Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 102 [QS. 37:102]

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَہُ السَّعۡیَ قَالَ یٰبُنَیَّ اِنِّیۡۤ اَرٰی فِی الۡمَنَامِ اَنِّیۡۤ اَذۡبَحُکَ فَانۡظُرۡ مَاذَا تَرٰی ؕ قَالَ یٰۤاَبَتِ افۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُ ۫ سَتَجِدُنِیۡۤ اِنۡ شَآءَ اللّٰہُ مِنَ الصّٰبِرِیۡنَ
Falammaa balagha ma’ahussa’ya qaala yaa bunai-ya innii ara fiil manaami annii adzbahuka faanzhur maadzaa tara qaala yaa abatiif’al maa tu’maru satajidunii in syaa-allahu minash-shaabiriin(a);
Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata,
“Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu.
Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!”
Dia (Ismail) menjawab,
“Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu;
insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”
―QS. Ash Shaffaat [37]: 102

Daftar isi

And when he reached with him (the age of) exertion, he said,
"O my son, indeed I have seen in a dream that I (must) sacrifice you, so see what you think."
He said,
"O my father, do as you are commanded.
You will find me, if Allah wills, of the steadfast."
― Chapter 37. Surah Ash Shaffaat [verse 102]

فَلَمَّا maka tatkala
Then when
بَلَغَ (anak itu) sampai
he reached
مَعَهُ bersamanya (Ibrahim)
the (age of) working with him *[meaning includes next or prev. word]
ٱلسَّعْىَ berusaha
the (age of) working with him *[meaning includes next or prev. word]
قَالَ (Ibrahim) berkata
he said,
يَٰبُنَىَّ Wahai keturunan
"O my son!
إِنِّىٓ sesungguhnya aku
Indeed, I
أَرَىٰ aku melihat
have seen
فِى dalam
in
ٱلْمَنَامِ tidurku
the dream
أَنِّىٓ bahwasannya aku
that I am
أَذْبَحُكَ aku menyembelih kamu
sacrificing you,
فَٱنظُرْ maka perhatikanlah
so look
مَاذَا apakah
what
تَرَىٰ pendapatmu
you see."
قَالَ (anak) berkata
He said,
يَٰٓأَبَتِ wahai ayahku
"O my father!
ٱفْعَلْ kerjakan
Do
مَا apa
what
تُؤْمَرُ yang kamu diperintahkan
you are commanded.
سَتَجِدُنِىٓ kamu akan mendapatkan aku
You will find me,
إِن jika
if
شَآءَ menghendaki
Allah wills, *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah
Allah wills, *[meaning includes next or prev. word]
مِنَ dari/termasuk
of
ٱلصَّٰبِرِينَ orang-orang yang sabar
the patient ones."

Tafsir Al-Quran

Surah Ash Shaffaat
37:102

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 102. Oleh Kementrian Agama RI


Kemudian ayat ini menerangkan ujian yang berat bagi Ibrahim.
Allah memerintahkan kepadanya agar menyembelih anak satu-satunya sebagai korban di sisi Allah.

Ketika itu, Ismail mendekati masa balig atau remaja, suatu tingkatan umur sewaktu anak dapat membantu pekerjaan orang tuanya.
Menurut al-Farra’, usia Ismail pada saat itu 13 tahun.

Ibrahim dengan hati yang sedih memberitahukan kepada Ismail tentang perintah Tuhan yang disampaikan kepadanya melalui mimpi.
Dia meminta pendapat anaknya mengenai perintah itu.

Perintah Tuhan itu berkenaan dengan penyembelihan diri anaknya sendiri, yang merupakan cobaan yang besar bagi orang tua dan anak.



Sesudah mendengarkan perintah Tuhan itu, Ismail dengan segala kerendahan hati berkata kepada ayahnya agar melaksanakan segala apa yang diperintahkan kepadanya.

Dia akan taat, rela, dan ikhlas menerima ketentuan Tuhan serta menjunjung tinggi segala perintah-Nya dan pasrah kepada-Nya.
Ismail yang masih sangat muda itu mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia tidak akan gentar menghadapi cobaan itu, tidak akan ragu menerima qada dan qadar Tuhan.

Dia dengan tabah dan sabar akan menahan derita penyembelihan itu.
Sikap Ismail sangat dipuji oleh Allah dalam firman-Nya:

وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ اِسْمٰعِيْلَ اِنَّهٗ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلًا نَّبِيًّا

Dan ceritakanlah (Muhammad), kisah Ismail di dalam Kitab (Alquran).

Dia benar-benar seorang yang benar janjinya, seorang rasul dan nabi. (Maryam [19]: 54)

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 102. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Anak itu pun lahir dan tumbuh.
Ketika anak itu menginjak dewasa dan telah pantas mencari nafkah, Ibrahim diuji dengan sebuah mimpi.


Ia berkata,
"Wahai anakku, dalam tidur aku bermimpi berupa wahyu dari Allah yang meminta aku untuk menyembelihmu.
Bagaimana pendapat kamu?"
Anak yang saleh itu menjawab,
"Wahai bapakku, laksanakanlah perintah Tuhanmu.


Insya Allah kamu akan dapati aku termasuk orang-orang yang sabar."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Manakala Ismail dewasa dan berjalan bersama ayahnya, ayahnya berkata kepadanya:
Sesungguhnya aku bermimpi menyembelihmu, apa pendapatmu?
(Mimpi para nabi adalah haq).
Maka Ismail menjawab demi meraih ridha Rabb-nya, berbakti kepada bapaknya dan membantunya untuk menaati Allah:
Lakukanlah apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu untuk menyembelihku, engkau akan melihatku insya Allah sabar, taat dan hanya berharap pahala dari Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka tatkala anak itu sampai pada umur sanggup berusaha bersama-sama Ibrahim) yaitu telah mencapai usia sehingga dapat membantunya bekerja, menurut suatu pendapat bahwa umur anak itu telah mencapai tujuh tahun.
Menurut pendapat yang lain bahwa pada saat itu anak Nabi Ibrahim berusia tiga belas tahun


(Ibrahim berkata,
"Hai anakku! Sesungguhnya aku melihat) maksudnya, telah melihat


(dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu!) mimpi para nabi adalah mimpi yang benar, dan semua pekerjaan mereka berdasarkan perintah dari Allah subhanahu wa ta’ala


(maka pikirkanlah apa pendapatmu!") tentang impianku itu, Nabi Ibrahim bermusyawarah dengannya supaya ia menurut, mau disembelih, dan taat kepada perintah-Nya.


(Ia menjawab,
"Hai bapakku) huruf Ta pada lafal Abati ini merupakan pergantian dari Ya Idhafah


(kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu) untuk melakukannya


(Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar") menghadapi hal tersebut.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim.
(QS. As-Saffat [37]: 102)

Yakni telah tumbuh menjadi dewasa dan dapat pergi dan berjalan bersama ayahnya.
Disebutkan bahwa Nabi Ibrahimalaihis salam setiap waktu pergi menengok anaknya dan ibunya di negeri Faran, lalu melihat keadaan keduanya.
Disebutkan pula bahwa untuk sampai ke sana Nabi Ibrahim mengendarai buraq yang cepat larinya, hanya Allah-lah Yang Maha mengetahui.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. Mujahid, Ikrimah, Sa’id ibnu Jubair, Ata Al-Khurrasani, dan Zaid ibnu Aslam serta lain-lainnya sehubungan dengan makna firman-Nya:
Maka tatkala anak itu sampai (pada usia sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, (QS. As-Saffat [37]: 102)
Maksudnya, telah tumbuh dewasa dan dapat bepergian serta mampu bekerja dan berusaha sebagaimana yang dilakukan ayahnya.

Maka tatkala anak itu sampai (pada usia sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata,
"Hai Anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu.
Maka pikirkanlah apa pendapatmu!
"
(QS. As-Saffat [37]: 102)

Ubaid ibnu Umair mengatakan bahwa mimpi para nabi itu adalah wahyu, kemudian ia membaca firman-Nya:
Ibrahim berkata,
"Hai Anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu.
Maka pikirkanlah apa pendapatmu!"
(QS. As-Saffat [37]: 102)

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain ibnul Junaid, telah menceritakan kepada kami Abu Abdul Malik Al-Karnadi, telah menceritakan kepada kami Sufyan ibnu Uyaynah, dari Israil ibnu Yunus, dari Sammak, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Mimpi para nabi itu merupakan wahyu.

Hadis ini tidak terdapat di dalam kitabkitab Sittah dengan jalur ini.

