Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ar Ra'd

Ar Ra’d (Guruh (petir)) surah 13 ayat 36


وَ الَّذِیۡنَ اٰتَیۡنٰہُمُ الۡکِتٰبَ یَفۡرَحُوۡنَ بِمَاۤ اُنۡزِلَ اِلَیۡکَ وَ مِنَ الۡاَحۡزَابِ مَنۡ یُّنۡکِرُ بَعۡضَہٗ ؕ قُلۡ اِنَّمَاۤ اُمِرۡتُ اَنۡ اَعۡبُدَ اللّٰہَ وَ لَاۤ اُشۡرِکَ بِہٖ ؕ اِلَیۡہِ اَدۡعُوۡا وَ اِلَیۡہِ مَاٰبِ
Waal-ladziina aatainaahumul kitaaba yafrahuuna bimaa unzila ilaika waminal ahzaabi man yunkiru ba’dhahu qul innamaa umirtu an a’budallaha walaa usyrika bihi ilaihi ad’uu wa-ilaihi maaab(i);

Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebahagiannya.
Katakanlah “Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia.
Hanya kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali”.
―QS. 13:36
Topik ▪ Lembutnya perlakuan Nabi saw.
13:36, 13 36, 13-36, Ar Ra’d 36, ArRad 36, Ar Rad 36, Ar-Ra’d 36
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ar Ra'd (13) : 36. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah memberikan gambaran tentang surga pada ayat yang lalu, maka pada ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menjelaskan sikap orang-orang Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) terhadap Alquran setelah mereka itu masuk agama Islam, misalnya Abdullah bin Salam dari kalangan Yahudi.
Mereka ini sangat bergembira dengan turunnya Alquran dan menerima baik segala ajaran dan hukum-hukumnya.

Akan tetapi di samping itu ada pula segolongan orang-orang Yahudi dan Nasrani mengingkari sebagian dari Alquran itu, terutama mengenai ajaran Alquran tentang keesaan Allah subhanahu wa ta'ala

Maka Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
untuk menyampaikan kepada golongan tersebut kemantapan imannya tentang keesaan Allah subhanahu wa ta'ala dengan mengatakan: "Sesungguhnya aku hanya diperintahkan untuk menyembah Allah semata-mata dan aku tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya.
Aku seru manusia untuk beriman kepada-Nya saja dan aku yakin bahwa hanya kepada-Nyalah aku akan kembali."

Ucapan ini dengan tegas menolak kepercayaan syirik, yaitu mempersekutukan sesuatu dengan Allah yang dianut oleh kaum musyrikin.
Kepercayaan itu sangat bertentangan dengan ajaran Alquran tentang keesaan Allah secara mutlak yang merupakan inti pokok dalam agama Islam.

Ar Ra'd (13) ayat 36 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ar Ra'd (13) ayat 36 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ar Ra'd (13) ayat 36 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang diberi pengetahuan tentang kitab suci, semestinya bergembira dengan diturunkannya Al Quran kepadamu.
Sebab, kitab sucimu itu adalah kelanjutan dari pesan-pesan suci Allah terdahulu.
Katakan kepada orang-orang yang beragama secara parsial, mengingkari sebagian dari apa yang diturunkan kepadamu karena sikap permusuhan dan fanatisme, "Aku hanya diperintahkan menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun.
Juga, selain itu, untuk mengajak orang lain agar beribadah hanya kepada-Nya.
Hanya kepada-Nyalah aku akan kembali."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Orang-orang yang Kami berikan kitab kepada mereka) seperti Abdullah bin Salam dan lain-lainnya dari kalangan orang-orang Yahudi yang beriman (mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu) karena Alquran yang diturunkan kepadanya tidak bertentangan dengan kitab Taurat yang ada pada mereka (dan di antara golongan-golongan) yang telah bersekutu untuk melawan kamu, yaitu mereka yang terdiri dari kalangan kaum musyrikin dan orang-orang Yahudi (ada yang menginginkan sebagiannya) yaitu yang menyangkut tentang penyebutan lafal Ar-Rahman dan hal-hal yang lain selain yang menyangkut kisah-kisah.
(Katakanlah, "Sesungguhnya aku hanya diperintahkan) oleh apa yang diturunkan kepadaku (untuk) supaya (menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.
Hanya kepada-Nya aku berseru dan hanya kepada-Nya aku kembali.") tempat kembaliku.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka dari kalangan Yahudi dan Nasrani, yaitu orang-orang yang telah beriman kepadamu dari antara mereka, seperti Abdullah bin Salam dan an-Najasyi, bergembira dengan al-Qur'an yang diturunkan kepadamu karena sejalan dengan kitab yang mereka miliki.
Sementara di antara golongan-golongan yang bersekutu di atas kekafiran untuk menentangmu, seperti as-Sayyid dan al-Aqib (dua uskup Najran) serta Ka”ab bin al-Asraf, ada yang mengingkari sebagian yang diturunkan kepadamu.
Katakanlah kepada mereka :
Sesungguhnya Allah hanyalah memerintahkan kepadaku agar aku menyembah-Nya semata dan tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya.
Hanya kepada-Nyalah aku menyeru manusia, dan hanya kepada-Nya tempat kembaliki.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka.

