-Bara’ah (Berlepas Diri),
Al-Mukshziyah (Melepaskan),
Al-Fadikhah (Menyingkap),
Al-Muqasyqisyah (Melepaskan)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu113
JuzJuz 10 (ayat 1-93), juz 11 (ayat 94-129)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat129
Jumlah kata2506
Jumlah huruf11116
Surah sebelumnyaSurah Al-Anfal
Surah selanjutnyaSurah Yunus
Sending
User Review
4.2 (14 votes)
Tags:

9:46, 9 46, 9-46, Surah At Taubah 46, Tafsir surat AtTaubah 46, Quran At-Taubah 46, Surah At Taubah ayat 46

▪ qs at taubah 46
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah) – surah 55 ayat 51 [QS. 55:51]

50-51. Tidak hanya pepohonan dengan buahnya yang beraneka ragam, di dalam kedua surga itu ada pula dua buah mata air yang memancar, mengeluarkan air yang jernih. Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tu … 55:51, 55 51, 55-51, Surah Ar Rahmaan 51, Tafsir surat ArRahmaan 51, Quran Ar-Rahman 51, ArRahman 51, Ar Rahman 51, Surah Ar Rahman ayat 51

QS. Ar Ra’d (Guruh (petir)) – surah 13 ayat 10 [QS. 13:10]

Karena Dia mengetahui yang gaib dan yang nyata, maka sama saja bagi Allah, siapa di antaramu yang mencoba merahasiakan ucapannya sehingga tidak diketahui orang lain, dan siapa yang berterus terang den … 13:10, 13 10, 13-10, Surah Ar Ra’d 10, Tafsir surat ArRad 10, Quran Ar Rad 10, Ar-Ra’d 10, Surah Ar Rad ayat 10

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan.

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Kekhalifahan Rasyidin adalah kekhalifahan yang berdiri setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, atau tahun 11 H. Kekhalifahan ini terdiri atas empat khalifah pertama dalam sejarah Islam, yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin.

Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #20
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #20 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #20 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #13

Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.” 1000

Pendidikan Agama Islam #18

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah….. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah SWT melindungi Allah SWT tidak

Pendidikan Agama Islam #17

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah … قرن ضَاۤلًّا عَاۤىِٕلًا السَّاۤىِٕلَ يَتِيْمًا Benar! Kurang tepat! اَلَمْ يَجِدْكَ

Instagram