QS. Asy Shyuura (Musyawarah) – surah 42 ayat 16 [QS. 42:16]

وَ الَّذِیۡنَ یُحَآجُّوۡنَ فِی اللّٰہِ مِنۡۢ بَعۡدِ مَا اسۡتُجِیۡبَ لَہٗ حُجَّتُہُمۡ دَاحِضَۃٌ عِنۡدَ رَبِّہِمۡ وَ عَلَیۡہِمۡ غَضَبٌ وَّ لَہُمۡ عَذَابٌ شَدِیۡدٌ
Waal-ladziina yuhaajjuuna fiillahi min ba’di maaastujiiba lahu hujjatuhum daahidhatun ‘inda rabbihim wa’alaihim ghadhabun walahum ‘adzaabun syadiidun;

Dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima maka bantahan mereka itu sia-sia saja, di sisi Tuhan mereka.
Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan bagi mereka azab yang sangat keras.
―QS. 42:16
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Menyiksa pelaku maksiat ▪ Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia
42:16, 42 16, 42-16, Asy Shyuura 16, AsyShyuura 16, Asy Syura 16, Asy-Syura 16

Tafsir surah Asy Shyuura (42) ayat 16

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Asy Shyuura (42) : 16. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa orang-orang yang masih membantah kebenaran agama Allah, sekalipun agama itu telah diterima baik oleh masyarakat, akan sia-sialah usaha mereka dan bantahan mereka tidak berguna.
Mereka itu dimurkai Allah subhanahu wa ta’ala karena keberanian mereka mengingkari kenyataan yaitu kebenaran agama Islam serta mereka akan diazab di hari kemudian karena keangkuhan mereka meninggalkan agama yang hak sesudah jelas dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Diriwayatkan bahwa orang-orang Yahudi berkata kepada orang-orang mukmin: “Wahai orang-orang mukmin! Kamu sekalian telah mengatakan bahwa mengambil dan menerima yang sudah disepakati, lebih baik daripada mengambil dan menerima yang sudah diperselisihkan.
Kenabian Musa dan kitab Taurat nya telah diterima dan disepakati kebenarannya antara kita bersama sedangkan kenabian Muhammad masih diperselisihkan dan dipersengketakan.
Jadi agama Yahudilah yang pantas dan layak diambil dan diterima.
Untuk melumpuhkan alasan mereka itu, Allah subhanahu wa ta’ala membawakan Hujjah bahwa kewajiban beriman dan mempercayai kebenaran Musa adalah karena adanya mukjizat yang diberikan Allah kepadanya yang menunjukkan dan membuktikan kebenarannya.
Telah terjadi pula beberapa mukjizat pada din Muhammad ﷺ yang disaksikan sendiri oleh orang-orang Yahudi.
Maka wajiblah atas kita semua mengakui dan mempercayai kenabian Muhammad ﷺ itu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang memperdebatkan agama Allah setelah seruannya yang jelas itu diterima oleh manusia, alasan mereka tidak bisa diterima di sisi Allah.
Mereka akan mendapatkan murka besar karena sifat kafir mereka dan mereka ditunggu oleh azab yang menyakitkan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan orang-orang yang membantah) agama (Allah) maksudnya, membantah Nabi-Nya (sesudah agama itu diterima) sesudah diimani dan nyatanya mukjizat yang dibawanya, yang dimaksud dengan mereka adalah orang-orang Yahudi (maka bantahan mereka itu sia-sia saja) atau batil (di sisi Rabb mereka.

Mereka mendapat kemurkaan Allah dan bagi mereka azab yang sangat keras.)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala mengancam orang-orang yang menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah.
Untuk itu Dia berfirman:

Dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 16)

Yakni mereka membantah orang-orang mukmin yang memenuhi seruan Allah dan rasul-Nya, dengan tujuan untuk menghalang-halangi mereka dari jalan hidayah yang ditempuhnya.

Maka bantahan mereka itu sia-sia saja di sisi Tuhan mereka.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 16)

Yaitu batil di sisi Allah.

mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan bagi mereka azab yang keras.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 16)

Yakni kelak di hari kiamat.

