Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ar Ra'd

Ar Ra’d (Guruh (petir)) surah 13 ayat 6


وَ یَسۡتَعۡجِلُوۡنَکَ بِالسَّیِّئَۃِ قَبۡلَ الۡحَسَنَۃِ وَ قَدۡ خَلَتۡ مِنۡ قَبۡلِہِمُ الۡمَثُلٰتُ ؕ وَ اِنَّ رَبَّکَ لَذُوۡ مَغۡفِرَۃٍ لِّلنَّاسِ عَلٰی ظُلۡمِہِمۡ ۚ وَ اِنَّ رَبَّکَ لَشَدِیۡدُ الۡعِقَابِ
Wayasta’jiluunaka bissai-yi-ati qablal hasanati waqad khalat min qablihimul matsulaatu wa-inna rabbaka ladzuu maghfiratin li-nnaasi ‘ala zhulmihim wa-inna rabbaka lasyadiidul ‘iqaab(i);

Mereka meminta kepadamu supaya disegerakan (datangnya) siksa, sebelum (mereka meminta) kebaikan, padahal telah terjadi bermacam-macam contoh siksa sebelum mereka.
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manusia sekalipun mereka zalim, dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar sangat keras siksanya.
―QS. 13:6
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat ▪ Tugas-tugas malaikat
13:6, 13 6, 13-6, Ar Ra’d 6, ArRad 6, Ar Rad 6, Ar-Ra’d 6
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ar Ra'd (13) : 6. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah mereka mendustakan Rasul dalam rangka mengingkari azab pada hari kiamat, maka mereka mengingkari pula azab di dunia yang telah diancamkan oleh Rasulullah kepada mereka.
Mereka meminta kepadamu supaya disegerakan datangnya siksa yang telah diancamkan kepada mereka sebagai suatu tantangan padahal mereka itu semestinya memohon keselamatan dari turunnya azab dan mengharapkan pahala yang dijanjikan oleh Rasulullah kepada mereka di akhirat.
Dalam kenyataan mereka lebih senang meminta supaya disegerakan datangnya siksa daripada meminta kebaikan, padahal telah terjadi bermacam-macam contoh azab yang ditimpakan oleh Allah kepada umat-umat yang mendustakan Rasul-rasul-Nya sebelum mereka.
Di antara mereka ada yang dirubah rupanya menjadi kera, ada pula yang dihancurkan dengan gempa bumi dan sebagainya.
Tentang keadaan mereka lebih suka menantang turunnya azab daripada meminta kebaikan tersebut pula dalam firman Allah:

Dan (ingatlah) ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Alquran) ini dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih."
(Q.S.
Al-Anfal: 32)

Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan yang luas terhadap dosa-dosa yang bertobat di antara hamba-hamba-Nya dan menutupi kesalahan-kesalahannya pada hari kiamat.
Seandainya Allah tidak bersifat Maha Penyantun, tentu akan menyiksa manusia karena kezalimannya seperti tersebut dalam firman-Nya:

Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun.
(Q.S.
Fatir: 45)

Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar sangat keras siksaan-Nya terhadap orang yang mengerjakan kejahatan dan terus bergelimang dalam kesesatannya dan dosa-dosanya.
Kadang-kadang ada sebagian azab yang disegerakan turunnya di dunia sebagai akibat daripada dosa-dosanya seperti terganggunya kesehatan bagi orang-orang yang membiasakan meminum minuman keras, orang-orang yang suka berjudi dijadikan orang yang bangkrut setelah tadinya menjadi orang yang kaya, dan seperti seorang koruptor yang dicopot dari kedudukannya yang tinggi karena terlibat soal korupsi dan manipulasi.
Sering sekali ampunan dari Allah itu disebut-sebut berdampingan dengan adanya siksaan agar supaya seorang hamba Allah selalu berada di tengah-tengah antara khauf dan raja' (ketakutan terhadap azab Allah dan harapan atas ampunan-Nya) seperti dalam firman Allah:

Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Q.S.
Al-A'raf: 167)

Ar Ra'd (13) ayat 6 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ar Ra'd (13) ayat 6 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ar Ra'd (13) ayat 6 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kesesatan mereka yang terlalu itu menggiring mereka untuk meminta agar siksa itu didatangkan segera, bukan malah meminta petunjuk yang dapat menyelamatkan mereka.
Mereka menduga bahwa Allah tidak akan menurunkan siksa di dunia jika Dia berkehendak.
Padahal, sebelum mereka dahulu telah pernah didatangkan siksa yang memusnahkan orang-orang seperti mereka.
Namun demikian, Allah akan mengampuni kezaliman dari orang yang mau bertobat dan kembali ke jalan yang benar.
Juga, Allah akan mendatangkan siksa yang pedih kepada orang yang tetap berada dalam kesesatan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

Ayat ini diturunkan berkenaan dengan permintaan mereka yang menginginkan disegerakannya azab, mereka kemukakan hal ini dengan nada mengejek (Mereka meminta kepadamu supaya disegerakan datangnya keburukan) yakni azab (sebelum mereka meminta kebaikan) rahmat (padahal telah terjadi bermacam-macam contoh siksa sebelum mereka) lafal matsulaat merupakan bentuk jamak dari kata tunggal al-matslah dengan wazan ats-tsamrah, artinya siksaan-siksaan yang telah menimpa orang-orang seperti mereka dari kalangan orang-orang yang mendustakan.
Mengapa mereka tidak mengambil pelajaran daripadanya?
(Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar mempunyai ampunan yang luas bagi manusia sekali pun) walaupun (mereka zalim) dan jika tidak demikian, niscaya tidak akan tersisa di permukaan bumi ini makhluk yang melata di atasnya.
(Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar sangat keras siksaan-Nya) terhadap orang-orang yang durhaka kepada-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Orang-orang yang mendustakan itu meminta kepadamu supaya disegerakan adzab yang tidak Aku segerakan kepada mereka sebelum iman yang diharapkan mendatangkan rasa aman dan kebaikan, padahal telah berlalu bermacam-macam adzab yang menimpa orang-orang yang mendustakan sebelum mereka, maka bagaimana mereka tidak menjadikan mereka itu sebagai pelajaran??
Sesungguhnya Rabbmu, wahai Rasul, benar-benar mempunyai ampunan bagi dosa orang-orang yang bertaubat dari dosa-dosa mereka atas kezhaliman mereka.
Dia membukakan pintu-pintu ampunan untuk mereka, dan menyeru mereka kepadanya, sedangkan mereka menzhalimi diri mereka sendiri dengan kedurhakaan mereka kepada Rabb mereka.
Sesungguhnya Rabbmu benar-benar sangat keras siksa-Nya terhadap orang yang tetap meneruskan kekafiran, kesesatan dan kemaksiatan kepada Allah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Mereka meminta kepadamu supaya disegerakan (datangnya).

Yakni mereka yang mendustakanmu.

...siksa, sebelum (mereka meminta) kebaikan.

yang dimaksud dengan sayyi-ah dalam ayat ini ialah siksaan, seperti yang diberitakan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
tentang mereka melalui firman-Nya dalam ayat yang lain:

Mereka berkata, "Hai orang yang diturunkan Al-Qur’an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila.
Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar?” Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh.
(Al Hijr:6-8)

Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab.
(Al 'Ankabut:53), hingga akhir ayat berikutnya.

Seorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi.
(Al Ma'aarij:1)

Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari (kiamat) itu disegerakan datangnya dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan merasa yakin bahwa kiamat itu adalah benar (akan terjadi).
(Asy Syuura:18)

Dan firman Allah subhanahu wa ta'ala.
yang mengatakan:

Dan mereka berkata, "Ya Tuhan kami, cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan pada kami.” (Shaad:16), hingga akhir ayat.

Maksudnya, segerakanlah siksaan dan hisab kami.
Perihal mereka sama dengan yang disebutkan oleh firman-Nya menyitir perkataan mereka:

Dan (ingatlah) ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata, "Ya Allah, jika betul (Al-Qur'an) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau." (Al Anfaal:32)

Tersebutlah bahwa karena kekerasan mereka dalam mendustakan, mengingkari, dan mengafiri Rasul ﷺ, mereka meminta kepada Rasul ﷺ supaya azab Allah disegerakan datangnya kepada mereka.
Maka dalam ayat berikut ini disebutkan oleh firman-Nya:

padahal telah terjadi bermacam-macam contoh siksa sebelum mereka.
(Ar Ra'du:6)

Yakni padahal sesungguhnya Kami telah menimpakan azab kami kepada umat-umat terdahulu, dan Kami jadikan mereka sebagai pelajaran bagi orang-orang yang mau mengambil pelajaran atas apa yang telah menimpa mereka.

Kemudian Allah subhanahu wa ta'ala.
menyebutkan bahwa seandainya tiada kesabaran dan pemaafan dari Allah, niscaya Allah akan menyegerakan azab-Nya atas mereka, seperti yang disebutkan oleh Allah dalam ayat lainnya:

Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi makhluk yang melata pun.
(Faathir':45)

Dalam ayat berikut ini pun Allah subhanahu wa ta'ala.
berfirman:

Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manusia, sekalipun mereka zalim.

Dengan kata lain, sesungguhnya Allah mempunyai ampunan dan pemaafan serta menutupi kesalahan manusia, sekalipun mereka berbuat zalim dan berbuat kesalahan di siang dan malam harinya.
Kemudian ketetapan ini disertai dengan ketetapan lainnya yang menyatakan bahwa sesungguhnya Allah sangat keras siksaan-Nya, dimaksudkan agar adanya keseimbangan antara harapan dan rasa takut.
Perihalnya sama dengan yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Maka jika mereka mendustakan kamu, katakanlah, "Tuhan kalian mempunyai rahmat yang luas, dan siksanya tidak dapat ditolak dari kaum yang berdosa.”(Al An'am:147)

Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksa-Nya, dan sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Al A'raf:167)

Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku­lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.
(Al Hijr:49-50)

Masih banyak ayat lainnya yang semakna, yaitu yang di dalamnya terkandung makna gabungan antara harapan dan rasa takut.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Ismail, telah menceritakan kepada kami Hammad, dari Ali ibnu Zaid, dari Sa'id ibnul Musayyab yang mengatakan bahwa ketika ayat berikut diturunkan: Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manusia, sekalipun mereka zalim.
(Ar Ra'du:6), hingga akhir ayat.
Maka Rasulullah ﷺ bersabda: Seandainya tidak ada pemaafan dan ampunan Allah, tentulah tiada seorang manusia pun yang hidup tenang, dan seandainya tidak ada ancaman dan siksa-Nya, niscaya semua orang akan bertawakal.

Al-Hafiz Ibnu Asakir dalam biografi Al-Hasan Ibnu Usman Abu Hissan Ar-Ramadi (Az-Ziyadi) meriwayatkan bahwa Al-Hasan bermimpi melihat Allah subhanahu wa ta'ala.
di dalam tidurnya, sedangkan saat itu Rasulullah ﷺ sedang berdiri di hadapan-Nya memohon syafaat untuk seorang lelaki dari kalangan umatnya.
Maka Tuhan berfirman kepadanya, "Bukankah sudah cukup bagimu apa yang telah Aku turunkan kepadamu dalam surat Ar-Ra'd?"
Yaitu: Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manusia, sekalipun mereka zalim.
(Ar Ra'du:6) Setelah itu Al-Hasan terbangun dari tidurnya.

Kata Pilihan Dalam Surah Ar Ra'd (13) Ayat 6

MASTULAAT
مَثُلَٰت

Arti lafaz mutslah ialah bencana atau azab yang menimpa seseorang, kemudian ia dijadikan contoh untuk menakut-nakuti orang lain. Bentuk jamaknya adalah matsulaat.

Al Qur'an hanya menyebut bentuk jamaknya saja yaitu matsulaat dan hanya disebut sekali saja yaitu dalam surah Ar Ra'd (13), ayat 6. Dalam ayat ini diterangkan, Allah menurunkan azab-azab kepada umatumat terdahulu yang durhaka supaya azab dan siksa itu menjadi teladan dan pelajaran matsulaat bagi umat-umat selepasnya termasuk kaum musyrikin yang hidup pada masa nabi. Meskipun demikian, kaum musyrikin tidak mau mengambil pelajaran (i'tibaar), malah mereka mengejek nabi dan meminta beliau untuk memohon kepada Allah supaya segera diturunkan azab kepada mereka. lni menunjukkan mereka adalah sangat kafir dan sangat ingkar kepada Nabi selalu menentang dakwah Nabi dengan berbagai macam cara.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:565

Informasi Surah Ar Ra'd (الرعد)
Surat Ar Ra'd ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Surat ini dinamakan "Ar Ra'd" yang berarti "guruh" karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya "Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya",
menunjukkan sifat kesucian dan kesempumaan Allah subhanahu wa ta'ala Dan lagi sesuai dengan sifat Al Qur'an yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan ha­rapan kepada manusia.

Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta'ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dari ketaatan atau ke­ ingkaran terhadap hukum Allah.

Keimanan:

Allah-lah yang menciptakan alam semesta serta mengaturnya
ilmu Allah meliputi segala sesuatu
adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti, yaitu malaikat Hafazhah
hanya Allah yang menerima do'a dari hamba­ Nya
memberi taufiq hanya hak Allah, sedang tugas para rasul menyampaikan agama Allah.

Hukum:

Manusia dilarang mendo'akan yang jelek-jelek untuk dirinya
kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.

Kisah:

Kisah pengalaman nabi-nabi zaman dahulu.

Lain-lain:

Beberapa sifat yang terpuji
perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah ber­hala dan orang-orang yang menyembah Allah
Allah tidak merobah nasib sesuatu bangsa sehingga mereka merobah keadaan mereka sendiri.


Gambar Kutipan Surah Ar Ra’d Ayat 6 *beta

Surah Ar Ra'd Ayat 6



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ar Ra'd

Surah Ar-Ra'd (bahasa Arab:الرّعد, ar-Ra'd, "Guruh") adalah surah ke-13 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 43 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan Ar-Ra'd yang berarti Guruh (Petir) karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya ...dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah subhanahu wa ta'ala, dan lagi sesuai dengan sifat Al-Quran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.
Isi yang terpenting dari surah ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta'ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Nomor Surah13
Nama SurahAr Ra'd
Arabالرعد
ArtiGuruh (petir)
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu96
JuzJuz 13 (ayat 1-43)
Jumlah ruku'3 ruku'
Jumlah ayat43
Jumlah kata854
Jumlah huruf3541
Surah sebelumnyaSurah Yusuf
Surah selanjutnyaSurah Ibrahim
4.6
Rating Pembaca: 4.2 (12 votes)
Sending








[apsl-login-lite login_text='❤ Bookmark ayat ini?'] [bookmark]📖 Lihat Semua Bookmark-ku