Dan sesungguhnya Ibrahim memberitahukan mimpinya itu kepada putranya agar putranya tidak terkejut dengan perintah itu, sekaligus untuk menguji kesabaran dan keteguhan serta keyakinannya sejak usia dini terhadap ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan baktinya kepada orang tuanya.

Ia menjawab,
"Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintah­kan kepadamu."
(QS. As-Saffat [37]: 102)

Maksudnya, langsungkanlah apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu untuk menyembelih diriku.

insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."
(QS. As-Saffat [37]: 102)

Yakni aku akan bersabar dan rela menerimanya demi pahala Allah subhanahu wa ta’ala Dan memang benarlah, Ismail ‘alaihis salam selalu menepati apa yang dijanjikannya.
Karena itu, dalam ayat lain disebutkan melalui firman-Nya:

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Alquran.
Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya dan dia adalah seorang rasul dan nabi.
Dan ia menyuruh ahlinya untuk salat dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridai di sisi Tuhannya.
(QS. Maryam [19]: 54-55)

Unsur Pokok Surah Ash Shaffaat (الصافات)

Surat As-Saffat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al-An’am.

Dinamai dengan "Ash Shaaffaat" (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan "AshShaaffaat" yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syaitan.
Hal ini hendaklah menjadi iktibar bagi manusia dalam menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalildalil tentang ke-Esaan Allah.
▪ Adanya hari berbangkit.
▪ Adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat.
Malaikatmalaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Kisah:

▪ Kisah Nuh `alaihis salam.
▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam.
▪ Kisah Ismail `alaihis salam.
▪ Kisah Musa `alaihis salam dan Harun `alaihis salam.
▪ Kisah Luth `alaihis salam.
▪ Kisah Yunus `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Sikap orang-orang kafir terhadap Alquran.
▪ Tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat.
▪ Kenikmatan di surga.
▪ Tentang pohon zaqqum.
▪ Celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah beranak.
▪ Seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.

Audio Murottal

QS. Ash-Shaffaat (37) : 1-182 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 182 + Terjemahan Indonesia
QS. Ash-Shaffaat (37) : 1-182 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 182

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ash Shaffaat ayat 102 - Gambar 1 Surah Ash Shaffaat ayat 102 - Gambar 2
Statistik QS. 37:102
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Ash Shaffaat.

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, “Yang Bersaf-Saf”) adalah surah ke-37 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An’am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah 37
Nama Surah Ash Shaffaat
Arab الصافات
Arti Barisan-barisan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 56
Juz Juz 23
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 182
Jumlah kata 866
Jumlah huruf 3903
Surah sebelumnya Surah Ya Sin
Surah selanjutnya Surah Sad
Sending
User Review
4 (1 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
37:102, 37 102, 37-102, Surah Ash Shaffaat 102, Tafsir surat AshShaffaat 102, Quran Al-Shaffat 102, AshShaffat 102, Ash Shafat 102, Ash Shaffat 102, Surah Ash Shaffat ayat 102
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 37:102

More Videos

Ayat Pilihan

Tuhan pemilik kerajaan,
Kau beri kerajaan kepada orang yang Kau kehendaki & Kau cabut kerajaan dari orang yang Kau hendaki.
QS. Ali ‘Imran [3]: 26

Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar,
sebagaimana diperintahkan kepadamu & (juga) orang yang telah taubat beserta kamu & janganlah kamu melampaui batas.
Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
QS. Hud [11]: 112

Sesungguhnya pada langit & bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk orang-orang yang beriman.
QS. Al-Jasiyah [45]: 3

Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu,
dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa & orang yang kafir dia antara mereka.
QS. Al-Insan [76]: 24

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Correct! Wrong!

+

Array

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Correct! Wrong!

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Error! Post not found for word:al\-bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Kamus Istilah Islam

Jannatul-Baqī‘

Di mana itu Jannatul-Baqī‘? Jannatul-Baqī‘ adalah pemakaman utama yang terletak di Madinah, Arab Saudi, berseberangan dengan Masjid Nabawi di mana Nabi Muhammad dikuburkan. Di pemakaman ini bany...

hadis kauli

Apa itu hadis kauli? kata atau sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. yang dijadikan tuntunan umat Islam … •

Ummahatul mu’minin

Apa itu Ummahatul mu’minin? Ummahatul Mu’minin (bahasa Arab: أمهات المؤمنين, ‘para ibu orang-orang mukmin’‎) adalah istilah dalam bahasa Arab yang digunakan dala...