QS. Asy Shyuura (Musyawarah) – surah 42 ayat 3 [QS. 42:3]

کَذٰلِکَ یُوۡحِیۡۤ اِلَیۡکَ وَ اِلَی الَّذِیۡنَ مِنۡ قَبۡلِکَ ۙ اللّٰہُ الۡعَزِیۡزُ الۡحَکِیۡمُ
Kadzalika yuuhii ilaika wa-ilaal-ladziina min qablikallahul ‘aziizul hakiim(u);

Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, mewahyukan kepada kamu dan kepada orang-orang sebelum kamu.
―QS. 42:3
Topik ▪ Kekuasaan Allah
42:3, 42 3, 42-3, Asy Shyuura 3, AsyShyuura 3, Asy Syura 3, Asy-Syura 3

Tafsir surah Asy Shyuura (42) ayat 3

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Asy Shyuura (42) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala Yang Maha Perkasa lagi Maha bijaksana menjelaskan bahwa apa yang diwahyukan kepada Muhammad antara lain supaya ia berdakwah mengenai tauhid mengesakan Allah subhanahu wa ta’ala, juga mengenai kenabiannya, beriman kepada hari akhirat, memperbaiki diri dengan akhlak karimah dan menjauhkannya dari hal-hal yang rendah dan hina, beramal untuk kebahagiaan pribadi dan masyarakat semuanya itu, telah beramal untuk diwahyukan pula kepada Nabi-nabi sebelumnya.
Surah 87 (Al A’la) menguatkan apa yang tersebut di atas.
Pada permulaan surah A’la ini diterangkan mengenai tauhid dan pertengahannya mengenai kenabian serta di akhirnya disebutkan hari akhirat, lalu ditutup dengan.

Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam Kitab-kitab yang dahulu (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa.
(Q.S. Al-A’la [87]: 18-19)

Kesimpulan dari surah Al A’la ialah bahwa diturunkannya Kitab-kitab samawi itu, baik yang dahulu maupun yang belakangan adalah karena tiga macam faktor penting tersebut, yaitu tauhid, kenabian Muhammad, dan percaya adanya hari akhirat, yang akan membawa manusia kepada kebahagiaan sempurna dan keberuntungan.

Dalam ayat lain Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah mewahyukan wahyu kepada Nuh dan Nabi-nabi yang kemudiannya dan kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, Isa, Ayub, Yunus, Harun dan Sulaiman.
Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

(Q.S. an-Nisa: 163)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Seperti pesan-pesan yang terkandung dalam surat ini, Allah Yang Mahaperkasa dan Mahabijaksana–yang meletakkan sesuatu pada tempatnya–menurunkan wahyu kepadamu, Muhammad, dan kepada para rasul sebelummu sesuai dengan hikmah rencana dan perbuatan-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Demikianlah) artinya seperti penurunan wahyu ini (telah mewahyukannya kepadamu dan) telah mewahyukan pula (kepada orang-orang yang sebelum kamu, yaitu Allah) lafal Allah menjadi Fa’il dari lafal Yuuhii (Yang Maha Perkasa) di dalam kerajaan-Nya (lagi Maha Bijaksana) di dalam perbuatan-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Demikianlah Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana, mewahyukan kepada kamu dan orang-orang yang sebelum kamu.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 3)

Yakni sebagaimana Allah telah menurunkan kepadamu Al-Qur’an ini, Dia pun telah menurunkan kitab-kitab dan suhuf-suhuf kepada para nabi sebelum kamu.

Allah Yang Mahaperkasa.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 3)

dalam pembalasan-Nya.

lagi Mahabijaksana.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 3)

dalam semua perkataan dan perbuatan-Nya.

Imam Malik rahimahullah telah meriwayatkan dari Hisyam ibnu Urwah, dari ayahnya, dan Siti Aisyah r.a.
yang menceritakan bahwa Al-Haris ibnu Hisyam pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, “Wahai Rasulullah, seperti apakah wahyu datang kepadamu?”
Rasulullah ﷺ menjawab: Adakalanya wahyu datang kepadaku seperti suara gemerencingnya lonceng, dan wahyu ini merupakan yang paling berat bagiku.
Dan bila telah selesai dariku, maka aku telah hafal tentang semua yang disampaikan olehnya (Jibril ‘alaihis salam).
Dan adakalanya malaikat itu datang kepadaku berupa seorang laki-laki, lalu ia berbicara denganku dan aku hafal semua yang disampaikannya.
Siti Aisyah r.a.
menceritakan, “Sungguh aku pernah melihat beliau saat wahyu diturunkan kepadanya di hari yang sangat dingin.
Dan manakala wahyu telah selesai darinya, maka sesungguhnya kening beliau benar-benar mengucurkan keringat.”

Imam Bukhari dan Imam Muslim telah mengetengahkan hadis ini di dalam kitab sahihnya masing-masing, sedangkan lafaznya adalah menurut apa yang ada di dalam kitab Imam Bukhari.

Imam Tabrani telah meriwayatkan hadis ini dari Abdullah putra Imam Ahmad, dari ayahnya, dari Amir ibnu Saleh, dari Hisyam ibnu Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah r.a., dari Al-Haris ibnu Hisyam, bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, “Seperti apakah bila wahyu diturunkan kepadamu?”
Maka Rasulullah ﷺ menjawab: Seperti bunyi gemerencingnya lonceng, dan setelah selesai aku hafal semua apa yang disampaikannya.
Wahyu ini paling berat terasa olehku.
Dan adakalanya malaikat datang kepadaku, lalu menjelma di hadapanku dan berbicara denganku, maka aku hafal semua yang disampaikannya.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah, dari Yazid ibnu Abu Habib, dari Amr ibnul Walid, dari Abdullah ibnu Amr r.a.
yang mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, “Wahai Rasulullah, apakah yang engkau rasakan saat wahyu diturunkan?”
Rasulullah ﷺ menjawab: Aku mendengar bunyi gemerencingnya lonceng, kemudian saat itu aku diam, dan tiada suatu wahyu pun yang diturunkan kepadaku melainkan aku merasakan seakan-akan nyawaku dicabut (karena beratnya wahyu).

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad secara munfarid (tunggal).
Dan kami telah menyebutkan bagaimana caranya wahyu diturunkan kepada Rasulullah ﷺ dalam permulaan syarah kitab Imam Bukhari, sehingga tidak perlu diulangi lagi di sini.


Informasi Surah Asy Shyuura (الشورى)
Surat Asy Syuura terdiri atas S 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat.

Dinamai “Asy Syuura” (musyawarat) diambil dari perkataan “Syuura” yang terdapat pada ayat 38 surat ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat.

Dinamai juga “Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf” karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiy­yah itu.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang Allah Yang Maha Esa dengan menerangkan kejadian langit dan bumi, turunnya hujan, berlayarnya kapal di lautan dengan aman dan sebagai­nya
Allah memberi rezki kepada hamba-Nya dengan ukuran tertentu sesuai dengan kemaslahatan mereka dan sesuai pula dengan hikmah dan ilmu-Nya
Allah mem­berikan anak-anak laki-laki atau anak-anak perempuan atau anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau tidak memberi anak se­orangpun
cara-cara Allah menyampaikan perkataan-Nya kepada manusia
pokok­ pokok agama yang dibawa para rasul adalah sama.

Hukum:

Tidak ada dasar untuk menuntut orang yang mempertahankan diri.

Lain-lain:

Keterangan bagaimana keadaan orang-orang kafir dan keadaan orang-orang mu’ min nanti di akhirat
memberi ampun lebih baik daripada membalas dan mem­balas jangan sampai melampaui batas
orang-orang kafir mendesak Nabi Muham­ mad ﷺ supaya hari kiamat disegerakan datangnya
kewajiban rasul hanya me­ nyampaikan risalahnya.

Ayat-ayat dalam Surah Asy Shyuura (53 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 3 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 3 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 3 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Asy-Shyuura - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 53 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 42:3
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Shyuura.

Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat.
Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah diambil dari kata Syuura yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah.
Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim 'Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.

Nomor Surah 42
Nama Surah Asy Shyuura
Arab الشورى
Arti Musyawarah
Nama lain Ha Mim Ain Syin Qaf
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 62
Juz Juz 25
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 53
Jumlah kata 860
Jumlah huruf 3521
Surah sebelumnya Surah Fussilat
Surah selanjutnya Surah Az-Zukhruf
4.6
Ratingmu: 4.4 (12 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/42-3









Iklan

Video

Tidak ada.


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta