Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. At Takwir (Menggulung) – surah 81 ayat 17 [QS. 81:17]

وَ الَّیۡلِ اِذَا عَسۡعَسَ
Wallaili idzaa ‘as’as(a);
demi malam apabila telah larut,
―QS. At Takwir [81]: 17

And by the night as it closes in
― Chapter 81. Surah At Takwir [verse 17]

وَٱلَّيْلِ dan malam

And the night
إِذَا apabila

when
عَسْعَسَ hampir habis/pergi

it departs,

Tafsir

Alquran

Surah At Takwir
81:17

Tafsir QS. At Takwir (81) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah bersumpah demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya.

Tafsir QS. At Takwir (81) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Demi malam yang semakin menipis kepekatannya menjelang pagi,

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah dengan bintang-bintang yang cahayanya redup saat siang hari.
Yang berjalan dan bersembunyi pada orbit-orbitnya, demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya, dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing, Sesungguhnya Alquran disampaikan oleh utusan yang mulia, yaitu Jibril, yang mempunyai kekuatan dalam melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah, yang ditaati oleh para malaikat, yang dipercaya untuk menurunkan wahyu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan demi malam apabila hampir meninggalkan gelapnya) maksudnya, hampir berpisah dengan kegelapannya, atau pergi meninggalkan kegelapannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ}

demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya.
(QS. At-Takwir [81]: 17)

Sehubungan dengan makna ayat ini ada dua pendapat.
Salah satunya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah saat tibanya malam hari dengan kegelapannya.

Mujahid mengatakan, apabila telah gelap.


Sa’id ibnu Jubair mengatakan, apabila muncul.


Menurut Al-Hasan Al-Basri, artinya apabila malam menutupi manusia.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Atiyyah Al-Aufi.


Ali ibnu Abu Talhah dan Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
apabila telah hampir meninggalkan gelapnya.
(QS. At-Takwir [81]: 17)
Yakni apabila berpaling;
hal yang sama dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, dan Ad-Dahhak.


Dan hal yang sama telah dikatakan oleh Zaid ibnu Aslam dan anaknya (yaitu Abdur Rahman), bahwa firman-Nya:
apabila telah hampir meninggalkan gelapnya.
(QS. At-Takwir [81]: 17)
Yaitu apabila berpaling dan pergi.

Abu Daud At-Tayalisi mengatakan, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Amr ibnu Murrah, dari Abul Buhturi;
ia pernah mendengar Abu Abdur Rahman As-Sulami mengatakan bahwa Ali r.a. keluar kepada kami ketika salat Subuh diiqamahkan, lalu ia bertanya,"Kemanakah orang-orang yang bertanya tentang witir?"
‘demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya, dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing.
‘ (QS. At-Takwir [81]: 17-18)?"
Hal tersebut (witir) bila dilakukan saat malam hendak meninggalkan gelapnya adalah lebih baik.

Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud oleh firman-Nya:
apabila telah hampir meninggalkan gelapnya.
(QS. At-Takwir [81]: 1 7)
Maksudnya, apabila berpaling.
Demikian itu karena pada firman selanjutnya disebutkan:
dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing.
(QS. At-Takwir [81]: 18)
Yakni mulai terang suasananya.
Lalu Ibnu Jarir berpegangan kepada perkataan seorang penyair dalam salah satu bait syairnya yang mengatakan:

حَتَّى إِذَا الصُّبْحُ لَهُ تَنَفَّسَا …
وَانَجَابَ عَنْهَا لَيْلُهَا وَعَسْعَسَا

Hingga apabila subuh mulai menyingsingkan cahayanya yang mengusir kegelapan malam secara berangsur-angsur.

Yaitu bila malam pergi.


Menurut hemat saya.
makna yang dimaksud oleh firman-Nya:
apabila telah hampir meninggalkan gelapnya.
(QS. At-Takwir [81]: 17)
Adalah kebalikannya, yaitu apabila malam tiba;
sekalipun kata ini dapat pula dipakai untuk menunjukkan pengertian pergi, tetapi makna datang dalam ayat ini lebih sesuai.
Seakan-akan Allah bersumpah dengan malam hari dan kegelapannya bila tiba.
dan dengan fajar dan sinarnya bila mulai menyingsing.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman Allah subhanahu wa ta’ala:

وَاللَّيْلِ إِذا يَغْشى وَالنَّهارِ إِذا تَجَلَّى

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang) dan siang apabila terang benderang.
(QS. Al-Lail [92]: 1-2)

وَالضُّحى وَاللَّيْلِ إِذا سَجى

Demi waktu matahari sepenggalahan naik, dan demi malam apabila telah sunyi.
(QS. Adh-Dhuhaaa [93]: 1-2)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

فالِقُ الْإِصْباحِ وَجَعَلَ اللَّيْلَ سَكَناً

Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat.
(QS. Al-An’am [6]: 96)

Dan masih banyak ayat lainnya yang semakna.


