Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Tampilkan Lainnya ...

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages
QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 77 [QS. 26:77]
فَاِنَّہُمۡ عَدُوٌّ لِّیۡۤ اِلَّا رَبَّ الۡعٰلَمِیۡنَ
Fa-innahum ‘aduu-wun lii ilaa rabbal ‘aalamiin(a);
Sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,
―QS. 26:77
Topik ▪ Ajakan masuk Islam
English Translation - Sahih International
Indeed, they are enemies to me, except the Lord of the worlds,
―QS. 26:77

Alquran Arti Perkata (Indonesia & English)
فَإِنَّهُمْ maka sesungguhnya mereka

Indeed, they
عَدُوٌّ musuh

(are) enemies
لِّىٓ bagiku

to me,
إِلَّا kecuali

except
رَبَّ Tuhan

(the) Lord
ٱلْعَٰلَمِينَ semesta alam

(of) the worlds,

 

Tafsir surah Asy Syu'araa (26) ayat 77

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sembahan kalian selain Allah ini adalah musuh-musuhku, juga musuh kalian.
Aku tidak akan menyembah mereka.
Hanya Sang Pencipta, Penguasa dan Pemelihara alam semesta yang aku sembah.
Dan aku akan selalu mendekatkan diri kepada-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Karena sesungguhnya apa yang kalian sembah itu adalah musuhku) aku tidak menyembah mereka

(melainkan) aku hanya menyembah

(Rabb semesta alam).

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sesungguhnya apa yang kalian sembah selain Allah adalah musuhku, karena saya hanya menyembah Rabb semesta alam dan pemilik urusannya, Dia-lah yang aku sembah satu-satunya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Apakah yang kalian sembah?
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 70)

Artinya, apakah berhalaberhala yang kalian sembah ini?

Mereka menjawab,
“Kami menyembah berhalaberhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.”(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 71)

Yakni kami tekun menyembahnya dan menyerunya.

Berkata Ibrahim,
“Apakah berhalaberhala itu mendengar (doa) kalian sewaktu kalian berdoa (kepadanya)?
Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepada kalian atau memberi mudarat?”
Mereka menjawab,
“(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian.”(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 72-74)

Yaitu mereka mengakui bahwa berhalaberhala mereka tidak dapat melakukan sesuatu pun dari hal tersebut.
Sesungguhnya mereka hanya melihat nenek moyang mereka berbuat demikian, lalu mereka bersegera mengikuti jejaknya.
Maka pada saat itu juga Ibrahim berkata kepada mereka:

“Maka apakah kalian telah memperhatikan apa yang selalu kalian sembah, kalian dan nenek moyang kalian yang dahulu?
Karena sesungguhnya apa yang kalian sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan semesta alam.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 75-77)

Maksudnya, jika berhalaberhala ini dapat melakukan sesuatu dan mempunyai pengaruh, silakan mereka melakukan perbuatan jahat terhadap diriku;
karena sesungguhnya aku adalah musuh mereka, aku tidak mempedulikan mereka dan sama sekali tidak memikirkannya.
Hal ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala tentang perkataan Nuh yang disitir oleh firman-Nya:
karena itu bulatkanlah keputusan kalian dan (kumpulkanlah) sekutu-sekutu kalian (untuk membinasakanku).
(QS. Yunus [10]: 71), hingga akhir ayat.

Hud berkata, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

Sesungguhnya aku jadikan Allah sebagai saksiku, dan saksikanlah oleh kamu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan dari selain-Nya.
Sebab itu, jalankanlah tipu daya kalian semuanya terhadapku dan janganlah kalian memberi tangguh kepadaku.
Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhan kalian.
Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya.
Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.”
(QS. Hud [11]: 54-56)

Hal yang sama dikatakan oleh Ibrahimalaihis salam saat berlepas diri dari berhalaberhala sembahan kaumnya, sebagaimana yang disebutkan oleh firman-Nya:

Bagaimana aku takut kepada sembahan yang kalian persekutukan (dengan Allah), padahal kalian tidak takut mempersekutukan Allah.
(QS. Al-An’am [6]: 81), hingga akhir ayat.

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim (QS. Al-Mumtahanah [60]: 4)

sampai dengan firman-Nya:

Se­sampai kamu beriman kepada Allah saja.
(QS. Al-Mumtahanah [60]: 4)

Demikian pula dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya,
“Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kalian sembah, tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menjadikanku;
karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku.”
Dan (Ibrahim) menjadikan kalimat tauhid itu.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 26-28)

Yakni kalimat ‘Tidak ada Tuhan selain Allah.’

Qari Internasional

QS. Asy-Syu’araa (26) : 77 ⊸ Syekh Mishari Alafasy

QS. Asy-Syu’araa (26) : 77 ⊸ Syekh Sa’ad Al-Ghamidi

QS. Asy-Syu’araa (26) : 77 ⊸ Syekh Muhammad Ayyub

Murottal Alquran & Terjemahan Indonesia
QS. Asy-Syu’araa (26) : 1-227 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan

Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan