Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. At Takwir (Menggulung) – surah 81 ayat 3 [QS. 81:3]

وَ اِذَا الۡجِبَالُ سُیِّرَتۡ ۪ۙ
Wa-idzaal jibaalu sui-yirat;
dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
―QS. At Takwir [81]: 3

Daftar isi

And when the mountains are removed
― Chapter 81. Surah At Takwir [verse 3]

وَإِذَا dan apabila
And when
ٱلْجِبَالُ gunung-gunung
the mountains
سُيِّرَتْ dijalankan/dihancurkan
are moved away,

Tafsir Al-Quran

Surah At Takwir
81:3

Tafsir QS. At Takwir (81) : 3. Oleh Kementrian Agama RI


Dan apabila gunung-gunung dihancurkan setelah dicabut dari bumi, diterbangkan di angkasa ketika terjadinya gempa yang amat dahsyat sehingga gunung-gunung itu terlepas dari dasarnya dan dilemparkan di angkasa seperti awan yang ditiup angin laksana kapas.


Untuk telaah ilmiah Surah at-Takwir [81]: 1-3 ini, lihat pula telaah ilmiah Surah al-Haqqah [69]: 13-16 dan Surah al-Ma’arij [70]: 8. Ketika terjadi proses ke arah Big Crunch itu, yaitu proses pemadatan atau penyusutan alam semesta, maka semua materi pecah kembali menjadi materi-materi fundamental seperti quark, elektron dan sebagainya.
Gaya-gaya seperti gaya gravitasi, elektromagnetik, nuklir kuat dan nuklir lemah mulai menyatu kembali.

Saat itulah benda-benda langit mulai kehilangan gaya-gaya gravitasinya, dan akibatnya terjadilah tabrakan-tabrakan dahsyat antar bintang, inilah gambaran ‘bintang-bintang berjatuhan, karena kehilangan gaya-gaya gravitasinya.



Matahari yang juga merupakan jenis bintang mengalami hal sama.

Ketika benda-benda langit saling mendekat, kekuatan gravitasi bagian luar boleh jadi akan melebihi cengkeraman kekuatan plasma di dalam bintang-bintang itu (termasuk matahari).
Akibatnya adalah volume matahari dan bintang-bintang yang lain akan memuai.

Matahari akan menjadi lebih besar volumenya, namun tekanan internalnya berkurang, dan cukup untuk menghentikan energi yang menghasilkan reaksi perpaduan nuklirnya.
Akibatnya sinar matahari (yang memuai itu) akan meredup menjadi merah.

Ketika pengembangan volume matahari telah mencapai maksimum, maka matahari akan mengalami kontraksi dan volumenya akan menurun dan menurun terus, mengecil yang akhirnya menjadi bintik hitam yang super-padat (dwarf black hole atau bintik hitam kerdil).
Inikah yang dimaksud dengan matahari digulung pada ayat 1 di atas?



Benturan juga terjadi antar-planet, sehingga bumi berbenturan dengan planet-planet lainnya.

Akibat peristiwa inilah terjadinya kehancuran gunung-gunung.
Semua proses ini akan mengarah ke Big Crunch dan kembali menjadi singularity.

Tafsir QS. At Takwir (81) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Bila gunung-gunung digerakkan dari tempatnya,

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apabila matahari digulung dan hilang sinarnya.
Apabila bintang-bintang berjatuhan lalu hilang cahayanya.


Apabila gunung-gunung dihempaskan dari permukaan bumi, sehingga menjadi debu beterbangan.
Apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan dan dibiarkan.


Apabila binatang-binatang liar dikumpulkan dan dibaurkan, agar Allah membalaskan satu dengan yang lainnya.
Apabila lautan dinyalakan, kemudian menjadi api yangbesar dan berkobar.


Apabila ruh-ruh dipertemukan dengan yang tubuhnnya.
Apabila anak-anak kecil yang dikubur hidup-hidup ditanya pada Hari Kiamat dengan pertanyaan untuk menghiburnya dan membuat menangis orang yang menguburnya,
"Karena dosa apakah ia dikubur hidup-hidup?"
Apabila catatan-catatan amal disodorkan.


Apabila langit dilenyapkan dan dihilangkan dari tempatnya semula.
Apabila neraka dinyalakan lalu menyala-nyala.


Dan apabila surga didekatkan kepada para penghuninya, yaitu orang-orang yang bertakwa.
Apabila semua itu telah terjadi, maka setiap jiwa yakin dan melihat apa yang telah dikerjakannya berupa kebaikan atau keburukan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan apabila gunung-gunung dihancurkan) dilenyapkan dari muka bumi dan menjadi debu yang beterbangan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ}

dan apabila gunung-gunung dihancurkan.
(QS. At-Takwir [81]: 3)

Yaitu lenyap dari tempatnya masing-masing dan meledak sehingga bumi bekas tempat berpijaknya menjadi rata dan datar.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{وَإِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْ}

dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak dipedulikan).
(QS. At-Takwir [81]: 4)

Ikrimah dan Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah unta-unta yang sedang bunting, Mujahid mengatakan, unta-unta yang sangat berharga bagi pemiliknya itu diabaikan dan tidak dipedulikan lagi.
Ubay ibnu Ka’b dan Ad-Dahhak mengatakan bahwa para pemiliknya mengabaikannya.
Ar-Rabi’ ibnu Khaisam mengatakan bahwa unta-unta itu tidak diperah air susunya, melainkan dibiarkan dan diacuhkan oleh para pemiliknya.
Ad-Dahhak mengatakan, unta-unta itu dibiarkan tanpa ada yang menggembala.
Makna yang dimaksud dari semua pendapat di atas berdekatan.

Kesimpulannya ialah bahwa al-‘isyar ialah unta-unta betina pilihan yang sedang hamil dalam masa sepuluh bulan;
bentuk tunggalnya disebut ‘usyara.
Dan unta ini masih tetap disebut demikian sampai melahirkan anaknya.

Demikian itu karena manusia cukup disibukkan oleh urusannya sendiri hingga melupakannya dan tidak lagi memelihara dan memanfaatkannya lagi, padahal sebelumnya unta-unta tersebut merupakan harta mereka yang paling berharga.
Hal ini tiada lain karena mereka sedang mengalami peristiwa yang dahsyat lagi sangat menakutkan, yaitu menghadapi kejadian-kejadian yang mengawali hari kiamat.
Menurut pendapat lain.
hal itu terjadi di hari kiamat sendiri;
para pemilik unta-unta itu melihatnya, tetapi tiada jalan bagi mereka kepadanya.
Menurut pendapat yang lainnya.
al-‘isyar artinya awan yang terhenti di antara langit dan bumi tidak dapat bergerak karena dunia sudah rusak.
Dan menurut pendapat yang lainnya lagi, makna yang dimaksud adalah tanah yang diukur dengan puluhan hasta, yakni tanah yang mahal harganya.
Dan menurut pendapat yang lain, yang dimaksud ialah rumah-rumah yang dahulunya ramai dengan para penghuninya, kemudian hari itu menjadi kosong semuanya karena semua penghuninya telah pergi (mati).
Semua pendapat ini dikemukakan oleh Imam Abu Abdullah Al-Qurtubi di dalam kitabnya yang berjudul Al-Tazkirah.
Kemudian dia menguatkan pendapat yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah unta-unta yang sedang bunting, dan ia menisbatkannya kepada kebanyakan ulama.
Menurut hemat penulis, memang tidak dikenal ada pendapat lain yang bersumber dari ulama Salaf dan para imam selain dari pendapat ini.

Unsur Pokok Surah At Takwir (التكوير)

Surat At Takwiir terdiri atas 29 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Masadd.

Kata "At Takwiir" yang menjadi nama bagi surat ini adalah kata asal (mashdar) dari kata kerja "kuwwirat" (digulung) yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Kegoncangan-kegoncangan yang terjadi pada hari kiamat.
▪ Pada hari kiamat setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya waktu di dunia.
▪ Alquran adalah firman Allah yang disampaikan oleh Jibril `alaihis salam.
▪ Penegasan atas kenabian Muhammad ﷺ.
▪ Alquran sumber petunjuk bagi umat manusia yang menginginkan hidup lurus.
▪ Suksesnya manusia dalam mencapai kehidupan yang lurus itu tergantung kepada taufiq dari Allah.

Ayat-ayat dalam Surah At Takwir (29 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. At-Takwir (81) : 1-29 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 29 + Terjemahan Indonesia
QS. At-Takwir (81) : 1-29 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 29

Gambar Kutipan Ayat

Surah At Takwir ayat 3 - Gambar 1 Surah At Takwir ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 81:3
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah At Takwir.

Surah At-Takwir (Arab: التّكوير , “Menggulung”) adalah surah ke-81 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 29 ayat.
Dinamakan At Takwiir yang berarti terbelah dari kata dasar kata ‘’kuwwirat’’ yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 81
Nama Surah At Takwir
Arab التكوير
Arti Menggulung
Nama lain Idzasy syamsu kuwwirat
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 7
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 29
Jumlah kata 104
Jumlah huruf 434
Surah sebelumnya Surah ‘Abasa
Surah selanjutnya Surah Al-Infitar
Sending
User Review
4.4 (14 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
81:3, 81 3, 81-3, Surah At Takwir 3, Tafsir surat AtTakwir 3, Quran At Takwir 3, Surah At Takwir ayat 3
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 81:3

More Videos

Kandungan Surah At Takwir

۞ QS. 81:1 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 81:2 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 81:3 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 81:4 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 81:5 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 81:6 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 81:7 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 81:8 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 81:9 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 81:10 • Kedahsyatan hari kiamat • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 81:11 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 81:12 • Kedahsyatan hari kiamat • Nama-nama neraka

۞ QS. 81:13 • Sifat hari penghitungan • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 81:14 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 81:19 • Sifat-sifat malaikat • Peranan dan tugas Jibril • Sifat Jibril

۞ QS. 81:20 • Sifat Jibril

۞ QS. 81:21 • Sifat Jibril

۞ QS. 81:23 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 81:26 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 81:27 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 81:28 • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 81:29 Tauhid RububiyyahSifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran dan hakikat takdir

Ayat Pilihan

Jika kalian nampakkan atau sembunyikan kebaikan atau maafkan orang yang berbuat tak baik pada kalian,
Allah akan limpahkan pahala karena kalian beretika dengan etika ketuhanan, yaitu memberi maaf meski pada saat mampu untuk tidak memaafkan
QS. An-Nisa’ [4]: 149

Pada hari yang amat sulit & orang kafir diseru sujud lalu mereka tak mampu, pandangan mereka kabur dipenuhi kehinaan.
Sesungguhnya dulu ketika di dunia mereka pernah diseru bersujud, tapi mereka menolak padahal mereka mampu.
QS. Al-Qalam [68]: 42

Barang siapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang.
Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 5

Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah.

Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.
QS. Al-Baqarah [2]: 286

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Muhammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
Arti dari kalimat di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

'Hampir-hampir kefakiran (kemiskinan) itu menjadi kekafiran'
--HR. Imam al-Baihaqi dalam kitab 'Syu’abul Iman' (no. 6612). Hadits ini adalah hadits yang lemah.

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dalam hadits shahih disebutkan.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.'
[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]

+

Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali ...

Correct! Wrong!

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Arti dari hadist diatas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallalhu'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

'Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.'
(HR. Bukhari no. 3461)

Pendidikan Agama Islam #30
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #30 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #30 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

Bukit Shafa

Di mana itu Bukit Shafa? Shofa dan Marwah adalah dua bukit yang terletak di Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi tempat melaksanakan ibadah sa’i dalam ritual ibadah haji dan umrah. Sejarah Dala...

Takbiratul Ihram

Apa itu Takbiratul Ihram? Takbir adalah istilah untuk frase Arab Allahu Akbar , artinya ialah Allah Maha Besar. Seruan ini dikumandangkan oleh umat Muslim untuk memuliakan nama Tuhan atau asma Allah....