Kebanyakan ulama Usul mengatakan bahwa lafaz ‘as’asa dipakai untuk menunjukkan makna datang atau pergi dan menganggapnya sebagai lafaz yang musytarak (satu lafaz yang mempunyai dua arti yang berlawanan).’Karena itulah maka dapat dibenarkan bila masing-masing dari keduanya dianggap sebagai makna yang dimaksud.
Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa sebagian ulama yang ahli dalam bahasa Arab menduga bahwa lafaz ‘as ‘asa artinya mendekati permulaannya dan mulai gelap.
Al-Farra mengatakan bahwa Abul Bilad seorang ahli Nahwu mengutip sebuah bait syair yang mengatakan:

عسعس حتى لو يشا ادَّنَا …
كَانَ لَهُ مِنِ ضَوْئِهِ مَقْبِسُ

Malam telah tiba, hingga manakala dia menghendaki saat mendekat, maka akan terbersit sinar dari cahayanya.

Al-Farra mengatakan bahwa mereka mengira bait syair ini adalah buatan semata.

Unsur Pokok Surah At Takwir (التكوير)

Surat At Takwiir terdiri atas 29 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Masadd.

Kata "At Takwiir" yang menjadi nama bagi surat ini adalah kata asal (mashdar) dari kata kerja "kuwwirat" (digulung) yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Kegoncangan-kegoncangan yang terjadi pada hari kiamat.
▪ Pada hari kiamat setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya waktu di dunia.
Alquran adalah firman Allah yang disampaikan oleh Jibril `alaihis salam.
▪ Penegasan atas kenabian Muhammad ﷺ.
Alquran sumber petunjuk bagi umat manusia yang menginginkan hidup lurus.
▪ Suksesnya manusia dalam mencapai kehidupan yang lurus itu tergantung kepada taufiq dari Allah.

Audio

QS. At-Takwir (81) : 1-29 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 29 + Terjemahan Indonesia

QS. At-Takwir (81) : 1-29 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 29

Gambar Kutipan Ayat

Surah At Takwir ayat 17 - Gambar 1 Surah At Takwir ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 81:17
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah At Takwir.

Surah At-Takwir (Arab: التّكوير , “Menggulung”) adalah surah ke-81 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 29 ayat.
Dinamakan At Takwiir yang berarti terbelah dari kata dasar kata ‘’kuwwirat’’ yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah81
Nama SurahAt Takwir
Arabالتكوير
ArtiMenggulung
Nama lainIdzasy syamsu kuwwirat
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu7
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat29
Jumlah kata104
Jumlah huruf434
Surah sebelumnyaSurah ‘Abasa
Surah selanjutnyaSurah Al-Infitar
Sending
User Review
4.2 (14 votes)
Tags:

81:17, 81 17, 81-17, Surah At Takwir 17, Tafsir surat AtTakwir 17, Quran At Takwir 17, Surah At Takwir ayat 17

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Balad (Negeri) – surah 90 ayat 2 [QS. 90:2]

1-3. Aku bersumpah dengan negeri ini, yakni kota Mekah, kota kelahiran Nabi dan kota suci umat Islam. Dan engkau, wahai Nabi, bertempat tinggal di negeri Mekah ini, membuatnya bertambah mulia. Dan dem … 90:2, 90 2, 90-2, Surah Al Balad 2, Tafsir surat AlBalad 2, Quran Al-Balad 2, Surah Al Balad ayat 2

QS. Al Israa (Perjalanan Malam) – surah 17 ayat 103 [QS. 17:103]

Mendengar jawaban Nabi Musa, sikap Fir’aun tetap tidak percaya bahkan semakin durhaka. Kemudian dia, yakni Fir’aun hendak mengusir mereka, yaitu Nabi Musa dan pengikutnya dari bumi Mesir, maka ketika … 17:103, 17 103, 17-103, Surah Al Israa 103, Tafsir surat AlIsraa 103, Quran Al Isra 103, Al-Isra’ 103, Surah Al Isra ayat 103

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Baqarah adalah surah ke-2 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.121 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.

Pesan utama dari kandungan Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #26
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #26 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #26 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #13

Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Hitam dongker Kuning muda Hijau Pupus Putih Abu-abu Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #4

Fungsi pakaian adalah … agar tidak kedinginan untuk munjukkan model terbaru tingkatkan gensi sebagai penutup aurat menghindari tubuh agar tidak

Pendidikan Agama Islam #6

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang … muslim mukminin muttaqin kafir mukhlisin Benar!

Instagram