Mereka adalah orang-orang yang menghidupkan ajaran-ajarannya sesuai dengan apa yang dikandungnya.

...bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu.

Yakni kitab Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu, mengingat di dalam kitab-kitab mereka terdapat bukti-bukti yang membenarkannya dan berita gembira tentang kedatangannya.
Seperti yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
dalam ayat yang lain, yaitu:

Orang-orang yang telah Kami berikan Al-Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya (Al Baqarah:121), hingga akhir ayat.

Demikian pula dalam ayat berikut ini:

Katakanlah, "Berimanlah kalian kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah).
(Al Israa':107) sampai dengan firman-Nya: sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi." (Al Israa':108)

Yakni sesungguhnya apa yang dijanjikan oleh Allah di dalam kitab-kitab kami —menyangkut pengutusan Muhammad ﷺ— adalah benar dan pasti terjadi.
Mahasuci Allah, alangkah benarnya janji-Nya, bagi-Nya semata segala puji.

Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.
(Al Israa':109)

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

...dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebagiannya.

Artinya, di antara golongan ahli kitab ada sebagian orang yang mengingkari apa yang diturunkan kepadamu.

Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

...dan di antara golongan-golongan yang bersekutu.
Yakni orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani.
ada yang mengingkari sebagiannya.
(Ar Ra'du:36) Maksudnya, mengingkari sebagian perkara hak yang diturunkan kepadamu.

Hal yang sama telah dikatakan oleh Qatadah dan Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam.

Hal ini sama dengan yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah.
(Ali Imran:199), hingga akhir ayat.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Katakanlah, "Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Dia." .

Yakni sesungguhnya aku diutus untuk menyembah Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, sebagaimana para rasul sebelumku diutus membawa ajaran yang sama.

"Hanya kepada-Nya aku seru (manusia)."

Artinya, hanya ke jalan-Nya aku menyeru umat manusia.

"dan hanya kepada-Nya aku kembali."

Yaitu kembali dan berpulangku.

Kata Pilihan Dalam Surah Ar Ra'd (13) Ayat 36

AHZAB
أَحْزَاب

Lafaz ini adalah kata nama. Al ahzab adalah nama untuk salah satu surah di dalam Al Qur'an. Kata ini juga tergolong dalam lafaz jamak di mana lafaz mufradnya adalah hizb yang bermakna berpihak-pihak atau berpuak-puak.

Kata ini disebut sebanyak 11 kali di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah :
-Ar Ra'd (13), ayat 36
-Maryam (19), ayat 37
-Hud (11), ayat 17
-Al Ahzab (33), ayat 20 dan 22
-Al Mu'minuun (23), ayat 5 dan 30
-Shad (38), ayat 11 dan 13
-Az Zukhruf (43), ayat 65

Fakhr Ad Din Ar Razi menjelaskan, menurut Hasan dan Qatadah, al ahzab dalam ayat 36 surah Ar Ra'd bermakna golongan­ golongan Yahudi, Nasrani dan orang kafir. Kata ini juga dinisbahkan kepada nama satu peperangan yang dilakukan oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Nabi Muhammad pada bulan Syawal tahun ke- 5 Hijrah. Pada tahun ini, kaum muslimin melawan tentara Ahzab (golongan-golongan yang bersekutu dan jumlah mereka mencapai 10 000 orang) yang menyerbu kota Madinah. Tentara Islam dalam usaha mempertahankan kota Madinah di bawah pimpinan Nabi Muhammad membuat parit-parit yang dalam dan lebar di sebelah utara kota Madinah. Oleh karena itu, peperangan ini juga disebut sebagai Perang Khandak (parit).

Bahagian kota yang lain dijaga dengan ketat sehingga serangan tentara Ahzab dapat digagalkan. Lebih 20 hari kota Madinah dikepung tentara sehingga kaum Muslimin kekurangan bahan makanan dan pada saat itu, golongan Yahudi Bani Qurayzah mengkhianati tentara Islam. Dalam suasana gawat itu, Allah menurunkan hujan lebat dengan angin yang kencang dan memporak­ porandakan tentara Ahzab. Mereka kembali tanpa membawa hasil apa-apa dalam Perang Ahzab ini. Enam orang gugur sebagai syuhada, antaranya Sa'ad bin Mu'adz. Apabila peperangan tamat, dua tokoh Quraisy memeluk Islam yaitu Amru bin Al Ash dan Khalid bin Al Walid. Peperangan ini adalah peperangan terakhir antara kaum Muslimin dengan kafir Quraisy. Ahzab adalah golongan yang menentang hukum Allah dengan terang-terangan Kesimpulan yang dapat dibuat bagi lafaz al-Ahzab ini adalah puak-puak atau golongan-golongan yang mengingkari perintah Allah. Lebih khusus lagi, golongan al­ Ahzab ini menentang kaum Muslimin dalam Perang Khandak atau Perang Ahzab.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:35-36

Informasi Surah Ar Ra'd (الرعد)
Surat Ar Ra'd ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Surat ini dinamakan "Ar Ra'd" yang berarti "guruh" karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya "Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya",
menunjukkan sifat kesucian dan kesempumaan Allah subhanahu wa ta'ala Dan lagi sesuai dengan sifat Al Qur'an yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan ha­rapan kepada manusia.

Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta'ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dari ketaatan atau ke­ ingkaran terhadap hukum Allah.

Keimanan:

Allah-lah yang menciptakan alam semesta serta mengaturnya
ilmu Allah meliputi segala sesuatu
adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti, yaitu malaikat Hafazhah
hanya Allah yang menerima do'a dari hamba­ Nya
memberi taufiq hanya hak Allah, sedang tugas para rasul menyampaikan agama Allah.

Hukum:

Manusia dilarang mendo'akan yang jelek-jelek untuk dirinya
kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.

Kisah:

Kisah pengalaman nabi-nabi zaman dahulu.

Lain-lain:

Beberapa sifat yang terpuji
perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah ber­hala dan orang-orang yang menyembah Allah
Allah tidak merobah nasib sesuatu bangsa sehingga mereka merobah keadaan mereka sendiri.


Gambar Kutipan Surah Ar Ra’d Ayat 36 *beta

Surah Ar Ra'd Ayat 36



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ar Ra'd

Surah Ar-Ra'd (bahasa Arab:الرّعد, ar-Ra'd, "Guruh") adalah surah ke-13 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 43 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan Ar-Ra'd yang berarti Guruh (Petir) karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya ...dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah subhanahu wa ta'ala, dan lagi sesuai dengan sifat Al-Quran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.
Isi yang terpenting dari surah ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta'ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Nomor Surah13
Nama SurahAr Ra'd
Arabالرعد
ArtiGuruh (petir)
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu96
JuzJuz 13 (ayat 1-43)
Jumlah ruku'3 ruku'
Jumlah ayat43
Jumlah kata854
Jumlah huruf3541
Surah sebelumnyaSurah Yusuf
Surah selanjutnyaSurah Ibrahim
4.6
Rating Pembaca: 4.8 (14 votes)
Sending







✔ kesimpulan ar rad ayat 36