Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah) – surah 55 ayat 9 [QS. 55:9]

وَ اَقِیۡمُوا الۡوَزۡنَ بِالۡقِسۡطِ وَ لَا تُخۡسِرُوا الۡمِیۡزَانَ
Wa-aqiimuul wazna bil qisthi walaa tukhsiruul miizaan(a);
dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.

―QS. Ar Rahmaan [55]: 9

And establish weight in justice and do not make deficient the balance.
― Chapter 55. Surah Ar Rahmaan [verse 9]

وَأَقِيمُوا۟ dan dirikanlah

And establish
ٱلْوَزْنَ neraca/timbangan

the weight
بِٱلْقِسْطِ dengan adil

in justice
وَلَا dan janganlah

and (do) not
تُخْسِرُوا۟ kamu mengurangi

make deficient
ٱلْمِيزَانَ neraca/timbangan

the balance.

Tafsir

Alquran

Surah Ar Rahmaan
55:9

Tafsir QS. Ar Rahmaan (55) : 9. Oleh Kementrian Agama RI


Allah memerintahkan manusia untuk menegakkan timbangan dengan adil dan jangan berlaku curang.
Ini menunjukkan bahwa manusia harus memperhatikan timbangan yang adil dalam semua amal perbuatan dan ucapan-ucapannya.

Dalam Alquran Allah tidak saja memberitahu manusia mengenai ciptaan-Nya, namun juga memberikan indikasi-indikasi untuk memanfaatkan semua ciptaan untuk kesejahteraan manusia.
Dalam kaitan dengan matahari dan bulan, Allah memberikan petunjuk yang sangat jelas bahwa kedua benda langit tersebut akan sangat berguna untuk dijadikan patokan.

Diberitahukan bahwa peredaran kedua benda langit itu mempunyai perhitungan.
Ilmu pengetahuan kemudian menggunakan keteraturan itu untuk dijadikan penanda waktu atau kalender.

Petunjuk itu juga ada pada dua ayat berikut:

وَسَخَّرَ لَكُمُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ دَاۤىِٕبَيْنِ وَسَخَّرَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ

Dan Dia telah menundukkan matahari dan bulan bagimu yang terusmenerus beredar (dalam orbitnya);
dan telah menundukkan malam dan siang bagimu.
(Ibrahim [14]: 33)

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.

Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya.
Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.
(at-Taubah [9]: 36)


Manusia telah diberikan petunjuk untuk membagi waktu dan penanggalan dengan jelas.
Dalam astronomi modern, maka yang disebut satu tahun dalam perhitungan Kalender Matahari (Solar Calendar) adalah periode waktu yang diperlukan oleh bumi untuk melakukan satu putaran dalam orbitnya mengelilingi matahari.

Waktu yang diperlukan adalah 365 hari, 5 jam, 48 menit, 46 detik.
Atau sekitar 365,25 hari kurang 1 menit 14 detik.
Apabila satu bulan Solar adalah sekitar 30 hari.
Sedangkan satu tahun dalam perhitungan Kalender Bulan (Lunar Calendar) adalah satu periode dari 12 bulan Lunar.
Jika satu bulan Lunar (periode yang diperlukan bulan untuk mengelilingi bumi) adalah 29,5 hari, maka satu tahun Lunar adalah 354 hari.
Sejarah peradaban umat manusia dalam membuat kalender menunjukkan angka yang berbeda-beda.
Bangsa Romawi kuno membagi satu tahun dalam 10 bulan.
Pada masa Pra-Julius Caesar, dilakukan koreksi dan menjadi 12 bulan.
Kemudian disempurnakan lagi oleh Paus Gregorius XIII (Gregorian Calendar) dan digunakan sebagai kalender modern yang digunakan saat ini.
Kalender juga sudah digunakan pada peradaban yang lebih tua.
Bangsa-bangsa Akkadia, Sumeria, Babilonia, Assiria, Yahudi, India dan Cina memberikan angka 12 bulan dalam setahunnya.
Sedangkan Yunani menghitung 10 bulan dalam setahun.
Bangsa Aztec, Maya dan Inca di Amerika Selatan, membagi satu tahun menjadi 13 bulan, dengan jumlah hari per bulannya sebanyak 20 hari.
Pada salah satu ayat di atas ada kata
"menundukkan".
Ini mengisyaratkan agar manusia menggunakan akal dalam memanfaatkan kedua benda langit tersebut.
Di sini dikandung perintah untuk mengembangkan teknologi.
Salah satunya adalah menggunakan keteraturan orbit matahari dan bulan untuk pembuatan penanggalan dan pengaturan waktu.


هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاۤءً وَّالْقَمَرَ نُوْرًا وَّقَدَّرَهٗ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَ مَا خَلَقَ اللّٰهُ ذٰلِكَ اِلَّا بِالْحَقِّ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu).
Allah tidak menciptakan demikian itu melainkan dengan benar.
Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
(Yunus [10]: 5)


Lintasan-lintasan orbit matahari, bulan dan bumi sudah sangat diketahui.
Namun bahwa matahari juga memiliki lintasan orbitnya sendiri baru diketahui para ahli astronomi dan astrofisika modern pada paruh abad ke-20 yang lalu.
Matahari mengorbit pusat galaksi di pinggiran piringan galaksi Bimasakti.
Adapun garis tengah piringan galaksi ini adalah 3 x 107 km.
Waktu yang diperlukan matahari untuk mengelilingi pusat galaksi adalah 250 juta tahun.
Khusus untuk Surah at-Taubah [9]: 36 di atas, diingatkan akan empat bulan yang disucikan (bulan-bulan Muharam, Rajab, Zulkaidah, dan Zulhijah).
Keempat bulan itu sudah disucikan masyarakat Timur Tengah sejak zaman Nabi Ibrahim.

Tafsir QS. Ar Rahmaan (55) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Maka dari itu, tegakkanlah timbangan itu secara adil pada setiap transaksi yang kalian lakukan.
Janganlah kalian mengurangi timbangan itu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Agar kalian semua tidak melewati batas dan mengkhianati yang mengatur keseimbangan itu, lakukanlah penimbangan itu dengan adil.
Janganlah mengurangi timbangan apabila kalian melakukan timbangan untuk manusia.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil) artinya tidak curang


(dan janganlah kalian mengurangi timbangan itu) maksudnya mengurangi barang yang ditimbang itu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
(QS. Ar-Rahman [55]: 7)

Makna yang dimaksud ialah keadilan, sebagaimana yang terdapat di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasulrasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.
(QS. Al-Hadid [57]: 25)

Hal yang sama dikatakan pula dalam firman berikutnya:

Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
(QS. Ar-Rahman [55]: 8)

Yakni Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak dan adil agar segala sesuatu berjalan dengan hak dan adil.
Dalam firman berikutnya lagi disebutkan:

Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
(QS. Ar-Rahman [55]: 9)

Artinya, janganlah kamu mengurangi timbangan dan sukatan, tetapi timbanglah dengan benar dan adil.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan timbanglah dengan neraca yang benar.
(QS. Al Israa [17]: 35)

Unsur Pokok Surah Ar Rahmaan (الرحمن)

Surat Ar Rahmaan terdiri atas 78 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ar Ra’du.

Dinamai "Ar Rahmaan" (Yang Maha Pemurah), diambil dari perkataan "Ar Rahmaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Ar Rahmaan adalah salah satu dari nama-nama Allah.
sebagian besar dari surat ini menerangkan kepemurahan Allah subhanahu wa ta’ala kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Keimanan:

▪ Allah mengajar manusia pandai berbicara.
▪ Pohon-pohonan dan tumbuh-tumbuhan tunduk kepada Allah.
▪ Semua makhluk akan hancur kecuali Allah.
▪ Allah selalu dalam kesibukan.
▪ Seluruh alam merupakan nikmat Allah terhadap umat manusia.
▪ Manusia diciptakan dari tanah, dan jin dari api.

Hukum:

▪ Kewajiban mengukur, menakar, menimbang dengan adil.

Lain-lain:

▪ Manusia dan jin tidak dapat melepaskan diri dari kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala.
▪ Banyak dari umat manusia yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan.
▪ Nubu’at tentang hal-hal yang akan terjadi dan hal itu benar-benar terjadi seperti tentang terusan Suez dan Panama.

Audio

QS. Ar-Rahmaan (55) : 1-78 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 78 + Terjemahan Indonesia

QS. Ar-Rahmaan (55) : 1-78 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 78

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ar Rahmaan ayat 9 - Gambar 1 Surah Ar Rahmaan ayat 9 - Gambar 2
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Rahmaan.

Surah Ar-Rahman (Arab: الرّحْمنن) adalah surah ke-55 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat.
Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah.
Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah subhanahu wa ta’ala.
kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan karunia Allah yang diberikan untuk manusia.

Nomor Surah55
Nama SurahAr Rahmaan
Arabالرحمن
ArtiYang Maha Pemurah
Nama lain
Tempat TurunMadinah & Mekkah
Urutan Wahyu97
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat78
Jumlah kata352
Jumlah huruf1648
Surah sebelumnyaSurah Al-Qamar
Surah selanjutnyaSurah Al-Waqi’ah
Sending
User Review
4.7 (27 votes)
Tags:

55:9, 55 9, 55-9, Surah Ar Rahmaan 9, Tafsir surat ArRahmaan 9, Quran Ar-Rahman 9, ArRahman 9, Ar Rahman 9, Surah Ar Rahman ayat 9

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Jumu’ah (Hari Jum’at) – surah 62 ayat 10 [QS. 62:10]

10. Apabila salat wajib telah dilaksanakan di awal waktu dengan berjamaah di masjid; maka bertebaranlah kamu di bumi, kembali bekerja dan berbisnis; carilah karunia Allah, rezeki yang halal, berkah, d … 62:10, 62 10, 62-10, Surah Al Jumu’ah 10, Tafsir surat AlJumuah 10, Quran Al-Jumuah 10, Al Jumuah 10, Al-Jumu’ah 10, Surah Al Jumuah ayat 10

QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 16 [QS. 16:16]

Dan Allah juga menciptakan tanda-tanda, yaitu penunjuk-penunjuk jalan, agar manusia dapat mencapai tujuannya dengan benar. Dan dengan bintang-bintang yang bertaburan dan gemerlapan di langit mereka, y … 16:16, 16 16, 16-16, Surah An Nahl 16, Tafsir surat AnNahl 16, Quran An-Nahl 16, Surah An Nahl ayat 16

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

+

Array

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa waḍa'nā 'angka wizrak

'dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,'
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #8

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali … Hadits Mu’allaq Hadits Syaz Hadits Mursal Hadits Daif Hadits Daif wa Mursal Benar!

Pendidikan Agama Islam #9

Era ketidaktahuan juga disebut zaman … jahiliyah abu jahal madaniyah sanawiyah makiyah Benar! Kurang tepat! Arti hadits maudhu’ adalah …

Pendidikan Agama Islam #30

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًاArti dari kalimat di atas adalah … Kefakiran mendekatkan kepada kekufuran Kekufuran mendekati kemiskinan Kekafiran mendekatkan

Instagram