Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

At Taubah

At Taubah (Pengampunan) surah 9 ayat 10


لَا یَرۡقُبُوۡنَ فِیۡ مُؤۡمِنٍ اِلًّا وَّ لَا ذِمَّۃً ؕ وَ اُولٰٓئِکَ ہُمُ الۡمُعۡتَدُوۡنَ
Laa yarqubuuna fii mu’minin ilaa walaa dzimmatan wa-uula-ika humul mu’taduun(a);

Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian.
Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
―QS. 9:10
Topik ▪ Siksa orang munafik
9:10, 9 10, 9-10, At Taubah 10, AtTaubah 10, At-Taubah 10
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. At Taubah (9) : 10. Oleh Kementrian Agama RI

Karena kekufuran mereka, lenyaplah dari jiwa mereka hubungan kekerabatan dan ikatan-ikatan perjanjian, sehingga mereka tidak segan-segan menghantam orang mukmin dengan segala macam cara yang dapat mereka lakukan.
Mereka berusaha mengambil setiap kesempatan untuk menghancurkan kaum Muslimin secara kelompok atau perorangan, secara terang-terangan atau sembunyi pada setiap kesempatan.
Maka akhir ayat ini menyatakan bahwa berbagai perbuatan itu benar-benar telah melampaui batas.

At Taubah (9) ayat 10 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy At Taubah (9) ayat 10 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi At Taubah (9) ayat 10 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Itulah keadaan pembangkangan mereka, tidak menghormati hubungan kekerabatan dan tidak menjunjung tinggi perjanjian dengan orang Mukmin.
Mereka adalah orang-orang yang mempunyai tabiat bermusuhan.
Dan itu memang sudah menjadi penyakit dalam diri mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka tidak memelihara hubungan kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak pula mengindahkan perjanjian.
Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas).

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sesungguhnya orang-orang musyrik itu membenci keimanan dan orang mukmin.
Mereka tidak akan berbuat adil terhadap orang-orang mukmin juga terhadap perjanjian yang telah mereka buat.
Keadaan mereka itu dipenuhi permusuhan dan kezhaliman.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Tafsir ayat ini telah disebutkan di atas, begitu pula ayat yang sesudahnya.

Kata Pilihan Dalam Surah At Taubah (9) Ayat 10

DZIMMAH
ذِمَّة

Ism mufrad, jamaknya dzimam, berasal dari kata adz dzamm atau dzamma-yadzummu yang berarti mencela dan mengecam. Adz dzimmah mengandung makna perjanjian, perlindungan, hak dan kehormatan dan setiap perkara memastikan anda akan dicela apabila menyia-nyiakannya. la juga bermakna hutang, hati, suara hati dan pesta perkawinan.

Dalam Mu'jam Alfaz Al Qur'an, dinama­kan dzimmah karena menghilangkan hak perlindungannya akan dikecam dan dicela. Darinya lafaz adz dzimmi atau dzimmi yaitu orang kafir yang tunduk (patuh) kepada pemerintah Islam seperti dengan membayar pajak."

Lafaz dzimmah disebut dua kali di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah At Taubah (9), ayat 8 dan 10.
Allah berfirman :

لَا يَرْقُبُونَ فِى مُؤْمِنٍ إِلًّا وَلَا ذِمَّةًۚ

Al Yazidi berpendapat, lafaz dzimmah bermakna al aman atau perlindung­an dan darinya yang dilindungi di­namakan dzimmi karena ia diberi jaminan dan perlindungan."

Al Baidawi berkata,
adz­ dzimmah mengandung tiga maksud:

1. Ibn Abbas, Sa'id bin Jubyar, Qatadah dan Ad Dahhak, lafaz adz dzimmah ber­makna al 'ahd yaitu perjanjian.

2. Pendapat Abu Ubaidah, adz dzimmah bermakna at tadzummum yaitu cela­ an dan kecaman bagi yang tidak me­nepati janjinya.

