Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Asy Syu'araa (Penyair) - surah 26 ayat 137 [QS. 26:137]

اِنۡ ہٰذَاۤ اِلَّا خُلُقُ الۡاَوَّلِیۡنَ
In hadzaa ilaa khuluqul au-waliin(a);
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,
―QS. Asy Syu’araa [26]: 137

Daftar isi

This is not but the custom of the former peoples,
― Chapter 26. Surah Asy Syu’araa [verse 137]

إِنْ tidak

Not
هَٰذَآ lain ini

(is) this
إِلَّا kecuali/hanyalah

but
خُلُقُ adat kebiasaan

(the) custom
ٱلْأَوَّلِينَ orang-orang dahulu

(of) the former (people),

Tafsir Quran

Surah Asy Syu’araa
26:137

Tafsir QS. Asy-Syu’ara’ (26) : 137. Oleh Kementrian Agama RI

Selanjutnya mereka mengatakan bahwa agama yang mereka anut adalah agama nenek moyang yang telah diwariskan kepada mereka.
Mereka yakin tidak akan diazab karena mengikuti agama nenek moyang itu.

Pada ayat yang lain diterangkan bahwa Hud menantang kaumnya yang semakin ingkar itu dengan menyeru mereka agar melakukan usaha untuk membunuhnya dilakukan bersama-sama.
Hud juga menyuruh mereka untuk mengikutkan dewa-dewa yang mereka sembah, seandainya mereka benar-benar percaya akan kemampuan dewa-dewa itu melakukan sesuatu yang mereka inginkan.

Seakan-akan Hud berkata kepada mereka,
"Bersatulah kamu sekalian dengan dewa-dewa yang kamu sembah itu untuk membunuhku, dan laksanakanlah pembunuhan itu sekarang juga, jangan ditangguhkan lagi.
Aku tidak takut sedikit pun dibunuh karena aku bertawakal kepada Allah, Tuhanku dan Tuhanmu yang sebenarnya.

Makhluk apa pun yang ada di bumi ini selalu dijaga, dipelihara, dan dikuasai oleh Allah dan perkataan-Nya selalu benar dan lurus."

Tantangan yang dikemukakan Hud kepada kaumnya adalah bukti bahwa dia seorang rasul yang diutus Allah.

Andaikata ia bukan seorang rasul, dia tidak akan berani melakukan tantangan yang demikian terhadap kaumnya yang lebih kuat tubuhnya dan lebih kejam sifatnya.

Tafsir QS. Asy Syu’araa (26) : 137. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apa yang kamu sampaikan itu tidak lebih dari kebohongan dan kebatilan orang-orang sebelum kamu yang dikemas dalam bentuk lain.
Oleh karenanya, kami tidak akan meninggalkan apa yang ada pada kami.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan mereka berkata:
Apa yang kami pegang ini tidak lain kecuali agama dan adat orang-orang terdahulu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Tiada lain)


(hal ini) apa yang kamu takut-takuti kami dengannya


(hanyalah adat kebiasaan dahulu,) kebiasaan dan kedustaan mereka.
Menurut qiraat yang lain dibaca Khalqul Awwaliina, maksudnya:
Tiada lain apa yang kami lakukan ini, yaitu ingkar kepada adanya hari berbangkit, melainkan kebiasaan dan tradisi orang-orang dahulu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 137)

Sebagian ulama ada yang membacanya khalqu, bukan khuluqu.


Ibnu Mas’ud telah mengatakan, dan juga Al-Aufi dan Ibnu Abbas, serta Alqamah dan Mujahid, bahwa mereka bermaksud
"tiada lain apa yang kamu sampaikan kepada kami hanyalah kebiasaan orang dahulu,"
seperti yang dikatakan oleh orang-orang musyrik dari kaum Quraisy [106]:

Dan mereka berkata,
"Dongengan-dongengan orang-orang dahulu dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang."
(QS. Al-Furqaan [25]: 5)

Dan orang-orang kafir berkata,
"Alquran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh kaum yang lain;
maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar.
Dan mereka berkata,
"Dongengan-dongengan orang-orang dahulu."
(QS. Al-Furqaan [25]: 4-5)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan apabila dikatakan kepada mereka,
"Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?"
Mereka menjawab,
"Dongengan-dongengan orang-orang dahulu."
(QS. Al-Hijr [15]: 24)

