Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. At Taubah (Pengampunan) – surah 9 ayat 39 [QS. 9:39]

اِلَّا تَنۡفِرُوۡا یُعَذِّبۡکُمۡ عَذَابًا اَلِیۡمًا ۬ۙ وَّ یَسۡتَبۡدِلۡ قَوۡمًا غَیۡرَکُمۡ وَ لَا تَضُرُّوۡہُ شَیۡئًا ؕ وَ اللّٰہُ عَلٰی کُلِّ شَیۡءٍ قَدِیۡرٌ
Ilaa tanfiruu yu’adz-dzibkum ‘adzaaban aliiman wayastabdil qauman ghairakum walaa tadhurruuhu syai-an wallahu ‘ala kulli syai-in qadiirun;
Jika kamu tidak berangkat (untuk berperang), niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan merugikan-Nya sedikit pun.
Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
―QS. At Taubah [9]: 39

If you do not go forth, He will punish you with a painful punishment and will replace you with another people, and you will not harm Him at all.
And Allah is over all things competent.
― Chapter 9. Surah At Taubah [verse 39]

إِلَّا jika tidak

If not
تَنفِرُوا۟ kamu berangkat

you go forth,
يُعَذِّبْكُمْ Dia menyiksamu

He will punish you
عَذَابًا siksaan

(with) a punishment
أَلِيمًا pedih

painful
وَيَسْتَبْدِلْ dan Dia menggantikan

and will replace you
قَوْمًا kaum

(with) a people
غَيْرَكُمْ selain kamu

other than you,
وَلَا dan tidak

and not
تَضُرُّوهُ kamu memberi mudharat kepadaNya

you can harm Him
شَيْـًٔا sedikitpun

(in) anything.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
عَلَىٰ atas

(is) on
كُلِّ segala

every
شَىْءٍ sesuatu

thing
قَدِيرٌ Maha Kuasa

All-Powerful.

Tafsir

Alquran

Surah At Taubah
9:39

Tafsir QS. At Taubah (9) : 39. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini mengancam orang-orang yang tidak patuh memenuhi anjuran dan perintah Nabi Muhammad ﷺ untuk pergi berperang menghadapi ancaman musuh.
Pembangkangan mereka terhadap perintah Nabi Muhammad ﷺ agar pergi berperang untuk menegakkan agama, tidaklah akan memberi mudarat kepada Allah ﷻ sedikit pun, dan tidak pula memberikan manfaat, sebagaimana firman Allah yang disabdakan Rasulullah ﷺ:


"Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kamu tidak akan bisa menyampaikan mudarat kepada-Ku hingga kamu dapat menyusahkan Aku, begitu juga kamu tidak akan dapat memberikan manfaat kepada-Ku hingga kamu dapat memberikan pertolongan kepada-Ku.
"
(Riwayat Muslim dari Abu Dzar al-Gifari)

Tafsir QS. At Taubah (9) : 39. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apabila kalian tidak melaksanakan perintah Rasulullah untuk berjihad di jalan Allah, maka Allah akan menyiksa kalian dengan siksa yang sangat pedih.
Tuhan akan mengganti kalian dengan kaum lain yang mau menerima seruan Rasulullah dan tidak meninggalkan kewajiban berjihad.


Kalian sama sekali tidak akan merugikan Allah dengan keengganan itu.
Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Jika kalian (hai orang-orang mukmin) tetap tidak mau berangkat untuk berperang melawan musuh-musuh Allah, niscaya Allah akan menurunkan siksa-Nya kepada kalian.
Kemudian Allah akan mendatangkan kaum yang lain yang bersedia berjihad apabila diminta, dan mereka menaati Allah dan Rasul-Nya.


Allah tidak akan merasa rugi sedikit pun karena berpalingnya kalian dari perintah berjihad (tidak mau pergi berjihad).
Allah Mahakaya atas kalian sedangkan kalian miskin dan sangat butuh pada-Nya.


Apa yang Dia kehendaki pasti terjadi.
Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu, yaitu menolong agama dan Nabi-Nya, meskipun tanpa bantuan kalian.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Jika) lafal illaa di sini pada asalnya ialah gabungan antara in syarthiyah dan laa nafi


(kalian tidak berangkat) keluar bersama dengan Nabi ﷺ untuk melakukan jihad


(niscaya Allah menyiksa kalian dengan siksaan yang pedih)) yang menyakitkan


(dan diganti-Nya kalian dengan kaum yang lain) artinya Allah akan mendatangkan kaum yang lain sebagai pengganti kalian


(dan kalian tidak dapat memberi kemudaratan kepada-Nya) yakni kepada Allah atau kepada Nabi ﷺ


(sedikit pun) dikarenakan kalian tidak mau membantunya, maka sesungguhnya Allahlah yang akan menolong agama-Nya


(Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) yang antara lain ialah menolong agama dan Nabi-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala, mengancam orang yang meninggalkan jihad melalui firman-Nya:

Jika kalian tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kalian dengan siksa yang pedih.

Ibnu Abbas mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah menyuruh suatu kabilah dari orang-orang Arab untuk berangkat berperang, tetapi mereka merasa keberatan untuk berangkat berjihad.
Maka Allah menahan hujan dari mereka, itulah azab yang mereka terima.

…dan ditukarnya (kalian) dengan kaum yang lain.

untuk menolong Nabi-Nya dan menegakkan agama-Nya, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan jika kalian berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kalian) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kalian (ini).
(QS. Muhammad [47]: 38)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…dan kalian tidak akan dapat memberi kemudaratan kepada-Nya sedikit pun.

Artinya, kalian sama sekali tidak dapat membahayakan Allah barang sedikit pun dengan berpalingnya kalian dari jihad, pembangkangan kalian, dan keberatan kalian dari melakukannya.

Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Yakni Dia Mahakuasa untuk menang atas musuh-musuh-Nya tanpa kalian.
Menurut pendapat lain, ayat ini dan firman-Nya:

Berangkatlah kalian, baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat.
(QS. At-Taubah [9]: 41)

Tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinahdan orang-orang Arab Badui yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (untuk pergi berperang).
(QS. At-Taubah [9]: 120)

bahwa semuanya itu telah di-mansukh oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala, yang mengatakan:

Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang).
Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang.
(QS. At-Taubah [9]: 122)

Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Ikrimah, Al-Hasan, dan Zaid ibnu Aslam.

Ibnu Jarir menyanggahnya dan mengatakan bahwa sesungguhnya hal ini hanyalah ditujukan kepada orang-orang yang diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ untuk berangkat jihad, maka sudah merupakan suatu keharusan bagi mereka untuk memperkenankan seruannya.
Jikalau mereka tidak menuruti seruannya, niscaya mereka akan mendapat siksaan.
Pendapat yang diketengahkan oleh Ibnu Jarir ini mempunyai alasan yang tepat.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah At Taubah (9) Ayat 39

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Najdah bin Nafi’ bahwa Najdah bin Nafi’ bertanya kepada Ibnu ‘Abbas tentang ayat ini (At-Taubah: 39).
Ia menjawab:
Rasulullah memerintahkan berangkat ke medan perang kepada beberapa suku bangsa Arab, tetapi mereka enggan melaksanakan perintah itu.
Maka turunlah ayat ini (At-Taubah: 39) sebagai ancaman terhadap keengganan mereka.
Merekapun mendapat siksa dari Allah dengan tidak turun hujan.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah At Taubah (التوبة‎‎)

Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.
Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti Pengampunan.

Dinamakan juga dengan "Baraah" yang berarti berlepas diri, yang di sini maksudnya peryataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.
Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat surat ini.

Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang total dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh ‘Ali radhiyallahu ‘anhu pada musim musyrikin itu, maka surat ini mengandung pula pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

▪ Allah selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beriman.
▪ Pembalasan atas amal amalan manusia hanya dari Allah.
▪ Segala sesuatu menurut sunnatullah.
▪ Perlindungan Allah bagi orang-orang yang beriman.
▪ Kedudukan Nabi Muhammad ﷺ di sisi Allah.

Hukum:

▪ Kewajiban menafkahkan harta.
▪ Macam-macam harta dalam agama serta penggunaannya.
Jizyah.
▪ Perjanjian dan perdamaian.
▪ Kewajiban umat Islam terhadap Nabinya.
▪ Sebab-sebab orang Islam melakukan perang total.
▪ Beberapa dasar politik kenegaraan dan peperangan dalam Islam.

Kisah:

Nabi Muhammad ﷺ dengan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu di suatu gua di bukit Tsur ketika hijrah
Perang Hunain (perang Authas atau perang Hawazin)
Perang Tabuk.

Lain-lain:

▪ Sifat-sifat orang yang beriman dan tingkatan-tingkatan mereka.

Audio

QS. At-Taubah (9) : 1-129 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 129 + Terjemahan Indonesia

QS. At-Taubah (9) : 1-129 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 129

Gambar Kutipan Ayat

Surah At Taubah ayat 39 - Gambar 1 Surah At Taubah ayat 39 - Gambar 2
Statistik QS. 9:39
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah At Taubah.

Surah At-Taubah (Arab: التوبة , at-Tawbah, “Pengampunan”‎) adalah surah ke-9 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat.
Dinamakan At-Taubah yang berarti “Pengampunan” karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.
Dinamakan juga dengan Bara’ah yang berarti berlepas diri.Berlepas diri disini maksudnya adalah pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.

Berbeda dengan surah-surah yang lain maka pada permulaan surat ini tidak terdapat ucapan basmalah, karena surah ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernapaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surah ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib pada musim haji tahun itu juga.

Nomor Surah9
Nama SurahAt Taubah
Arabالتوبة‎‎
ArtiPengampunan
Nama lainAl-Bara’ah (Berlepas Diri),
Al-Mukshziyah (Melepaskan),
Al-Fadikhah (Menyingkap),
Al-Muqasyqisyah (Melepaskan)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu113
JuzJuz 10 (ayat 1-93), juz 11 (ayat 94-129)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat129
Jumlah kata2506
Jumlah huruf11116
Surah sebelumnyaSurah Al-Anfal
Surah selanjutnyaSurah Yunus
Sending
User Review
4.3 (21 votes)
Tags:

9:39, 9 39, 9-39, Surah At Taubah 39, Tafsir surat AtTaubah 39, Quran At-Taubah 39, Surah At Taubah ayat 39

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 6 [QS. 37:6]

6. Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia yang terdekat dengan bumi dengan hiasan bintang-bintang dan planet-planet yang begitu indah. … 37:6, 37 6, 37-6, Surah Ash Shaffaat 6, Tafsir surat AshShaffaat 6, Quran Al-Shaffat 6, AshShaffat 6, Ash Shafat 6, Ash Shaffat 6, Surah Ash Shaffat ayat 6

QS. Al Muzzammil (Orang yang berselimut) – surah 73 ayat 12 [QS. 73:12]

11-13. Setelah segala cara ditempuh untuk mengajak kaum musyrik beriman, ternyata mereka tetap musyrik, maka tidak perlu berkecil hati, karena Allah yang akan membalas mereka. Dan biarkanlah Aku yang … 73:12, 73 12, 73-12, Surah Al Muzzammil 12, Tafsir surat AlMuzzammil 12, Quran Al Muzammil 12, Al Muzamil 12, Al-Muzzammil 12, Surah Al Muzamil ayat 12

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa waḍa'nā 'angka wizrak

'dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,'
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

+

Array

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #24

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan … melaksanakan perintah-Nya menjauhi perintah-Nya berbuat baik terhadap

Pendidikan Agama Islam #13

Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.” 1000

Pendidikan Agama Islam #22

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … muannas mabrur muallaf muallaq mubram Benar! Kurang tepat! Karena rajin belajar maka

Instagram