Ibnu Abbas r.a.
dan Mujahid mengatakan bahwa mereka mendebat kaum mukmin sesudah kaum mukmin memenuhi seruan Allah dan rasul-Nya, untuk menghalang-halangi mereka dari jalan petunjuk dan menginginkan agar orang-orang mukmin itu kembali ke jalan Jahiliah sama dengan mereka.

Qatadah mengatakan, yang dimaksud dengan mereka adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani.
Mereka mengatakan kepada orang-orang mukmin, “Agama kami lebih baik daripada agamamu, dan nabi kami ada sebelum nabi kamu.
Maka kami lebih baik daripada kamu dan lebih diutamakan oleh Allah daripada kamu.” Padahal mereka dusta dalam pengakuannya itu.


Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Asy Shyuura (42) Ayat 16

Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari ‘Ikrimah bahwa ketika turun ayat idzaa jaa-a nashrullaahi wal fath (apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan) (an-Nashr: 1), berkatalah kaum musyrikin Mekah kepada orang-orang beriman: “Orang-orang telah berbondong-bondong masuk agama Islam.
Keluarlah kalian dari negeri kami, mengapa menetap saja di sini ?” Maka turunlah ayat ini (asy-Syuuraa: 16) sebagai peringatan kepada orang-orang yang memilih kembali musyrik karena diusir dari negerinya.

Diriwayatkan oleh ‘Abdurrazzaq yang bersumber dari Qatadah bahwa ayat ini (asy-Syuuraa: 16) turun berkenaan dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang menganggap dirinya, kitabnya, dan nabinya lebih baik daripada yang dibawa oleh Muhammad ﷺ Ayat ini (asy-Syuuraa: 16) memperingatkan kekufuran mereka terhadap petunjuk kitab mereka yang menyatakan adanya nabi akhir zaman.

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Asy Shyuura (الشورى)
Surat Asy Syuura terdiri atas S 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat.

Dinamai “Asy Syuura” (musyawarat) diambil dari perkataan “Syuura” yang terdapat pada ayat 38 surat ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat.

Dinamai juga “Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf” karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiy­yah itu.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang Allah Yang Maha Esa dengan menerangkan kejadian langit dan bumi, turunnya hujan, berlayarnya kapal di lautan dengan aman dan sebagai­nya
Allah memberi rezki kepada hamba-Nya dengan ukuran tertentu sesuai dengan kemaslahatan mereka dan sesuai pula dengan hikmah dan ilmu-Nya
Allah mem­berikan anak-anak laki-laki atau anak-anak perempuan atau anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau tidak memberi anak se­orangpun
cara-cara Allah menyampaikan perkataan-Nya kepada manusia
pokok­ pokok agama yang dibawa para rasul adalah sama.

Hukum:

Tidak ada dasar untuk menuntut orang yang mempertahankan diri.

Lain-lain:

Keterangan bagaimana keadaan orang-orang kafir dan keadaan orang-orang mu’ min nanti di akhirat
memberi ampun lebih baik daripada membalas dan mem­balas jangan sampai melampaui batas
orang-orang kafir mendesak Nabi Muham­ mad ﷺ supaya hari kiamat disegerakan datangnya
kewajiban rasul hanya me­ nyampaikan risalahnya.

Ayat-ayat dalam Surah Asy Shyuura (53 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 16 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 16 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 16 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Asy-Shyuura - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 53 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 42:16
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Shyuura.

Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat.
Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah diambil dari kata Syuura yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah.
Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim 'Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.

Nomor Surah 42
Nama Surah Asy Shyuura
Arab الشورى
Arti Musyawarah
Nama lain Ha Mim Ain Syin Qaf
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 62
Juz Juz 25
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 53
Jumlah kata 860
Jumlah huruf 3521
Surah sebelumnya Surah Fussilat
Surah selanjutnya Surah Az-Zukhruf
4.7
Ratingmu: 4.9 (11 orang)
Sending









Iklan

Video

Tidak ada.


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta