QS. Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah) – surah 55 ayat 26 [QS. 55:26]

کُلُّ مَنۡ عَلَیۡہَا فَانٍ
Kullu man ‘alaihaa faanin;

Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
―QS. 55:26
Topik ▪ Mengingat kematian ▪ Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup ▪ Tahap dalam pembentukan janin
55:26, 55 26, 55-26, Ar Rahmaan 26, ArRahmaan 26, Ar-Rahman 26, ArRahman 26, Ar Rahman 26

Tafsir surah Ar Rahmaan (55) ayat 26

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ar Rahmaan (55) : 26. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa semua yang ada di bumi dan di langit akan rusak binasa dan yang kekal hanyalah Zat Allah yang Mahabesar dan Mahamulia.
Dialah yang tetap hidup selamanya dan tidak akan mati.
Oleh karena itu manusia jangan terpesona dengan kenikmatankenikmatan yang ada di dunia, sebab semuanya akan punah dan lenyap, manusia akan dimintakan pertanggungjawaban atas segala nikmat yang telah diperolehnya.
Firman Allah:

Dan jangan (pula) engkau sembah tuhan yang lain selain Allah.
Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.
Segala sesuatu pasti binasa, kecuali Allah.
Segala keputusan menjadi wewenangNya, dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.
(Q.S. Al-Qashash [28]: 88)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Semua yang ada di muka bumi akan binasa, kecuali Allah yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Semua yang ada di bumi itu) yakni semua makhluk hidup yang ada padanya (akan binasa) akan mati, di sini diungkapkan semua makhluk hidup dengan memakai kata Man, karena memprioritaskan makhluk yang berakal.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya.
Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan bahwa semua penduduk bumi ini kelak akan pergi meninggalkannya dan semuanya akan mati, begitu pula semua penduduk langit, terkecuali siapa yang dikehendaki oleh Allah.
Dan tiada yang kekal selain dari Zat Allah Yang Mahamulia, karena sesungguhnya Tuhan Yang Mahatinggi lagi Mahasuci tidak mati, bahkan hidup kekal dan selamanya tidak mati.
Qatadah mengatakan bahwa dalam hal ini Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang apa yang telah diciptakan-Nya, kemudian Dia memberitahukan bahwa semuanya itu akan binasa dan mati.
Di dalam doa yang ma-sur disebutkan seperti berikut:

Wahai (Tuhan) Yang Hidup Kekal Yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, wahai (Tuhan) Pencipta langit dan bumi, wahai (Tuhan) yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan, tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Engkau, dengan memohon rahmat-Mu kami meminta pertolongan, perbaikilah bagi kami semua urusan kami, dan janganlah Engkau serahkan diri kami kepada hawa nafsu kami barang sekejap mata pun, dan jangan pula kepada seseorang dari makhluk-Mu.

Asy-Sya’bi mengatakan bahwa apabila Anda membaca firman-Nya:

Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
(Q.S. Ar-Rahman [55]: 26)

Maka janganlah Anda diam sebelum membaca firman-Nya:

Dan tetap kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
(Q.S. Ar-Rahman [55]: 27)

Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah.
(Q.S. Al-Qashash [28]: 88)

Melalui ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan sifat Zat-Nya Yang Mahamulia, bahwa Dia adalah Tuhan Yang mempunyai keagungan dan kemuliaan.
Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa Dia adalah Tuhan yang harus diagungkan dan tidak boleh durhaka terhadap-Nya, dan Tuhan yang harus ditaati tidak boleh ditentang.
Semakna pula dengan ayat lainnya yang menyebutkan:

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharapkan keridaan-Nya.
(Q.S. Al-Kahfi [18]: 28)

Semakna pula dengan firman-Nya yang menceritakan tentang orang-orang yang selalu berbuat kebajikan:

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah mengharapkan keridaan Allah.
(Q.S. Al-Insan [76]: 9)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna zuljalali wal ikram ialah Tuhan Yang mempunyai kebesaran dan keagungan.


Informasi Surah Ar Rahmaan (الرحمن)
Surat Ar Rahmaan terdiri atas 78 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ar Ra’du.

Dinamai “Ar Rahmaan” (Yang Maha Pemurah), diambil dari perkataan “Ar Rahmaan” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Ar Rahmaan adalah salah satu dari nama-nama Allah.
Sebahagian besar dari surat ini menerangkan kepemurahan Allah subhanahu wa ta’ala kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan ni’mat-ni’mat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Keimanan:

Allah mengajar manusia pandai berbicara
pohon-pohonan dan tumbuh-tumbuhan tunduk kepada Allah
semua makhluk akan hancur kecuali Allah
Allah selalu dalam kesibukan
seluruh alam merupakan ni’mat Allah terhadap umat manusia
manusia diciptakan dari tanah dan jin dari api.

Hukum:

Kewajiban mengukur, menakar, menimbang dengan adil.

Lain-lain:

Manusia dan jin tidak dapat melepaskan diri dari kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala
banyak dari umat manusia yang tidak mensyukuri ni’mat Tuhan
nubu’at tentang hal-hal yang akan terjadi dan hal itu benar-benar terjadi seperti tentang terusan Suez dan Panama.

Ayat-ayat dalam Surah Ar Rahmaan (78 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ar-Rahmaan (55) ayat 26 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ar-Rahmaan (55) ayat 26 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ar-Rahmaan (55) ayat 26 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Ar-Rahman (55) ayat 1-78 - Rilla Lusiana (Bahasa Indonesia)
Q.S. Ar-Rahman (55) ayat 1-78 - Rilla Lusiana (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ar-Rahmaan - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 78 & Terjemahan


Gambar

no images were found



Statistik Q.S. 55:26
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Rahmaan.

Surah Ar-Rahman (Arab: الرّحْمنن) adalah surah ke-55 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat.
Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah.
Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah subhanahu wa ta'ala.
kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan karunia Allah yang diberikan untuk manusia.

Nomor Surah 55
Nama Surah Ar Rahmaan
Arab الرحمن
Arti Yang Maha Pemurah
Nama lain -
Tempat Turun Madinah & Mekkah
Urutan Wahyu 97
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 78
Jumlah kata 352
Jumlah huruf 1648
Surah sebelumnya Surah Al-Qamar
Surah selanjutnya Surah Al-Waqi’ah
4.4
Ratingmu: 4.8 (20 orang)
Sending







Pembahasan ▪ surah arrohman arab penuh ▪ ar rahmaan 26 ▪ Ar rahman 26 ▪ qs 55:26

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta