Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ar Ra’d (Guruh (petir)) – surah 13 ayat 8 [QS. 13:8]

اَللّٰہُ یَعۡلَمُ مَا تَحۡمِلُ کُلُّ اُنۡثٰی وَ مَا تَغِیۡضُ الۡاَرۡحَامُ وَ مَا تَزۡدَادُ ؕ وَ کُلُّ شَیۡءٍ عِنۡدَہٗ بِمِقۡدَارٍ
Allahu ya’lamu maa tahmilu kullu untsa wamaa taghiidhul arhaamu wamaa tazdaadu wakullu syai-in ‘indahu bimiqdaarin;
Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, apa yang kurang sempurna dan apa yang bertambah dalam rahim.
Dan segala sesuatu ada ukuran di sisi-Nya.
―QS. Ar Ra’d [13]: 8

Daftar isi

Allah knows what every female carries and what the wombs lose (prematurely) or exceed.
And everything with Him is by due measure.
― Chapter 13. Surah Ar Ra’d [verse 8]

ٱللَّهُ Allah

Allah
يَعْلَمُ Dia mengetahui

knows
مَا apa

what
تَحْمِلُ yang dikandung

carries
كُلُّ tiap-tiap

every
أُنثَىٰ perempuan

female,
وَمَا dan apa

and what
تَغِيضُ kurang sempurna

fall short
ٱلْأَرْحَامُ kandungan rahim

the womb,
وَمَا dan apa

and what
تَزْدَادُ bertambah

they exceed.
وَكُلُّ dan tiap-tiap/segala

And every
شَىْءٍ sesuatu

thing
عِندَهُۥ pada sisiNya

with Him
بِمِقْدَارٍ dengan ukuran

(is) in due proportion.

Tafsir

Alquran

Surah Ar Ra’d
13:8

Tafsir QS. Ar Ra’d (13) : 8. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menjelaskan bahwa Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan dalam rahimnya, baik isi kandungan itu berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan, satu atau kembar, dan akan panjang usianya atau pendek, seperti tersebut dalam firman-Nya:

هُوَ اَعْلَمُ بِكُمْ اِذْ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاِذْ اَنْتُمْ اَجِنَّةٌ فِيْ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ

Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. (an-Najm [53]: 32)


Allah mengetahui kandungan rahim yang kurang sempurna, dimana bayinya memiliki cacat tubuh.

Allah mengetahui kandungan rahim yang kembar dua, tiga, empat, atau lebih, dan yang masa kandungannya sempurna sembilan bulan, kurang dari itu, ataupun lebih.
Menurut penelitian beberapa rumah sakit di London, janin tidak dapat hidup dalam kandungan ibunya lebih dari 305 hari, sedangkan menurut penelitian rumah sakit di Berlin tidak lebih dari 308 hari.

Bagi tiap-tiap sesuatu telah ada ukurannya di sisi Allah ﷻ, tidak ada kekurangan atau tambahannya, seperti tersebut dalam firman-Nya:

اِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنٰهُ بِقَدَرٍ

Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (al-Qamar [54]: 49)


Ayat di atas memberikan pernyataan mengenai proses embriologi yang terjadi dalam kandungan.

Ayat selengkapnya mengenai perubahan yang terjadi dalam proses embriologi manusia dapat dilihat pada Surah Al-Mu’minun [23]: 12-16 yang penggalannya sebagai berikut:
Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.
Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).


Dua ayat lain yang membicarakan secara umum mengenai tahapan-tahapan dalam perkembangan manusia.
Pertama adalah Surah Nuh [71]: 13-14 berikut:
Mengapa kamu tidak takut akan kebesaran Allah?
Dan sungguh, Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan (kejadian).

Ayat kedua adalah Surah Fathir [35]: 11 yang penggalannya sebagai berikut:
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan).

Tafsir QS. Ar Ra’d (13) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Yang memberikan mukjizat yang besar itu kepada Rasulullah ﷺ.
adalah Allah yang mengetahui segala sesuatu.


Dia mengetahui keadaan manusia sejak masih berupa sperma yang tersimpan di dalam rahim sampai matinya.
Oleh karena itu, Dia mengetahui keadaan janin–laki-laki atau perempuan–yang dikandung dalam rahim setiap wanita, pengurangan dan penambahan yang terjadi di dalam rahim dari waktu ke waktu, sampai selesai masa kehamilan dan sempurnalah pertumbuhan janin dan lahirlah ia ke alam dunia.


Bagi Allah, segala sesuatu telah dibatasi kadar dan waktunya[1].


[1] Allah mengetahui janin yang dikandung oleh rahim setiap wanita, dan mengetahui berbagai fase yang terjadi.


Sejak rahim itu masih kecil, ketika sperma mulai menghilang [menjelma dalam bentuk lain], kemudian membesar dari hari ke hari, sampai akhirnya sperma itu menjadi janin yang siap dilahirkan.
Sungguh, segala sesautu, besar maupun kecil, bagi Allah ditetapkan dengan perhitungan yang tepat.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap wanita di dalam perutnya, apakah laki-laki atau perempuan.
Celaka atau bahagia.


Dia mengetahui kandungan rahim yang tidak sempurna, lalu gugur atau lahir sebelum Sembilan bulan, dan yang dikandung lebih dari masa itu.
Segala sesuatu ditetapkan di sisi Allah dengan ketetapan tertentu berupa kurang atau lebih yang tidak melampaui dari ketentuan tersebut.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan) apakah ia laki-laki atau perempuan, dan apakah kandungan itu berisi satu atau kembar dan lain sebagainya


(dan apa yang kurang sempurna) kekurangan


(pada kandungan rahim) tentang masa kandungan


(dan apa yang lebih) daripada masa kandungan itu.


(Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya) menurut kadar dan ukuran yang tidak berlebihan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala, menyebutkan tentang ilmu-Nya Yang Mahasempurna, bahwa tiada sesuatu pun yang samar bagi-Nya, dan pengetahuan-Nya meliputi apa yang berada di dalam kandungan semua wanita.
Perihalnya sama dengan pengertian yang terdapat di dalam firman-Nya:

dan mengetahui apa yang ada di dalam rahim.
(QS. Luqman [31]: 34)

Yakni apa yang dikandung di dalam rahim, jenis laki-laki atau perempuan, rupawan atau jelek, celaka atau bahagia, berumur panjang atau pendek, semuanya diketahui oleh-Nya.
Perihalnya sama dengan yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan) kalian ketika Dia menjadikan kalian dari tanah dan ketika kalian masih janin.
(QS. An-Najm [53]: 32), hingga akhir ayat.

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dia menjadikan kalian dalam perut ibu kalian kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Artinya, Dia menciptakan kalian tahap demi tahap, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu sari pati (berasal) dari tanah.
Kemudian Kami jadikan sari pati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang lalu tulang belulang, itu Kami bungkus dengan daging.
Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain.
Maka Mahasucilah Allah, Pencipta yang paling baik.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 12-14)

Di dalam kitab Sahihain disebutkan sebuah hadis melalui Ibnu Mas’ud yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Sesungguhnya kejadian seseorang di antara kalian dihimpunkan di dalam perut ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk nutfah.
Kemudian menjadi ‘alaqah (segumpal darah) dalam jarak waktu yang sama, lalu menjadi segumpal daging dalam jarak waktu yang sama.
Kemudian Allah mengirimkan malaikat kepadanya yang diperintahkan untuk mencatat empat ketentuan, yaitu rezekinya, usianya, amal perbuatannya, dan nasibnya, apakah celaka atau bahagia.

Di dalam hadis lainnya disebutkan:

Maka malaikat itu bertanya,
"
Wahai Tuhanku, apakah dia laki-laki atau perempuan.
Wahai Tuhanku, apakah dia bernasib celaka atau bahagia?
Bagaimanakah rezekinya?
Berapa lamakah usianya?"
Maka Allah menjawabnya dan malaikat itu mencatatnya.

Kata Pilihan Dalam Surah Ar Ra’d (13) Ayat 8

ARHAAM
أَرْحَام

Lafaz ini adalah jamak dari kata ar rahim atau ar rihm.

Ibnu Sayyidah berkata,
"Keduanya bermakna tempat membesarnya seorang anak di dalam perut."

Al Jawhari berpendapat, keduaduanya bermakna al qarabah atau sanak saudara.

Al Kafawi pula berkata,
"Ar rahim adalah tempat kemunculan seorang anak di dalam perut.
Kemudian dinamakan sebagai sanak saudara (al-qarabah) dari sudut kelahiran."

Menurut Ibnu Al Manzur, ia terkait dengan setiap orang yang bersatu antara kamu dan antaranya dengan ikatan nasab (garis keturunan), dan dalam fara’id dzawi ar-rahim, ia berkaitan dengan saudarasaudara dari pihak perempuan yaitu yang tidak boleh menikahinya seperti ibu, anak perempuan, saudara perempuan, emak saudara dan bapak saudara." Ia adalah perkataan rahim perempuan yang dipinjam untuk maksud saudara-saudara karena mereka keluar dari satu rahim.

Lafaz arhaam disebut sebanyak 12 kali dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 228;
Ali Imran (3), ayat 6;
An Nisaa (4), ayat 1;
• Al An’aam (6), ayat 143, 144;
Al Anfaal (8), ayat 75;
• Ar Ra’d (13), ayat 8;
Al Hajj (22), ayat 5;
Luqman (31), ayat 34;
Al Ahzab (33), ayat 6;
Muhammad (47), ayat 22;
Al Mumtahanah (60), ayat 3.
Lafaz ini mengandung dua makna:

Pertama, bermakna rahim.
Makna ini terdapat dalam surah:
Ali Imran, ayat 6;
• Al An’aam, ayat 143, 144;
• Ar Ra’d, ayat 8; Al Hajj, ayat 5;
Luqman, ayat 34; Al Baqarah, ayat 228.
Makna lafaz ini dijelaskan oleh para mufassir, Ibnu Katsir berkata berkenaan ayat dalam surah Ali Imran, "Dia menciptakan dan menetapkan di dalam rahim apa yang dikehendakinya berupa lelaki atau perempuan, yang cantik atau jelek, sengsara atau bahagia."

Dalam surah Al An’aam, ia dihubungkan dengan al untsayaini yaitu berkaitan dengan apa yang ada dalam perut hewan.
Maksudnya apa yang dikandungkan dari dua jenis, jantan ataupun betina atau anak-anak dari perut hewan ternak itu.

Kedua, bermaksud sanak saudara ini terdapat dalam surah:
Al Anfaal, ayat 57;
Al Hajj, ayat 5;
Luqman, ayat 34;
Al Ahzab, ayat 6;
Muhammad, ayat 22.
Makna ini dijelaskan oleh para mufassir, Az Zamaksyari berkata berkenaan ayat "Takutlah kamu akan Allah yang mencipta kamu, dan takutlah kamu tali persaudaraan dan janganlah memutuskannya."

Ibnu Qutaibah menyebut ia bermakna "Takutlah kamu memutuskan tali persaudaraan."

Tafsiran ini diperjelaskan oleh ayat Allah dalam surah Muhammad, ayat 22 yang bermaksud, "(Sekiranya kamu tidak mematuhi perintah), maka tidakkah kamu hams dibimbang dan dikuatirkan sekiranya kamu dapat memegang kuasa kamu akan melakukan kerusakan di muka bumi, dan memutuskan hubungan silaturahim dengan kaum kerabat,"

Lafaz dengan maksud ini dikaitkan dengan perkataan ‘ulu’ (ulu al-arham) sebagaimana dalam surah Al Anfaal dan Al Ahzab, Al Qurtubi berkata,
"Ia bermakna al ‘ashabat (kaum kerabat) selain yang dilahirkan dari rahim, atau orang yang mempunyai tali kerabat dan mempunyai hubungan darah."

Ibnu Katsir berkata,
"Arhaam bermaksud umum.
Ia mencakup semua kaum kerabat sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, ‘Ikrimah, Al Hasan dan Qatadah, ayat ini memansuhkan pewarisan dengan sumpah dan persaudaraan, di mana mereka saling mewarisi pada permulaan Islam."

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:65-66

Unsur Pokok Surah Ar Ra’d (الرعد)

Surat Ar-Ra’d ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Surat ini dinamakan "Ar-Ra’d" yang berarti "guruh" karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya, "Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya",
menunjukkan sifat kesucian dan kesempumaan Allah subhanahu wa ta’ala.
Dan lagi sesuai dengan sifat Alquran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.

Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dari ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Keimanan:

▪ Allah-lah yang menciptakan alam semesta serta mengaturnya.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti, yaitu malaikat Hafazhah.
▪ Hanya Allah yang menerima do’a dari hamba Nya.
▪ Memberi taufiq hanya hak Allah, sedang tugas para rasul menyampaikan agama Allah.

Hukum:

▪ Manusia dilarang mendoakan yang jelek-jelek untuk dirinya.
▪ Kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.

Kisah:

▪ Kisah pengalaman nabi-nabi zaman dahulu.

Lain-lain:

▪ Beberapa sifat yang terpuji.
▪ Perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah berhala dan orang-orang yang menyembah Allah.
▪ Allah tidak mengubah nasib suatu bangsa sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri.

Ayat-ayat dalam Surah Ar Ra’d (43 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Ar-Ra'd (13) : 1-43 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 43 + Terjemahan Indonesia

QS. Ar-Ra'd (13) : 1-43 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 43

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ar Ra'd ayat 8 - Gambar 1 Surah Ar Ra'd ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 13:8
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Ra’d.

Surah Ar-Ra’d (bahasa Arab:الرّعد, ar-Ra’d, “Guruh”) adalah surah ke-13 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 43 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan Ar-Ra’d yang berarti Guruh (Petir) karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya …dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah subhanahu wa ta’ala, dan lagi sesuai dengan sifat Alquran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.
Isi yang terpenting dari surah ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Nomor Surah 13
Nama Surah Ar Ra’d
Arab الرعد
Arti Guruh (petir)
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 96
Juz Juz 13 (ayat 1-43)
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 43
Jumlah kata 854
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Yusuf
Surah selanjutnya Surah Ibrahim
Sending
User Review
4.4 (14 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

13:8, 13 8, 13-8, Surah Ar Ra'd 8, Tafsir surat ArRad 8, Quran Ar Rad 8, Ar-Ra’d 8, Surah Ar Rad ayat 8

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Ar Ra’d

۞ QS. 13:1 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 13:2 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 13:4 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 13:5 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 13:6 • Siksaan Allah sangat pedih • Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 13:7 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 13:8 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:9 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Kabir (Maha Besar) • Al Muta’ali (Maha Luhur) •

۞ QS. 13:10 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 13:11 Hukum alam • Tugas-tugas malaikat • Kebenaran dan hakikat takdir • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Azab orang kafir

۞ QS. 13:12 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 13:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 13:14 Tauhid Uluhiyyah • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir

۞ QS. 13:15 Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 13:16 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah

۞ QS. 13:17 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 13:18 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Nama-nama surga

۞ QS. 13:19 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 13:20 • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:21 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:22 Ar Rabb (Tuhan) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:23 • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga •

۞ QS. 13:24 • Tugas-tugas malaikat • Sifat ahli surga

۞ QS. 13:25 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 13:26 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:27 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 13:28 • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:29 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Iman adalah ucapan dan perbuatan •

۞ QS. 13:30 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 13:31 • Allah menepati janji • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Malikul Mulk (Maha Pemilik kerajaan) • Kebenaran hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 13:32 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 13:33 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 13:34 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 13:35 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Azab orang kafir

۞ QS. 13:36 Tauhid Uluhiyyah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 13:37 • Al Wali (Maha Pelindung) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 13:38 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:39 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 13:40 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 13:41 • Sifat hari penghitungan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 13:42 • Keluasan ilmu Allah • Kekuatan umat Islam di dunia • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 13:43 Al Syahid (Maha Menyaksikan)

Ayat Pilihan

Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah,

dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.
QS. Yunus [10]: 100

Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami,
kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya,
pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.
QS. Hud [11]: 9

Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu, dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya Kami kembali (mengazabmu) dan Kami jadikan neraka Jahanam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.
QS. Al-Isra’ [17]: 8

Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar,
dan timbanglah dengan neraca yang benar.
Itulah yang lebih utama (bagimu) & lebih baik akibatnya.
QS. Al-Isra’ [17]: 35

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

+

Array

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Kamus

jihad

Apa itu jihad? ji.had (1) usaha dengan segala daya upaya untuk mencapai kebaikan; (2) usaha sungguh-sungguh membela agama Islam dengan mengorbankan harta benda, jiwa, dan raga; (3) perang suci melawa...

Maliki

Apa itu Maliki? Ma.li.ki mazhab ilmu fikih yang dipelopori oleh Imam Malik bin Anas dengan sumber hukum Alquran, sunah Rasul, ijmak, kias (qiyas), dan Istislah … •

Asy-Syura

Apa itu Asy-Syura? Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat. Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah di...