Ulama yang lainnya lagi membacanya khuluqul awwalin, yang artinya agama mereka dan tradisi yang biasa mereka lakukan itu adalah kebiasaan orang dahulu dari kalangan nenek moyang mereka.
Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa kami mengikuti mereka dan menelusuri jejak mereka;
kami hidup sebagaimana mereka hidup, dan kami mati sebagaimana mereka mati, tiada hari berbangkit dan tiada hari akhirat.
Karena itulah mereka mengatakan:

dan kami sekali-kali tidak akan diazab.
(Asy-Syu ‘ara’: 138)

Ali ibnu AbuTalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 137)
Yaitu agama orang-orang dahulu.

Hal yang sama dikatakan oleh Ikrimah, Ata Al-Khurrasani, Qatadah, dan Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.

Unsur Pokok Surah Asy Syu’araa (الشعراء)

Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamakan "Asy Syu’araa" (kata jamak dari "Asy Syaa ‘ir" yang berarti penyair) diambil dari kata "Asy Syu­araa’ yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, dikala Allah subhanahu wa ta’ala secara khusus menyebutkan kedudukan penyair-penyair.

Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasulrasul, mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar-balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan.
Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasulrasul.

Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad ﷺ dituduh sebagai penyair, dan Alquran dituduh sebagai syair, Alquran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.

Keimanan:

▪ Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan rasulrasul-Nya dan keselamatan mereka.
Alquran benar-benar wahyu Allah yang dibawa turun ke dunia oleh Malaikat Jibril `alaihis salam (Ruuhul amiin) hanya Allah yang wajib disembah.

Hukum:

▪ Keharusan memenuhi takaran dan timbangan.
▪ Larangan menggubah syair yang berisi cacian-cacian, khurafatkhurafat, dan kebohongan-kebohongan.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan Fir’aun.
▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Shaleh `alaihis salam dengan kaumnya (Tsamud).
▪ Kisah Nabi Hud `alaihis salam dengan kaumnya(‘Aad).
▪ Kisah Nabi Luth `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Syu’ai’b `alaihis salam dengan penduduk Aikah.

Lain-lain:

▪ Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk agama.
▪ Tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan perubahan-perubahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa.
▪ Petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya.
▪ Turunnya kitab Alquran dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitabkitab suci dahulu.

Audio Murottal

QS. Asy-Syu'araa (26) : 1-227 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan Indonesia



QS. Asy-Syu'araa (26) : 1-227 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 227

Gambar Kutipan Ayat

Surah Asy Syu'araa ayat 137 - Gambar 1 Surah Asy Syu'araa ayat 137 - Gambar 2
Statistik QS. 26:137
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Syu’araa.

Surah Asy-Syu’ara atau Surah Asy-Syu’ara’ adalah surah ke-26 dari Alquran.
Surah ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surah-surah Makkiyyah.
Dinamakan Asy Syu’ara (kata jamak dari Asy Sya’ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224.
Banyak nilai-nilai yang berharga dari bebagai kisah-kisah para Nabi yang umat mereka dipunahkan serta sebagian riwayat tiga hamba Allah yang dimuliakan Musa, Harun dan Ibrahim.

Nomor Surah 26
Nama Surah Asy Syu’araa
Arab الشعراء
Arti Penyair
Nama lain Tha Sin Mim, Al-Jami’ah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 47
Juz Juz 19
Jumlah ruku’ 11 ruku’
Jumlah ayat 227
Jumlah kata 1223
Jumlah huruf 5630
Surah sebelumnya Surah Al-Furqan
Surah selanjutnya Surah An-Naml
Sending
User Review
4.6 (10 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

26:137, 26 137, 26-137, Surah Asy Syu'araa 137, Tafsir surat AsySyuaraa 137, Quran Asy Syuara 137, Asy Syu'ara 137, Asy-Syu'ara 137, Surah Asy Syuara ayat 137

Video Surah

26:137


More Videos

Kandungan Surah Asy Syu'araa

۞ QS. 26:4 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 26:5 Al Rahman (Maha Pengasih) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 26:7 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 26:8 • Orang mukmin kelompok minoritas • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:9 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:10 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:12 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:15 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Sama’ (mendengar)

۞ QS. 26:16 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:21 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:23 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:24 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:26 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:27 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:28 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:29 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:34 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:41 • Meminta upah dari sihir

۞ QS. 26:47 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:48 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:50 Ar Rabb (Tuhan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 26:51 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:52 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:57 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:62 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 26:63 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:67 • Orang mukmin kelompok minoritas

۞ QS. 26:68 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:71 • Kebodohan orang kafirSyirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 26:72 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 26:73 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:74 • Kebodohan orang kafirSyirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 26:75 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:76 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:77 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:78 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 26:81 • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 26:83 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:85 • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbedaan derajat di surga

۞ QS. 26:87 • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 26:88 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 26:89 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 26:90 • Sifat hari penghitungan • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 26:91 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 26:92 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 26:93 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 26:94 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 26:95 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 26:96 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 26:97 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:98 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:99 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 26:100 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 26:101 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 26:102 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Mereka yang kekal dalam neraka • Permohonan orang kafir pada hari kiamat untuk kembali ke dunia •

۞ QS. 26:103 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:104 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:105 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:109 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:113 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:117 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:118 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:119 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:120 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:121 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:122 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:123 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:127 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:130 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:135 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 26:136 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:137 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:138 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 26:139 • Orang mukmin kelompok minoritas • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:140 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:141 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:145 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:151 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:152 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:154 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:156 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 26:157 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:158 • Orang mukmin kelompok minoritas • Azab orang kafir

۞ QS. 26:159 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:163 • Kewajiban patuh kepada Rasul

۞ QS. 26:164 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:166 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:169 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:170 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:171 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:172 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:173 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:174 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:175 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:176 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:179 • Kewajiban patuh kepada Rasul

۞ QS. 26:180 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:184 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 26:185 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:186 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:187 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:188 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 26:189 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 26:190 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:191 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:192 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:193 • Sifat Jibril • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 26:198 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 26:199 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 26:200 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 26:201 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:202 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 26:203 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:205 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 26:206 • Allah menepati janji • Maksiat dan dosa

۞ QS. 26:207 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:208 • Hukum alam

۞ QS. 26:209 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 26:212 • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 26:213 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 26:216 Rasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik

۞ QS. 26:217 Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:218 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Bashar (melihat)

۞ QS. 26:220 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 26:221 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 26:222 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 26:223 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 26:224 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 26:227 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Alif Laam Miim.
Kitab (Alquran) ini tiada keraguan padanya,
petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan salat,
dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
QS. Al-Baqarah [2]: 1-3

Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian),
dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail.
QS. Az-Zukhruf [43]: 59

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
Dan orang orang-orang yang menjaga salatnya.

أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى جَنَّـٰتٍۢ مُّكْرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
QS. Al-Ma’arij [70]: 34-35

Dan barang siapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu.
Hanya kepada Kami-lah mereka kembali,
lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
QS. Luqman [31]: 23

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada bulan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal, di Tahun Gajah. Lalu pada tanggal 17 Rabiul Awal ini merupakan hari ketika Rasulullah hijrah atau meninggalkan Mekkah menuju Madinah.

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis ...

Correct! Wrong!

Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Correct! Wrong!

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #12
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #12 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #12 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kamus Istilah Islam

Thalhah bin Ubaidillah

Siapa itu Thalhah bin Ubaidillah? Thalhah bin Ubaidillah adalah seorang sahabat nabi berasal dari Quraisy, nama lengkapnya adalah Thalhah bin Abdullah bin Usman bin Kaab bin Said. Thalhah juga terma...

Perang Khandaq

Apa itu Perang Khandaq? Sejarah Perang Khandaq. Pertempuran Khandaq juga dikenal sebagai Pertempuran Al-Ahzab, Pertempuran Konfederasi, dan Pengepungan Madinah terjadi pada bulan Syawal tahun 5 Hijri...

ajengan

Apa itu ajengan? ajeng.an orang terkemuka, terutama guru agama Islam; kiai … •