QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 42 [QS. 37:42]

فَوَاکِہُ ۚ وَ ہُمۡ مُّکۡرَمُوۡنَ
Fawaakihu wahum mukramuun(a);

yaitu buah-buahan.
Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan,
―QS. 37:42
Topik ▪ Surga ▪ Sifat surga dan kenikmatannya ▪ Kehancuran kaum ‘Aad
37:42, 37 42, 37-42, Ash Shaffaat 42, AshShaffaat 42, Al-Shaffat 42, AshShaffat 42, Ash Shafat 42, Ash Shaffat 42

Tafsir surah Ash Shaffaat (37) ayat 42

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 42. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan kenikmatan kaum yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya mereka dengan penuh keikhlasan melakukan amal kebaikan, menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan kemungkaran, bersih dari dosa selalu memanjatkan doa dan harapan kepada Tuhan mereka.
Itulah hamba-hamba Allah yang ikhlas, yang akan mendapatkan surga, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-serendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.

(Q.S.
At Tin: 4-6)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Demi Masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh.

(Q.S.
Al asr: 1-3)

Golongan hamba Allah yang ikhlas itu, tidak akan merasakan azab, tidak akan ditanya pada hari hisab, bahkan mereka mungkin diampuni kesalahannya jika ada kesalahan, dan diberi ganjaran pahala sepuluh kali lipat dari tiap amal saleh yang dikerjakannya atau lebih besar dari itu dengan kehendak Allah subhanahu wa ta’ala

Kepada mereka inilah Allah subhanahu wa ta’ala memberikan rezeki yang telah ditentukan yakni buah-buahan yang beraneka ragam yang mewangi baunya dan rasanya amat lezat sehingga membangkitkan selera untuk menikmatinya.
Mereka hidup mulia lagi mendapat pelayanan dan penghormatan.

Dari ayat-ayat di atas, dapat dipahami bahwa makanan di surga itu disediakan untuk kenikmatan dan kesenangan.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Yaitu buah-buahan yang bermacam-macam.
Mereka adalah orang-orang yang ditenteramkan dan dimuliakan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yaitu buah-buahan) menjadi Badal atau ‘Athaf Bayan dari lafal Rizqun, yaitu bermacam-macam rezeki yang dimakan hanya untuk dinikmati, bukan untuk memelihara kesehatan, karena penduduk surga tidak perlu lagi memelihara kesehatan sebab mereka telah diciptakan untuk hidup abadi dan sehat selama-lamanya.

(Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan) dengan pahala yang berlimpah dari Allah subhanahu wa ta’ala

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Rizki tersebut adalah buah-buahan yang bermacam-macam.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu (Ash-Shaffat: 41)

Qatadah dan As-Saddi mengatakan bahwa rezeki tersebut di surga, kemudian dijelaskan oleh firman selanjutnya:

yaitu buah-buahan (yang beraneka ragam).
Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan.
(Ash-Shaffat: 42)

Maksudnya, dilayani, bersenang-senang, dan bahagia.

di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas tahta-tahta kebesaran berhadap-hadapan.
(Ash-Shaffat: 43-44)

Mujahid mengatakan bahwa sebagian dari mereka tidak dapat melihat tengkuk sebagian yang lain.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah men­ceritakan kepada kami Yahya ibnu Abdukal Qazuwaini, telah menceritakan kepada kami Hassan ibnu Hassan, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Bisyr, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Mu’in, telah menceritakan kepada kami Ibrahim Al-Qurasyi, dari Sa’id ibnu Syurahbil, dari Zaid ibnu Abu Aufa r.a.
yang telah mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ keluar menemui kami, lalu membaca firman-Nya: di atas tahta-tahta kebesaran berhadap-hadapan.
(Ash-Shaffat: 44) Yakni sebagian dari mereka memandang kepada sebagian yang lain.

Hadis ini garib.


Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An’aam.

Dinamai dengan “Ash Shaaffaat” (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan “AshShaaffaat” yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i’tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur’an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni’matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 42 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 42 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 42 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ash-Shaffaat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 182 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 37:42
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ash Shaffaat.

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah37
Nama SurahAsh Shaffaat
Arabالصافات
ArtiBarisan-barisan
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu56
JuzJuz 23
Jumlah ruku'5 ruku'
Jumlah ayat182
Jumlah kata866
Jumlah huruf3903
Surah sebelumnyaSurah Ya Sin
Surah selanjutnyaSurah Sad
4.5
Ratingmu: 4.7 (15 orang)
Sending







Pembahasan ▪ Surah hidup ayat 37-42

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  





Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta