Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ash Shaff (Satu barisan) – surah 61 ayat 8 [QS. 61:8]

یُرِیۡدُوۡنَ لِیُطۡفِـُٔوۡا نُوۡرَ اللّٰہِ بِاَفۡوَاہِہِمۡ وَ اللّٰہُ مُتِمُّ نُوۡرِہٖ وَ لَوۡ کَرِہَ الۡکٰفِرُوۡنَ
Yuriiduuna liyuthfi-uu nuurallahi biafwaahihim wallahu mutimmu nuurihi walau karihal kaafiruun(a);
Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya.

―QS. Ash Shaff [61]: 8

They want to extinguish the light of Allah with their mouths, but Allah will perfect His light, although the disbelievers dislike it.
― Chapter 61. Surah Ash Shaff [verse 8]

يُرِيدُونَ mereka ingin/menghendaki

They intend
لِيُطْفِـُٔوا۟ untuk memadamkan

to put out
نُورَ cahaya

(the) light
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah
بِأَفْوَٰهِهِمْ dengan mulut-mulut mereka

with their mouths,
وَٱللَّهُ dan Allah

but Allah
مُتِمُّ menyempurnakan

will perfect
نُورِهِۦ cahaya-Nya

His Light
وَلَوْ meskipun

although
كَرِهَ benci

dislike
ٱلْكَٰفِرُونَ orang-orang kafir

the disbelievers.

Tafsir

Alquran

Surah Ash Shaff
61:8

Tafsir QS. Ash Shaff (61) : 8. Oleh Kementrian Agama RI


Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas bahwa wahyu pernah tidak turun kepada Nabi Muhammad selama empat puluh hari.
Maka seorang pemuka Yahudi, yaitu Ka’ab bin al-Asyraf, meminta kepada orang-orang Yahudi agar bergembira karena Allah telah memadamkan cahaya dakwah Muhammad ﷺ dengan tidak lagi menurunkan wahyu kepadanya.

Mendengar ucapan Ka’ab itu Rasulullah merasa sedih.
Berkenaan dengan itu turunlah ayat ini.


Pada ayat ini diterangkan alasan orang-orang yang berbuat kebohongan terhadap Allah.
Perbuatan dosa dan ucapan mengada-ada itu bertujuan untuk memadamkan sinar agama Islam yang menerangi manusia yang sedang berada dalam kegelapan.

Perbuatan mereka itu tak ubahnya seperti orang yang ingin memadamkan cahaya matahari yang menyilaukan pemandangan dengan hembusan mulutnya yang tidak berarti apa-apa.
Pada akhir ayat ini ditegaskan bahwa Allah akan tetap memancarkan sinar agama-Nya ke seluruh penjuru dunia dengan dakwah Nabi Muhammad dan orang-orang yang beriman walaupun orang-orang kafir tidak menyukainya.

Tafsir QS. Ash Shaff (61) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Banu kafir itu benci.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang zalim itu ingin menghancurkan kebenaran yang dibawa oleh Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, yaitu Al-Qur’an, dengan ucapan mereka yang dusta.
Sedangkan Allah menampakkan kebenaran dengan menyempurnakan agama-Nya kendati pun orang-orang yang durhaka dan pendusta membencinya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka hendak memadamkan) lafal liyuthfi’uu dinashabkan oleh an yang keberadaannya diperkirakan, sedangkan huruf lam-nya adalah zaidah


(cahaya Allah) yakni syariat dan bukti-bukti-Nya


(dengan mulut mereka) melalui ucapan-ucapan mereka bahwa Alquran itu adalah sihir, syair dan ramalan atau tenungan


(dan Allah tetap menyempurnakan) artinya memenangkan atau menampakkan


(cahaya-Nya) menurut suatu qiraat dibaca mutimmu nuurihi dengan dimudhafkan


(meskipun orang-orang kafir benci) akan hal tersebut.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka.
(QS. Ash-Shaff [61]: 8)

Maksudnya, mereka berupaya menolak perkara yang hak dengan perkara yang batil.
Perumpamaan mereka dalam hal ini sama dengan seseorang yang ingin memadamkan sinar mentari dengan mulutnya.
Maka sebagaimana hal ini mustahil, begitu pula memadamkan cahaya (agama) Allah merupakan hal yang mustahil pula.
Karena itulah dalam firman berikutnya disebutkan:

dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir benci.
Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama, meskipun orang-orang musyrik benci.
(QS. Ash-Shaff [61]: 8-9)

Mengenai tafsir kedua ayat ini telah dikemukakan dalam tafsir surat At-Taubah dengan keterangan yang cukup.

Kata Pilihan Dalam Surah Ash Shaff (61) Ayat 8

AFWAAH
أَفْوَٰه

Lafaz afwaah adalah bentuk jamak dari al faah. Ia berarti terbukanya sesuatu, mu’annats-nya adalah yang bermakna mulut.
Kata terbitan dari adalah al fawaah yang bermakna mulut yang luas.

Menurut ahli tatabahasa Arab, asal kata al jam adalah faah.

Kata afwaah disebut 12 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Ali Imran (3), ayat 118, 167;
-Al Maa’idah (5), ayat 41;
At Taubah (9), ayat 8, 30, 32;
Ibrahim (14), ayat 9;
Al Kahfi (18), ayat 5;
An Nuur (24), ayat 15;
Al Ahzab (33), ayat 4;
Yaa Siin (36), ayat 65;
Ash Shaff (61), ayat 8.

Dalam ayat 118, surah Ali Imran, makna kata afwaah adalah alsinah yaitu lisan atau mulut, di mana penafsiran ayat itu adalah "nampak tanda-tanda permusuhan pada kamu melalui afwaah (lisan-lisan) mereka dan mereka tidak cukup memusuhi kamu dengan hati mereka saja, sehingga mereka berterus terang dengan mulut mereka."

Begitu juga makna afwaah dalam ayat 167, apabila orang munafik seperti Ubai bin Salul dan pengikutnya pergi bersama Rasulullah pada Perang Uhud, namun mereka balik dan mengatakan, "Sekiranya kami tahu, pasti kami berperang bersama kamu," sedangkan mereka sebenarnya mengatakan dengan lisan mereka ucapan yang bertentangan dengan hati mereka.

Sedangkan kata afwaah dalam surah Al Maa’idah ayat 41, penafsirannya adalah mereka menampakkan keimanan dengan afwaah (lidah atau mulut) mereka sedangkan hati mereka rusak dan kosong daripadanya, mereka itu adalah orang munafik.

Kesimpulannya, makna dan maksud dari kata afwaah pada keseluruhan ayat Al Qur’an ialah lisan atau mulut.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 24

Unsur Pokok Surah Ash Shaff (الصف)

Surat Ash-Shaff terdiri atas 14 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Dinamai dengan "Ash Shaff",
karena pada ayat 4 surat ini terdapat kata "Shaffan" yang berarti "satu barisan".
Ayat ini menerangkan apa yang diridhai Allah sesudah menerangkan apa yang dimurkai-Nya.
Pada ayat 3 diterangkan bahwa Allah murka kepada orang yang hanya pandai berkata saja tetapi tidak melaksanakan apa yang diucapkannya.
Dan pada ayat 4 diterangkan bahwa Allah menyukai orang yang mempraktekkan apa yang diucapkannya yaitu orang-orang yang berperang pada jalan Allah dalam satu barisan.

Keimanan:

▪ Semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya.
▪ Anjuran berjihad pada jalan Allah.
▪ Pengikut-pengikut nabi Musa dan Isa `alaihis salam pernah mengingkari ajaran-ajaran nabi mereka.
Demikian pula kaum musyrikin Mekah ingin hendak memadamkan cahaya Allah (agama Islam).
▪ Ampunan Allah dan Syurga dapat dicapai dengan iman dan berjuang menegakkan kalimah Allah dengan harta dan jiwa.

Audio

QS. Ash-Shaff (61) : 1-14 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 14 + Terjemahan Indonesia

QS. Ash-Shaff (61) : 1-14 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 14

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ash Shaff ayat 8 - Gambar 1 Surah Ash Shaff ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 61:8
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Ash Shaff.

Surah As-Saff (bahasa Arab:الصّفّ, “Barisan”) adalah surah ke-61 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 14 ayat.
Dinamakan Ash Shaff, karena pada ayat 4 surat ini terdapat kata Shaffan yang berarti satu barisan.
Ayat ini menerangkan apa yang diridhai Allah sesudah menerangkan apa yang dimurkai-Nya.
Pada ayat 3 diterangkan bahwa Allah murka kepada orang yang hanya pandai berkata saja tetapi tidak melaksanakan apa yang diucapkannya.
Dan pada ayat 4 diterangkan bahwa Allah menyukai orang yang mempraktikkan apa yang diucapkannya yaitu orang-orang yang berperang pada jalan Allah dalam satu barisan.

Nomor Surah61
Nama SurahAsh Shaff
Arabالصف
ArtiSatu barisan
Nama lainHawariyun, Isa
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu109
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat14
Jumlah kata226
Jumlah huruf966
Surah sebelumnyaSurah Al-Mumtahanah
Surah selanjutnyaSurah Al-Jumu’ah
Sending
User Review
4.4 (12 votes)
Tags:

61:8, 61 8, 61-8, Surah Ash Shaff 8, Tafsir surat AshShaff 8, Quran AshShaff 8, As-Saff 8, As Saff 8, Surah Ash Shaf ayat 8

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 3 [QS. 8:3]

Selain memiliki keimanan yang mantap dan kuat, serta amal kalbu lainnya, secara lahiriah orang mukmin sejati adalah orang-orang yang melaksanakan salat secara berkesinambungan sesuai waktu dan tatacar … 8:3, 8 3, 8-3, Surah Al Anfaal 3, Tafsir surat AlAnfaal 3, Quran Al Anfal 3, AlAnfal 3, Al-Anfal 3, Surah Al Anfal ayat 3

QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 75 [QS. 20:75]

75-76. Tetapi, sebaliknya, barang siapa meninggal dunia dan datang kepada-Nya dalam keadaan beriman dan telah mengerjakan kebajikan sesuai tuntunan Allah dan rasul-Nya, maka mereka itulah orang yang m … 20:75, 20 75, 20-75, Surah Thaa Haa 75, Tafsir surat ThaaHaa 75, Quran Thoha 75, Thaha 75, Ta Ha 75, Surah Toha ayat 75

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa waḍa'nā 'angka wizrak

'dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,'
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

+

Array

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #12

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Rabiul Awal Rabiul Akhir Safar Muharram Ramadan Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #26

Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … 155 150 114 100 154 Benar! Kurang tepat! Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut …

Pendidikan Agama Islam #16

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … قرن القرأ قرأ الجمع ن Benar! Kurang tepat! Selain berisi

Instagram