QS. Asy Shyuura (Musyawarah) – surah 42 ayat 10 [QS. 42:10]

وَ مَا اخۡتَلَفۡتُمۡ فِیۡہِ مِنۡ شَیۡءٍ فَحُکۡمُہٗۤ اِلَی اللّٰہِ ؕ ذٰلِکُمُ اللّٰہُ رَبِّیۡ عَلَیۡہِ تَوَکَّلۡتُ ٭ۖ وَ اِلَیۡہِ اُنِیۡبُ
Wamaaakhtalaftum fiihi min syai-in fahukmuhu ilallahi dzalikumullahu rabbii ‘alaihi tawakkaltu wa-ilaihi uniib(u);

Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah.
(Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku.
Kepada-Nya lah aku bertawakkal dan kepada-Nya-lah aku kembali.
―QS. 42:10
Topik ▪ Azab yang menimpa kaum Luth
42:10, 42 10, 42-10, Asy Shyuura 10, AsyShyuura 10, Asy Syura 10, Asy-Syura 10

Tafsir surah Asy Shyuura (42) ayat 10

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Asy Shyuura (42) : 10. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa apa saja yang diperselisihkan mengenai urusan agama, keputusannya supaya dikembalikan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya:

Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kepada Allah (Alquran) dan Rasul (Sunahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.
(Q.S. An-Nisa’ [4]: 59)

Dia-lah yang akan menetapkan hukumnya di Hari Kiamat, menangani persoalan antara orang-orang yang berselisih.
Di sanalah dapat diketahui dengan jelas siapa yang benar dan siapa yang salah, siapa-siapa ahli surga dan siapa-siapa penghuni neraka.

Yang memiliki sifat-sifat tersebut di atas, seperti menghidupkan, mematikan, menetapkan hukum antara dua orang yang berselisih tiada lain hanyalah Allah subhanahu wa ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, bukanlah tuhan-tuhan yang dianggap dan diakui mereka selain Allah.
Kepada-Nyalah kita bertawakal dan berserah diri agar terhindar dari segala usaha jahat musuh-musuh kita dan berhasil tidaknya urusan kita kepada-Nyalah kita mengembalikan segala sesuatunya sebagaimana firman Nya:

“Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan”.
(Q.S. Al-Baqarah [2]: 210)

Dan kepada-Nyalah kita bertobat atas segala dosa dan maksiat yang telah kita lakukan.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Keputusan penyelesaian masalah keimanan dan kekafiran yang kalian perselisihkan itu berada di tangan Allah.
Dan Dia sudah menjelaskan hal itu.
Hakim yang menyelesaikan perselisihan kalian itu adalah Allah yang menguasai urusanku (Muhammad), satu-satunya tempat aku menyandarkan diri, dan tempat kembali untuk meminta pertimbangan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan apa yang kalian perselisihkan) dengan orang-orang kafir (tentang sesuatu perkara) yang menyangkut masalah agama dan masalah-masalah lainnya (maka putusannya) dikembalikan (kepada Allah) kelak di hari kiamat yaitu Dia akan memutuskan perkara itu di antara kalian.

Katakanlah kepada mereka, (“Itulah Allah, Rabbku, kepada-Nyalah aku bertawakal dan kepada-Nyalah aku kembali) yakni dikembalikan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah, (Q.S. Asy Shyuura [42]: 10)

Maksudnya, manakala kalian berselisih dalam urusan apa pun.
Hal ini mengandung pengertian yang menyeluruh mencakup segala sesuatu,

maka putusannya (terserah) kepada Allah.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 10)

Yakni Dialah yang akan memutuskannya melalui Kitab (Al Qur’an)-Nya dan sunnah Nabi-Nya.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya).
(Q.S. An-Nisa’ [4]: 59)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Yang demikian itu adalah Allah Tuhanku.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 10)

Artinya, yang memutuskan segala sesuatu itu adalah Dia.

Kepada-Nyalah aku bertawakal dan kepada-Nyalah aku kembali.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 10)

Yakni hanya kepada-Nyalah aku merujuk dalam semua urusan.


Informasi Surah Asy Shyuura (الشورى)
Surat Asy Syuura terdiri atas S 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat.

Dinamai “Asy Syuura” (musyawarat) diambil dari perkataan “Syuura” yang terdapat pada ayat 38 surat ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat.

Dinamai juga “Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf” karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiy­yah itu.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang Allah Yang Maha Esa dengan menerangkan kejadian langit dan bumi, turunnya hujan, berlayarnya kapal di lautan dengan aman dan sebagai­nya
Allah memberi rezki kepada hamba-Nya dengan ukuran tertentu sesuai dengan kemaslahatan mereka dan sesuai pula dengan hikmah dan ilmu-Nya
Allah mem­berikan anak-anak laki-laki atau anak-anak perempuan atau anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau tidak memberi anak se­orangpun
cara-cara Allah menyampaikan perkataan-Nya kepada manusia
pokok­ pokok agama yang dibawa para rasul adalah sama.

Hukum:

Tidak ada dasar untuk menuntut orang yang mempertahankan diri.

Lain-lain:

Keterangan bagaimana keadaan orang-orang kafir dan keadaan orang-orang mu’ min nanti di akhirat
memberi ampun lebih baik daripada membalas dan mem­balas jangan sampai melampaui batas
orang-orang kafir mendesak Nabi Muham­ mad ﷺ supaya hari kiamat disegerakan datangnya
kewajiban rasul hanya me­ nyampaikan risalahnya.

Ayat-ayat dalam Surah Asy Shyuura (53 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 10 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 10 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 10 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Asy-Shyuura - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 53 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 42:10
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Shyuura.

Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat.
Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah diambil dari kata Syuura yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah.
Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim 'Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.

Nomor Surah 42
Nama Surah Asy Shyuura
Arab الشورى
Arti Musyawarah
Nama lain Ha Mim Ain Syin Qaf
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 62
Juz Juz 25
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 53
Jumlah kata 860
Jumlah huruf 3521
Surah sebelumnya Surah Fussilat
Surah selanjutnya Surah Az-Zukhruf
4.7
Ratingmu: 4.3 (29 orang)
Sending









Iklan

Video

Tidak ada.


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim