Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

QS. Asy Shyuura (Musyawarah) – surah 42 ayat 36 [QS. 42:36]

فَمَاۤ اُوۡتِیۡتُمۡ مِّنۡ شَیۡءٍ فَمَتَاعُ الۡحَیٰوۃِ الدُّنۡیَا ۚ وَ مَا عِنۡدَ اللّٰہِ خَیۡرٌ وَّ اَبۡقٰی لِلَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَلٰی رَبِّہِمۡ یَتَوَکَّلُوۡنَ
Famaa uutiitum min syai-in famataa’ul hayaatiddunyaa wamaa ‘indallahi khairun wa-abqa lil-ladziina aamanuu wa’ala rabbihim yatawakkaluun(a);
Apa pun (kenikmatan) yang diberikan kepadamu, maka itu adalah kesenangan hidup di dunia.
Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,
―QS. 42:36
Topik ▪ Zuhud ▪ Dunia penjara orang mukmin dan surga orang kafir ▪ Allah menepati janji
English Translation - Sahih International
So whatever thing you have been given – it is but (for) enjoyment of the worldly life.
But what is with Allah is better and more lasting for those who have believed and upon their Lord rely
―QS. 42:36

Alquran Arti Perkata (Indonesia & English)
فَمَآ maka apa yang

So whatever
أُوتِيتُم diberikan kepadamu

you are given
مِّن dari

of
شَىْءٍ sesuatu

a thing,
فَمَتَٰعُ maka kesenangan

(is) but a passing enjoyment
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan

(for) the life
ٱلدُّنْيَا dunia

(of) the world.
وَمَا dan apa yang

But what
عِندَ di sisi

(is) with
ٱللَّهِ Allah

Allah
خَيْرٌ lebih baik

(is) better
وَأَبْقَىٰ dan lebih kekal

and more lasting
لِلَّذِينَ bagi orang-orang yang

for those who
ءَامَنُوا۟ beriman

believe
وَعَلَىٰ dan kepada

and upon
رَبِّهِمْ Tuhan mereka

their Lord
يَتَوَكَّلُونَ mereka bertawakkal

put (their) trust.

 

Tafsir surah Asy Shyuura (42) ayat 36

Tafsir

Alquran

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai manusia, janganlah kalian terpikat oleh kesenangan hidup duniawi.
Ketahuilah bahwa segala yang kalian miliki berupa harta, anak dan sebagainya adalah kesenangan yang hanya bisa kalian nikmati di dunia.
Sementara kesenangan surga yang telah dipersiapkan Allah adalah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman dan hanya bersandar kepada Sang Pencipta dan Pemelihara mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka apa yang diberikan kepada kalian) khithab ayat ini ditujukan kepada orang-orang mukmin dan lain-lainnya

(berupa sesuatu) dari perhiasan duniawi

(itu adalah kenikmatan hidup di dunia) untuk dinikmati kemudian lenyap sesudah itu

(dan yang ada pada sisi Allah) berupa pahala

(lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakal) kemudian di’athafkan kepadanya ayat berikut ini, yaitu:

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Wahai sekalian manusia, harta kekayaan, anak, atau apa pun yang diberikan kepada kalian, itu adalah perhiasan di kehidupan dunia.
Ia akan cepat hilang, sedangkan kenikmatan surga yang ada di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, yakni orang-orang yang selalu bertawakal kepada Tuhan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, menggambarkan kecilnya urusan duniawi dan perhiasannya serta segala sesuatu yang ada pada dunia berupa kegemer­lapan perhiasannya dan semua kesenangannya yang fana itu.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka sesuatu apa pun yang diberikan kepadamu, itu adalah kesenangan hidup di dunia.
(QS. Asy Shyuura [42]: 36)

Maksudnya, apa pun yang kamu hasilkan dan kamu kumpulkan, janganlah kamu teperdaya olehnya, karena sesungguhnya itu adalah kesenangan hidup di dunia, sedangkan dunia adalah negeri yang fana dan pasti akan lenyap lagi tiada artinya dibandingkan dengan kesenangan di akhirat.

dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal.
(QS. Asy Shyuura [42]: 36)

Yakni pahala Allah subhanahu wa ta’ala lebih baik daripada dunia, karena pahala Allah kekal dan selama-lamanya.
Maka janganlah kamu mendahulukan yang fana dengan melalaikan yang kekal.
Dalam firman berikutnya disebutkan:

bagi orang-orang yang beriman.
(QS. Asy Shyuura [42]: 36)

Yaitu bagi orang-orang yang bersabar dalam meninggalkan kesenangan duniawi.

dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka bertawakal.
(QS. Asy Shyuura [42]: 36)

Yakni ketawakalan mereka benar-benar dapat membantu mereka bersabar dalam menunaikan kewajiban-kewajiban dan meninggalkan larangan-larangan.

Unsur Pokok Surah Asy Shyuura (الشورى)
Surat Asy Syuura terdiri atas 53 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat.

Dinamai “Asy Syuura” (musyawarat) diambil dari perkataan “Syuura” yang terdapat pada ayat 38 surat ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat.

Dinamai juga “Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf” karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyyah itu.

Keimanan:

Dalildalil tentang Allah Yang Maha Esa dengan menerangkan kejadian langit dan bumi, turunnya hujan, berlayarnya kapal di lautan dengan aman dan sebagainya.
▪ Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya dengan ukuran tertentu sesuai dengan kemaslahatan mereka dan sesuai pula dengan hikmah dan ilmu-Nya.
▪ Allah memberikan anak-anak laki-laki atau anak-anak perempuan atau anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau tidak memberi anak seorangpun.
▪ Cara-cara Allah menyampaikan perkataan-Nya kepada manusia.
▪ Pokok pokok agama yang dibawa para rasul adalah sama.

Hukum:

▪ Tidak ada dasar untuk menuntut orang yang mempertahankan diri.

Lain-lain:

▪ Keterangan bagaimana keadaan orang-orang kafir dan keadaan orang-orang mukmin nanti di akhirat.
▪ Memberi ampun lebih baik daripada membalas dan membalas jangan sampai melampaui batas.
▪ Orang-orang kafir mendesak Nabi Muhammad ﷺ supaya hari kiamat disegerakan datangnya.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan risalahnya.

Ayat-ayat dalam Surah Asy Shyuura (53 ayat)
Qari Internasional

QS. Asy-Shyuura (42) : 36 ⊸ Syekh Mishari Alafasy

QS. Asy-Shyuura (42) : 36 ⊸ Syekh Sa’ad Al-Ghamidi

QS. Asy-Shyuura (42) : 36 ⊸ Syekh Muhammad Ayyub

QS. Asy-Syuuraa (42) : 30-43 ⊸ Andien Aisyah (Indonesian)

QS. Asy-Syuuraa (42) : 30-43 ⊸ Andien Aisyah (Arabic)

Murottal Alquran & Terjemahan Indonesia
QS. Asy-Shyuura (42) : 1-53 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 53 + Terjemahan

Ayat 1 sampai 53 + Terjemahan

Gambar Ayat

Surah Asy Shyuura ayat 36 - Gambar 1 Surah Asy Shyuura ayat 36 - Gambar 2

Statistik QS. 42:36
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Shyuura.

Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat.
Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah diambil dari kata Syuura yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah.
Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim ‘Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.

Nomor Surah 42
Nama Surah Asy Shyuura
Arab الشورى
Arti Musyawarah
Nama lain Ha Mim Ain Syin Qaf
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 62
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 53
Jumlah kata 860
Jumlah huruf 3521
Surah sebelumnya Surah Fussilat
Surah selanjutnya Surah Az-Zukhruf
Sending
User Review
4.5 (27 votes)

Tags:

Quran 42:36, 42 36, 42-36, Asy Shyuura 36, tafsir surat AsyShyuura 36, Asy Syura 36, Asy-Syura 36

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Hadits Shahih

Podcast

Haditds & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #30

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًاArti dari kalimat di atas adalah … Kebodohan mendekati kekayaan

Ayat Pilihan

Hadits Pilihan

Kamus Istilah Islam