Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Asy Syams (Matahari) – surah 91 ayat 8 [QS. 91:8]

فَاَلۡہَمَہَا فُجُوۡرَہَا وَ تَقۡوٰىہَا ۪ۙ
Fa-alhamahaa fujuurahaa wataqwaahaa;
maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,
―QS. Asy Syams [91]: 8

Daftar isi

And inspired it (with discernment of) its wickedness and its righteousness,
― Chapter 91. Surah Asy Syams [verse 8]

فَأَلْهَمَهَا maka Dia mengilhamkan padanya

And He inspired it
فُجُورَهَا kedurhakaanya

(to distinguish) its wickedness
وَتَقْوَىٰهَا dan ketaqwaannya

and its righteousness

Tafsir

Alquran

Surah Asy Syams
91:8

Tafsir QS. Asy Syams (91) : 8. Oleh Kementrian Agama RI


Terakhir, Allah bersumpah dengan diri manusia yang telah Ia ciptakan dengan kondisi fisik dan psikis yang sempurna.
Setelah menciptakannya secara sempurna, Allah memasukkan ke dalam diri manusia potensi jahat dan baik.

Tafsir QS. Asy Syams (91) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Lalu mengenalkan kebaikan dan keburukan kepadanya, serta memberikan kemampuan untuk melakukan salah satu yang diinginkan dari kedua hal itu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi matahari, dan demi siangnya serta cahayanya di waktu menunaikan tugasnya.
Kemudian Allah menjelaskan kepadanya jalan keburukan dan kebaikan.


Beruntunglah orang yang menyucikan jiwa dan menumbuhkannya dengan kebaikan.
Dan merugilah orang yang menutupi jiwanya dalam kemaksiatan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketakwaannya) maksudnya Allah menjelaskan kepadanya jalan kebaikan dan jalan keburukan.
Lafal At-Taqwaa letaknya diakhirkan karena demi memelihara keserasian bunyi akhir ayat, sedangkan sebagai Jawab dari Qasam di atas ialah:

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 8)

Yakni Allah menerangkan kepadanya jalan kefasikan dan ketakwaan, kemudian memberinya petunjuk kepadanya sesuai dengan apa yang telah ditetapkan Allah untuknya.


Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 8)
Allah telah menjelaskan kepadanya kebaikan dan keburukan.


Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, Ad-Dahhak, dan As-Sauri.
SaMd ibnu Jubair mengatakan bahwa Allah mengilhamkan (menginspirasikan) kepadanya jalan kebaikan dan keburukan.
Ibnu Zaid mengatakan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan dalam jiwa itu kefasikan dan ketakwaannya.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Basysyar, telah menceritakan kepada kami Safwan ibnu Isa dan Abu Asim An-Nabil, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Azrah ibnu Sabit, telah menceritakan kepadaku Yahya ibnu Aqil, dari Yahya ibnu Ya’mur, dari Abul Aswad Ad-Daili yang mengatakan bahwa Imran ibnu Husain mengatakan kepadanya,
"Bagaimanakah pendapatmu tentang apa yang dikerjakan oleh manusia sehingga mereka bersusah payah melakukannya?
Apakah hal itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan atas mereka dan telah digariskan oleh takdir yang terdahulu atas mereka.
Ataukah merupakan sesuatu yang bergantung kepada penerimaan mereka terhadap apa yang disampaikan oleh Nabi ﷺ kepada mereka dan yang telah diperkuat oleh hujjah sebagai alasan terhadap mereka?"
Maka Abul Aswad Ad-Daili menjawab,
"Tidak demikian, sebenarnya hal itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan atas diri mereka oleh takdir Allah.’"
Imran ibnu Husain bertanya,
"Maka apakah hal itu bukan termasuk perbuatan aniaya?"

Abul Aswad Ad-Daili mengatakan bahwa ia merasa sangat terkejut terhadap pertanyaan itu.
Maka ia menjawab,
"Tiada sesuatu pun melainkan dia adalah makhluk-Nya dan menjadi milik-Nya, tiada seorang pun yang menanyakan apa yang diperbuat-Nya, sedangkan mereka akan dimintai pertanggungjawaban dari apa yang telah mereka kerjakan."

Imran ibnu Husain berkata,
"Semoga Allah meluruskanmu, sesungguhnya aku bertanya kepadamu tiada lain untuk memberitahukan kepadamu bahwa pernah ada seorang lelaki dari Rasulullah ﷺ, lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimanakah menurutmu tentang apa yang dikerjakan oleh manusia yang mereka bersusah payah menanggulanginya.
Apakah hal itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan atas mereka dalam takdir yang terdahulu, ataukah hal itu merupakan sesuatu yang mereka terima dari apa yang disampaikan oleh Nabi mereka kepada mereka, lalu diperkuat dengan hujah atas diri mereka?"

Maka Rasulullah ﷺ menjawab:

Tidak demikian, sebenarnya hal itu adalah sesuatu yang telah ditetapkan atas diri mereka.

Lelaki itu bertanya lagi,
"Lalu apakah gunanya kita beramal?"
Rasulullah ﷺ menjawab, bahwa barang siapa yang diciptakan oleh Allah untuk mengerjakan salah satu di antara keduanya, maka Allah menyiapkannya untuk itu, dan hal yang membenarkan ini dalam Kitabullah adalah firman-Nya yang mengatakan:
dan jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 7-8)

Imam Ahmad dan Imam Muslim meriwayatkannya melalui hadis Azrah ibnu Sabit dengan sanad yang sama.

Kata Pilihan Dalam Surah Asy Syams (91) Ayat 8

FUJUUR
فُجُور

Arti kata fujuur adalah perbuatan yang menyimpang dari kebenaran, karena perbuatan tersebut mengoyak aturan-aturan agama.
Orang yang melakukan perbuatan ini namanya faajir dan bentuk jamaknya adalah fujjaar dan fajarah.

Dalam Al Qur’an kata fujuur diulang sekali saja yaitu dalam surah Asy Syams (91), ayat 8.
Sedangkan kata faajir juga diulang sekali saja yaitu dalam surah Nuh (71), ayat 27.
Dan jamaknya yang berbentuk fujjaar diulang tiga kali yaitu dalam surah:
Shad (38), ayat 28;
• Al Infithaar (82), ayat 14;
• Al Muthaffifiin (83), ayat 7.

Sedangkan bentuk jamak fajarah. diulang sekali saja yaitu dalam surah ‘Abasa (80), ayat 42.

Dalam surah Al Syams (91), ayat 8 diterangkan bahawa Allah Subhanahu Wa Ta`ala telah mengenalkan dan menerangkan perbuatan-perbuatan jelek fujuur dan perbuatan-perbuatan takwa beserta kebaikan dan keburukannya kepada jiwa manusia dan jin.
Oleh karena itu siapa yang membersihkan jiwanya dengan ketaatan dan tidak melakukan maksiat dan dosa maka dia adalah orang yang beruntung, sedangkan siapa yang mengotori jiwanya dengan dosa maka dia adalah orang yang merugi.

Dalam surah Nuh (71), ayat 26 dan 27 diterangkan bahawa Nabi Nuh berdoa kepada Allah, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba• Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.(faajiran kaffaar)

Imam Ibnu Katsir menafsirkan kalimat faajiran kaffaar dengan jelek perbuatannya dan kafir hatinya.
Nabi Nuh mengucapkan doa seperti ini, karena beliau telah lama berkumpul dengan orang-orang kafir yang banyak melakukan dosa dan maksiat tersebut, yaitu selama 950 tahun.
Sehingga beliau mengetahui bahawa keberadaan mereka akan menyebabkan generasi setelahnya menjadi rusak, baik merusak diri mereka sendiri dan juga diri orang lain.
Kemudian Allah mengabulkan doa Nabi Nuh ini dan akhirnya Allah mengirimkan banjir besar yang menghancurkan kaumnya.

Pada surah Shad (38), ayat 28 Allah menegaskan bahwa tidaklah adil jika Dia menyamakan hukuman antara orang-orang yang bertakwa dengan orang-orang yang melakukan maksiat dan dosa (fujjaar). Oleh karena itu pada tiga ayat, yaitu surah Al Muthaffifiin (83), ayat 7; surah ‘Abasa (80), ayat 42 dan surah Al Infithaar (82), ayat 14 Allah menerangkan bahwa kitab yang digunakan untuk mencatat amalan-amalan orang-orang yang melakukan dosa (kitaabal fujjar) adalah kitab khusus yang dinamakan dengan Sijjin yang memang digunakan untuk mencatat amal-amal buruk.
Selain daripada itu keadaan orang-orang kafir yang banyak melakukan dosa di akhirat nanti juga menyedihkan, penuh kehinaan dan kesusahan (digambarkan oleh Al Qur’an dengan wajah yang ditaburi debu dan ditutupi kegelapan). Dan akhirnya orang-orang yang durhaka benar-benar akan berada dalam neraka selama-lamanya (wa innal fujjara la fii jahiim). lni tentunya berbeda dengan keadaan orang-orang beriman dalam syurga yang penuh dengan kenikmatan.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:441-442

Unsur Pokok Surah Asy Syams (الشمس)

Surat Asy Syams terdiri atas 15 ayat.
Termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qadr.

Dinamai "Asy Syams" (rnatahari), diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

Keimanan:

Kaum Tsamud telah dihancurkan Allah karena kedurhakaannya. Tuhan menegaskan bahwa hal ini adalah mudah bagi-Nya, sebagaimana mudahnya menciptakan benda-benda alam, siang dan malam dan menciptakan jiwa yang tersebut dalam sumpah-Nya.
▪ Allah memberitahukan kepada manusia jalan ketakwaan dan jalan kekafiran.
▪ Manusia mempunyai kebebasan memilih antara kedua jalan itu.

Audio

QS. Asy-Syams (91) : 1-15 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 15 + Terjemahan Indonesia

QS. Asy-Syams (91) : 1-15 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 15

Gambar Kutipan Ayat

Surah Asy Syams ayat 8 - Gambar 1 Surah Asy Syams ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 91:8
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Syams.

Surah Asy-Syams (Arab: الشّمس‎) adalah surah ke-91 dalam Alquran, terdiri atas 15 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Qadr.
Dinamai Asy Syams (matahari) diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

Nomor Surah 91
Nama Surah Asy Syams
Arab الشمس
Arti Matahari
Nama lain Nakha Saleh (Unta Betina Nabi Saleh)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 26
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 15
Jumlah kata 54
Jumlah huruf 253
Surah sebelumnya Surah Al-Balad
Surah selanjutnya Surah Al-Lail
Sending
User Review
4.4 (10 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

91:8, 91 8, 91-8, Surah Asy Syams 8, Tafsir surat AsySyams 8, Quran Asy-Syams 8, Surah As Syam ayat 8

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Asy Syams

۞ QS. 91:5 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 91:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 91:7 Islam agama fitrah

۞ QS. 91:8 • Allah menggerakkan hati manusia • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 91:9 • Pahala iman • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 91:10 • Manusia antara memilih dan dipaksa • Azab orang kafir

۞ QS. 91:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 91:14 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 91:15 • Sifat Kamal (sempurna) • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

(Kami jelaskan yang demikian) agar kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tak menyukai setiap orang sombong lagi membanggakan diri
QS. Al-Hadid [57]: 23

Ya Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya.
Dan sekiranya Engkau tak beri ampun kepadaku,
dan (tidak) menaruh belas kasihan padaku,
niscaya aku termasuk orang yang merugi
QS. Hud [11]: 47

Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia & di akhirat,
dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim & memperbuat apa yang Dia kehendaki.
QS. Ibrahim [14]: 27

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Benar! Kurang tepat!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
u0623u064eu0641u0652u0636u064eu0644u064f u0627u0644u0652u062cu0650u0647u064eu0627u062fu0650 u0623u064eu0646u0652 u064au064fu062cu064eu0627u0647u064eu062fu064e u0627u0644u0631u0651u064eu062cu064fu0644u064f u0646u064eu0641u0652u0633u064eu0647u064e u0648u064e u0647u064eu0648u064eu0627u0647u064f

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghu00eer, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shu00e2hihah, no. 1496.

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kamus

zuhur

Apa itu zuhur? zu.hur (1) waktu tengah hari; (2) waktu salat wajib setelah matahari tergelincir sampai menjelang petang; (3) (huruf awal ditulis dengan kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pad...

Kaffah

Apa itu Kaffah? Sebagian orang menafsirkan istilah Islam kafah dengan kembali ke Alquran dan hadis. Bahkan ada pula yang memaknainya sebagai penerapan hukum Islam atau pendirian negara Islam. Istilah ...

Syiah

Siapa itu Syiah? Syiah (/ˈʃiːə/; bahasa Arab: شيعة‎ Syīʿah, dari kata Syīʿatu ʿAlī, “pengikut Ali”) adalah salah satu sekte pecahan dari Islam. Dalam keyakinan Syiah dikata...