3. Ia bermakna al aman yaitu perlindung­an dan keamanan, sebagaimana pen­dapat Al Yazidi, bersandarkan hadis dan berusaha dengan memberikan perlindungan dan keamanan kepada yang berada di bawah mereka.

Dalam Tafsir Al Maraghi, adz dzimmah dan adz dzimaam bermakna perjanjian yang pasti mendapat celaan dan kecaman bagi yang melanggar dan tidak memeliharanya. Pelanggaran dan tidak menepati janji meng­ ikut mereka adalah tercela. Tidak ada per­lindungan bagi orang yang memiliki janji tetapi melanggarnya. Oleh karena itu, orang musyrik tidak ada dalam diri mereka sifat menepati janji karena kebencian dan kesungguhan per­musuhan mereka terhadap orang mukmin baik dalam jangka masa yang pendek atau panjang.

Kesimpulannya, adz dzimmah seperti yang disebut di dalam Al Qur'an bermakna perjanjian dan perlindungan.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:243

Informasi Surah At Taubah (التوبة‎‎)
Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat tennasuk golongan surat-surat Madaniyyah.
Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti Pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini.

Dinamakan juga dengan "Baraah" yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya peryataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.
Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat surat ini.

Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang total dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh 'Ali r.a.
pada musim haji tahun itu juga.
Selain daripada pernyataan pembatalan perjanjian damai dengan kaum musyrikin itu, maka surat ini mengandung pula pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Allah selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beriman
pembalasan atas amal­ amalan manusia hanya dari Allah
segala sesuatu menurut sunnatullah
perlin­dungan Allah bagi orang-orang yang beriman
kedudukan Nabi Muhammad ﷺ di sisi Allah.

Hukum:

Kewajiban menafkahkan harta
macam-macam harta dalam agama serta peng­gunaannya
jizyah
perjanjian dan perdamaian
kewajiban umat Islam terhadap Nabinya
sebab-sebab orang Islam melakukan perang total
beberapa dasar politik kenegaraan dan peperangan dalam Islam.

Kisah:

Nabi Muhammad s.aw. dengan Abu Bakar r.a. di suatu gua di bukit Tsur ketika hijrah
perang Hunain (perang Authas atau perang Hawazin)
perang Tabuk.

Lain-lain:

Sifat-sifat orang yang beriman dan tingkatan-tingkatan mereka.

QS 9 At-Taubah (1-24) - Indonesian - Soraya Sofyan
QS 9 At-Taubah (1-24) - Arabic - Soraya Sofyan


Gambar Kutipan Surah At Taubah Ayat 10 *beta

Surah At Taubah Ayat 10



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah At Taubah

Surah At-Taubah (Arab: التوبة , at-Tawbah, "Pengampunan"‎) adalah surah ke-9 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat.
Dinamakan At-Taubah yang berarti "Pengampunan" karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.
Dinamakan juga dengan Bara'ah yang berarti berlepas diri.Berlepas diri disini maksudnya adalah pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.

Berbeda dengan surah-surah yang lain maka pada permulaan surat ini tidak terdapat ucapan basmalah, karena surah ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernapaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surah ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad S.A.W kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H.
Pengumuman ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib pada musim haji tahun itu juga.

Nomor Surah 9
Nama Surah At Taubah
Arab التوبة‎‎
Arti Pengampunan
Nama lain Al-Bara'ah (Berlepas Diri),
Al-Mukshziyah (Melepaskan),
Al-Fadikhah (Menyingkap),
Al-Muqasyqisyah (Melepaskan)
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 113
Juz Juz 10 (ayat 1-93), juz 11 (ayat 94-129)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 129
Jumlah kata 2506
Jumlah huruf 11116
Surah sebelumnya Surah Al-Anfal
Surah selanjutnya Surah Yunus
4.6
Rating Pembaca: 4.6 (20 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku